Arsip

Posts Tagged ‘Jang Nara’

Drama-Drama Korea Yang Tak Sanggup Saya Selesaikan

Januari 21, 2018 Tinggalkan komentar

Belakangan, saya cenderung menjadi begitu pemilih ketika hendak menonton drama Korea. Dulu-dulu, biasanya saya memutuskan untuk mengikuti drama karena pemainnya saya suka atau karena popularitasnya. Tapi Setelah munculnya drama-drama berkualitas ala , , , Secret Forest atau drama-drama romcom bagus TvN seperti , Serial Reply, .. agaknya standar saya dalam menilai bagus tidaknya sebuah drama benar-benar berubah. Saya jadi malas menonton drama yang ceritanya terlalu klise, plotnya terlalu mudah ditebak atau ceritanya ‘nggak penting’. Sayangnya,munculnya drama-drama bagus ini hanya sesekali saja. Dan ketika saya merasa ‘rindu’ ingin nonton drama Korea, saya jadi agak bingung untuk memutuskan drama mana yang akan saya tonton. Setiap kali ada kabar drama yang akan segera rilis dengan jajaran cast yang menjanjikan dan premise cerita yang terdengar menarik, saya menjadi antusias dan berpikir, bahwa drama tersebut akan jadi watch list saya. Tapi ternyata ketika dramanya sendiri benar-benar mulai tayang dan ternyata respons netizen cenderung negatif, antusiasme saya langsung luruh dan malas mengikuti lagi. Beberapa drama, saya tontoon karena saya baca reviewnya yang positif, tapi ternyata setelah saya coba tonton, tak memenuhi krirteria menarik bagi saya. Berikut adalah beberapa drama yang coba saya tonton, tapi kemudian saya membuat saya ‘menyerah’ di tengah jalan:

1. You’re All Surrounded

ure all surrounded
Drama ini dipenuhi jajaran cast yang cukup menjanjikan: , , , , . Berdasarkan ulasan-ulasan yang ada, drama ini juga mendapat banyak apresiasi. Saya mengikuti episode-episode awal dan yah langsung bisa menebak jalan ceritanya yang memang mudah ditebak. Meski mengambil latar dunia kepolisian, tapi main story-nya tak jauh-jauh dari cinta.  Karakter-karakternya juga just so-so. Dan saya pun memutuskan berhenti menonton.

2. Let’s Fight Ghost

LFG4
Sejak awal, sebenarnya tak berminat mengikuti drama ini. Saya tak terlalu suka cerita fantasi. Cast-nya juga tak saya sukai. memang cakep, tapi kemampuan aktingnya, begitu-begitu saja. Dia sebagai aktor pendukung, saya bisa menerima, tapi sebagai lead actor, nanti dulu. Di tambah pasangannya adalah . Saya akui dia adalah aktris muda berbakat, tapi saya juga merasa dia terlalu ‘muda’ untuk jadi lead sebuah drama 16 episode, ditambah lagi bahwa di sini dia akan terlibat romance dengan cowok yang sudah dewasa. Aneh saja.

LFG3

Satu-satunya yang membuat saya pensaran justru adalah cast pendukungnya, , yang katanya main bagus di sini. Tapi yah, bagaimanapun cast pendukung tetaplah cast pendukung. Di drama, tak terlalu banyak yang diharapkan. Sebagus apapun akting mereka, peran mereka dalam membangun cerita tak terlalu penting. Di samping itu, cerita drama ini sendiri tidak jelas arahnya. Tidak ada klimaksnya. Dari episode ke episode ceritanya seolah tak kemana-mana. Menghabiskan waktu dengan menonton 16 episode benar-benar seperti hanya buang waktu dan energi.

3. Moon Lovers

Moon Lovers3
Ketika awal-awal pembuatan drama ini, melihat jajaran castnya yang terdiri dari 7 cowok-cowok tampan, saya pun mencatatnya dalam daftar untuk ditonton. Meski kemudian saya sedikit underestimate ketika membaca bahwa cast utama ceweknya adalah . cukup cantik dan bisa berakting, tapi tidak selalu ‘berhasil’ dan rasanya juga kurang karismatis sebagai seorang putri yang dikeliling begitu banyak cowok cakep. Meski begitu, saya tetap berekspektasi bahwa ini akan jadi drama yang neghits, apalagi promonya juga cukup santer. Sayangnya, begitu drama ini mulai tayang, saya langsung kehilangan selera ketika membaca ulasan tentang drama ini yang dianggap mengecewakan.

Meski begitu, demi mengobati rasa penasaran (terutama karena ), saya tetap coba-coba nonton dan langsung menyerah di episode pertama. Secara umum, akting cast utamanya tidak buruk-buruk amat (apalagi dan ), hanya saja seara keseluruhan, drama ini seperti digarap dengan asal-asalan. Mungkin bermaksud ‘fans service’ karena mengetengahkan aktor-aktor berwajah pretty boy populer, pengambilan gambar dalam drama ini sibuk dengan close up-close up yang justru membuat drama ini terasa murahan. Demikian juga dengan kualiatas gambarnya.

4. The Best Hits

TBH4
Meski tak bisa dibilang ngefans sama , tapi saya cukup memfavoritkan aktor satu ini. Wajahnya lovable dan aktingnya juga cukup solid. Selain itu, ada juga nama besar seperti dan juga aktris muda yang aktingnya tak perlu diragukan lagi (pertama kali saya nonton akting ketika dia masih aktris cilik di film dimana dia main dengan bagus). Ditambah lagi, kemudian saya membaca reviewnya yang  umumnya positif. Meski ceritanya dianggap just so-so, tapi drama ini disebut-sebut sangat menghibur karena memang genrenya yang komedi. Saya pun tambah penasaran. Di awal-awal episode, saya cukup menikmati drama ini. main bagus seperti biasa. Demikian juga , dan (juga aktor yang jadi roomatenya ). Unsur komediknya, meski tak sampai membuat terkekeh-kekeh, tapi cukup dapat.

Sayang, semakin ke sini, drama ini kemudian jadi lebih fokus pada cerita romance-nya yang sangat-sangat biasa. Saya juga merasa bahwa secara keseluruhan drama ini alurnya sangat lambat. yang ‘terjebak’ dalam cinta sejatinya pada Bo-ra yang menurut saya annoying, yang terlalu naif dengan mimpinya dan perjalanan waktu yang rasanya tak bermakna apa-apa. Dan saya pun menyerah.

5. Go Back Spouse


Mirip seperti ,   adalah juga aktris lovable dan hampir selalu berakting bagus. Pasangannya, , juga cukup potensial. Review drama ini juga cenderung positif meski ratingnya konon tak terlalu mengesankan (di bawa 10%). Tapi ketika saya mencoba episode pertamanya, entah kenapa saya tak terlalu tertarik untuk melanjutkan menonton lagi. Secara umum dramanya bagus.   dan bermain bagus. Ceritianya meski agak berbau fantasi tapi juga cukup realistis. Tapi jalan ceritanya sejak awal sudah terasa predictable dan karakter Sohn Ho-jun di awal-awal membuat saya kurang simpatik.

6. Six Flying Dragons
Saya membaca bahwa drama ini memiliki banyak hal bagus. Castnya sangat solid (, , , , , ) dan ceritanya juga disebut sangat bagus. Saya sudah berhasil mendapat kopian dramanya dan tersimpan di hard disk saya. Berkali-kali saya berpikir untuk menontonnya, tapi setiap kali saya putar episode pertama, setelah beberapa menit berlalu, saya memutuskan untuk menyerah. Membayangkan bahwa saya harus menghabiskan waktu mengikuti 50 episode langsung membuat saya merasa enggan.

Dan meski jajaran cast-nya adalah aktor yang cukup saya favoritin (terutama , dan ), tapi bintang utamanya bukanlah aktor favorit saya: dan .  adalah aktor yang bagus dan dulu sebenarnya saya cukup ‘suka’ sama dia, tapi nggak tahu kenapa, belakangan saya justru malas melihat aktingnya. Sementara , saya selalu kecewa dengan aktignya dan meski di drama ini konon dia sudah mulai menunjukkan akting yang bagus, saya tetap sulit untuk menyukainya.

7. Healer

healer
Sama seperti SFD, saya juga menndengar banyak hal bagus tentang drama ini. Bahkan di situs dramabeans yang biasa mengulas drama-drama Korea, reviewnya sangat positif. Tapi sama juga seperti SFD, saya berkali-kali berusaha untuk mulai menontonnya dan selalu tak berhasil ‘mengikat’ hati saya untuk meneruskan menonton. Saya suka , tapi saya lebih memilih menonton ketika ia main film daripada drama. Di sisi lain, saya tak terlalu suka . Saya dengar dia aktor yang cukup bagus, dan juga banyak dipuja-puji karena wajahnya yang memang ganteng. Tapi drama-drama yang dibintanginya secara kualitas biasa-biasa saja dan saya tak pernah tertarik untuk menonton. Dan , meski aktingnya lumayan, tapi juga tak bukan aktris favorit.

8. W
Sempat berpikir untuk menonton karena dan ketika membaca premis ceritanya yang terdengar unik: tokoh yang keluar dari komik. Tapi kemudian saya membaca review yang beragam. Banyak yang mengkritik aktingnya yang katanya overacting. Saya agak gusar juga. Masa sih? kan aktris yang sudah cukup matang dengan film-film berkualitas. Dan ia juga salah satu alasan yang membuat saya ingin menonton drama ini. Sementara , meski aktingnya cukup bagus, tapi saya tidak pernah bisa menyukainya lebih karena alasan subyektif: saya nggak suka wajahnya yang terlalu cantik.

w2

Meski begitu, saya tetap menyempatkan diri menonton. Kali saja saya berubah pikiran dan jatuh cinta pada karakternya. Tapi ternyata, benar komentar netizen tentang akting . Aktingnya terlihat tidak natural dan terlalu dipaksakan. Sementara , karena dia keluar dari komik, digambarkan sangat sempurna. Dan saya selalu benci dengan karakter yang terlalu sempurna. Dan begitulah saya pun menjadi tak berminat menontonnya.

9. Angry Mom


Saya penasaran sama drama ini ketika baca sinopsisnya yang menyebutkan tentang hubungan ibu-anak, alih-alih tentang romance seperti kebanyakan drama Korea. Reviewnya juga bagus dan castnya juga menarik: Kim Hee-sun, , . Saya pun mencoba menonton episode pertamanya. Satu hal yang sering saya keluhkan ketika nonton drama Korea adalah make upnya yang kadang terlihat tidak alami atau terlalu cantik untuk karakter yang seharusnya orang biasa saja. Dan itu juga yang saya rasakan ketika melihat sosok ‘Ibu’ yang diperankan Kim Hee-sun. Ia digambarkan sebagai perempuan ibu rumah tangga biasanya yang bahkan harus bekerja serabutan kesana kemari. Dan meski make upnya dibuat sedemikian rupa, tapi menurut saya justru terlihat tidak alami. Karakternya juga agak terlalu sinetron sehingga terasa melelahkan: istri, menantu dan ibu yang tertindas!

10. Mrs. Temper NamjungTki

mrs temper namjumki
Saya suka . Akting dan pilihan dramanya lumayan. Ditambahkan kemudian review yang bagus tentang drama ini. Kedengarannya sih ceritanya nggak mainstream. Selain itu, cast cowoknya, , juga lumayan. Saya coba nonton dua episode pertama dan tak sanggup lagi meneruskan. Ceritanya sih sebenarnya kelihatannya bagus, karakter-karakternya juga cukup berbeda dengan drama Korea kebanyakan. Hanya saja ada sesuatu dari drama ini yang membuat saya merasa ‘lelah’ mengikutinya. Entah plot atau cara pengambilan gambarnya.

11. The Good Wife
Saya setuju kalau adalah aktris terbaik dalam perfilman Korea saat ini. Dan seperti kebanyakan aktris/aktor yang mapan di film, jarang dari mereka yang kemudian main di drama. Karenanya, ketika mendengar kalau dia bakal comeback ke drama, saya cukup berekspektasi. Meski saya sebenarnya tak terlalu suka drama bergenre hukum, tapi karena yang main adalah , saya jadi penasaran. Apalagi selain , ada dua nama besar lagi: dan . Sayang, ketika drama ini mulai tayang, ternyata banyak kritik dan ratingnya juga biasa-biasa saja.

the good wife

Karena drama ini adalah remake-nya drama Amerika, alih-alih membuatnya dengan sentuhan yang lebih khas, tapi justru nyaris plek dengan versi aslinya. Saya sendiri belum nonton versi ASnya, tapi demi baca itu, saya jadi ogah-ogahan. Salah satu alasan saya nonton drama Korea karena keunikan yang mereka miliki, yang berbeda dari drama-drama Barat. Menurut saya, drama Korea itu lebih ‘soft’ dan heartwarming dan tentu juga, lebih punya kedekatan secara budaya karena sama-sama Asia. Karenanya, ketika kemudian ada drama Korea yang terlalu mirip sama drama Barat, saya jadi tak tertarik. Meski begitu, saya menyempatkan nonton episode pertama dan beberapa episode berikutnya dengan cara fast forward. Dan yah, menurut saya memang dramanya terkesan kering dan membosankan.

12. Lucky Romance
Setelah dibuat termehek-mehek lewat karakter Jung-hwan di , saya penasaran mengikuti next projetnya . Apalagi, saya tahu kemudian kalau dia itu aktor pendatang baru yang memang bener-bener masih baru. Karenanya, ketika mendengar kalau dia bakal main drama dan tak tanggung-tanggung langsung jadi lead-nya pula, saya penasaran. Tapi ketika mulai diris berita tentang siapa pasangan mainnya dan bakal ditayangkan dimana, saya mulai agak pesimis. , pasangannya di sini, bukanlah aktris yang buruk dan saya sempat menikmati akting dia di beberapa dramanya (yang menurut saya bagus seperti  di bareng ). Tapi belakangan saya mulai merasa bahwa karakter yang dia mainkan tipikal dan aktingnya menjadi terasa annoying. Herannya, hampir semua drama-dramanya selalu jadi hits. Dan yah, mungkin hal ini pula yang menjadi pertimbangan kenapa dipasangkan dengan Ryu si pendatang baru.

Lucky Romance

Sebenarnya, drama ini punya potensi untuk tidak terlalu mainstream karena konon diadaptasi dari webtoon dengan karakter yang realistis tapi konon lagi, pihak produksi drama ini mengubah ceritanya ala karakter mainstream drama Korea: direktur perusahaan. Sementara karakter si cewek ya tak jauh-jauh dari karakter yang sudah ada, si gadis biasa, miskin, pekerja keras… hmmh… sudahlah. Demi mengobati penasaran, saya tetap mencoba untuk menonton drama ini . Tapi minat saya untuk mengikuti hilang setelah melihat 2-3 episode awal. Jalan ceritanya sudah ketebak. bermain bagus sebagai Jo Se-ho, si warkoholic, tapi saya selalu berpikir bahwa dia lebih cocok main di film atau drama-drama bernuansa indie saja (saya percaya bahwa kemampuan akting lebih utama daripada wajah, hanya saja, wajah yang ‘enak dilihat’ juga menjadi nilai tambahan. Bukannyasaya bilang wajah Ryu jelek, hanya saja, ‘terlalu biasa’ untuk aktor drama. Kecuali cerita dan karakternya yang sangat menarik seperti di Reply, rasanya sulit menikmati akting (dan wajah) Ryu di drama yang sampai belasan episode). Sementara seperti yang saya prediksikan, tak jauh beda dengan karakter yang pernah dia mainkan sebelumnya dengan gaya pakaian yang mirip-mirip juga, dan bagi saya tetap terasa annoying (maaf ya bagi penggemar Hwang Jung-eum). Cast pendukung dan cukup memberi warna, tapi ya bagaimanapun cerita 2nd lead di drama mainstream akan begitu-begitu saja.

13. Doctor Stranger

dr stranger
Saya nonton drama ini sebenarnya sebelum saya terlalu ‘pemilih’ dan cenderung nonton ‘apa saja’ asal castnya terkenal dan cukup saya ‘suka’. Dan di drama ini, ada nama . Meski saya nggak pernah menyukainya secara fisik, tapi saya cukup mengapresiasi aktingnya bareng   di . Saya sendiri tak nonton drama ini dengan blank, tanpa baca sinopsis atau review terlebih dahulu. Di episode-episode pertama, yang mengetengahkan kisah cinta di Korea Utara, rasanya masih menarik untuk diikuti. Tapi ketika kemudian tragedi demi tragedi terjadi, dan beralih ke dunia spionase pula, saya mulai garuk-garuk kepala dan kehilangan minat. Ditambah lagi, yang jadi aktris utama di sini, baik karakter maupun aktingnya kurang menarik. Justru , yang justru lebih terlihat mencuri screen plus punya chemistry yang bagus sama si tokoh utama.

13. Empire of Gold

Empire-of-Gold
adalah salah satu aktor yang punya soft spot di hati saya. Menurut saya dia cakep, dan aktingnya juga bagus. yang jadi pasangannya juga terkenal bagus. Di tambah lagi, review drama ini bagus karena konon ceritanya berbobot. Saya sudah mendapatkan full copy dramanya dan siap saya tonton. Tapi setiap kali saya nonton, saya tak pernah bisa melewatkannya lebih dari 10 menit sebelum kemudian menyerah karena merasa kelelahan. Saya nggak suka dengan penyajian dan cara pengambilan gambar drama ini yang terlalu banyak close up dan terlalu banyak omongan panjang lebar.

Iklan

One More Happy Ending

Juli 19, 2016 Tinggalkan komentar

Han Mi-mo () adalah mantan anggota girl band yang pernah terkenal pada jamannya, Angels, bersama 4 temannya:  Go Dong-mi ( ), Baek Da-jung (), Hong Ae-ran dan Koo Seul-ah. Girlband itu sudah lama bubar karena Seul-ah menjadi lebih populer dibanding anggota lain.

omhe

Angels

Sekarang, Han Mi-mo adalah seorang janda setelah ia bercerai dari suaminya, Kim Seung-jae, karena tak lagi merasa cocok. Ia bersama rekannya, Da-jung, mengelola sebuah biro jodoh yang diperuntukkan bagi janda/duda yang ingin menikah lagi. Usaha ini cukup sukses, tapi tidak dengan kisah cintanya. Keinginannya untuk menikah lagi gagal total karena calon suaminya justru berselingkuh dan memutuskannya.

omhe0

Song Soo-hyuk () adalah seorang wartawan infotainment, seorang duda dan juga seorang ayah dari bocah laki-laki berumur 13 tahun. Sejak kematian istrinya karena melahirkan, ia didera rasa bersalah dan tak pernah berhubungan dengan perempuan.

omhe3

Han Mi-mo dan Soo-hyuk ternyata adalah teman masa kecil dan Mi-mo adalah cinta monyetnya Soo-hyuk. Sebuah ‘kebetulan’ mempertemukan mereka dan sebuah ‘kebetulan’ juga karena ternyata mereka tinggal di apartemen yang sama. Dan cerita selanjutnya, tentu bisa ditebak kan? Tapi masalah tidak sesederhana itu, karena Mi-mo justru jatuh cinta pada teman baik Soo-hyuk yang seorang dokter, Hae-joon. Di sisi lain, Soo-hyuk juga jenis orang yang merasa kesulitan mengungkapkan perasaannya.  ditambah juga kenyataan bahwa dia sudah memiliki seorang anak.

omhe10

Hehe, agak belibet memang. Tapi tenang saja, ceritanya dikemas sedemikian rupa, dengan sentuhan unsur komedik sehingga membuat drama ini terasa ringan dan enak ditonton. Menambah seru cerita adalah kisah cinta rekan-rekan Mi-mo: Dong-mi si jomblo grasa-grusu yang kebelet ingin punya pacar, Da-jung yang mengalami titik kritis dalam pernikahannya yang kelihatan ideal, dan Ae-ran yang terlibat hubungan saling memanfaatkan dengan lelaki brengsek.


omhe5
Yah, menjadi agak terlalu banyak cerita memang, dan menurut saya di sinilah salah satu kelemahan drama ini. Meski si penulis cerita ini sepertinya tetap konsiten untuk menjadikan kisah hubungan Mi-mo – Soo-hyuk sebagai fokus, tapi tak urung, kisah para tokoh pendukung yang  cukup kuta, membuat fokus cerita menjadi agak ambyar Ditambah pula, jajaran cast-nya cukup kuat seabgai lead character, seperti   dan , yang selama ini sering memerankan peran utama di drama/film.
omhe-poster
Pada sekitar 10 episode pertama, saya cukup tekun mengikuti drama ini  dan merasa ikut deg-degan melihat Soo-hyuk yang kebingungan dengan perasaannya. Tapi episode setelahnya menurut saya agak membosankan. Saya tidak tahu kenapa, tapi romance antara Mi-mo -Soo-hyuk walaupun terlihat sangat manis, tapi tiba-tiba menjadi terasa plain. Scene-scene yang paling menyenangkan dan menyentuh bagi saya justru adalah adegan Soo-hyuk dan putranya, tapi sayangnya adegan-adegan itu tak terlalu banyak. Meski begitu, drama ini tetap enak dinikmati kok.

omhe14

Meski konflik-konfliknya banyak menggunakan rumus klasik drama Korea, tapi tetap terasa berbeda.  Jajaran cast-nya juga terasa pas. , selalu lovable seperti biasa dan juga bermain apik.   Keduanya juga menunjukkan chemistry yang bagus.   tampil bagus sebagai si shabby Go Dong-mi dan sebagai the mature Da-jung. Selain itu, seperti judulnya, ‘One More Happy Ending’ memang sepertinya sangat cocok dengan ide utama cerita drama ini karena semua tokohnya akan mendapatkan kesempatan kedua yang lebih bahagia.

Cast:
– Han Mi-mo
– Song Soo-hyuk
Kwon Yul – Goo Hae-joon
  – Go Dong-mi
– Baek Da-jung
Seo In-young -Hong Ae-ran
– Kim Gun-hak (suami Da-jung)
Hwang Sun-hee – Woo Yeon-soo (mantan istri Hae-joon)
Lee Chae-eun – Jung A-ni
Park Eun-seok – Bang Dong-bae (suami Ae-ran)
Kim Ji-an – Goo Yeon-mi (cewek SMA yang naksir Hae-joon)
Kim Sa-kwon – Kim Sung-jae (mantan suami Mi-mo)
Sandara Park – Koo Seul-ah
Lee Dong-ha – Kim Jung-hoon (eks pacar Mi-mo)
Ahn Hyo-seop – Ahn Jung-woo (pacar brondong Dong-mi)
Ko Kyu-pil – Hyun-ki (rekan kerja Soo-hyuk)
Kim Dan-yul – Song Min-woo (anak Soo-hyuk)
Song Joon-hee – Kim Tae-yong (anak Da-jung)
Lee Young-Eun – Han Mi-Mo (young)
Choi Kwon-Soo – Song Soo-Hyuk (young)

Judul: One More Happy Ending / Hanbun Deo Happyending (한번 더 해피엔딩)
Sutradara: Kwon Sung-Chan
Penulis: Heo Sung-Hee
Tayang: MBC, 20 Januari – 10 Maret 2016
Episode: 16
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

I Remember You

Desember 22, 2015 Tinggalkan komentar

Lee Hyun (), adalah seorang profesor jenius yang mengajar di luar negeri. Karena berbagai kejadian traumatis di masalalu, sebagian ingatannya terhapus. Suatu, hari ia memutuskan untuk kembali ke Korea setelah menerima sebuah email misterius. Tidak hanya itu, ia juga mendapati teka-teki dalam sebuah kasus pembunuhan, yang mengingatkannya akan masalalunya. Ayahnya dibunuh oleh seorang psikopat bernama Lee Joon-hyeong () dan adik lelakinya, Min, menghilang dan diduga sudah meninggal.

PDVD_009

Seo In-guk, yang main bagus sebagai the cool hearted genius, Lee Hyun

Yang berwenang menangani kasus pembunuhan ini adalah kepolisian setempat. Tim investigasi terdiri dari 4 orang (5 kemudian) dan salah satunya–satu-satunya perempuan–adalah Cha Ji-an (). Ji-an dan Hyun sebenarnya sudah bertemu ketika mereka masih kecil. Ayah Ji-an yang seorang sipir penjara, menghilang bersama kaburnya Lee Joon-hyeong. Merasa memiliki keterlibatan dengan Lee Joon-hyeong, Ji-an diam-diam selalu mengikuti dan memantau keberadaan Hyun. Sementara Hyun tidak pernah benar-benar memperhatikannya.

PDVD_008

The always lovable Jang Nara, love her strong character, here

Untuk memecahkan kasus pembunuhan ini, Ji-an dan Hyun pun kemudian bekerja sama. Tujuannya adalah sama-sama mencari Lee Joon-hyeong. Di sisi lain, kemudian diketahui kalau adik Hyun ternyata masih hidup. Sementara berbagai pembunuhan mengerikan terus terjadi. Siapa sebenarnya yang terlibat? Dimana Lee Joon-hyeong berada? Apa yang terjadi dengan adiknya Hyun?

Hmm, membaca judulnya di awal (Hello Monster/ I Remember You) saya pikir ini adalah semacam drama komedi-romantis. Apalagi melibatkan nama Jang Nara yang memang bisa dibilang, spesialisasi dalam drama-drama romantis. Tapi ternyata, ini adalah sebuah drama bergenre suspense/thriller. Meski juga bukan hal yang baru dalam cerita drama Korea, tapi bisa dibilang cerita semacam ini agak jarang digarap, terlebih lagi cerita tentang psikopat. Sebenarnya, memang bukan tontonan yang menghibur untuk 16 episode, tapi cerita drama ini sendiri digarap sedemikian rupa sehingga membuat saya, yang sebenarnya tidak suka jenis cerita semacam ini, tak bisa berhenti menonton karena penasaran. Tidak juga seperti drama sejenis yang biasanya memiliki common enemy yang memang pantas dibenci setengah mati, di sini, si antagonis adalah orang-orang sakit jiwa yang tetap memiliki beberapa sisi sebagai manusia.

hello monster1

The melting bromance of Seo In-guk & Park Bo-gum

hello monster3 (2)
Tentu saja, hal itu didukung akting bagus dari para pemainnya. Untuk karakter antagonis, ada…. sebagai si monster Lee Joon-hyeong yang menurut saya benar-benar bermain bagus. Di satu sisi mampu memperlihatkan sisi yang sangat gelap dan bengis, tapi di sisi lain juga sebagai sosok manusia yang ‘kosong.’ Pun demikian dengan aktor muda, yang jadi Min, yang juga psikopat. Saya baru dua kali melihat aktingnya (di yang menurut saya dia juga bermain bagus).  Sementara untuk cast utamanya, yah, tak perlu diragukan lah untuk sekelas dan . , meski masih bisa dibilang baru, tapi beberapa kali sudah membuktikan kemampuan beraktingnya di beberapa drama dan film. Sementara ?  Saya selalu optimis dengan akting dia. Meski kadang karakter yang harus dimainkannya begitu-begitu saja, tapi dia seolah punya sesuatu dalam dirinya yang membuatnya selalu lovable. Apalagi, di drama ini, karakternya bisa dibilang agak berbeda. Seorang polisi cewek yang memiliki kepribadian kuat dan pemberani. Tadinya saya agak-agak khawatir ketika membaca perannya ini, mengingat postur tubuhnya yang terkesan mungil, tapi ternyata, she break it out.

PDVD_047

Love their propotional

Selain itu, awalnya saya juga agak khawatir membayangkan chemistrynya dengan . Meskipun baby face, tapi mengingat perbedaan usia yang agak jauh dalam bayangan saya, mereka terlihat kurang cocok.Tapi ternyata juga, mereka mampu menunjukkan chemistry yang bagus. Dan satu hal yang saya suka dari drama ini adalah romance-nya yang terasa pas. Tidak berlebihan tapi tetap terasa manis. Hyun dan Ji-an adalah pasangan yang melengkapi satu sama lain.

PDVD_015

Kind of wasted big name of Lee Chun-hee 😦

PDVD_042

The shining of Park Bo-gum’s acting

Selain itu, bromance antara Hyun dan adiknya Min juga terasa nyata. Pun hubungan seperti ayah-anak antara Min dan Lee Joon-hyeong. Ohya, tak lupa juga ada di sini yang jadi Ketua Tim Kang yang jadi polisi ‘anak papi.’ Sebenarnya dia adalah karakter yang menarik, tapi sosoknya sendiri di drama ini tidak terlalu mengambil banyak porsi. Agak disayangkan sih karena agak wasted untuk aktor sekelas dia mendapat peran yang bisa dibilang tak terlalu signifikan, tapi ya sudahlah.

hello monster3

Sedikit mengganggu saya adalah kasus pembunuhan yang mewarnai hampir di setiap episode. Tapi saya rasa ini hanya masalah suka dan tidak suka saja. Karena di atas semua itu, drama ini tetap memberikan pelajaran moral. Bahwa seorang psikopat, terbentuk bukan hanya faktor gen, tapi lebih-lebih karena faktor lingkungan. Jika ada seseorang yang sudah memiliki benih-benih psikopat, sebaiknya tidak lantas menjauhi atau memperlakukannya dengan buruk, tapi berusaha memperlakukannya sebagai manusia. Well, seperti saya bilang di atas, ini sama sekali bukan drama yang menghibur, tapi sungguh, akan meninggalkan banyak kesan setelah menontonnya.

Quote:
“Kita memiliki dua serigala dalam hati kita. Serigala satu dipenuhi amarah yang jahat, iri, kecemburuan, kesombongan dan rendah diri. Yang satunya lagi adalah serigala baik. Dia membawa kehormatan, kedamaian, cinta, harapan dan keyakinan. Dua serigala ini selalu bertarung dalam diri kita. Sang cucu bertanya pada kakeknya, “Kek serigala mana yang menang?” Sang Kakek menjawab, “serigala yang kau beri makan.”
(Cerita tentang Serigala yang dibacakan Min di rumah sakit)

Cast:
– Lee Hyun
– Cha Ji-an
Choi Won-Young – Lee Joon-ho/Lee Joon-young
– Jung Sun-ho/ Min
– Ketua Tim Kan g

Jeon Kwang-Leol – Lee Jung-min
Min Sung-Wook – Son Myeong-woo
Kim Jae-Young – Min Seung-joo
Son Seung-Won – Choi Eun-bok
Im Ji-Eun – Hyun Ji-soo
Nam Kyoung-Eub – Nam Kyoung-eub
Shin Dong-Mi – Yang Eun-jung

Yu Se-Hyeong – Lee Jin-Woo
Hong Hyun-Taek – Lee Hyun (kecil)
Park Ji-So – Cha Ji-An (kecil)
Hong Eun-Taek – Min (kecil)
(Do Kyung-Soo) – Lee Joon-Young (muda)
Seo Young-Joo – Lee Jung-Ha (ep.6-7)

Judul: Hello Monster /Remember You/Neoreul Gieokhae
Sutradara: No Sang-Hoon
Penulis: Kwon Ki-Young
Tayang: KBS2, 22 Juni-11 Agustus 2015
Episode: 16
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Favourite scene:

PDVD_063hello monster2

PDVD_073
Saya suka dengan adegan ini, ketika Ji-an jatuh dikursi setelah berita sedih tentang ayahnya. Lalu Hyun datang memberinya selimut dan duduk memandanginya hingga jatuh tertidur. Ketika pagi, Ji-an terbangun dan mendapati Hyun masih tertidur di hadapannya. Hyun terbangun dan mereka saling berpandangan. Sesaat, terlihat Hyun agak salah tingkah. Tapi kemudian Ji-an tersenyum manis dan Hyun membalasnya. Saya suka dengan adegan ini karena menunjukkan bahwa keduanya saling memahami satu sama lain tanpa harus berkata-kata.

Mr. Baek

Maret 7, 2015 Tinggalkan komentar

Choi Go-bong ( ) lelaki tua penggurutu berusia 70 tahun kaya raya. Hal yang paling ia khawatirkan adalah uang dan perusahaannya. Anak satu-satunya, Choi Dae-han () yang ia gadang jadi pewarisnya, selalu membuatnya geram karena selalu bertindak semaunya dan seolah tak peduli pada perusahaan. Hingga suatu hari, ketika sedang terjadi hujan meteor, ia mengalami sebuah kejadian ajaib: kecelakaan yang justru membuatnya bisa kembali muda pada usia 34 tahun.
PDVD_001

PDVD_011
Mendapat kesempatan kedua, Choi pun kemudian berusaha memperbaiki segala kesalahan yang telah diperbuatnya dan hidup lebih bahagia. Tapi tentu saja menjadi agak rumit karena tak mungkin menjelaskan tentang perubahan fisiknya pada orang-orang. Pun ketika ia kemudian jatuh cinta pada Eun Ha-soo), seorang cewek penuh semangat yang ternyata juga ditaksir oleh anaknya sendiri. Nah, lho?

Jang Na-ra yang selalu lovable

Jang Na-ra yang selalu lovable

Pada dasarnya, saya tak terlalu suka cerita berbau fantasi. Tapi melihat cast-nya membuat saya penasaran dengan drama ini. Terutama . Saya selalu kagum dengan kualitas akting dia yang selalu prima di layar lebar dengan film-film berkualitas pula. Karenanya, saya pikir, ketika dia mengambil peran di drama, pastilah juga bukan sembarang peran. Dan yah, bisa dibilang begitu. Karakter Mr Choi bukanlah karakter yang biasa saja di dunia drama dan  saya pikir juga sudah cukup maksimal memerankannya.

Lee Joon sebagai Choi Dae-han

Lee Joon sebagai Choi Dae-han

Lalu, ada   sebagai pendampingnya. Dan seperti biasa, meski karakter yang dimainkannya tidak bisa dibilang baru, tapi   memang punya sesuatu dalam dirinya yang membuatnya tidak pernah membosankan. Tapi sejak awal saya sendiri merasa agak sreg membayangkan bahwa ia akan berdampingan dengan Shin Hya-kun. Sebenarnya sih di sini mereka mampu membangun chemistry dengan baik, tapi entah bagaimana saya tetap merasa bahwa mereka kurang cocok. Saya justru merasa kalau dia akan lebih pas dengan  yang jadi Choi Dae-han. Mungkin karena wajah   yang memang baby face sehingga rasanya lebih pas dengan  yang juga masih muda.
PDVD_021
sendiri menurut saya juga mampu memerankan karakternya dengan baik, didukung wajahnya yang enak dilihat pastilah membuat perannya di sini akan lebih banyak mendapat penggemar. Yeah, bagaimanapun drama menurut saya berbeda dengan film layar lebar. Di film, saya sama sekali tak keberatan dengan rupa para pemainnya selama mereka mampu berakting, tapi drama adalah tontonan berjam-jam dengan kecenderungan pengambilan gambar close up sehingga para pemainnya diharapkan memiliki wajah yang enak dilihat juga dan yah di sini  memilikinya.
PDVD_028
Untuk ceritanya sendiri, rumusnya ya begitu-begitu saja dan sejak awal sudah bisa ketebak siapa akan dengan siapa, hal yang terus terang membuat saya jadi kurang bisa menikmatinya, tapi itu lebih pada suka dan tidak suka saja. Dan secara keseluruhan, tetap menghibur, kok 🙂

Cast:
 – Choi Go-bong/ Choi Shin-hyeong
 – Eun Ha-soo
 – Choi Dae-han

Park Ye-Jin – Hong Ji-yoon
Jung Suk-Won – Jung Yi-gun
Jo Mi-Ryung – Cho Mi-hye
Jeon Kuk-Hwan –  Choi Young-dal
Hwang Young-Hee – Lee In-ja
Lee Moon-Sik – Sung Gyung-bae
Jang Sung-Bum – Eun Myeong-soo
Lee Mi-Do – Son Woo-young
Lee Mi-Young – Ko Jung-sook
 – Yoo Nan-hee
Go Yoon – Kang Gi-chan
Kim Byung-Ok – dokter

Judul: Mr Baek/ Miseuteo Baek (미스터 백)
Sutradara: Lee Sang-Yeob
Penulis: Lee Jo-Young (novel), Choi Yoon-Jung
Tayang: MBC, 5 November – 25 Desember 2014
Episode: 16
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

Awards:
MBC Drama Awards 2014:
– Popularity Actor Award ( )
– Popularity Actress Award ( )

Fated to Love You (Korea)

November 2, 2014 Tinggalkan komentar

Saya sudah nonton Fated to Love You, versi Taiwan yang bisa dibilang versi aslinya. Alasan saya waktu itu karena penasaran setelah membaca banyak ulasan positif drama itu. Namun, entah kenapa, ketika menontonnya, saya hanya mampu mengikuti separoh-separoh saja, itu pun melompat-lompat. Saya merasa kurang bisa menikmatinya. Cerita dan karakter-karakternya entah bagaimana terasa membosankan. Mungkin juga karena saya tak terlalu suka drama Taiwan.

Lalu ketika mendengar bahwa drama itu akan di-remake ke dalam drama Korea, rasa penasaran saya lebih karena pemainnya.   dan . Tidak bisa dibilang favorit, tapi saya cukup mengapresiasi akting keduanya. Dan membayangkan bahwa keduanya sepertinya akan jadi pasangan yang cocok, mengingat mereka bisa dibilang artis dari angkatan yang sama dan juga sama-sama ‘awet muda’.

Jang Nara sebagai Kim Mi-young yang innocent

Jang Nara sebagai Kim Mi-young yang innocent

Adalah Kim Mi-young ( ), seorang gadis polos, lugu dan baik hati. Ia tak pernah bisa mengatakan ‘tidak’ pada orang-orang yang ingin minta tolong kepadanya. Alhasil, ia pun menjadi sasaran empuk untuk selalu ditindas.

Lee Gun () adalah seroang chaebol, presiden direktur sebuah perusahaan yang memproduksi produk-produk mandi. Usianya sudah memasuki kepala tiga. Ia adalah penerus satu-satunya generasi Lee dan karenanya, dituntut untuk segera menikah supaya lekas mempunyai keturunan. Lee sendiri tidak keberatan. Masalahnya, kekasihnya, Se-ra, adalah seorang penari balet yang sedang merintis karir di luar negeri, dan masih ragu dengan pernikahan. Ketika sang kekasih pulang ke Korea, Gun pun merencanakan sebuah lamaran romantis  di Makau, tempat pertama mereka bertemu.

Jang Hyuk yang memainkan karakter cowok freak

Jang Hyuk yang memainkan karakter cowok freak

Di saat yang sama, Mi-young mendapat undian berhadiah dari kantornya untuk liburan ke Makau. Ia menginap di hotel yang sama dengan Lee Gun dengan kamar yang berdekatan dan nomor yang hampir mirip pula: 2006 dan 2009.

Di saat yang sama juga, ada dua orang yang bekerja di pabrik Lee Gun. Karena kecewa pabriknya akan ditutup, mereka berencana melakukan aksi balas dendam. Mereka berusaha mencampurkan obat perangsang ke minuman Gun dan hendak menjebaknya agar terlibat skandal dengan seorang model sewaan. Namun sebuah ‘kebetulan’ terjadi. Selain Gun, Mi-young juga meminum air itu. Ketika hendak kembali ke kamar dalam keadaan pusing, ia salah kamar. Tebak kamar siapa? Yah begitulah, hehe.
f2lu9
Meski begitu, ketika sadar dan berhasil mengatasi salah paham, mereka sepakat untuk melupakan kejadian itu dan juga saling melupakan satu sama lain. Namun ternyata tidak semudah itu karena Mi-young kemudian mendapati kalau dirinya hamil. Dan sebagai lelaki yang bertanggung jawab, Lee Gun pun bersedia menikah dengan Mi-young. Masalah pun muncul karena mereka tidak saling mencintai, namun di sisi lain, itu adalah juga awal mereka mulai saling mencintai..,

Yah, sebuah cerita cinta yang sangat biasa, memang. Seorang gadis biasa yang mendapatkan pangeran tampan nan kaya raya…Cerita yang sangat drama bukan? Meski begitu, bagi penggemar drama Korea, drama ini tetap layak tonton. Mungkin ceritanya ya begitu-begitu saja, tapi alur, plot dan karakternya cukup berbeda kok.

Choi Jin-Hyuk yang jadi orang ke-3, agak membosankan :(

Choi Jin-Hyuk yang jadi orang ke-3, agak membosankan 😦

Pemilihan   sebagai Kim Mi-young saya pikir adalah pilihan yang pas. Karakter terlalu baik dan mudah ditindas, alih-alih membuat simpati tapi justru terasa membosankan. Tapi   adalah seorang aktris yang memiliki sesuatu dalam dirinya yang membuat karakter-karakter yang dimainkannya selalu ‘lovable.’ Dan  yah, he’s good and manly as usual. Dia mampu memerankan karakter Lee Gun yang ‘agak gila’ dengan baik.
Lalu karakter-karakter di sekitar mereka juga terasa memuaskan. Saya senang karena di drama ini, tidak ada sosok yang benar-benar antagonis ala sinetron. Tidak ada konflik kaya-miskin yang kadang terasa tak masuk akal. Konflik-konflik diselesaikan dengan ‘dewasa’ dan bijak. Nuansa komikal juga menambah nilai plus drama ini sebagai sebuah tontonan yang menghibur.

It's happy ending :)

It’s happy ending 🙂

Sedikit yang mengganggu adalah jumlah episodenya yang menurut saya terlalu panjang sehingga beberapa bagian terasa terlalu bertele-tele. But, it’s okay. Silakan ditonton.

Cast:
 – Lee Gun
 – Kim Mi-young
  -Daniel
Wang Ji-Won – Nam Se-ra

Choi Dae-cheol – Sekertaris Tak
Song Ok-suk – Ibunya Mi-young
Oh Sol-mi – Mi-sook
Lee Mi-do – Mi-ja
Jung Eun-pyo – Park
Lim Hyung-joon – suami Mi-ja
Kim Young-hoon – Pengacara Min
Park Won-suk – Nenek Lee Gun
Park Hee-won – Jeon Ji-yeon
Choi Woo-sik – Lee Yong (adik tiri Gun)
Na Young-hee – Ibu tiri Gun
Clara – Hye-jin

Judul: Fated To Love You/ Woonmyungcheoreom Neol Saranghae (운명처럼 널 사랑해)
Sutradara: Lee Dong-Yoon
Penulis: Joo Chan-Ok, Jo Jin-Kuk
Tayang: MBC. 2 Juli – 4 September 2014
Episodes: 20
Negara/ Bahasa: Korea/ Korea Selatan

Flying With You

Februari 5, 2014 Tinggalkan komentar

Babe () (saya sulit mengingat nama aslinya 🙂 )adalah cewek yang punya segalanya. Ayah penyayang kaya raya dan pacar cakep pintar, orang kepercayaan ayahnya. Namun, suatu hari ia membuat kesepakatan dengan ayahnya untuk ‘melihat dunia luar’. Keluar dari bandara, tanpa sengaja ia ketabrak copet hingga terjatuh dan dianggap pahlawan. Ia pun kemudian bersahabat dengan cewek yang dicopet, seorang perempuan yang sedang mencari kekasihnya yang menghilang.

Flying withu2
Sebuah kejadian ‘aneh’ kemudian membawanya bertemu Xhenfan (), seorang anak muda yang hobi paralayang. Pesawat Xhenfan terjatuh di tengah hutan belantara dan  Babe ikut terbawa. Untuk sementara waktu, mereka tersesat di hutan dan menghabiskan waktu bersama. Dan yah…jatuh cinta.

Flying With You

Namun setelah ditemukan regu penyelamat, Babe harus kembali ke kehidupannya. Ia membawa sahabat barunya ke rumahnya dan ingin memperkenalkannya sama tunangannya dan..lagi-lagi ‘yah’ cewek itu sudah kenal sama tunangannya yang ternyata kekasihnya yang hilang. Babe merasa dibohongi, tapi tentu saja dia tak perlu khawatir karena ada Xhenfan yang sudah menunggunya. Meski begitu, tak akan semudah itu tentu saja. Tunangannya tak akan melepaskannya begitu saja dan orang tuanya juga.

Jimmy Lin yang tetap imut meski usia tak lagi muda :)

Jimmy Lin yang tetap imut meski usia tak lagi muda 🙂

Well, well, sebuah drama romantis pada umumnya. Dari awal sudah bisa ditebak siapa dengan siapa. Tapi alur drama ini yang dibuat bolak-balik cukup membuat penasaran meski menurut saya banyak adegannya yang terlalu lebay. Bukan film yang terlalu mengesankan. Tapi juga tak terlalu buruk, kok. Cast utamanya,  dan  adalah nilai plusnya. Bagaimana melihat dua pelakon berwajah ‘baby face’ ini dipasangkan (Jdi sini cute banget, hihi). Gambar-gambarnya  juga cukup menygarkan mata.

Cast:
– Xu Zhenfan
– Babe

Judul: Flying With You /一起飞 /플라잉 위드 유
Sutradara: Zhang Li
Penulis: Zhang Li
Produser: Zheng-jiang Ming, Guo-Qing-Gu, Hong Huang
sinematografi: Xing Chu
Rilis: August 21, 2012
Durasi: 96 menit
Bahasa/Negara: Mandarin /China

Sky & Ocean

 main film sama ? Wow! Tentu saja saya penasaran bukan main. Cari-cari di Youtube, ternyata ketemu filmnya (much thanks to the uploader!^-^).

Ha-neul () adalah seorang gadis berusia 20-an yang memiliki pemikiran dan tingkah laku selayak anak usia 6 tahun. Pendeknya, Ha-neul mengalami keterbelakangan. Di apartemennya yang disulap seperti sebuah negeri dongeng, ia hanya tinggal bersama kucing kesayangannya, Beatles dan sebuah biola yang tak lagi bisa ia mainkan. Ayah-ibunya yang musisi sukses, meninggal dalam sebuah kecelakaan naas. Ia hidup dengan ditinggali warisan yang sepertinya sangat banyak di bawah asuhan Ny Min, yang sebentar lagi akan bermigrasi ke New York.

Haneul, yang punya keterbelakangan mental tapi pintar main biola

Haneul, yang punya keterbelakangan mental tapi pintar main biola

Bertetangga dengan Ha-neul adalah Ba-da ( ), seorang cewek 20 tahun yang tinggal bersama ayah dan ibu tirinya. Bada adalah vokalis sebuah band kampus dan punya sifat keras yang membuatnya sangat tak disukai ibu tirinya. Setiap hari mereka bertengkar. Ayahnya, tak bisa berbuat banyak dan akhirnya memutuskan untuk pindah, meninggalkan Ba-da dengan cukup uang. Ba-da merasa marah dan sangat sedih. Saat itulah, Ha-neul menawarkan persahabatan. Bagi Ha-neul, Ba-da memang sahabatnya, karena ia percaya yang dikatakan pengasuhnya bahwa ‘setiap orang yang dilihatnya setiap hari adalah teman’ dan Ba-da adalah salah satunya. Meski awalnya Ba-da kesal karena tak biasa menghadapi sikap seorang yang berpikiran seperti anak-anak, perlahan bisa memahami Ha-neul.

sky and ocean

Satu orang lagi yang menjadi ‘teman’ Ha-neul adalah Jin-kyu, seorang pemuda pengantar Pizza (!^-^). Jin-kyu ini sebenarnya semacam anak jalanan yang selalu membual sebagai mahasiswa di Universitas Seoul. Karena bualannya inilah kemudian ia malah diperdaya seorang cewek matre yang mencuri tabungannya yang ia kumpulkan untuk membeli rumah.

Demi mendapat uang lebih, Jin-kyu menipu Ha-neul bahwa harga pizza 100 ribu won, padahal harga sebenarnya cuma 10 won. Ha-neul tak keberatan membayar uang sejumlah itu karena ia pikir Jin-kyu pastilah membutuhkan uang.

sky and ocean4

Pada akhirnya, 3 orang anak muda yang tak lagi mendapat kasih sayang orangtua ini bersama, menjalani hidup dengan gembira. Biola Ha-neul yang ‘mati’ sejak kepergian orangtuanya bisa ‘hidup’ kembali. Ba-da menemukan apa yang ingin ia lakukan, pun demikian dengan Jin-kyu. Film yang menghibur 🙂

Cast:
– Ha-Neul (sky)
– Ba-Da (ocean)
 – Jin-Kyu
Baek Hyun-Suk – Mi-Suk
Han Ji-Hoo – Gang-Min
Oh Jung-Hae – Ny. Min

Judul Lain: Haneulgwa Bada (하늘과 바다)
Sutradara: Dal-kyun Oh
Rilis: 29 Oktober 2009
Durasi: 104 min.

Notes:
– “Haneul” dalam bahasa Korea artinya “sky” dan “Bada” artinya “ocean” / “sea“. Jadi saya pikir dari kedua karakter inilah judul film ini berasal.
– Konon, banyak kejadian kurang mengenakan dalam produksi film ini. crew film konon menuntut secara hukum produksi film ini karena gajinya nggak dibayar-bayar, namun kemudian sepertinya bisa dinegosiasikan. Setelah ayahnya Jang Na-ra yang bertindak sebagai co-producer mengumumkan kalau ada fan anonim menyumbang 100 juta won ($86,000 USD) yang bisa digunakan untuk produksi dan promosi “Sky & Ocean”
– “Sky & Ocean” mendapat nominasi “Best Film” and “Best Actress” pada Daejong Film Awards 2009. Hal yang dianggap kontroversial karena film ini mendapat nominasi sebelum dirilis, dan juga karena Jang Na-ra yang dinominasikan sebagai Best actress, bukannya Ha Ji-won untuk dua filmnya, Closer to Heaven dan Heundae.  Namun pihak Daejong merespin kritik ini mengatakan bahwa sebuah film bisa dinominasikan sebelum rilis  dan Ha Ji-won muncul di dua film populer sehingga  suaranya jadi terpecah.
–   (yang jadi Jin-hyuk) menulis di web-nya kalau ia mengkiritik  co-producer Oh-seong Ju (ayahnya Jang Na-Ra) kalau terlalu banyak campur tangan selama produksi film melebihi wewenangnya sbg produser. Dia juga mengkritik gagalnya film ini diputar di bioskop-bioskop karena ketidakmampuan pihak produksinya. Menghadapi ini, Oh-seong Ju, si produser membantah tuduhan Yu Ah-in melalui media dan berniat melawannya lewat jalur hukum, namun dicegah anaknya, Jang Na-ra. Oh-seong Ju juga mengkritik  yang nggak pernah ikut promosi film.

(sumber: asianwiki.com)

Hmmm, kadang mungkin memang sulit ya profesional dalam kerjaan kalau punya hubungan kekeluargaan yang begitu dekat (ayah dan anak). Whatever, terlepas dari semua kontroversi itu, film ini cukup layak untuk ditonton kok. Jang Na-ra juga main bagus dan meyakinkan sebagai seorang cewek terbelakang dan saya pikir pantas aja dapat nominasi Best Actress.

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar