Arsip

Posts Tagged ‘Kang Hye-jung’

How to Steal a Dog

Oktober 16, 2016 1 komentar

Ji-so () harus tinggal di rumah mobil bersama ibu () dan adiknya, Ji-suk, setelah sang ayah pergi meninggalkan mereka. Ji-so sangat tidak menyukai keadaan itu dan ingin sekali punya rumah. Apalagi ulang tahunnya sudah dekat dan ia ingin sekali mengundang teman-temannya ke rumah. Ia melihat brosur tentang rumah seharga 5 juta , ia pun berpikir keras bagaimana caranya bbisa mendapatkan uang sejumlah itu,

how-to-stea-a-dog1
how-to-stea-a-dog
Ketika tak sengaja menemukan brosur lama tentang anjing hilang dan janji hadiah 5 juta, ia bersama teman baiknya Chae-rang dan adiknya, kemudian memikirkan cara untuk mencuri anjing sehingga bisa mendapatkan hadiah 5 juta.
how-to-stea-a-dog5
Kebetulan, ibunya bekerja di sebuah restoran milik orang kaya yang memiliki seekor anjing kesayangan bernama Wol-ri.
how-to-stea-a-dog6


Pemilik anjing ini adalah seorang nenek tua kaya () yang tidak punya keturunan karena anak satu-satunya meninggal. Pewaris satu-satunya adalah keponakannya yang pemalas, Soo-young (). Soo-young merasa tak sabar untuk segera menerima warisan dan kemudian bekerja sama dengan seorang kenalannya yang sebenarnya adalah penipu. Ketika tahu bahwa wasiat bibinya menyatakan bahwa warisan itu mensyaratkan pengasuhan Wol-ri, Soo-young atas hasutan si penipu berencana untuk mencuri si anjing.
how-to-stea-a-dog7

how-to-stea-a-dog9

Membaca judulnya yang terkesan lucu, saya pikir bahwa itu cuma kiasan saja. Dan ternyata, ya memang tentang cara mencuri anjing, haha. Bagus ceritanya. Ceritanya sebenarnya sangat sedih karena berkisah tentang anak miskin yang tidak punya rumah, tapi karena penceritaannya dari sudut pandang anak kecil, jadi terasa lucu, tidak cengeng, tapi tetap mengharukan. Pesan moralnya juga dapat dan feel film anak-anaknya dengan unsur menghibur dan petualangan juga dapat.  Eksekusi ceritanya terasa memuaskan. Everybody happy tapi juga realistis tanpa unsur ‘keajaiban’ ala dongeng Disney. Recommended untuk ditonton semua kalangan.

Note:
Diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya penulis Barbara O’Connor yang diterbitkan pada tahun 2007.

Cast:
– Ji-so
Hong Eun-Taek – Ji-suk
– Jung-hyun (ibunya Ji-so)
– Nenek
– Soo-young
Lee Ji-won – Chae-rang (sahabatnya Ji-so)
Choi Min-soo – Paman Gelandangan
– Suk-goo
Gary – Wol-ri
Jo Eun-ji – ibunya Chae-rang
Kim Won-Ho – Polisi
Sam Hammington – Guru Bahasa Inggris
Lee Ki Young- penipu

Judul: How to Steal a Dog/ Gaereul Hoomchineun Wanbyeokhan Bangbub (개를 훔치는 완벽한 방법)
Sutradara: Kim Sung-Ho
Penulis: Barbara O’Connor (novel), Kim Sung-Ho, Shin Youn-Shick
Produser: Lee Jae-Min, Kim Hak-Joon, Uhm Yong-Hoon
Sinematografi: Kim Hyoung-Joo
Rilis: 31 Desember 2014
Durasi: 110 menit
Distributor: Little Big Pictures, Daemyung Culture Factory
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Old Boy

Februari 18, 2012 Tinggalkan komentar

Oh Dae-su ( ), usai menelpon anak perempuannya yang masih balita dan tengah berulang tahun, dalam keadaan setengah mabuk. Ketika temannya usai menelpon, ia sudah tak ada.

oldboy

Dae-su mendapati dirinya dalam sebuah ruangan, entah dimana. Seorang diri dia di sana, disiksa tapi dibiarkan tetap hidup. Bertahun-tahun ia dikurung dalam ruangan sempit dan melihat dunia hanya dari tv yang selalu menyala. Dari tv ia melihat berita bahwa istrinya dibunuh, anaknya diasuh orang, dan yang dianggap sebagai tersangka pembunuhan itu adalah dirinya. Marah dan dendam pun terpupuk di hatinya. Tapi pada siapa?

Lima belas tahun kemudian, ia akhirnya ‘dibebaskan.’ Dicampakkan dalam keadaan telanjang. Lalu segala sesuatunya seperti sudah diatur.

oldboy7

Dalam kondisi mental yang kacau ia bertemu Mi-do () gadis di restoran sushi. Dae-su yang selama bertahun-tahun hasratnya terpenjara, menyergap Mi-do. Lalu entah bagaimana, mereka kemudian menjadi sepasang kekasih. Romance story? Sama sekali bukan. Ini adalah cerita tentang balas dendam.

oldboy4

Woo-jin ( ), adalah dalang di balik penculikan dan pemenjaraan Dae-su. Ia adalah teman Dae-su semasa SMA yang pacaran dengan saudaranya sendiri, Soo-ah. Karena itu adalah hal yang tabu, ia berusaha menyembunyikan dari publik. Hingga suatu hari tanpa sengaja Dae-su melihat keduanya sedang bermesraan. Dae-su yang tak tahu bahwa mereka adalah kakak-adik menceritakan hal itu pada temannya. Rumor pun menyebar. Merasa malu, Soo-ah (Yun Jin-seo) pun bunuh diri. Woo-jin beranggapan kalau kematian Soo-ah adalah karena Dae-su. Sakit hati dan dendam inilah yang kemudian membuat Woo-jin melakukan hal yang nyaris sama dengan Dae-su.

Miris dan gelap, tapi keren. Must wacthed!

Note:
– Film ini merupakan trilogi film bertema balas dendam (vengeance) nya Park Chan-wook: 1. Sympathy for Mr. Vengeance 2.  3. Sympathy for Lady Vengeance

– Film ini mungkin membuat kita berpikir, untuk lebih berhati-hati berhubungan dengan orang. Kadang ada hal-hal yang ‘kecil’ yang kita pikir nggak akan ada apa-apa tapi ternyata pada orang lain bisa menjadi hal buruk yang tak terlupakan dan bahkan menorehkan dendam.

Cast:
 – Oh Dae-su
– Lee Woo-jin
 – Mi-do

Ji Dae-han – No Joo-hwan: teman Dae-su
Kim Byeong-ok – Mr. Han (bodyguard-nya Woo-jin)
Oh Tae-kyung – Dae-su muda
Ahn Yeon-suk – Woo-jin muda
Oo Il-han – Joo-hwan muda
Yun Jin-seo – Lee Soo-ah

Sutradara: Park Chan-wook
Produser: Lim Seung-yong
Penulis: Hwang Jo-yun, Park Chan-wook, Lim Chun-hyeong, Lim Joon-hyung, Garon Tsuchiya (manga: Nobuaki Minegishi & Garon Tsuchiya).
Musik: Jo Yeong-wook
Rilis: 21 November 2003 (Korea Selatan)
Durasi: 120 menit

Awards:
57th Cannes Film Festival:
– Penghargaan Grand Prix of the Jury (Park Chan-wook)
– Nominasi Palme d’Or (Park Chan-wook)

Grand Bell Awards 2004:
– Best Director (Park Chan-wook), Best Actor (), Best Editing  (Kim Sang-beom), Best Illumination (Park Hyun-won), Best Music (Jo Yeong-wook)

Asia Pacific Film Festival 2004:
– Best Director (Park Chan-wook), Best Actor ()

Festival Internacional de Cinema de Catalunya – Sitges 2004:
– Maria Award (Best Film),  José Luis Guarner Award (Critics’ Best Film)

Bergen International Film Festival 2004:
– Audience Award

British Independent Film Awards 2004:
– Best Foreign Independent Film

European Film Awards 2004:
Nominasi: Screen International Award

Lovephobia

November 23, 2011 2 komentar

A-ri kecil, adalah seorang bocah perempuan yatim piatu yang tinggal di biara. Ia percaya bahwa dirinya adalah alien dan siapa yang menyentuhnya akan celaka. Di hari pertama sekolahnya, ia mengenakan jas hujan warna kuning dan menceritakan kutukannya. Semua temannya merasa ngeri kecuali Jo-kang. Mereka pun berteman.

A-ri, si 'alien' yang nggak boleh disentuh dan Jo-kang

A-ri, si ‘alien’ yang nggak boleh disentuh dan Jo-kang

Hingga suatu hari, sepulang sekolah, kadal piaraan A-ri melompat ke lumpur dan Jo-kang mencarinya hingga kehujanan. Ketika berteduh, mereka bersentuhan dan esoknya Jo-kang kena campak. Sejak kejadian itu, A-ri tiba-tiba menghilang.

Sepuluh tahun kemudian, tiba-tiba A-ri menghubungi dan Jo-kang mengunjunginya di kuil. Mereka menghabiskan waktu bersama. Suatu malam, Jo-kang naik truk ke kota untuk membawakn Ari sushi. Paginya, A-ri menciumnya dan setelah itu Jo-kang sakit. A-ri menghilang lagi.

lovepobhia4

Tahun-tahun berlalu. Jo-kang memenuhi impian A-ri untuk menjadi bankir. A-ri kembali menemuinya dan pamit mau ke Amrika. Tak ada yang bisa diperbuat Jo-kang selain membiarkannya pergi. Hingga suatu hari, Jo-kang melihat A-ri di rumah sakit. Dan rahasia ‘alien’ A-ri pun terungkap.

Hmm, kind of korean romantic story: cinta sejati yang tumbuh sejak kecil. Menurut saya sih ceritanya menarik di awal-awal dengan gambar-gambar yang terasa menyegarkan juga. Cinta yang berkembang antara A-ri dan Jo-kang juga terasa dalam dan meyakinkan bahwa mereka bersama sejak kecil, saling bicara hal-hal kecil tapi membuat hubungan mereka terasa tulus dan alami (didukung kenyataan bahwa kedua pemain utamanya,  dan  kala itu memang true couple). Well, meski sejak awal saya sudah menduga  there’s something wrong with A-ri, tapi agak mengejutkan juga bahwa memang dia kenapa-napa. Sayang, di ending, menurut saya jatuhnya jadi agak lebay 😦

Note:

Kang Hye-jung & Jo Seung-woo were a true couple at that moment

Kang Hye-jung & Jo Seung-woo were a true couple at that moment

 &  memang beneran pacaran ketika membintangi film ini. Pasangan ini pacaran sejak tahun 2004, dan dianggap sebagai ‘high class’ couple mengingat keduanya adalah aktor/aktris muda berbakat yang sedang naik daun. Sayangnya, hubungan ini nggak bertahan lama, karena mereka kemudian putus tahun 2007 😦  kemudian menikah dengan Tablo rapper dari grup musik Epik High, bulan Oktober 2009 dan dikarunia anak bulan Mei 2010. Sedangkan , meski sempat digosipkan dengan beberapa artis (Jung Ryu-won, misalnya) tapi hingga sekarang sepertinya belum ada kabar beneran dia pacaran dengan siapa. Ada yang mo daftar? 🙂

Cast:
 – Jo Kang
 – A-ri
Byeon Ju-Yeon – A-ri kecil
Park Geon-Tae – Jo Kang kecil
(karena waktu itu dia belum terkenal, jadi lupa sih dia main sebagai siapa)

Judul Lain: Domabaem
Sutradara:
Penulis: Hwang In-Ho
Rilis : Korea Selatan, April 5, 2006
Durasi: 117 min
Bahasa: Korea

Welcome to Dongmakgol

Oktober 5, 2011 Tinggalkan komentar

Ketika terjadi perang saudara Korsel-Korut (Korean War 1950), ada sebuah desa yang tetap aman, tenteram dan damai, Dongmakgol. Namun kedamaian desa itu terusik ketika tiga orang tentara Korut dan dua orang tentara Korsel yang terpisah dari pasukan mereka, terdampar di sana.

Welcome_to_Dongmakgol_poster

Alih-alih saling tolong menolong, ego pasukan membuat mereka tetap saling gontok-gontokkan, tak peduli bahwa mereka sudah sama-sama dalam posisi terdampar. Mereka tetap berusaha untuk saling bunuh membunuh, membuat warga desa yang tak tahu menahu tentang perang terganggu.

welcome-to-dongmakgol-full

Ketika granat tak sengaja diledakkan, lumbung penyimpan makanan pun hangus terbakar dan sebagai hukuman, mereka harus membantu warga bekerja di ladang. Dari sinilah, perlahan mereka mulai saling mengenal satu sama lain dan menyingkirkan  permusuhan tak masuk akal dari benak mereka.

welcome to dongmakgol3

Namun masalah muncul ketika, Smith, seorang pilot pesawat tempur AS juga terdampar di desa itu mengusik keangkuhan tentara sekutu yang mengira kalau Smith ditawan. Maka AS pun menyiapkan serangan tak masuk akal untuk membebaskan Smith. Dan kini, tugas para tentara lah untuk bahu membahu, menjadi martir menyelamatkan Dongmakgol yang indah permai dari kehancuran.

Drama satir yang menghibur sekaligus menggetarkan!

Cast:
, Lee Su-hwa (komandannya tentara Korut)
Lim Ha-ryong, Jang Young-hee (tentara Korut)
, Seo Taek-ki (tentara Korut termuda)
, Pyo Hyun-chul (letnan dua tentara Korsel)
Seo Jae-kyung, Mun Sang-sang (tenaga medis tentara Korsel)
, Yeo-il (si gadis gila)
Steve Taschler, Smith
Jung Jae-jin, Kepala Desa
Jo Deok-hyeon, Guru Kim

Sutradara: 
Produser: Sang-ho Choi, Jin Jang, Tae-seong Jeong, Sang-yong Ji,  Woo-Taek Kim,  Eun-ha Lee, Sang-jun Ma
Penulis : Park Heung-shik, Song Hye-jin  (based in long running play by Jang Jin)
Musik: 
Rilis: 2005
Durasi:133 min.

Awards:
Korean Grand Bell Awards in 2006:Best Supporting Actress at the South (Kang Hye-jeong)
Udine Far East Film Festival 2006: Penghargaan Audience Award untuk Park Kwang-hyun
Official entry untuk Foreign Language Film Academy Awards 2005

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar