Arsip

Posts Tagged ‘Lee Sun-gyun’

Helpless

Desember 31, 2015 Tinggalkan komentar

Mun-ho (sedang dalam perjalanan ke rumah orangtuanya bersama tunangannya, Seon-young (), untuk mengabarkan rencana pernikahan mereka sebulan lagi.
pHRvc
Di tengah jalan, Mun-ho berhenti untuk membeli kopi dan meninggalkan Seon-young di dalam mobil sendirian. Ketika ia kembali, Seon-young sudah tak ada. Juga tidak bisa dihubungi. Panik, Mun-ho pun mencari keberadaan Seon-young dan mendapatkan fakta bahwa ia tidak benar-benar mengenal siapa sebenarnya Seon-young.
hlps0
Dibantu temannya seorang mantan detektif yang handal, Jong-geun, ia pun berusaha keras menguak misteri keberadaan Seon-young.
hlps7n
Misteri, lagilagi misteri. Sebenarnya bukan jenis film favorit, tapi juga selalu menarik untuk diikuti karena bikin penasaran. Seperti yang saya bilang sudah-sudah, misteri agaknya memang salah satu genre favorit film-film Korea dan meski sudah seringkali dibuat, mereka seolah tak pernah kehabisan cerita. Di film ini, untuk memberi sentuhan sedikit berbeda, selain misteri, sang penulis juga memberi sedikit bumbu romance.


Letak menarik dari film semacam ini adalah tentang bagaimana penyajian misterinya dan saya pikir, film ini berhasil membuat penonton penasaran dari awal sampai akhir. Didukung pula oleh jajaran pemeran handal: , dan Cho Seong-ha.

Cast:
– Jang Mun-ho
– Kang Seon-young
Cho Seong-Ha – Kim Jong-geun

Song Ha-Yoon – Han-na
Cha Soo-Yeon – Kang Sun-young
Choi Deok-Mun – Det. Ha Sung-sik
Lee Hee-Joon – mantan suami Seon-young

Judul: Helpless / Hwacha (화차)
Sutradara: Byun Young-Joo
Penulis: Miyuki Miyabe (novel), Byun Young-Joo
Produser: Shin Hye-Eun, Oh Ki-Min
Sinematografi: Kim Dong-Young
Rilis: 8 Maret 2012
Durasi: 117 menit
Distributor: CJ Entertainment
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

Awards:
Baeksang Arts Awards 2012:
– Best Director (Byun Young-joo)

Film Festivals

– Karlovy Vary International Film Festival – 2012 – Another View *International Premiere
– Vancouver International Film Festival 2012 – Dragons and Tigers
– Busan International Film Festival  2012 – Korean Cinema Today – Panorama
– BFI London Film Festival 2012 – Films in Thrill
– Korean Film Festival In Paris 2012 – Landscape

All About My Wife

Jung-in () dan Doo-hyun ()  bertemu di Jepang ketika tengah terjadi gempa. Dalam waktu singkat, mereka saling jatuh cinta, pacaran dan menikah. Sekarang, sudah tujuh tahun sejak mereka menikah.Doo-hyun mulai merasa lelah dan terganggu dengan sikap Jung-in yang selebor, dominan dan bermulut pedas. Ia berpikir untuk bercerai, tapi tak pernah berani mengungkapkannya. Ketika ada peluang dari kantor untuk pindah kerja ke Pyeongchang, dengan segera ia mengajukan diri, berpikir bahwa ia bisa ‘melarikan diri’ dari Jung-in. Namun, tentu saja, Jung-in tak bisa ditinggalkan begitu saja dan tanpa banyak pertimbangan, menyusulnya.
aw3aw90u
Di tempat baru ini, bertetangga dengan mereka adalah Sung-ki (), seorang lelaki yang dijuluki Casanova karena kemampuannya menjerat para perempuan. Merasa lelah jadi rebutan para perempuan, Sung-ki berniat berhenti menjadi perayu. Namun Doo-hyun kemudian meminta Sung-ki untuk merayu Jung-in. Namun ketika Sung-ki dan Jung-in menjadi semakin dekat dan Doo-hyun pun kalang kabut.

Penampilan gemilang dari Lim Soo-jung

Penampilan gemilang dari Lim Soo-jung

Sung-ki si Cassanova. Ryoo Seung-ryong is just so funny :D

Sung-ki si Cassanova. Ryoo Seung-ryong is just so funny 😀

Haha, sebuah film komedi romantis yang tidak hanya menghibur, tapi juga ‘berisi.’ Di awal, saya sempat berpikir ini adalah tentang perselingkuhan dan semacamnya. Tapi ternyata bukan. Ini adalah tentang bagaimana sebuah pasangan menghadapi dan mempertahankan sebuah hubungan. Masalah seperti yang dialami Jung-in dan Dong-hyun mungkin adalah masalah klasik yang dialami banyak pasangan di luar sana. Ketika ‘cinta’ menjadi terasa abstrak setelah sekian lama bersama dan digantikan oleh rasa jenuh, maka jalan terbaik adalah bagaimana keduanya sebaiknya berkomunikasi untuk kemudian saling intropeksi dan berefleksi. Mungkin ‘mundur’ sejenak dan memikirkan lagi alasan ketika memutuskan untuk menjalani hidup bersama.
all about my wife
Selain ceritanya yang bagus, film ini juga didukung oleh akting keren dari tiga aktor utamanya. , yang selama ini identik dengan peran-peran melonkolis, mampu memerankan sosok Jung-in dengan sangat baik. Dan ? Rasanya dia tak pernah gagal dengan ekspresi-ekspresinya yang terkesan effortless. Lalu, tentu saja  si playboy karismatis. Lewat sosoknya sebagai Sung-ki yang romantis dan agak ‘gila,’ rasanya menjadi masuk akal kenapa dia digilai para perempuan :D. Recommended.

Cast:
 – Jung-in
 -Dong-hyun
 – Sung-ki

– Choi
Kim Ji-Young – Song
Kim Jung-Tae – Kwang-sik
 – Dr. Na (atasannya Dong-hyun)
Kim Do-Young – istrinya Dr Na
Jung Sung-Hwa – pengantar koran

Judul: All About My Wife / All Of My Wife/ Nae Anaeui Modeun Geot (내 아내의 모든 것)
Sutradara: Min Kyu-Dong
Penulis: Heo Sung-Hye, Min Kyu-Dong
Produser: Park Joon-Ho, Min Jin-Soo, Lee Yoo-Jin
Sinematografi: Kim Dong-Young
Rilis: 17 Mei 2012
Durasi: 121 menit
Produksi: Soo Film, Zip Cinema
Distributor: Next Entertainment World
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Awards:
Blue Dragon Film Awards 2012:
– Best Actress ()
– Best Supporting Actor ()

KOFRA Film Awards Ceremony 2012:
– Best Supporting Actor ()

Film Festival:
– New York Asian Film Festival 2012
– Korean Film Festival in Australia 2012 – K-Comedy
– Hawaii International Film Festival 2012 – Gala Presentations *Hawaii Premiere
– San Diego Asian Film Festival 2012 *Asia Pop!
– Udine Far East Film 2013 *Italian Premiere
– Korean Film Festival In Paris 2013 – Landscape

A Hard Day

Desember 28, 2014 Tinggalkan komentar

Ko Gun-soo (), seorang detektif. Suatu malam, ia tiba-tiba harus meninggalkan prosesi pemakaman ibunya karena ada masalah di kantornya. Dalam keadaan terburu-buru, di jalanan yang agak gelap, ia menabrak sesuatu. Ketika dicek, ternyata sesosok tubuh bersimbah darah yang sudah mati. Panik, Gun-soo pun kemudian membawa mayat tersebut dan diam-diam memasukkannya ke dalam peti mati ibunya!
a hard day
Serem? Hihi, tenang saja. Ini bukan film horor atau semacam thriller karena cerita film kemudian lebih akan fokus ke hal-hal yang berbau kriminal. Diketahui kemudian kalau ternyata si orang mati adalah seorang buron yang sedang dicari-cari, dan Gun-soo kemudian akan diteror penelepon misterius yang ternyata mengetahui aksinya. Film kemudian tak akan berlama-lama menyimpan misteri, karena si penelepon ternyata tak lain adalah juga seorang polisi bernama Park Chang-min ( ). Kenapa? Ada apa hubungan apa antar Park dan si buron?
hdes

hdrt
Tadinya saya agak-agak underestimate sama film ini karena aktor utamanya adalah . Sebenarnya dia adalah salah satu aktor favorit, hanya saja, saya pikir dia akan kurang cocok berperan di film-film seperti ini. Namun, ternyata ceritanya sendiri sedemikian rupa dan tentu saja Lee bermain effortless seperti biasa. Meski kriminal, tapi gaya penceritaan film ini terasa ‘ringan’, alurnya cepat dan tak bertele-tele. Meski temanya sendiri terbilang berat (hmm, apa sebusuk itu dunia kepolisian?), tapi terasa mudah dicerna.

Cast:
– Ko Gun-soo
 – Park Chang-min
Jeong Man-Sik – Det. Choi

Shin Jung-Keun – Kepala Skuad Detektif
Kim Dong-Young – Detektif Do
Joo Suk-Tae – Detektif Nam
Heo Jung-Eun – Min-A
Shin Dong-Mi – adiknya Ko Gun-Soo
Kim Gang-Hyun – Young-Chul (adik ipar Gun-soo)

Judul: A Hard Day / Take It to the End / Kkeutkkaji Ganda (끝까지 간다)
Sutradara: Kim Sung-Hoon
Penulis: Kim Sung-Hoon, Lee Hae-Jun, Choi Kwan-Young, Jang Hang-Jun
Produser: Jang Won-Suk. Cha Ji-Hyun. Lee Dong-Yoon
Sinematografi: Kim Tae-Sung
Premiere: 19 May 2014 (Director’s Fortnight Cannes)
Rilis: 29 Mei 2014
Durasi: 111 menit
Distributor: Showbox/Mediaplex
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

Film Festival:
– Cannes Film Festival 2014 – Director’s Fortnight (Quinzaine des Realisateurs) *World Premiere
– Toronto International Film Festival 2014 – City to City *North American Premiere
– Busan International Film Festival  2014 – Korean Cinema Today: Panorama
– Sitges Film Festival 2014 – Official Fantàstic Òrbita\
– BFI London Film Festival  2014 – Thrill Gala
– Hawaii International Film Festival  2014 – Spotlight on Korea *U.S. Premiere

Awards
Daejong Film Awards 2014:
– Best Director (Kim Sung-Hoon)
– Best Technical Award
– Best Cinematography

Nobody’s Daughter Haewon

Desember 16, 2014 Tinggalkan komentar

Haewon (Jung Eun-chae), seorang gadis cantik, mahasiswa yang ingin menekuni akting. Setelah lima tahun, ia akhirnya bertemu ibunya. Tapi itu hanya pertemuan singkat, karena esok harinya, ibunya agar segera pergi ke Kanada dan tinggal di sana. Dalam perjalanan makan siang, ia bertemu artis Jane Birkin dan kemudian terlibat obrolan kecil dan si artis mengatakan kalau ia mirip anaknya, Charlotte Gainsbourg yang membuat Haewon senang.

Jane Birkin yang jadi cameo

Jane Birkin yang jadi cameo

Merasa sedih selepas kepergian ibunya, Hae-won menghubungi mantan kekasihnya, Lee Seong-joon (), seorang profesor di universitasnya dan juga seorang sutradara film. Ternyata sang mantan masih mau datang dan mereka pun kemudian menghabiskan waktu bersama. Kenyataannya mereka masih sama-sama suka, tapi Lee sudah berkeluarga, sudah punya anak pula. Lee merasa bersalah dengan keluarganya, juga tak nyaman karena statusnya yang profesor, tapi ia juga tak bisa menyangkal kalau masih begitu mencintai Hae-won.

Hae-won dan ibunya

Hae-won dan ibunya

Seperti judulnya: Nobody’s Daughter Haewon, film ini ingin menggambarkan sosok Haewon, seorang gadis yang berpikiran bebas dan ‘berbeda’. Hal yang membuatnya tak disukai dan menjadi omongan teman-temannya.

Hae-won dan kekasih gelapnya

Hae-won dan kekasih gelapnya

Sosok Hae-won adalah sosok-sosok yang jamak kita temui di sekitar kita. Sosok yang membuat kita memandang sinis dan membicarakan dirinya di belakang. Pribadi yang terkesan menyebalkan. Tapi seperti Hae-won, mungkin sebenarnya mereka juga adalah ‘manusia biasa’ dengan masalah-masalahnya sendiri.

Suasana canggung yang khas Hong Sang-soo

Suasana canggung yang khas Hong Sang-soo

Meskipun dipenuhi ide tentang keinginan-keinginan bebasnya, diperlihatkan bagaimana Hae-won pada dasarnya adalah pribadi yang kesepian (temannya mengira dia anak orang kaya yang sombong, kenyataannya dia bahkan jarang bertemu ibunya), agak naif dan tak bahagia. Ketika ia bertemu seorang profesor dari Amerika yang mengatakan ingin mengajaknya menikah misalnya, Hae-won kemudian membanggakan diri pada temannya bahwa dia akan menikah (saya yakin itu hanya semacam omong besar belaka, untuk membuat iri sang teman yang tampak bahagia dengan perselingkuhanya. Kadang kita melakukan hal seperti ini kan: omong besar agar tak terlihat menyedihkan?).
nbx
Film khas , dengan karakter-karakter realistis dan cerita tanpa konflik yang meletup-letup. Lagi-lagi Hong menampilkan karakter yang “anomali” sosok yang mungkin ada di sekitar kita. Sosok yang tidak kita sukai karena pikiran-pikiran atau sikapnya yang terlihat berbeda. Tapi melalui karakter Hae-won, Hong seolah ingin memeperlihatkan bahwa orang-orang seperti itu, mungkin adalah orang-orang yang tak seburuk kelihatannya dan sebenarnya mungkin justru patut diberi simpati.

Cast:
Jung Eun-chae – Haewon
 – Lee Seong-joon
Kim Ja-ok – Jin-joo (ibunya Haewon)
Kim Eui-seong – Joong-won (professor dari San Diego)
Ye Ji-won – Yeon-joo (temannya Haewon)
Yoo Jun-sang – Joong-sik (pacarnya Yeon-joo)
Gi Ju-bong – Hoo-won (pendaki gunung)
 – Dong-joo (penjual buku)
Jane Birkin – cameo

Judul: Nobody’s Daughter Haewon/Nugu-ui ttal-do anin Haewon
Sutradara/ Penulis:
Produser: Kim Kyeong-hee,
Narasi: Jung Eun-chae
Musik: Jeong Yong-jin
Sinematografi: Kim Hyeong-goo, Park Hong-yeol
Editing: Hahm Seong-won, Son Yeon-ji
Produksi: Jeonwonsa Films
Distributor: Jeonwonsa Films, JoseE Films
Rilis: 15 Februari 2013 (Berlinale)
Durasi: 90 menit
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Awards:

Baeksang Arts Awards 2013:
– Nominasi Best New Actress (Jung Eun-chae)
Buil Film Awards 2013:
– Best New Actress – Jung Eun-chae
– Nominasi: Best Film, Best Actress  (Jung Eun-chae), Best Music
Korean Association of Film Critics Awards 2013:
– Best New Actress – Jung Eun-chae
Blue Dragon Film Awards 2013:
– Nominasi Best New Actress – Jung Eun-chae
Busan Film Critics Awards 2013:
– Best New Actress –Jung Eun-chae
KOFRA Film Awards 2014:
– Best New Actress –Jung Eun-chae
Wildflower Film Awards 2014:
– Best Actress – Jung Eun-chae

Night and Day

Oktober 9, 2014 Tinggalkan komentar

Sung-nam seorang pelukis dan sedang pergi ke Perancis. Di bandara, ia bertemu seorang bule yang mengajaknya merokok mariyuana. Ia teranam dipenjara jika kembali ke Korea.
nightandda
Di Paris, Sung-nam luntang-lantung, menginap di sebuah guest house milik orang Korea, Mr Jang. Suatu hari, ketika sedang luntanglantung di jalan, ia bertemu Mi-sun, mantan pacarnya yang katanya sekarang sudah menikah dengan orang Perancis. Mi-sun sering mengajak Sung-nam bertemu dan menunjukkan bahwa ia masih menyukai Sung-nam. Tapi Sung-nam merasa ketakutan kalau-kalau kepergok suami Mi-sun.
dnnnh
Mr Jang memperkenalkan Sung-nam pada seorang gadis Korea yang tengah belajar melukis di sebuah univeristas di Paris. Ji-hyun. Ji-hyun mengajak Sung-nam jalan-jalan di Paris, mengunjungi berbagai galeri dan pameran lukis. Ji-hyun juga memperkenalkan Sung-nam pada  Yoo-jung, teman sekamarnya yang juga belajar lukis.  Yoo-jung mempunyai karakter unik dan dibenci oleh teman-temannya. Tapi Sung-nam justru menemukan halhal menarik pada diri  Yoo-jung dan jatuh cinta. Di sisi lain, Ji-hyun juga berusaha menarik  perhatiannya. Di sisi lain lagi, istrinya yang ia tinggal di Korea setiap hari menangis di telepon, tak tahan berjauhan dengan dirinya.
dnn
Khas film : tentang hal-hal ‘kecil’,  apa adanya, nyaris tanpa klimaks, tapi terasa mengalir, lucu, konyol, menyebalkan, tragis…

Cast:
Kim Young-Ho – Kim Sung-nam
 – Lee Yoo-jung
Hwang Su-Jeong – Hwang Sung-in
 – Yoon Kyung-Soo
Gi Ju-Bong –  Pak Jang
Kim Yoo-Jin – Jang Min-Seon

Judul: Night and Day/ Bamgwa Nat (밤과 낮)
Sutradara/ Penulis:
Produser: Michel Cho
Sinematografi: Kim Hoon-Kwang
Rilis: 28 Februari 2008
Durasi : 144 menit
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

 Film Festival:
– Pusan International Film Festival 2008 – Korean Cinema Today – Panorama
– TOKYO FILMeX  2008 – Agens B.
– Locarno International Film Festival 2008 – Jury Members’ Films
– Deauville Asian Film Festival 2011 – Tribute to Hong Sang-Soo: Complete Works
– Off Plus Camera International Festival of Independent Cinema 2011 – Catching Up

Awards
– Critics Choice Awards 2008
Best Film
Best Screenplay

Our Sunhi

Juli 21, 2014 Tinggalkan komentar

Sun-hi ( ), lulusan jurusan film, datang ke kampus setelah tak pernah datang untuk waktu yang lama, untuk meminta rekomendari dari profesornya, Prof Choi untuknya melanjutkan kuliah ke luar negeri. Prof Choi bersedia memberinya rekomendasi. Dalam rekomendasinya, sang profesor menyebut kalau Sunhi adalah pribadi yang pendiam. Merasa khawatir kata-kata itu akan berefek negatif untuk rekomendasinya, Sunhi meminta sang profesor untuk menuliskan ulang rekomendasi untuknya. Ia juga mengingatkan kalau dulu sang profesor menyukainya dan bahwa dirinya juga menyukainya.

our sunhi4

Dalam kunjungannya kali ini, ia juga bertemu Mun-soo, mantan pacarnya dulu yang sudah menjadi sutradara. Sunhi bertanya tentang film Munsu yang isinya banyak tentang kisah mereka dulu. Munsu pun kemudian mengatakan kalau ia belum bisa melupakan Sunhi dan masih mengharapkannya.

Sunhi yang bikin ge-er para cowok

Sunhi yang bikin ge-er para cowok

Pada kesempatan yang lain, Sunhi juga bertemu Jae-hak, teman Mun-soo. Jae-hak juga seorang sutradara, sudah menikah tapi tinggal terpisah dengan istrinya entah karena apa. Sambil minum-minum dan agak mabuk, Sunhi memuji Jae-hak dan Jae-hak merasa diberi harapan.

our sunhi6

Film khas , seolah tanpa pretensi, tanpa klimaks. Hanya sebuah kejadian yang tak terlalu penting di suatu waktu. Dimulai begitu saja dan berakhir begitu saja. Saya sendiri tak terlalu memahami pesan apa sebenarnya yang ingin disampaikan Ho Sang-soo melalui film-filmnya, termasuk film ini. Meski begitu saya cukup bisa menikmatinya.

Cast:
– Jae-hak
– Mun-soo
– Sunhi
Kim Soo-joong – Prof Choi
Lee Min-woo – Sang-woo
Ye Ji-won – Joo-hyun

Judul: Our Sunhi / Woori Sunhee (우리 선희)
Sutradara:
Penulis:
Produser: Kim Kyoung-Hee
Sinematografi: Park Hone-Yeol
Rilis: 12 September 2013
Durasi: 89 menit
Bahasa/ Negara; Korea/ Korea Selatan

Film Festival:
– Locarno International Film Festival  2013 – Concorso Internazionale *World Premiere
– Toronto International Film Festival  2013 – Masters *North American Premiere
– Vancouver International Film Festival 2013 – Dragons and Tigers
– Busan International Film Festival  2013 – Panorama
– BFI London Film Festival 2013 – Laugh
– Korean Film Festival In Paris 2013 – Closing Film
– Festival des 3 Continents  2013 – Official Selection – International Competition
– International Film Festival Rotterdam  2014 – Spectrum
– Deauville Asian Film Festival  2014 – Out Of Competition

Awards

Best Director () – 2013 (66th) Locarno International Film Festival – August 7-17, 2013

My Mother the Mermaid

Na-young (), bekerja di sebuah kantor pos. Ibunya (), seorang pekerja keras yang mengelola sebuah tempat pemandian umum dan menjadi orang yang agak pahit dengan tak henti mengomeli ayahnya yang lebih banyak diam.
my mother the mermaid
Na-young merasa lelah melihat sikap ibunya. Dan ia merasa senang ketika mendapat kesempatan untuk melakukan perjalanan dinas ke New Zealand. Namun, di hari H ayahnya tiba-tiba menghilang. Na-young pun memutuskan untuk mencari ayahnya di kampung halamannya di Pulau Jeju.

Setiba di Pulau Jeju, Na-young terkejut mendapati seorang perempuan muda bernama Yeon-soon () yang merupakan versi muda dari ibunya. Yeon-soon adalah gadis polos yang tak bisa baca tulis dan menjalani kehidupan yang berat, membesarkan adik laki-lakinya yang bandel seorang diri dan sehari-hari bekerja sebagai pencari tiram dengan menyelam di lautan.

My_Mother_The_Mermaid-0001

Meski begitu, Yeon-soon adalah gadis yang cerida dan penuh semangat. Ia jatuh cinta pada seorang tukang pos tampan, Jin-kook ( ) yang kemudian mengajarinya membaca dan menulis. Kelak, Jin-kook adalah ayahnya Na-young.

Sebuah film tentang konsep menjelajah waktu. Tak seperti film sejenis pada umumnya yang biasanya melibatkan alat tertentu, film ini sendiri dibiarkan terjadi begitu saja. Apakah pertemuan Na-young dengan ibunya versi muda hanya sebuah imajinasi atau memang dianggap benar-benar terjadi? Terserah penonton yang menafsirkan.
My_Mother_The_Mermaid-0007
Ceritanya sendiri cukup dalam. Mungkin kita juga mengalami hal yang mirip dengan Na-young, mendapati orang tua kita sering bertengkar dan berpikir:apakah mereka benar-benar pernah saling mencintai?

Saya mendengar tentang film ini setelah nonton drama Tamra the Island, yang sedikit mengangkat kisah tentang para perempuan penyelam di Pulau Jeju dan menjadikan film ini sebagai referensinya. Tadinya saya berharap film ini benar-benar tentang kehidupan para perempuan penyelam itu dengan berbagai segi kehidupannya, tapi jujur, saya agak kecewa karena film sendiri lebih banyak mengisahkan tentang romansa masa muda ibunya Na-young daripada bagaimana ia bekerja sebagai penyelam. Yeah, finally, ini adalah film tentang cinta 😦

Cast:
– Na-young/ Yeon-son muda
– Jin-kuk
– Yeon-sun tua
Kim Bu-Seon – saudaranya Jin-kuk
Kim Bong-gun – Jin Kuk tua
– Do-hyeon (pacarnya Na-young)

Judul: My Mother the Mermaid/ Ineo Gongju (인어공주)
Sutradara: Park Heung-Sik
Penulis: Park Heung-Sik, Song Hye-Jin
Produser: Lee Joon-dong, Choi Sung-min
Sinematografi: Choi Yonug Taek
Rilis: 30 Juni, 2004
Durasi : 110 menit
Studio: Now Film
Distributor: CJ Entertainment
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar