Archive

Posts Tagged ‘Gong Yoo’

The Age of Shadows

Berlatar tahun 20an, ketika Korea masih di bawah penjajahan Jepang. Lee Jung-Chool () adalah mantan pejuang kemerdekaan, tapi sekarang justru bekerja sebagai polisi Jepang. Ia ditugaskan untuk menggagalkan aksi sebuah kelompok pejuang kemerdekaan di bawah pimpinan Kim Woo-jin ().
The Age of Shadows_1

The Age of Shadows_5
Dengan menyembunyikan identitas masing-masing, tapi sebenarnya juga mengetahui identitas masing-masing, Jung-chool dan Woo-jin kemudian menjalin ‘persahabatan.’ Jung-chool yang secara nurani masih bersimpati pada perjuangan, kemudian membantu Woo-jin dan kelompoknya. Namun ada rekannya, Hashimoto, yang menaruh curiga dan terobsesi untuk menangkap Kim Woo-jin.
The Age of Shadows_2

The Age of Shadows_4
Setelah era gangster dan crime, agaknya film bertema kolonialisme Jepang sedang menjadi tren perfilman Korea. Mungkin ini  menyusul film bertema serupa yang sangat sukses sebelumnya, . Dan sekilas, memang napas film ini sedikit mirip dengan . Demikian juga dengan sinematografinya. Jujur sih, mungkin karena saya bukan orang Korea, dan film ini agak berbau nasionalisme, sehingga rasanya tidak punya keterikatan khusus pada ceritanya. Saya menonton film ini lebih karena jajaran cast-nya, terutama yang seolah selalu menjadi jaminan film bagus. Apalagi kemudian untuk film ini, dia diganjar sebagai aktor terbaik (haha, aneh rasanya karena sepertinya setiap tahun dia mendapat penghargaan serupa).

Selain itu, juga ada nama-nama yang cukup familiar seperti , , dan . Dan memang harus diakui sih, Song memang bermain bagus (selalu sih) di sini. Ia mampu menampilkan sosok Lee Jung-chool yang terkesan pengecut tapi juga penuh dilema. Sementara untuk , bermain bagus juga, hanya saja, entah kenapa, kurang karismatis. Bahkan rasanya jauh lebih karismatis dengan sosok yang diperankan dan yang secara peran di sini, sebenarnya mendapat porsi lebih kecil. Saya nggak tahu, tapi sepertinya karakter-karakter serius tidak terlalu membuat akting bersinar (saya sudah melihat akting yang sama di film-filmnya yang lain). Berbeda ketika dia berperan dalam film atau drama romantis. Sementara , biasa saja seperti biasa, he. Akting lainnya yang cukup mencuri scene adalah Um Tae-goo, sebagai Hashimoto yang ambisius.

Cast:
– Lee Jung-Chool
– Kim Woo-Jin
– Yun Gye-Soon
Um Tae-Goo –  Hashimoto
Shingo Tsurumi – Higashi
– Jung Chae-san
– Jo Hwe-ryung
Heo Sung-Tae – Ha Il-soo
Kim Dong-Young – Heo Chul-joo
– Joo Dong-sung
– Kim Ja-ok
Go Joon – Shim Sang-do
Kwon Soo-Hyun – Sun-gil
Choi Yu-Hwa – Kim Sa-hee
Foster Burden – Ludvik

Judul:The Age of Shadows / Secret Agent / Miljung (밀정)
Sutradara: Kim Jee-Woon
Penulis: Lee Ji-Min, Park Jong-Dae, Kim Jee-Woon
Produser: Kim Jee-Woon, Choi Jae-Won, Choi Jung-Hwa
Sinematografi: Kim Ji-Yong, Kim Jae-Hong
Rilis: 7 September  2016
Durasi: 140 menit
Distributor: Warner Bros.
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

 Awards
– Daejong Film Awards 2016: Best Supporting Actor (Um Tae-Goo), Best Art Design (Jo Hwa-Sung)
– BaekSang Arts Awards  2017: – Best Director (Kim Jee-Woon), Best Actor ()

Train To Busan

November 18, 2016 Tinggalkan komentar

Sebenarnya, saya tak terlalu suka film bergenre fantasi, apalagi fantasi thriller. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya penasaran sama film ini. Pertama, karena sutradaranya, . Saya sudah nonton film debutannya, , yang banyak mendapat apresiasi. Bagi saya yang awam, menurut saya filmnya memang memiliki kekhasan dan idealisme tersendiri, yang menunjukkan kalau sutradaranya tidak membuat film yang sembarangan.
train-to-busan2
Kedua, film ini diputar di ajang  Festival Film Cannes. Yah, saya tahu kalau film-film Korea memang sering masuk di ajang festival ini, tapi biasanya adalah film dari sutradara-sutradara mapan seperti atau . Dan bahwa film dari sutradara yang bisa dibilang ‘baru’ masuk di sini, menurut saya pastilah ada sesuatu darifilmnya.  Ketiga, saya baca ulasan di internet dan banyak yang bilang kalau film ini bagus. Keempat tentu para cast-nya, aktor-aktor yang cukup familiar bagi saya dan cukup saya sukai: , , .
train-to-busan
Seok-woo () adalah seorang warkaholic. Ia nyaris tak pernah punya waktu untuk putrinya semata wayang, Soo-an. Di hari ulang tahunnya, Soo-an ingin ke tempat mamanya (Seok-woo sudah bercerai) di Busan. Mereka pun pergi dengan naik kereta api.
train-to-busan3
Di dalam kereta api, mereka bertemu beberapa penumpang yang lain. Ada sepasang suami istri, Sang-hwa () dan istrinya, Sung-gyeong ( ), yang sedang hamil tua. Ada Youn-gook, remaja SMA dan kawan-kawan sekolahnya yang hendak tanding baseball dan diikuti pacarnya, Jin-hee. Juga ada Yong-suk, lelaki egois dan pemarah.
train-to-busan6

train-to-busan5
Tanpa ada yang tahu, di antara para penumpang, ada seorang perempuan yang terinfeksi virus aneh dan tiba-tiba berubah menjadi zombie. Ia menyerang penumpang lain dan dalam sekejap, penumpang yang terinfeksi berubah menjadi zombie yang ganas dan agresif. Maka penumpang pun kalang kabut untuk menyelamatkan diri. Tidak hanya itu, karena virus zombie ini juga ternyata menyerang di seluruh kota sehingga kereta api tak bisa berhenti di stasiun-stasiun yang ada. Satu-satunya tempat yang masih aman adalah Busan. Tapi tentu saja, mereka harus berjuang keras melawan serangan para zombie agar bisa selamat sampai ke Busan. Seok-woo yang karena otak bisnisnya, selalu mementingkan diri sendiri, akhirnya sadar bahwa dalam keadaan sulit, ia harus saling membantu dan bekerjasama.

train-to-busan10
Hehe… sebuah film dengan cerita yang bisa dibilang sangat-sangat simple. Tapi anehnya, tetap bisa menjadi sebuah film yang bagus dan enak dinikmati. Meskipun sepanjang film bisa dibilang isinya cuma chaos, kejar-kejaran sama zombie, tapi mampu mengaduk emosi ketika menontonnya. Melihat zombie-zombie yang terus menyerang dan berteriak kadang terasa menggelikan, di sisi lain juga sangat menegangkan melihat para tokoh utama yang berjuang mati-matian untuk menyelamatkan diri. Dan seperti umumnya film Korea, selalu ada drama yang membuat cerita tidak akan kering dan memberi sentuhan humanis yang mengharukan.  Ada hubungan ayah-anak, suami istri, saudara, kekasih, juga sifat mementingkan diri sendiri manusia ketika dalam kondisi terdesak.
train-to-busan13
Meskipun tidak banyak eksplorasi karakter dari para tokohnya, tapi rasanya cukup bisa memahami karakter-karakter tokohnya, yang menurut saya, tentu tak lepas dari permainan bagus dari para aktornya. Semuanya bermain bagus dan pas,  meski , selalu mencuri scene lewat aktingnya sebagai suami penyayang dan pemberani berbadan kekar.

Menurut saya ini adalah film yang brilian. ‘Sederhana’  tapi juga lengkap. Recommended!

Note:
Film ini merupakan sekuel dari film animasi “Seoul Station” yang juga disutradarai

Cast:
– Seok-woo
– Sung-gyeong
– Song-hwa
Kim Soo-ahn – Soo-an
Kim Eui-sung – Yong-suk
Choi Woo-sik – Young-gook
Ahn So-hee – Jin-hee
Jang Hyuk-jin – Ki-chul
– penumpang gelap (pembawa virus)

Judul: Train To Busan / For Busan / Busanhaeng (부산행)
Sutradara:
Penulis: Park Joo-Suk,
Produser: Lee Dong-Ha, Kim Yeon-Ho
Sinematografi: Lee Hyung-Duk
Premiere: Mei 2016 (Cannes Film Festival)
Rilis: 20 Juli 2016
Durasi: 118 menit
Distributor: Next Entertainment World
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Film Festival:
Cannes Film Festival 2016 – Midnight Screening

Finding Mr. Destiny

September 27, 2016 Tinggalkan komentar

Seo Ji-woo () adalah seorang sutradara panggung musikal. Ia masih belum terlalu berpengalaman dan selalu kerepotan mengurusi dunia panggung yang riweuh. Usianya sudah cukup tua untuk menikah dan karenanya, ayah dan adiknya sangat ingin ia segera menikah. Tapi ketika pacarnya, cowok ganteng yang berprofesi sebagai pilot melamarnya, ia merasa belum siap dan akhirnya putus.
finding-mrdestiny-poster
Ayahnya, yang begitu khawatir dengan putrinya, menemukan buku harian milik Ji-woo yang berisi catatan perjalanannya ke India 10 tahun lalu. Dari buku itu, Sang Ayah tahu kalau Ji-woo masih belum selesai dengan cinta pertamanya dengan lelaki bernama Kim Jang-wook, cowok yang ditemuinya dalam perjalanan ke India. Ayah Ji-woo pun kemudian berusaha membantu Ji-woo mencarikan cinta pertamanya.
finding-mr-destiny0
Han Gi-joon () adalah cowok cupu yang bekerja di sebuah biro wisata. Ia merasa tak bahagia dengan pekerjaannya. Sifatnya yang terlalu jujur, membuatnya sering dimarahi atasannya. Setelah dipecat, ia memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri. Dari sebuah kejadian kebetulan, sebuah ide tercetus: semacam biro jodoh untuk mencari cinta pertama. Dan yah, ketebak kan siapa yang akan jadi pelanggannya?

finding-mrdestniny6

The quirk Han Gi-joon,good acting of Gong Yoo 🙂

Karena Ji-woo adalah pelanggan pertama Gi-joon, Gi-joon pun berusaha keras menemukan Kim Jang-wook. Bersama, keduanya sering bepergian untuk mencari si cinta pertama. Dan yah, seperti biasa, cinta bisa datang karena biasa. Dan itulah yang terjadi.  Gi-joon mulai jatuh hati pada Ji-woo. Ji-woo yang awalnya sebel dengan sikap cupu Gi-joon, akhirnya menemukan sisi menariknya. Dan ketika akhirnya cinta pertama bisa ditemukan, Ji-woo yang selalu menyerahkan cintanya pada takdir, harus membuat keputusan.
finding-mr-destiny8
Takdir, mungkin adalah sesuatu yang harus diputuskan bukan ditunggu. Mungkin itu premis cerita film ini. Ceritanya sih bisa dibilang bukan sesuatu yang baru, tapi dikemas dengan manis dan dibalut unsur komedi yang menghibur. Dan tentu tak lepas juga dari permainan bagus kedua cast-nya, dan yang mampu memerankan karakter-karakter mereka dengan begitu pas. Recommended.

Cast:
– Seo Ji-woo
– Han Gi-joon

Cheon Ho-Jin – Seo Dae-ryung (ayah Ji-woo)
– Seo Ji-hye (adik Ji-woo)
Jeon Su-Kyeong – Soo-kyung
Ryu Seung-Soo – abang iparnya Gi-joon
– Choi Ki-jang (eks pacar Ji-woo)
Kim Moo-yul – pegawai maskapai
– Woo-Hyung (asisten Ji-woo)
-kakanya  Gi-joon

Judul: Finding Mr. Destiny/ Kim Jong-Ok Chatgi (김종욱 찾기)
Sutradara: Chang You-Jeong
Penulis: Lee Kyung-Ui
Produser: Min Jin-Soo, Min Kyu-Dong
Sinematografi: Lee Hyung-Duk
Rilis: 9 Desember 2010
Durasi: 112 menit
Produksi: Soo Film
Distributor: CJ Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Silenced

April 8, 2014 Tinggalkan komentar

Kang In-ho () baru mendapat pekerjaan untuk mengajar di sebuah sekolah luar biasa bagi anak-anak penyandang tuna rungu, Mujin. Ia diterima bekerja di sana atas rekomendasi dari profesornya, Prof. Gim, yang memiliki koneksi dengan Kepala Sekolah Mujin. Kepala Sekolah Mujin adalah lelaki kembar identik, dimana saudara kembarnya bekerja  di bagian admin sekolah. Ia dikenal sebagai orang yang terhormat. Memiliki koneksi orang-orang terkenal, dermawan, Kristen yang taat.

Kang In-ho

Kang In-ho

Pertama kali mengajar, In-ho sudah menemukan berbagai keanehan di kelasnya. Beberapa muridnya bertingkah aneh, seperti ketakutan. Waktu berikutnya, In-ho melihat rekan gurunya, Park, dengan kasar memukuli seorang murid lelaki hingga babak belur dan guru-guru lain membiarkannya. Tak hanya itu, ia juga mendegar teriakan murid perempuan di kamar mandi dan melihat kepala asrama, menyiksa murid perempuan.

Silenced-009

Setelah membawa berobat seorang anak ke rumah sakit, akhirnya In-ho mendengar pengakuan si anak. Mereka mendapat pelecehan seksual dari Kepala Sekolah dan kembarannya, juga dari guru Park. In-ho pun merasa terusik dan dengan dibantu teman barunya, seorang pekerja HAM ( ), In-ho membawa hal itu ke pengadilan. Tapi tentu saja itu bukan hal yang mudah, karena Kepala Sekolah adalah orang yang berkuasa. In-ho juga dihadapkan pada posisi sulit karena pekerjaannya terancam, sementara dia harus menghidupi anaknya. Tapi tentu saja, siapa yang bisa diam saja melihat hal seperti itu di depan mata?

silenced
Well, sebuah film yang cukup mengaduk-aduk emosi. Apalagi konon film ini terinspirasi dari kisah nyata. Rasanya ikut sedih, marah, kecewa dan frustrasi bagaimana hukum bisa dengan mudah dipermainkan oleh mereka yang punya uang. Dan hal itu terjadi di mana-mana, bukan? Dari segi alur dan pengambilan gambar, menurut saya film ini biasa-biasa saja. Tidak ada juga karakter yang terlalu menonjol, meski akting cukup meyakinkan sebagai In-ho. Tapi mungkin karena ceritanya yang kuat dan terasa nyata, membuatnya terasa ‘hidup’ dan menggugah emosi. Sangat layak untuk ditonton.

Note:
– Film ini diangkat dari novel berjudul sama karya penulis Kong Ji-young (2009) yang konon terinspirasi dari kisah nyata di sebuah sekolah bagi penyandang tuna rungu di Gwangju, Korea

Cast:
– Kang In-ho
– Seo Yoo-jin

Kim Hyun-Soo – Yeon-doo
Jung In-Seo – Yoo-ri
Baek Seung-Hwan – Min-soo
Kim Ji-Young – ibunya In-ho
Jang Gwang – Kepala Sekolah dan kembarannya
Kim Min-sang – Guru Park

Judul: Silenced/ Crucible/Dokani (도가니)
Sutradara:
Penulis: Kong Ji-Young (novel),
Produser: Uhm Yong-Hun, Bae Jeong Min, Na Byung-Joon
Sinematografi: Kim Ji-yong
Rilis: 22 September 2011
Durasi: 125 menit
Distributor: CJ Entertainment
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

Awards & Festivals:

-Udine Far East Film 2012 *European Premiere
– Fantasia Film Festival 2012 *Quebec Premiere
– Korean Film Festival in Australia 2012 – K-Mystery

– Udine Far East Film 2012 – Black Dragon Audience Award
– Udine Far East Film 2012 –     Audience Award
– Blue Dragon Film Awards 2011 – Best Music
– KOFRA Film Awards Ceremony 2012 – Best Movie

S Diary

Oktober 18, 2012 Tinggalkan komentar

Setelah pertengkaran dengan pacarnya, Lim-chan ( ), yang mengatakan kalau caranya mencintai menyesakkan, Ji-ni  () mencoba berefleksi dengan membuka diary lamanya dengan cowok-cowok yang bernah singgah di hatinya.

s diary4

Di usia yang masih sangat muda, ia jatuh cinta dengan Jeong-seok (), pelatih koor di gereja yang kemudian meninggalkannya demi menjadi pastor. Kedua, Gu-hyeon, cowok sanguin yang kelihatan sangat mencintainya.Tapi itu pun tak berlangsung lama, karena tahu-tahu ketika sudah berhasil jadi polisi, Gu-hyeon memutuskan menikah dengan orang lain.

s diary

Dalam keadaan patah hati, Jini bertemu Yu-in (), pelukis jalanan kekanakan yang umurnya lebih muda darinya. Dan ini pun tak berlangsung lama. Karena Yu-in tanpa segan bermain dengan perempuan lain di depan matanya.

s diary3

Apa sebenarnya yang menyebabkan kisah cintanya tak berlangsung lama dan ia selalu jadi yang ditinggalkan? Love is not only about sex, mungkin itu yang ingin disampaikan sutradara melalui film ini. Film yang cukup menghibur, meski menurut saya nggak terlalu greget 🙂

Cast:

– Jini
– Jeong-seok
 – Gu-hyeon
 – Yu-in
 – Lim Chan
 – Ibunya Jini

Hangul: 에스 다이어리
Sutradara: Kwon Jong-kwan
Penulis: Kwon Jong-kwan, Park Seong-Hun
Produser: Hun-tak Jeong
Sinematografi: Chan Lim, Hun-kwang Kim
Rilis: October 22, 2004
Bahasa: Korea
Negara: Korea Selatan

Spy Girl

Oktober 7, 2012 Tinggalkan komentar

Go-bong  () seorang cowok kuliahan yang culun. Untuk dapet cewek, dia harus dibantu teman-temannya. Hingga suatu hari, ada pendatang baru di kafe burger kampusnya, Hyo-jin (Gye-soon) () yang langsung dinobatin sebagai ‘Angel’ oleh para cowok di situs internet yang dikelola temen-temen Go-bong (agak lebay sih karena menurut saya meski memang cantik, Hyo-jin juga nggak luar biasa).

spy girl3

Go-bong jatuh cinta pada Hyo-jin sejak pandangan pertama dan berusaha mendekati Hyo-jin. Lagi-lagi dengan bantuan temannya. Hyo-jin tak tertarik. Kenapa? Karena ternyata Hyo-jin adalah seorang mata-mata dari Korea Utara yang sedang menyamar!

spy girl-71

Awalnya, saya kira istilah ‘spy girl’ cuma bermakna kiasan saja, tapi ketika ternyata beneran bermakna mata-mata, jadi cukup bikin penasaran. Meski setelah diikuti, ceritanya ya begitu-begitu saja. Meski mengusung tema yang agak serius: spionase, tapi ceritanya sendiri sangat ringan khas film komedi-romantis dengan karakter-karkater yang juga biasa saja.

spy girl4

Bagi yang suka sama film-film sejenis My Wife is Gangster, bolehlah nonton film ini…

Cast:
  – Park Hyo-jin/ Lim Gye-soon
 – Choi Go-bong

Nam Sang-mi – Nam Jin-ah
Baek Il-seob – Park Mu-soon
Jo Dal-hwan – SOng Hyo-kuk (temannya Go-bong)

Judul Lain: Geunyeoreul moreumyeon gancheob (그녀를 모르면 간첩 )
Sutradara: Park Han-Chun
Penulis: Ha Won-Jun
Produser: Myoung Sang-Pyo, Kim Wei-Jin, Kim Sun-Nyeo, Lee Sang-Won
Sinematografi: Shin Ok-Hyun
Rilis: January 30, 2004
Durasi: 102 min
Negara: South Korea

She’s on Duty

Oktober 4, 2012 1 komentar

Jae-in () seorang detektif perempuan. Suatu hari, ia mendapat tugas untuk menyamar sebagai anak sekolahan untuk melindungi putri seorang mafia yang sedang dalam penyelidikan polisi, Seung-hee. Parahnya, dia payah dalam hal pelajaran dan satu-satunya keahliannya cuma berkelahi.

she's on duty

Cukup sulit untuk menjalin persahabatan dengan Seung-hee yang ranking satu di sekolah dan menahan diri dari berantem dengan preman sekolahan. Selain itu juga ada Na-young (), cowok keren yang memberinya sinyal-sinyal cinta. Tapi dia kan bukan anak SMA lagi?

she's on duty2

Well, tadinya sih saya kira ini semacam film komedi romantis, tapi ternyata saya salah. Lebih tepatnya, ini film action-komedi. Sentuhan romance memang ada, tapi cuma akan jadi semacam pelengkap cerita saja. Selebihnya, it’s action.

she is on duty

Bagi yang suka jenis film semacam itu sih mungkin akan cukup menikmati, tapi bagi yang lebih mengharapkan cerita romance mungkin akan kecewa. Cerita yang terasa sangat cair di awal juga menjadi agak membosankan menjelang ending. Tapi   main bagus di sini. Cocok banget dia sebagai cewek tomboy bengal yang hobi berantem 🙂

Cast:
 – Chun Jae-in
 – Kang No-young
Nam Sang-mi – Cha Seung-hee

Judul Lain: Jambokgeunmu / 잠복근무
Sutradara: Park Kwang-Chun
Penulis: Jeong Yong-Ki, Won-jae Lee
Produser: Lim Keon-Jong, Jeon Hun-Tak, Lim Hee-Cheol
Sinematografi: Park Hyeon-Chul
Rilis: Maret 17, 2005
Durasi: 111 min.
Bahasa/Negara: Korea/Korea Selatan

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar