Arsip

Posts Tagged ‘Chunhyang’

Chunhyang

November 21, 2011 3 komentar

Waktu hendak nonton film ini, saya sama sekali belum familiar dengan cerita  . Saya hanya tertarik nonton karena covernya terlihat cukup menarik (provokatif? :)) dengan embel-embel label penghargaan pula.

Film  , diangkat dari cerita rakyat Korea yang sangat terkenal. Dikisahkan, di Namwon, tinggallah Chunhyang gadis cantik seorang anak gisaeng (perempuan penghibur) dan karenanya, statusnya dalam masyarakat tak terlalu baik. Adalah Lee Mongryong, putra gubernur setempat yang masih belia kemudian jatuh cinta pada   dan nekad menikahi   tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Posternya agak provokatif

Posternya agak provokatif

Namun Mongryong (yang memang bisa disebut masih kanak-kanak) kemudian harus meninggalkan   karena orangtuanya pindah dan dia juga harus ikut ujian negara. Selama ditinggal Mongryong ini, kecantikan   menarik hati gubernur yang baru dan berniat mempersuntingnya. Namun  yang cintanya hanya untuk Mongryong, menolak sang gubernur. Karena dianggap membangkang, Chunhyang kemudian diancam hukuman mati.

Mongryong

Mongryong

Di sisi lain, Mongryong akhirnya lulus ujian negara dengan nilai mengagumkan. Ia kemudian ditugaskan raja untuk pergi ke daerah untuk mengontrol para pejabat di daerah dengan menyamar. Ketika ia sampai di Namwon dan mendengar tentang  , ia pun yang kini telah menjadi ‘seseorang’ segera beraksi untuk membebaskan orang terkasihnya.

photo273

Ending bahagia, tentu saja. Karena   adalah sebuah cerita rakyat yang ceritanya tentu saja sudah diketahui ‘semua orang’, tentulah keahlian si pencerita yang kemudian dibutuhkan untuk membuatnya tetap menarik. Dan saya pikir,  berhasil melakukannya.

Gaya penceritaannya unik

Gaya penceritaannya unik

Dengan warna-warna yang indah (tidak hanya tata busana dsb, tapi juga setting alam yang memukau), pemilihan pemain yang pas ( maupun  mampu menampilkan sosok para remaja belia dengan cinta yang menggebu dan nekad:) ) serta gaya penceritaan yang  tak biasa (seolah diceritakan bak sebuah ponsori yang melibatkan seorang pencerita di atas panggung), membuat film ini enak diikuti.

Cast:
– Sung Chunhyang
 – Lee Mongryong
Kim Sung-nyu – Wolmae
Kim Hak-young  – Bangja

Sutradara:
Penulis: Cho Sang-hyun , Kang Hye-yun
Rilis: January 29, 2000
Durasi: 134 min.
Bahasa: Korea

Awards:
Asia-Pacific Film Festival 2000:
– Special Jury Award (Im Kwon-taek)
Cannes Film Festival 2000:
– Nominasi Palme d’Or (Im Kwon-taek)
Hawaii International Film Festival 2000
– Best Feature Film (Im Kwon-taek)
Pusan International Film Festival 2000
– Netpac Award (Im Kwon-taek)
Singapore International Film Festival 2001
– Silver Screen Award
– Best Asian Director (Im Kwon-taek)

Note:
Seperti saya sebutkan di atas, film ini didasarkan pada cerita rakyat Korea yang konon sangat terkenal,   yang berlatar abad 18, berlatar di Provinsi Namwon. Saking terkenalnya kisah Chunhyang ini, di Namwon diadakan acara tahunan, Chunhyang Festival (biasanya diadakan pada bulan Mei).

212831_image2_1

Pada tahun 2010, sutradara Kim Dae-woo, membuat film  ( Bang-ja Story) yang membalikkan cerita klasik  , dimana yang jadi hero justru Bang-ja, pelayan Mongryong. Cerita drama seri, My Sassy Girl Chunhyang, agaknya juga terinspirasi dari cerita   ini.

The Servant

Desember 20, 2010 2 komentar

Saya baru menonton film ini semalam, dan saya merasa bodoh karena baru pada menit-menit terakhir saya ‘ngeh’ tentang ide cerita film ini.

Pernah dengar cerita tentang  merupakan cerita rakyat yang populer di masyarakat Korea. Tentang seorang gadis biasa (putri gisaeng/perempuan penghibur), yang menikah dengan putra bangsawan bernama Mong-ryong, dan setelah melalui berbagai cobaan akhirnya hidup bahagia. (Kisah ini pernah difilmkan oleh sutradara  dengan judul  tahun 2000, dibintangi oleh my fav. actor:  dan . Drama seri ‘My Sassy Girl Chunhyang, yang dibintangi Jae Hee agaknya juga terinspirasi dari kisah ini).

the servant-3

Sementara , seolah ingin membalikkan kisah itu. Alih-alih menerima cinta si bangsawan kaya Mong-ryong () (yang dalam film ini digambarkan sebagai bangsawan yang sama sekali tak ksatria), Chun-hyang () malah jatuh cinta pada pelayannya yang gentle, Bangja (). Bangja sendiri memang sejak awal menyukai Chun-hyang dan dengan bantuan Mr. Ma), si pelayan tua, belajar jurus-jurus merayu perempuan yang ternyata cukup manjur.

Mereka pun berhubungan diam-diam. Meski akhirnya Chun-hyang kemudian menikah dengan Mong-ryong, karena keinginan ibunya yang matre.

The Servant-1

Mong-ryong kemudian pergi untuk ikut ujian negara. Selama kepergian Mongryong inilah, Bangja dan Chunhyang menikmati kebersamaan mereka. Hingga beberapa waktu kemudian, Mongryong telah lulus ujian negara dan diangkat sebagai pejabat. Ia kemudian juga berkenalan dengan sesama peserta ujian yang berhasil jadi hakim. Si hakim ini  punya niat picik, ia menjadi hakim agar bisa dengan mudah menggaet perempuan. Mongryong yang sudah tahu hubungan Bangja dan Chunhyang, menyusun strategi untuk menjebak mereka berdua dengan memanfaatkan si hakim. Meski Bangja dan Chunhyang berhasil selamat dari jebakan, tapi kebahagiaan tak lantas memayungi kehidupan cinta mereka. Tapi kemudian Bangja mengundang seorang penulis cerita untuk membuat kisah yang berbeda tentang Chunhyang, sebuah kisah cinta yang berakhir bahagia.

The Servant-5

Bagaimanapun, saya tetap lebih menyukai film tentang  yang pertama. Tapi saya benar-benar merasa terkesan dengan ide cerita di film ini. Sebuah upaya untuk menceritakan sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda. Bukan dengan tokoh seorang pangeran yang kaya raya, tapi seorang pelayan kelas rendahan, yang seringkali dianggap tak pantas menjadi ‘hero.’ It’s great story dengan gambar dan warna-warna yang indah 🙂

, Bang Ja Jeon
, Chun-hyang
, Lee Myong Ryong
, Ma No-In

Jeong Yang , Wol-Rae
Kim Sung-Ryeong, Wol-Mae
Ryu Hyeon-Kyeong, Hyang Dan-yi (pelayan Chun-hyang)
Song Sae-Byeok ,  Byeon Hak-Do (hakim teman Mong-ryong)
Kong Hyeong-Jin, lelaki berkacamata, penulis

Choi Moo-Sung, Kwang Cheon

Sutradara: Kim Dae-Woo
Penulis: Kim Dae-Woo
Produser: Moon Yang-Kwon, Im Seung-Yong, Seo Woo-Sik, Park Dae-Hee
Sinematografi: Kim Young-Min
Rilis : Juni , 2010
Durasi : 124 min.
Judul lain: A Story of Bangja, Bangja Story, Bang Ja Jeon

Awards
– Best Supporting Actor (Song Sae-Byeok) – 2010 (47th) Daejong Film Awards – October 29
– Best Costume Design – 2010 (47th) Daejong Film Awards – October 29
– Best Technical Achievement – 2010 (30th) Critics Choice Awards – November 8
– Best New Actor (Song Sae-Byeok) – 2010 (30th) Critics Choice Awards – November 8
– Best New Actor (Song Sae-Byeok) – 2010 (8th) Korean Film Awards – November 18
– Best Art Direction – 2010 (8th) Korean Film Awards – November 18

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar