Arsip

Posts Tagged ‘Bong Tae-gyu’

Attic Cat

Agustus 11, 2014 Tinggalkan komentar

Jeong-eun (), seorang cewek dari kampung yang sedang mencari pekerjaan di kota. Ia berasal dari keluarga sederhana dan pendidikannya juga tak tinggi. Setelah mencari-cari akhirnya ia mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan.

Kyeong-min ( ) seorang mahasiswa pecicilan. Sebenarnya dia berasal dari keluarga yang cukup berada, tapi karena sifat pemberontaknya membuatnya tak akur dengan keluarganya. Parahnya ia suka hidup berhura-hura dan akibatnya tak pernah punya cukup uang.

attic-cat1

Jeong-eun ketemu Kyeong-min karena temannya yang ditaksir berat sama Kyeong-min. Ketika Kyong-min dikejar-kejar penagih hutang, Kyeong-min yang bokek akhirnya numpang tinggal di kontrakannya Jeong-eun, sebuah kamar yang dibangun di atap rumah. Jeong-eun menerima Kyeong-min karena merasa kasihan.

Jung Da-bin yang jadi Jeong-eun. Sad she's passed away :(

Jung Da-bin yang jadi Jeong-eun. Sad she’s passed away 😦

Dan seperti umumnya rumus romance dalam drama-drama Asia: cinta dimulai dari ‘insiden’ tinggal serumah, akhirnya benih-benih cinta pun tumbuhn. Pertama adalah Jeong-eun yang sadar kalau ia menyukai Kyeong-min. Tapi Kyeong-min yang urakan dan childish sama sekali tak peduli dengan perasaan Jeong-eun dan malah sibuk mengejar-ngejar cewek yang jadi obsesinya tapi juga ‘tak tahu malu’ nempel hidup pada Jeong-eun.

Di sisi lain, ada Dong-jun, bos di kantor Jeong-eun yang naksir Jeong-eun.
AtticCat
Bisa dibilang cerita drama Korea yang sangat mainstream. Tapi karena drama ini dibuat diawal-awal munculnya drama Korea, mungkin bisa dibilang sebagai salah satu perintis cerita mainstream itu. Meskipun begitu, ada sesuatu dari drama ini yang membuatnya berbeda dan tak bosan untuk dinikmati. Alur dan penokohannya begitu kuat, terutama dua tokoh utamanya yang dimainkan dengan sangat baik oleh  (alm) dan . Tidak seperti tokoh-tokoh drama Korea yang biasanya melibatkan tokoh-tokoh yang sangat drama (gadis miskin, pemuda kaya raya), tokoh-tokoh dalam drama ini adalah orang-orang biasa. Kyeong-min memang cukup berada, tapi tidak juga kaya raya. Dan di atas semua itu adalah bagaimana para tokoh ini saling mendewasakan diri dari waktu ke waktu, terutama Kyeong-min, sangat terasa.

Salah satu drama Korea terbaik.

Cast:
– Lee Kyeong-min
– Nam Jeong-eun
Choi Jung-Yoon – Na Hye-ryeon
– Yu Dong-jun
– Nam Jeong-wu

Judul: Cat on the Roof / Rooftop Room Cat / Attic Cat/ Oktapbang goyangi (옥탑방 고양이)
Sutradara: Kim Sa-Hyeon
Penulis: Ku Sun-Kyung, Min Hyo-Jeong
Tayang: MBC, 2 Juni – 22 Juli 2003
Episode: 20
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Two Faces of My Girlfriend

Maret 19, 2014 Tinggalkan komentar

Gu-Chang () seorang looser. Kuliah sudah 7 tahun dan nggak dapat-dapat kerja. Dia pun menumpang hidup pada kakak perempuannya yang sudah cerai. Dan di atas semua itu, dia nggak pernah pacaran.

Si Kucluk Gu-chang , he

Si Kucluk Gu-chang , he

Hingga suatu hari, dia bertemu cewek cantik, A-ni (). A-ni menunjukkan rasa suka ke Gu-chang dan Gu-chang pun serasa ditimpa durian disukai sama cewek secantik A-ni. Tapi, tunggu dulu. Tentu nggak masuk akal kan cewek secantik A-ni bisa dengan mudah jatuh cinta sama Gu-chang? Dan keanehan demi keanehan pun muncul. Pada waktu-waktu tertentu, A-ni bisa tiba-tiba berubah jadi  pemarah dan super galak dan mengaku dirinya cowok bernama Ha-ni.  Pendeknya, A-ni punya dua kepribadian. Nah, lho? Usut punya usut, ada hal trautamtik di masa lalu A-ni yang membuatnya seperti itu.

Two Faces Of My Girlfreind- 1

PDVD_009
Soal ending, tenang saja, karena ini genre-nya komedi romantis, jadi bisa dijamin menyegarkan dan happy ending. Salut untuk dan yang bermain apik di sini.

Cast:
– Gu-Chang
– A-Ni /Ha-ni
Kim In-Kwon – Temannya Gu-chang
Jo Dal-Hwan –  Bum
Jin Tae-Hyun – Shi-hoo

Judul Lain: Du Eolkului Yeochin (두 얼굴의 여친)
Sutradara:
Astrada: Shin A-Ga
Penulis: Hwang In-Ho
Produser: Kim Min-Gi
Sinematografi: Lee Du-Man
Rilis: 12 September , 2007
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Happiness for Sale

Maret 14, 2014 Tinggalkan komentar

Kang Mi-na (), seorang PNS. Karena sikapnya yang kadang sulit mengontrol emosi, membuatnya kena skorsing. Ia terpaksa pulang ke kampung halamannya di daerah pinggiran untuk menjual toko mainan milik ayahnya yang sakit-sakitan.

Kang Mi-na

Kang Mi-na

Ayahnya yang tidak akur dengan Mi-na, tidak ingin menjual toko itu, tapi Mi-na ngotot ingin menjualnya. Karena keadaan toko amburadul, Mi-na harus membereskannya terlebih dahulu agar laku dijual. Tidak hanya itu, dia juga harus membuatnya terlihat laku agar pelanggan berminat. Ia pun melakukan berbagai cara agar anak-anak senang main ke tokonya.

Selalu pengin ketawa lihat Bong Tae-gyu, hihi

Selalu pengin ketawa lihat Bong Tae-gyu, hihi

Choi Kang-ho () guru baru di sekolahan di depan toko Mi-na. Ia sangat menyukai permainan game yang ada di depan toko Mi-na dan terobsesi untuk selalu menang. Ternyata ia punya ikatan masalalu dengan toko itu dan juga anak pemiliknya.

Aktor anak-anaknya menggemaskan :D

Aktor anak-anaknya menggemaskan 😀

Well, sekilas seperti kisah cinta biasa, tapi enggak kok. Justru romance-nya tidak terlalu kentara karena cerita lebih banyak menggambarkan bagaimana Mi-na berusaha mengelola toko yang dibencinya dan bagaimana hal itu perlahan-lahan menyadarkannya bahwa ayahnya sangat menyayanginya. Tidak hanya itu karena kisah Kang-ho dengan murid-muridnya yang juga mendapat porsi. Film ini banyak melibatkan aktor anak-anak yang lucu, menggemaskan tapi juga mengharukan. Mungkin bisa dikatakan ini adalah sebuah film keluarga. Tidak hanya menghibur, tapi juga banyak pesan-pesan bijak yang coba diselipkan dalam cerita film.

Dan Toko Mi-na pun tak jadi dijual, horrayy...!

Dan Toko Mi-na pun tak jadi dijual, horrayy…!

Soal pemainnya, tentu tak diragukan lagi bintang sekelas  dan . Meski mereka memainkan karakter yang sangat mereka (Choi sebagai cewek pemarah dan pemberontak, Bong sebagai cowok culun), tapi tetap saja akting mereka memberi nyawa di film ini.

Cast:
– Kang Mi-na
– Choi Kang-ho
Joo Jin-Mo – Kang Bong-geun (ayah Mi-na)
Park Sa-Rang – Mi-na kecil
Goo Seung-Hyun – Kang-ho kecil
Kwon Hae-hyo – Bosnya Mi-na

Judul:/ Mi-Na Stationary (Mi-Na Moonbanggoo/미나 문방구)
Sutradara: Jung Ik-Hwan
Penulis: Bae Se-Young, Jung Ik-Hwan
Produser: Kim Chul-Woong, Kim Ho-Se
Sinematografi: Jung Suk-Won
Rilis: 16 Mei 2013
Durasi: 106 menit
Distributor: Lotte Entertainment
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Don’t Worry I’m Ghost

Februari 5, 2013 Tinggalkan komentar

Film dibuka dengan sebuah kecelakaan, seorang lelaki yang ditabrak mobil. Apakah dia yang akan jadi hantunya? Hehe, tunggu dulu. Si lelaki ternyata masih hidup, tapi masalahnya ia sama sekali lupa siapa dirinya. Yups, di amnesia. Waktu ke kantor polisi untuk mencari identitas dirinya, seorang cewek cantik duduk di sebelahnya dan berbisik dengan centil: namamu Moon-ki, umurmu 32 tahun. Si cowok bengong. Beberapa detik kemudian si petugas memberitahunya, persis seperti yang dikatakan si cewek. Ketika ia menoleh, tak ada siapapun yang duduk di sebelahnya. Whoa…

Dont-Worry-Im-a-Ghost1

Tapi tenang saja, tokh hantunya cantik dan sama sekali tak jahat. Si hantu perempuan ini kemudian selalu mengikuti Moon-ki. Kenapa? Ternyata ia punya ikatan sama Moon-ki. Moon-ki adalah satu-satunya saksi kematiannya dan karenanya, dia harus membantu Moon-ki menemukan ingatannya agar ia bisa mengetahui misteri kematiannya.

Flash back pun di putar perlahan, seiring dengan kilasan kilasan ingatan Moon-ki yang mulai kembali. Moon-ki bertemu si hantu, yang ternyata bernama Yeon-hwa sejak Yeon-hwa masih anak sekolahan. Jadi mereka punya ikatan sejak lama? Apa mereka sepasang kekasih? Penasaran kan? Ya, cerita memang diramu sedemikian rupa sehingga penonton ‘dipaksa’ untuk terus mengikutinya demi mengetahui apa sebenarnya yang terjadi.

Don't_Worry,_I'm_a_Ghost-02

Cerita yang menarik. Meski ‘cuma’ film tivi, tapi digarap dengan cukup baik. Ditambah lagi cast utamanya juga sangat berkualitas:  dan  (Bong is great actor, meski tampangnya biasa banget tapi dia selalu bisa dan cocok memerankan karakter yang berbeda-beda).

Cast:
 – Moon-ki
 – Yeon-hwa
Lee Jong-ho – Jin-soo
Park Seo-yeon – So-hyun

Judul Lain: Geokjungmaseyo, Gwishinibnida (걱정마세요, 귀신입니다 )
Sutradara: Lee Eun-Jin
Penulis: Hwang Da-Eun
Tayang: KBS2
Durasi: 15 Juli 2012
Bahasa/Negara: Korea/Korea Selatan

Awards:
KBS Drama Awards 2012 : Special Short Drama Actress (Park Shin-Hye)

See You After School

Januari 22, 2012 Tinggalkan komentar

Namkoong Dahl  (), seorang pecundang. (Hhmm, dari nama saja sudah kedengaran aneh, ya? konon Namkoong ini salah satu family name Korea, tapi jarang yang punya 🙂 ). Entah bagaimana ia selalu ditimpa kesialan. Setelah terapi, ia berharap untuk tidak sial. Ia masuk sekolah baru. Di sana, ia bertemu teman lamanya yang sama-sama looser, mencoba mengajak berteman dan minta saran bagaimana hidup di sekolah baru. Apalagi ada preman sekolah, Jae-koo (Ha Seok-jin ).

see u after school

Ketika melihat cewek manis di kelasnya, Min-ah (Jeong Koo-yeon) digoda cowok , berdasar tips temnnya, ia sok-sokan membela si cewek. Apes, si cowok tak lain adalah Jae koo. Namkoong Dahl yang sudah berlagak pahlawan pun ditantang untuk duel di atap usai sekolah. Panik, Dahl berusaha menyusun strategi bagaimana agar duel maut itu tak terjadi.

see u after school4

Di sela-sela jam sekolah, banyak hal terjadi. Ada preman di sekolah lamanya yang tiba-tiba datang minta maaf dengan minta dipukul, karena ternyata mau masuk seminari. Seorang looser yang melihat adegan itu, mengira Dahl hebat. Dal pun populer dalam sekejap. Murid-murid looser menjadikannya hero.

Dan berita kalau Dal mampu mengalahkan preman hebat, tersiar ke Jae-koo dan membuatnya keder. Ia pun membatalkan rencana duel dan mengajak Dal bergabung dengan gengnya. Sempat berpikir menerima ajakan itu, tapi kemudian Dahl memilih untuk duel saja. Ia babak belur, tentu saja. Tapi ia tak jadi looser lagi. Lakukanlah yang harus dilakukan, sehingga kau bisa menjalani hari esok!

see u after school3

Sebuah cerita tentang high school boy’s world. Bagi penggemar film Korea romantis, mungkin bukan film yang nikmat ditonton (apalagi ada adegan berantem-berantemnya). Meski begitu, menurut saya, cukup layak untuk ditonton karena ceritanya cukup berbobot dan komedinya juga cukup bikin sakit perut 😀

Notes:
Konon film ini sempat disebut menjiplak film Hollywood tahun 1987 garapan sutradara Phil Joanou, Three O’Clock High, karena ceritanya yang mirip. Meski begitu, konon sutradaranya mengaku kalau nggak tahu menahu film ini (ehm, saya juga nggak tahu, kok :P) dan konon juga detail ceritanya beda kok. Yah, kesamaan ide dasar itu memang hal yang sering terjadi, kok. Apalagi kalau ceritanya memang suatu hal yang umum di sekitar kita, kayak cerita film ini.

3 o clock high

Cast:
 – Namkoong Dahl
Ha Seok-jin – Jae-koo
Jeong Koo-yeon – Min-ah

Judul Lain: Bang-kwa-hoo ok-sang
Sutradara:
Penulis:
Produser: Choi Hee-Il
Sinematografi: Choi Jin-Woong
Rilis: Maret 16, 2006
Durasi: 103 Min.

When Romance Meets Destiny

Desember 19, 2011 1 komentar

Jodoh memang datang kapan saja dan dimana saja. Jodoh mungkin memang sudah takdir. Kira-kira mungkin itulah dalil film ini. Gwang-sik ( ) laki-laki pemalu. Meski ia punya kesempatan-kesempatan emas mengungkapkan perasaannya pada cewek yang dicintainya, Yoon-kyung (), ia tak pernah punya keberanian (padahal Yoon-kyung sepertinya juga ada rasa sama Gwang-sik). Hingga 7 tahun berlalu dan hal yang sama terjadi. Gwang-sik tak berani ambil resiko.

when romance3

Adalah Il-wung, asistennya di studio foto, yang justru bergerak duluan. Sudah terlambat bagi Kwang-sik untuk bertindak karena Yoon-kyung kemudian menikah dengan Il-wung.

Adik Gwang-sik, Gwang-tae (lain lagi. Kebalikan dari Gwang-sik, Gwang-tae sangat sembrono soal cinta. Agresif. Beberapa kali bertemu dia sudah berhasil mengajak bercinta perempuan yang dikencaninya. Tapi ketika akhirnya si cewek yang benar-benar dicintainya kemudian malah meninggalkannya karena tak percaya ketulusan cinta Gwang-tae.

when romance5

Selalu ada kesempatan kedua. Untunglah dua kakak-beradik yang bermasalah dalam kehidupan cinta ini kemudian mau berintropeksi dan tentu saja, get the second chance! 🙂

when romance

Well, sutradara korea boleh klise memlih cerita cintanya tapi tidak dengan alurnya yang tak terduga. Di awal kita mungkin akan berpikir, oh, soal cinta terpendam dan endingnya kemungkinan besar akan happy ending. But wait, memang happy ending tapi mungkin dengan cerita yang tak sepenuhnya kita duga. Hmm, walaupun bukan film terbaik tapi lumayan lah 🙂

Cast:
– Yu Gwang-tae
Yu Gwang-shik
Jeong Kyeong-Ho – Kim Il-wung
Lee Kyung-jae
– Ko Yun-kyung

Judul Korea: Gwangshiki dongsaeng gwangtae
Sutradara: Kim Hyeon-Seok
Rilis: November 23, 2005
Durasi: 104 Min.
Bahasa: Korea

Family Ties

November 7, 2010 Tinggalkan komentar

Saya agak tertipu dengan film ini. Pertama, waktu lihat poster dan sinopsisnya, saya mengira ini film komedi. Sampai sekitar lima belas menit pertama pun, saya masih mengira ini adalah film komedi. Ketika Hyu-cul pulang ke rumah kakaknya, Mi-ra, bersama istrinya yang sudah tante-tante, Mu-shin. Tapi ternyata, setelah saya tunggu-tunggu, cerita malah melompat ke tokoh yang lain, Sun-kyung, yang sama sekali nggak berkaitan.

family ties

Yup sedikit spoiler, tapi Family Ties memang bukan film komedi. Drama yang agak sedih malah (dan agak berbau feminis juga). Tapi bukan berarti nggak worthed untuk ditonton.

Family Ties berkisah tentang 3 cerita yang nggak terlalu berkaitan. Cerita pertama, adalah tentang Mi-ra, seorang perempuan lajang yang kelihatannya sudah cukup berumur, hidup sederhana sendirian dengan mengelola sebuah kantin kecil. Ketika ada kabar kalau adiknya, Hyu-chul yang sudah lima tahun tak pulang, ia merasa senang sekali. Hyu-chul suka membuat masalah, tapi Mi-ra sangat menyayanginya.

family ties3

Meski senang dengan kepulangan Hyu-chul, tapi kejutan yang dibawanya tak Mi-ra harapkan. Sebabnya, Hyu-chul pulang bersama seorang perempuan paruh baya yang dikenalkannya sebagai istrinya, Mu-shin. Tidak hanya itu, karena kemudian anak perempuan Mu-shin dari perkawinan terdahulunya datang menyusul.

Cerita yang kedua, tentang Sun-kyung, seorang perempuan muda yang bekerja jadi tour guide di Jepang. Ia sengaja pergi jauh dari ibunya, karena ibunya punya kekasih dan punya anak pula dari kekasihnya itu. Tapi ketika ibunya ternyata sakit, ia pun terpaksa harus pulang dan merawat adiknya, Gyeong-seok.

family ties2

Cerita kemudian melompat ke beberapa tahun kemudian ketika Gyeong-seok sudah besar dan bertemu seorang gadis di kereta api, Chae-hyun. Bagaimana kedua anak muda ini berusaha saling memahami satu sama lain.

Cerita film ini memang tak terlalu kuat. Tapi semuanya terasa mengalir dengan rapi dan natural. Akting-akting pemainnya juga terlihat alami. Saya suka karakter-karakternya yang terlihat alami. Saya pikir ini salah satu kelebihan film-film Korea juga. Banyak aktor-aktrisnya yang punya tampang biasa-biasa banget (, misalnya atau  di film ini) tapi justru di situlah letak kenaturalan film-film ini.

Cast:
, Mi-ra
, Hyung-chul
Go Du-shim, Mu-shin
, Sun-kyung (guide)
Kim Hye-ok, Ibu Sun-kyung
, Gyeong-seok (adik tiri Sun-kyung)
, Chae-hyun

Sutradara: Kim Tae-yong
Penulis: Kim Tae-yong, Sun Ki-yeong
Rilis: May, 2006
Durasi : 113 menit
Judul Asli : Gajokeui tansaeng

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar