Arsip

Posts Tagged ‘Han Ye-ri’

Age of Youth

Desember 6, 2016 Tinggalkan komentar

main drama? Pastilah bukan sembarang drama, apalagi tayangnya di TV kabel pula. Itulah yagn terlintas di pikiran saya ketika mendengar kabar tentang pembuatan drama ini. adalah salah satu aktris favorit dan selama ini lebih dikenal sebagai aktris film dengan film-film yang selektif. Di tambah lagi semakin kesini saya semakin tertarik mengikuti drama-drama tayangan TV kabel karena kebanyakan punya cerita dan plot yang tidak mainstream.
age-of-youth-19
Age of Youth berkisah tentang 5 cewek yang tinggal di kos-kosan a bernama Belle Epoque. Pertama adalah Yoon Jin-myung ( ), mahasiswa senior yang tak lulus-lulus karena kebanyakan cuti untuk bekerja. Jin-myung berasal dari keluarga miskin, dan seolah sudah jatuh tertimpa tangga. Karena selain harus bekerja keras untuk membayar biaya kuliah,  juga membiayai pengobatan adiknya yang sudah koma bertahun-tahun. Keadaan itu menempanya untuk menjadi sosok yang selalu berusaha mengandalkan diri sendiri. Karenanya, ketika ada lelaki baik  rekan kerjanya, Park Jae-wan, yang menawarkan cinta kepadanya, ia justru menjaga jarak.

age-of-youth-8

Han Ye-ri sebagai Yoon sunbae

age-of-youth-17

Yoon Park, ehm 😛

Kang Yi-na punya paras cantik dan badan bagus. Sebuah insiden yang nyaris merenggut nyawanya membuat ia merasa hidupnya tak berarti. Dengan kecantikan yang dimilikinya, Yi-na kemudian menggunakannya untuk menggaet para lelaki kaya hidung belang dan hidup berfoya-foya. Ketika melihat Jin-myung yang harus mati-matian bekerja untuk bertahan hidup, Yi-na pun terusik. Di tambah lagi pertemuannya dengan seorang lelaki paruh baya berwajah sedih, perlahan membawa perubahan pada dirinya.

age-of-youth-13

Kang Yi-na yang nakal tapi baik

age-of-youth-14
Jung Ye-eun adalah cewek girlie dan bermulut nyinyir. Ia sangat membanggakan hubungannya dengan pacarnya yang tampan. Meski begitu, sebenarnya ia inferior. Dibalik kehidupan cintanya yang terlihat harmonis, sebenarnya pacarnya memperlakukannya dengan buruk. Tapi Yi-eun dengan bodoh tetap berusaha mempertahankan hubungannya.

age-of-youth-2

Ye-eun yang inferior

age-of-youth-11

Song jI-won yang tomboy

Song Ji-won () adalah gadis tomboy dan tak punya malu. Ia selalu terobsesi ingin punya pacar, tapi cowok-cowok selalu dibuat ilfil karena sikapnya. Namun di balik karakter asalnya, Ji-won sebenarnya seorang teman yang paling peka dan juga berpikiran  paling bijaksana.

age-of-youth-1

Si culun Yoo Eun-jae

age-of-youth-12
Penghuni terakhir adalah Yoo Eun-jae, mahasiswa baru dari daerah yang polos dan culun. Eun-jae adalah gadis manis, tapi diam-diam menyimpan rahasia masalalu yang kelam terkait kematian ayahnya.
age-of-youth-6
Disajikan dalam 12 episode, penonton diajak mengikuti kehidupan mereka berlima. Mungkin tak sepenuhnya seperti judulnya yang terkesan ceria, cerita drama ini justru agak muram dan sedikit berbau misteri. Tapi jangan khawatir, karena nuansa anak mudanya tetap kuat kok, dunia kos-kosan dan kampus yang terasa realistis. Ceritanya terasa kontemplatif, tapi tetap disajikan dengan ringan dan menghibur. Ditambah lagi misterinya juga tidak gelap-gelap amat, dan dikupas dengan rapi dari episode per episode sehingga membuat penasaran. Eksplorasi masing-masing karakter juga terasa berimbang, semua karakter mendapat ekslplorasi karakter yang cukup sehingga karakternya terasa jelas. Apalagi, masing-masign karakter memang punya kekhasannya sendiri sehingga terasa lovable.
age-of-youth-18

age-of-youth-22

Akting nangis Han Ye-ri yang beberapa kali membuat saya ikut menangis 😛

Dari segi akting, menurut saya semuanya berakting dengan bagus. Meski pada beberapa bagian, Han Seung-Yeon yang jadi Yi-eun tidak selalu berhasil ketika harus menunjukkan emosi mendalam. ? Jangan ditanya lah. Beberapa kali saya dibuat ikut mau menangis setiap kali ada adegan dia menangis. Menurut saya dia sangat berhasil memerankan sosok Senior Yoon, yang tough dan penuh harga diri dengan sangat baik. Meski di sisi lain, menurut saya karakternya di sini agak terlalu depresif, tapi masalahnya lebih pada cerita saya kira. Patut diacungi jempol juga pemain yang lainnya, yang sempat membuat saya agak underestimate karena tak familiar dengan mereka dan beberapa berlatar idol. Tapi ternyata tidak. Ryu Hwa-Young sangat bagus memerankan Kang Yi-na yang bitchy tapi juga tetap simpatik,  sebagai Song Ji-won yang agak freak dan tak tahu malu dan Park Hye- soo sebagai Eun-jae yang culun.

age-of-youth-23
Dan yah, drama ini memang female centered, tapi juga tetap melibatkan cowok kok, dan lumayan cakep-cakep. Favorit saya sih Yoon Park, yang jadi Park Jae-won. Sleain karakternya di sini juga keren dan manly, wajahnya juga sangat enak dilihat. Hihi…
Overall, Good drama!

Cast:
– Yoon Jin-myung
Han Seung-Yeon – Jung Ye-eun
– Song Ji-won
Ryu Hwa-Young – Kang Yi-na
Park Hye-Soo – Yoo Eun-jae

Yoon Park – Park Jae-wan
Ji Il-joo – Ko Doo-young
Shin Hyun-soo – Yoon Jong-yeol (sunbae)
Son Seung-won – Im Sung-min
Choi Duk-Moon – Oh Jong-Gyoo (ahjussi)
Min Sung-Wook – manajer restoran
Yoon Jong-hoon – Seo Dong-joo
Moon Sook – ibu kos

Judul: Age of Youth / Chungchoonshidae (청춘시대)
Sutradara: Lee Tae-Gon
Penulis: Park Yeon-Sun
Tayang: JTBC, 22 Juli – 27 Agustus 2016
Episodes: 12
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Iklan

The Hunt

Oktober 18, 2016 2 komentar

Di sebuah pegunungan terpencil bekas pertambangan, seorang nenek menemukan bongkahan emas. Ia kemudian melaporkan ke kantor polisi terdekat. Park Dong-geun (), polisi setempat kemudian datang untuk memeriksa. Dibutakan oleh ketamakan, ia mengelabui si nenek bahwa itu hanya batu biasa sementara ia diam-diam memanggil saudara kembarnya untuk melakukan survey emas.
the-hunt1
Saudaranya kemudian datang bersama serombongan orang-orang yang memiliki kepentingan yang sama. Si nenek yang mengetahui dirinya ditipu, merasa marah dan mengatakan bahwa tanah itu adalah milik putranya. Ketika terjadi perdebatan, terjadi insiden si nenek jatuh dan luka parah.
the-hunt

the-hunt3
Moon Ki-sung () adalah lelaki tua berambut putih yang sering terlihat di sekitar gunung. Dulunya ia adalah penambang emas di tempat itu. Rekan baiknya, Kim Joong-hyun, adalah anak si nenek yang meninggal karena kecelakaan ketika menambang. Rekannya ini meninggalkan seorang putri yang mengalami keterbelakangan mental, Kim Yang-soon (). Untuk menebus rasa bersalahna, Ki-sung ikut merawat Yan-soong.
the-hunt0

the-hunt5
Ketika melihat kelompok Park, Ki-sung merasa curiga dan berusaha mengagalkan rencana jahat mereka. Baku tembak di tengah belantara pun tak terhindarkan.
the-hunt4
Saya penasaran sama film ini karena bintangnya adalah para aktor papan atas dan saya sukai, terutama dan . Premis ceritanya sendiri cukup menarik, tentang keserakahan manusia dengan penekanan pada action-nya yang memang cukup intens dari awal sampai akhir, tapi entah kenapa menurut saya kok kurang gregetnya. Balutan drama dan twistnya sebenarnya cukup menarik juga, tapi lagi-lagi menurut saya kurang greget. Dari segi akting menurut saya sih semuanya main dengan pas. terlihat karismatis sebagai si kakek misterius, begitu meyakinkan sebagai gadis yang mengalami keterbelakangan mental dan juga terlihat jahat sebagai sosok antagonis, meski karakter kembar yang dimainkannya tidak terlalu berarti secara cerita. Dan ya itu tadi, ada sesuatu dalam film ini yang terasa kurang greget. Tapi nggak buruk kok, tetap layak tonton

Cast:
– Moon Ki-Sung
– Park Dong-Geun
– Kim Yang-Soon
– Maeng Joon-Ho
– Detective Squad Chief Son
Park Byung-Eun – Kwak Jong-Pil
Ye Soo-Jung – nenek
Jin Seon-Kyu – Kim Joong-Hyun (ayahnya Yang-Soon)

Judul: The Hunt/ Sanyang (사냥)
Sutradara: Lee Woo-Chul
Produser: Kim Han-Min
Rilis: 29 Juni 2016
Durasi: 93 menit
Distributor: Lotte Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

South Bound

Juli 24, 2016 Tinggalkan komentar

Choi Hae-kab () adalah seorang ‘kiri’. Ia selalu apatis terhadap segala sesuatu yang berbau pemerintah dan tak pernah takut untuk berbeda. Julukannya adalah Choi Guevara. Ia menikah dengan An Bong-hee yang selalu seideologi dengannya. Juga seorang bapak dari tiga orang anak: Choi Min-ju (), Choi Na-ra dan Choi Na-rae. Setelah rumahnya disita, ia dan keluarganya pindah ke kampung halamannya di sebuah pulau kecil, Deul, yang sedang dalam sengketa.

South_Bound_2

Choi si Pembangkang

Kim Ha-soo, adalah orang sekampung halamannya yang sudah sukses jadi anggota dewan. Dan khas orang sukses yang lupa daratan, ia menjadi politisi yang tamak. Ha-soo berniat hendak menjual pulau kepada investor. Orang-orang pulau disuruh pindah dan hanya beberapa yang tersisa. Tentu bukan Choi namanya kalau mau saja disuruh pindah. Dengan kenekadan dan kekeras-kepalaannya serta dukungan keluarga dan segelintir orang yang peduli, ia berusaha untuk menentang proyek Ha-soo dan menolak penggusuran. Menambah seru cerita adalah dengan adanya dua orang agen rahasia yang ditugaskan untuk mengawasi gerak-gerik Hae-kap karena ideologi kirinya.


Ambisius, bisa dibilang demikian karena film ini mengangkat isu berbau sosialisme dan aktivisme. Tapi tenang saja film ini dikemas dengan begitu cair dan dipenuhi unsur komedik yang membuatnya terasa ringan dan menghibur, tapi tetap mengharukan dan berisi dengan pesan moral yang jelas. Di samping itu, karakter-karakternya juga menyenangkan. Jika biasanya sosok martir digambarkan berjuang dalam kesendirian, tidak dengan sosok Choi yang selalu didukung penuh oleh keluarganya yang begitu pengertian dan lovable. Menyenangkan rasanya melihat istri Choi yang tak pernah mengeluh meski hidup kekurangan alih-alih selalu percaya pada Choi. Pun anak-anak Choi yang menikmati saja apapun keputusan ayahnya.

South_Bound_1

Love this family 😀

Mungkin agak terkesan terlalu manis, tapi sebenarnya juga tidak karena sosok-sosok keluarga Choi cukup realistis. Tentu semua itu tak lepas dari akting para pemerannya. seperti biasa, bermain dengan apik sebagai si rebel Choi. Selain itu juga ada nama , Oh Yeon-su, dan juga aktor cilik Baek Seung-hwan (Choi Na-ra) dan Park Sa-rang (Choi Na-rae). Semuanya memerankan karakternya dengan pas. Worth to watch!
South_Bound_6
Note:
Merupakan remake dari film Jepang (tahun 2007) dengan judul yang sama.

Cast:
– Choi Hae-kab
Oh Yeon-Su – An Bong-hee
Baek Seung-Hwan – Choi Na-ra
Park Sa-Rang – Choi Na-rae
– Choi Min-joo

– Man-deok
Joo Jin-mo – Agen 1
Jung Moon-sung – Agen 2
– Guru Kim
Jeon Su-ji – Guru Oh
Lee Do-kyung – Kim Ha-soo
Song Sam-dong – Polisi Kwon
– Ra Mi-ran (cameo)
– anggota klub (cameo)

Judul: South Bound/ Namjjeukeuro Twieo (남쪽으로 튀어)
Sutradara: Yim Soonrye
Penulis: Hideo Okuda (novel), Lee Gye-Byeok, Na Hyeon, Choi Moon-Suk, Kim Yun-Seok
Produser: Kim Bo-Ram
Siinematografi: Jo Yong Gyu
Rilis: 7 Februari 2013
Durasi: 121 menit
Distributor: Lotte Entertainment
Bahasa/Negara: Korea/Korea Selatan

pics credit to asianwiki.com

Haemoo

Maret 27, 2015 Tinggalkan komentar

Korea tahun 1998. Kang ( ), adalah kapten kapal penangkap ikan dengan 5 anak buah, Dong-sik () anak muda yang cenderung lugu dan lembut, Wan-ho si penjaga mesin yang kebapakan, Chang-wook pemuda yang terobsesi untuk having sex, Ha-young yang agresif dan Kyung-koo yang family man.
hm0
Di tengah krisis ekonomi, didera banyak hutang dan nyaris bangkrut, pemilik kapal berniat menjual kapal yang dikomandoi Kang. Namun Kang, yang tak punya harapan lain selain di kapal, berusaha bertahan. Ia pun berubah haluan dengan menerima pekerjaan ilegal: menyelundupkan imigran gelap yang hendak masuk ke Korea Selatan. Meski merasa berat, para anak buahnya menerima pekerjaan itu demi mencari nafkah.
hmw
Klien pertama mereka adalah segerombolan imigran dari China keturunan Korea yang hendak mencari penghidupan yang lebih baik di Korea Selatan. Di antara mereka adalah seorang perempuan muda bernama Hong-mae ( ) yang terjatuh dan nyaris tenggelam ketika menaiki kapal. Dong-sik yang menolongnya kemudian jatuh cinta kepadanya. Di sisi lain, Wan-ho juga blingasatan karena ada perempuan di kapalnya.
hmbc
Tapi ini bukanlah semata cerita tentang cinta, karena film kemudian akan fokus pada kehidupan di atas kapal penyelundup itu, mengarungi lautan yang kadang disergap kabut. Kang dan anak buahnya yang tak punya pengalaman apa-apa soal menyelundupkan manusia harus berusaha tegas ketika didebat para imigran yang merasa diperlakukan tak manusiawi. Lalu bagaimana juga mereka harus menghindari para petugas patroli.

Hingga… sebuah horor mengerikan terjadi dan Kang pun harus mengambil keputusan logis, demi bertahan hidup.

Sejak awal, meskipun menyodorkan dua nama aktor muda yang bisa membuat berekspektasi (terutama  tentu saja, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pangeran drama), tapi saya sudah menduga bahwa ini pastilah bukan film drama semanis gulali. Apalagi film ini melibatkan nama  (, , ) dan , yang terkenal dengan film-film serius dan cenderung gelap. Dan yah, memang demikianlah film ini. Seperti judulnya, Sea Fog.
hmq
Film ini mencoba menggambarkan kehidupan para kelas pekerja yang keras dan bagaimana mereka kadang dipaksa oleh keadaan untuk membuat keputusan-keputusan ‘kejam’ dan terkesan ‘jahat’ demi bertahan hidup. Mungkin agak sedikit annoying dengan tingkah para ABK (terutama Chang-woo) yang seperti maniak. Tapi saya pikir hal itu bisa dipahami, karena mereka, para lelaki ini, harus menghabiskan hampir seluruh waktunya di laut dengan kehidupan yang begitu-begitu saja yang pastinya sangat menjemukan. Ke-harsh-an film akan diimbangi dengan cinta yang lembut antara Hong-mae dan Dong-sik dan saya pikir, proporsinya cukup pas.

Dari segi akting,  yang berperan sebagai Dong-sik, mendapat banyak apresiasi berkat perannya di sini. Bagi yang sudah sering melihat aktingnya di layar kaca (harus saya akui dia memang cukup berbakat), sebenarnya akting dia di sini tidak bisa dibilang sangat istimewa. Namun saya cukup mengapresiasi pilihannya untuk mulai terjun ke dunia layar lebar dan dimulai dari film yang berkelas seperti ini. Saya pikir itu adalah langkah lanjutan yang bagus untuk karir dia di dunia akting. Yah, dunia drama Korea tidaklah buruk, tapi seringkali terlalu banyak pengulangan dan tak jarang justru membuat seorang aktor terjebak pada peran yang begitu-begitu saja. (sebagai contoh, Lee Min-ho, misalnya). Kenyataan bahwa  mengawali terjun ke dunia entertainment dari panggung idol, menambah apresiasi saya.

Debut Park Yoo-chun di layar lebar. Not bad :)

Debut Park Yoo-chun di layar lebar. Not bad 🙂

Untuk aktor lain; , tentu tak ada yang perlu diragukan dengan kemampuan aktingnya yang memang bisa dibilang spesialis peran-peran ‘gelap’ seperti ini. Sementara ? Yah, setelah melihat aktingnya yang mengesankan di film , saya merasa dia akan selalu cocok berperan di jenis film apa saja dan berharap ke depan dia akan lebih banyak mendapat peran utama.

Note:
Saya baca di internet, konon, awalnya  yang ditawari untuk memerankan Dong-sik, tapi dia nggak bisa karena sedang wajib militer. Tentu saya  cukup bagus, tapi saya bisa membayangkan kalau  yang memerankan karakter Dong-sik sepertinya akan sangat pas juga dan rasanya lebih cocok dengan yang sama-sama punya wajah innocent. Hihi.., belum rejeki dia lah 🙂

Cast:
 – Kapten Kang
 – Dong-Sik
 – Hong-mae

Lee Hee-joon – Chang-wook
Moon Sung-geun – Wan-ho
Kim Sang-ho – Ho-young
Yoo Seung-mok – Kyung-koo

Jung In-Gi – Oh-Nam (imigran)
Jo Kyung-Sook – Yool-Nyeo (imigran)
Gu Ji-bong – pemilik kapal
Kwon Byung-gil – Det. Noh
Park Moo-young – istri Kang
Ye Soo-jung – ibunya Dong-sik
Yoon Je-moon – Polisi Laut Kim
Kim Young-woong – Gil-soo

Judul: Haemoo / Sea Fog (해무)
Sutradara: Shim Sung-Bo
Penulis: Shim Sung-Bo,
Produser:
Rilis: 13 Agustus 2014
Durasi: 111 menit
Distributor: Next Entertainment World
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

Awards:
Blue Dragon Film Awards  2014:
– Best New Actor ()
– Best Art Design

Daejong Film Awards 2014:
– Best New Actor ()

Korean Association of Film Critics Awards 2014:
– Best New Actor ()

Film festival:
– Toronto International Film Festival  2014 – Gala Presentations *International Premiere
– Vancouver International Film Festival  2014 – Dragons and Tigers
– Fantastic Fest 2014 *U.S. Premiere
– San Sebastian International Film Festival  2014 – Official Selection
– Busan International Film Festival 2014 – Korean Cinema Today: Panorama
– Hawaii International Film Festival 2014 – Spotlight on Korea *Hawaii Premiere
– Marrakech International Film Festival 2014 – Films in Competition

Kundo: Age of the Rampant

November 17, 2014 Tinggalkan komentar

Ada beberapa hal yang membuat saya penasaran dengan film ini. Pertama tentu ulasannya yang cukup santer di internet bahkan sejak masa-masa produksi. Kedua tentu adalah jajaran pemain utamanya:  dan . Dan ketiga adalah genrenya yang kolosal. Meski saya tak terlalu suka film action, tapi film-film kolosal adalah pengecualian. Karena selain bagbigbug berantem, biasanya dilatari sinematografi yang indah.
kundo
Cerita berlatar pada masa dinasti Joseon, masa ketika para pejabat pemerintah sangat tamak dan korup sementara rakyat jelata hidup miskin dan menderita. Di tengah segala kekacauan itu,  terbentuklah sekelompok petarung yang menamakan diri Kundo, yang kemudian membangun komunitas kecil nan damai di Gunung Jiri. Kundo berusaha melawan kesewenang-wenangan para penguasa, merampas harta benda mereka dan membagi-bagikannya kepada masyarakat miskin.

Dalmuchi, si tukang daging yang kemudian bergabung dengan Kundo

Dalmuchi, si tukang daging yang kemudian bergabung dengan Kundo. Ha Jung-woo selalu berakting maksimal.

Dolmuchi () adalah seorang tukang daging, yang kastanya dianggap sebagai salah satu kasta terendah. Ia tinggal bersama ibu dan adik perempuannya. Suatu hari, Dolmuchi diminta oleh seorang bangsawan majikannya untuk membunuh seorang perempuan hamil. Bangsawan itu adalah Jo Yoon (), anak dari gundik ayahnya. Jo Yoon memiliki bakat bermain pedang yang luar biasa dan selalu khawatir kalau posisinya sebagai pewaris kekayaan ayahnya terancam, karenanya berusaha melakukan segala hal untuk mempertahankannya. Ketika Dolmuchi tak sanggup melakukan perintahnya, Dolmuchi pun disiksa dan rumahnya dibakar hingga adik dan ibunya tewas.

Kang Dong-won yang cukup meyakinkan menjadi si penjahat bengis.

Kang Dong-won yang cukup meyakinkan menjadi si penjahat bengis.

Marah dan dendam, Dolmuchi kemudian diajak bergabung dalam Kundo dan bersama-sama memerangi Jo Yoon dan prajuritnya yang super kejam.

Han Ye-ri yang sayangnya cuma dapet peran kecil :(

Han Ye-ri yang sayangnya cuma dapet peran kecil 😦

Demikian juga Kim Kktot-bi..

Demikian juga Kim Kktot-bi..

Yah, yah…seperti umumnya rumus cerita film sejenis: kebaikan melawan kejahatan. Daya tarik film seperti ini memang bukan pada ceritanya, tapi lebih pada adegan-adegannya, tata artistik dan visual efeknya. Dan saya pikir, film ini mampu menyajikan semua itu dengan baik. Dan meski ceritanya sendiri mudah ditebak, tapi karakter-karakternya tidaklah kering. Ha Jung-woo bermain total sebagai Dolmuchi si rakyat jelata, demikian halnya dengan Kang Dong-woon yang berani mengambil peran berbeda sebagai si super jahat, Jo Yoon. Ada juga Lee Kyoung-young, si pendeta dan Yoon Ji-hye, satu-satunya pendekar perempuan di Kundo.

Cowboy-cowboy-an ala Korea :D

Cowboy-cowboy-an ala Korea 😀

Dan meski ceritanya cukup serius, tapi ada nuansa komedik dari film ini yang seolah memparodikan film cowboy Amerika melalui musik dan pengenalan karakter-karakternya. Overall ini adalah film yang sangat memuaskan. Jikapun ada hal yang membuat saya agak kecewa adalah munculnya nama ‘besar’ yang tadinya cukup membuat saya berekpektasi (, dan ), sayangnya ternyata hanya memainkan peran yang tak singkat yang tak terlalu berarti (entah apa maksud sang sutradara, mendongkrak nama dan pasar? 😦 ). Whatever, seru, kok!

Cast:
 – Dolmuchi
 – Jo Yoon
 – Ttaeng-choo
Lee Sung-min – Dae-ho, leader of the band
Jo Jin-woong – Lee Tae-ki, a thief who used to be an aristocrat
Ma Dong-seok – Tianbao
Yoon Ji-hye – Ma-hyang
 –  ibunya Dolmuchi
– Gok-ji (adik Dolmuchi)
 – Jo Seo-in
– Jung-shim

Judul: Kundo: Age of the Rampant (Kundo: Min-ran-eui Si-dae/ 군도: 민란의 시대)
Sutradara: Yoon Jong-bin
Produser: Yoon Jong-bin, Yoo Jeong-hun
Penulis: Jeon Cheol-hong
Cerita: Yoon Jong-bin
Musik: Jo Yeong-wook
Sinematografi: Choi Chan-min
Editing: Kim Sang-beom, Kim Jae-beom
Distributor: Showbox/Mediaplex
Rilis: 23 Juli 2014     
Durasi: 137 menit
Negara/Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Awards:
Buil Film Awards:
– Best Music
– Nominasi: Best Supporting Actress (Yoon Ji-hye), Best Cinematography, Best Art Direction

Commitment

Oktober 6, 2014 Tinggalkan komentar

Myung-hoon () dan adiknya () tertangkap ketika hendak menyeberang ke Korea Selatan menyusul ayah mereka, yang sebenarnya sudah meninggal. Myung-hoon pun kemudian diberi pilihan jika ingin tetap hidup bersama adiknya, menjadi mata-mata ke Korsel. Dan itulah yang ia lakukan. Dan kelak, ketika misinya sudah selesai, bisa kembali dan berkumpul dengan adiknya.
comitment
Myung-hoon kemudian diambil anak oleh suami istri yang ternyata pengedar narkoba dan didaftarkan ke sekolah menengah terdekat, diganti nama menjadi Tae-woo. Disana, ia bertemu dengan Hye-in ( ), seorang cewek yang terobsesi menjadi penari dan selalu di-bully teman-temannya. Dan seperti kebanyakan cerita tentang para tokoh utama, Myung-hoon menolong Hye-in dan mendapat simpati si gadis.
cmtmnt
Tapi tentu saja, Myung-hoon tak bisa hidup sebagai ‘orang normal’ karena dia harus menjalankan tugasnya sebagai mata-mata, yang seringkali harus melibatkan membunuh orang-orang.

Saya menonton film ini karena penasaran sama akting  dan . Saya cukup terkesan setelah menonton akting  di . Dan ? Ya saya menyukainya karena dia tidak seperti kebanyakan artis Korea dengan ‘kecantikan sempurna’ sehingga kualitas aktingnyalah yang harus selalu ditonjolkan. Sementara mengenai ceritanya sendiri, sejak membaca sinopsisnya saya memang tidak terlalu banyak berharap. Dan untunglah karena memang film ini menurut saya sama sekali tak istimewa.
cmtmn7
Mungkin dari segi teknik visual dan adegan-adegan action-nya cukup sempurna, tapi ceritanya sendiri menurut saya sangat bertabur klise. Pertama perkenalannya dengan Hye-in dengan aksi sok heroiknya menjadi sang penyelamat si gadis tertindas. Oke, meskipun klise tapi saya bisa sedikit menerima. Yang saya tak habis pikir kenapa para cowok-cowok itu tega membully seorang cewek lemah begitu? Saya pikir sepreman-premannya cowok, akan mikir dua kali untuk ‘menindas’ cewek.

Peran yang tak terlalu berarti

Peran yang tak terlalu berarti dari Kim You-jung

Kedua, adalah karakter si tokoh utama: superhero tampan, keren dengan tunggangan motor gede, mendapatkan simpati seorang gadis, pandai berkelahi… dan kenapa juga lebih banyak orang harus mati karena dirinya padahal niatnya adalah ingin menyelamatkan seseorang: adiknya? Dan seperti kebanyakan film tentanya spy dari Korut, ia kemudian dikhianati dan harus balik melawan orang yang memerintahkannya.  Whuaah… really bored! 😦 Tak ada yang salah dengan akting para pemainnya, tapi kekurangan utama film ini saya pikir adalah pada ceritanya.

Cast:
 – Ri Myung-hoon
 – Lee Hye-in
  – Ri Hye-in
Yoon Je-Moon -Cha Jung-min
Cho Seung-ha – Moon Sang-chul
Park Sung-woong – ayah Myung-hoon
Um Tae-goo – cowok belagu

Judul: Commitment/ Alumni/Dongchangsaeng (동창생)
Sutradara: Park Hong-Soo
Penulis: Kim Soo-Young, Park Hong-Soo
Produser: Choi Ji-Yoon
Sinematografi: Kim Ki-Tae, Park Hee-Joo
Rilis: 6 November 2013
Durasi: 113 menit
Distributor:Showbox/Mediaplex
Bahasa/ Negara: Korea/Korea Selatan

As One

Januari 20, 2014 Tinggalkan komentar

Menjelang kejuaraan dunia tenis meja di Jepang tahun 1991, karena baik tim tenis meja Korea Utara maupun Korea Selatan selalu kalah, akhirnya dicetuskanlah ide mempersatukan dua tim. Anggota tim putri Korsel digawangi oleh Hun Jung-hwa () dan pihak Korut oleh Lee Boon-hee ().

As One-1

Meski harus bersatu menjadi satu tim, tapi itu bukan hal yang mudah. Kedua tim terlanjur dilekati berbagai stigma negatif satu sama lain. Selisih paham, debat kusir pun mewarnai hari-hari latihan mereka. Hingga perlahan, mereka saling mengenal satu sama lain dan persahabatan pun terjalin. Mampukah mereka memenangkan pertandingan?

As One:Korsel+Korut.

As One:Korsel+Korut.

Didasari kisah nyata, ini adalah sebuah film yang cukup mengharukan tentang persahabatan dari dua negara yang dipisahkan oleh ideologi politik. Dan mungkin juga impian bagi kedua warga Korea: bersatu sebagai satu bangsa. Hmm, politik memang konyol ya? Setting, akting, alur cerita, semuanya terasa solid, meski ada beberapa bagian yang terkesan terlalu cengeng tapi overall, ini film yang layak ditonton.

Ada Lee Jong-suk buat nyegerin mata, hihi.

Ada Lee Jong-suk buat nyegerin mata, hihi.

Cast:
_ Hyun Jung-hwa
– Lee Boon-hee
– Yeon-jung
– Soon-bok
Oh Jung-se – Doo-man
– Pelatih Lee
– Chou Jong-suk
Kim Eun-soo – Jo Nam-poong

Judul: As One/ Korea (코리아)
Sutradara: Moon Hyun-Sung
Penulis: Yoo Young-A, Kwon Sung-Whee
Produser: Lee Soo-Nam, Kim Ji-Hoon, Lee Han-Seung, Byul Jong-Eun
Rilis: May 3, 2012
Durasi: 127 min.
Bahasa/Negara: Korea/Korea Selatan

Awards:
BaekSang Arts Awards 2013: Best New Actress ()

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar