Arsip

Posts Tagged ‘Im Kwon-taek’

Revivre

Juni 21, 2016 Tinggalkan komentar

Mr Oh, adalah seorang direktur yang sukses di sebuah perusahaan kosmetik. Mendadak, istrinya jatuh sakit. Kanker parah. Di tengah kesibukannya bekerja, Oh harus membagi waktu untuk menjaga dan merawat istrinya. Tentu saja itu bukan hal yang mudah. Tapi ia berusaha selalu terlihat tabah menjalani semua itu.
rv5
Di tengah situasi yang depresif seperti itu, muncul Choo Eun-joo (), pegawai baru di kantornya. Muda dan cantik. Diam-diam hasrat kelelakian Oh terusik. Tapi Oh adalah lelaki yang sangat terkontrol. Oh tetap berusaha untuk mengendalikan diri, sembari terus memenuhi ‘kewajibannya’ sebagai suami yang baik.
rv8

rvd
Hmm, film yang menggambarkan sebuah konflik batin manusia dengan sangat realistis. Meskipun mungkin tidak pada tempatnya, tapi kita juga bisa sangat memahami perasaan Oh terhadap Eun-joo. Bagaimanapun, he’s just human dan perasaan semacam itu sangat manusiawi.

rv3

Film ini disajikan dengan tenang dan rapi, lewat sosok Mr Oh yang begitu terkontrol. Tapi penonton juga bisa merasakan emosi terpendam dari setiap gerak dan tatapan si tokoh utama. Didukung permainan apik dari aktor veteran, Ahn Sun-ki sebagai Mr Oh  dan juga Kim Ho-jung yang memerankan sosok penyakitan dengan sangat baik. Di sini aktingnya benar-benar terlihat natural. Dan sebagai si cantik Eun-joo juga adalah pilihan yang pas. Sedikit wasted of talent adalah peran yang bermain sebagai menantu Oh . Dia adalah aktor yang cukup berbakat, tapi perannya di sini hanya seolah sebagai pelengkap. Tapi yah, siapa rupanya yang akan menolak bermain di film garapan sutradara sekelas  (dia yang menyutradarai film bagus, Chunhyang)?

rvds

Sedikit menganggu bagi saya adalah bagi saya plot maju mundur yang seolah ditempatkan ‘seenaknya’ terasa agak mengusik kenyamanan menonton. Meski begitu, tidak sampai membingungkan, kok. Selain itu, juga ada satu dua adegan yang mungkin karena ingin menggambarkan kerealistisannya sehingga diperlihatkan dengan begitu ‘realistis’ dan bagi saya pribadi, agak risih melihatnya. Bagi saya, sealami apapun sebuah film, tetap saja saya tak bisa berhenti berpikir bahwa sebuah film tetaplah sebuah film, dimana karakter-karakternya hanyalah lakon yang dimainkan para aktor yang memiliki kehidupan yang berbeda di belakang layar. Tapi overall, it’s good movie.

Cast:
Ahn Sung-Ki – Mr Oh
– Choo Eun-joo
Kim Ho-Jung – Istri Mr Oh
Jeon Hye-Jin – Oh Mi-young (anak Mr Oh)
– menantu Mr Oh
Shin Young-Jin – adik ipar Mr Oh

Judul: Revivre/Hwajang (화장)
Sutradara:
Penulis: Song Yoon-Hee
Produser: Lee Eun, Shim Jae-Myung
Sinematografi: Kim Hyung-Koo
Premiere: 27  Agustus 2014 (Venice Film Festival)
Rilis: 9 April  2015
Durasi: 94 menit
Distributor: Little Big Pictures
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Film Festival:
– Venice Film Festival 2014 – Out of Competition *World Premiere
– Toronto International Film Festival 2014 – Masters *North American Premiere
– Vancouver International Film Festival 2014 – Dragons and Tigers
– Busan International Film Festival 2014 – Gala Presentation
– Hawaii International Film Festival  2014 – Spotlight on Korea *U.S. Premiere
– Singapore International Film Festival  2014 – Tribute to Im Kwon-Taek
– New York Asian Film Festival  2015 – Myung Films *New York Premiere

PaekSang Arts Awards  2015:
– Best Film
– Best Supporting Actress (Kim Ho-Jung)
– Nominasi: Best Director, Best Actor (Ahn Sung-ki),

Iklan

Chunhyang

November 21, 2011 3 komentar

Waktu hendak nonton film ini, saya sama sekali belum familiar dengan cerita  . Saya hanya tertarik nonton karena covernya terlihat cukup menarik (provokatif? :)) dengan embel-embel label penghargaan pula.

Film  , diangkat dari cerita rakyat Korea yang sangat terkenal. Dikisahkan, di Namwon, tinggallah Chunhyang gadis cantik seorang anak gisaeng (perempuan penghibur) dan karenanya, statusnya dalam masyarakat tak terlalu baik. Adalah Lee Mongryong, putra gubernur setempat yang masih belia kemudian jatuh cinta pada   dan nekad menikahi   tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Posternya agak provokatif

Posternya agak provokatif

Namun Mongryong (yang memang bisa disebut masih kanak-kanak) kemudian harus meninggalkan   karena orangtuanya pindah dan dia juga harus ikut ujian negara. Selama ditinggal Mongryong ini, kecantikan   menarik hati gubernur yang baru dan berniat mempersuntingnya. Namun  yang cintanya hanya untuk Mongryong, menolak sang gubernur. Karena dianggap membangkang, Chunhyang kemudian diancam hukuman mati.

Mongryong

Mongryong

Di sisi lain, Mongryong akhirnya lulus ujian negara dengan nilai mengagumkan. Ia kemudian ditugaskan raja untuk pergi ke daerah untuk mengontrol para pejabat di daerah dengan menyamar. Ketika ia sampai di Namwon dan mendengar tentang  , ia pun yang kini telah menjadi ‘seseorang’ segera beraksi untuk membebaskan orang terkasihnya.

photo273

Ending bahagia, tentu saja. Karena   adalah sebuah cerita rakyat yang ceritanya tentu saja sudah diketahui ‘semua orang’, tentulah keahlian si pencerita yang kemudian dibutuhkan untuk membuatnya tetap menarik. Dan saya pikir,  berhasil melakukannya.

Gaya penceritaannya unik

Gaya penceritaannya unik

Dengan warna-warna yang indah (tidak hanya tata busana dsb, tapi juga setting alam yang memukau), pemilihan pemain yang pas ( maupun  mampu menampilkan sosok para remaja belia dengan cinta yang menggebu dan nekad:) ) serta gaya penceritaan yang  tak biasa (seolah diceritakan bak sebuah ponsori yang melibatkan seorang pencerita di atas panggung), membuat film ini enak diikuti.

Cast:
– Sung Chunhyang
 – Lee Mongryong
Kim Sung-nyu – Wolmae
Kim Hak-young  – Bangja

Sutradara:
Penulis: Cho Sang-hyun , Kang Hye-yun
Rilis: January 29, 2000
Durasi: 134 min.
Bahasa: Korea

Awards:
Asia-Pacific Film Festival 2000:
– Special Jury Award (Im Kwon-taek)
Cannes Film Festival 2000:
– Nominasi Palme d’Or (Im Kwon-taek)
Hawaii International Film Festival 2000
– Best Feature Film (Im Kwon-taek)
Pusan International Film Festival 2000
– Netpac Award (Im Kwon-taek)
Singapore International Film Festival 2001
– Silver Screen Award
– Best Asian Director (Im Kwon-taek)

Note:
Seperti saya sebutkan di atas, film ini didasarkan pada cerita rakyat Korea yang konon sangat terkenal,   yang berlatar abad 18, berlatar di Provinsi Namwon. Saking terkenalnya kisah Chunhyang ini, di Namwon diadakan acara tahunan, Chunhyang Festival (biasanya diadakan pada bulan Mei).

212831_image2_1

Pada tahun 2010, sutradara Kim Dae-woo, membuat film  ( Bang-ja Story) yang membalikkan cerita klasik  , dimana yang jadi hero justru Bang-ja, pelayan Mongryong. Cerita drama seri, My Sassy Girl Chunhyang, agaknya juga terinspirasi dari cerita   ini.

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar