On the Beach at Night Alone

November 12, 2017 Tinggalkan komentar

Young-hee () adalah seorang aktris yang terlibat skandal perselingkuhan dengan sutradara beristri. Setelah tinggal di luar negeri selama beberapa waktu, ia kemudian kembali ke Korea. Ia bertemu teman-temannya, para seonbae yang tetap mendukungnya dan berharap ia akan bisa kembali membangun karirnya. Young-hee sendiri tampak masih bingung dan dirundung duka. Ketika jalan-jalan ke pantai, ia kemudian bertemu kru filmnya sang sutradara selingkuhannya, Seung-hee (). Young-hee kemudian diajak bergabung untuk minum bersama para kru, termasuk si sutradara. Ia tak bisa mencegah diri untuk terlibat dalam perdebatan yang emosional dengan si sutradara.

on the night beach-1

on the night beach-2

Saya selalu menikmati film-film yang sangat khas. Seperti film-filmnya yang lain, cerita dalam film-filmnya seperti sebuah ‘curhat’ tentang kehidupannya sendiri. Dan film ini, menurut saya adalah ‘curhat’ yang paling kentara (meski konon Hong menampiknya ketika diwawancarai). Seperti halnya cerita dalam film ini, menjalin hubungan ‘terlarang’ dengan aktrisnya, dan kemudian dicerca publik karena ia masih berstatus suami orang. Cerita film sendiri lebih pada mempertanyakan tentang standar masyarakat terkait perselingkuhan dan kenapa cinta yang tulus dianggap sebagai sesuatu yang salah. Dan bagusnya Hong karena ia memaparkannya dari sudut pandang si cewek, bukan dirinya sendiri (film-film Hong memang selalu menampilkan sosok perempuan-perempuan yang kuat dan mandiri).

on the night beach-3

on the night beach-5

Tak heran juga kalau kemudian terlihat sangat effortless memerankan sosok Young-hee dengan segala luapan emosinya yang terasa begitu transparan. Wajar juga jika kemudian ia mendapat penghargaan sebagai aktris terbaik di ajang penghargaan film internasional, Berlin Film Festival, karena menurut saya, memang di film ini aktingnya terasa unforgettable (heran juga, kenapa justru di ajang penghargaan film Korea ia bahkan tak pernah mendapat nominasi). Meski kemudian saya curiga karena mungkin Young-hee bukan sedang berakting di sini melainkan memerankan dirinya sendiri. Whatever, sebagai sebuah film, film ini bagus dan layak diapresiasi.

Cast:
– Young-hee
– Myung-soo
Moon Sung-Geun – Sang-won
– Seung-hee
Seo Young-Hwa – Ji-Young
Kwon Hae-Hyo – Chun-Woo
Song Seon-Mi – Joon-Hee
Ahn Sun-Young – Sun-Hee

Judul: On the Beach at Night Alone/ Bamui Haebyunaeseo Honja (밤의 해변에서 혼자)
Sutradara/Penulis/Produser:
Sinematografi: Park Hong-Yeol
Rilis: February, 2017 (Berlin International Film Festival)
Durasi: 101 menit
Produksi: Jeonwonsa Film
Distributor: Contents Panda
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
Baeksang Art Awards 2017:
– Nominasi Best Director,

Berlin International Film 2017:
-Golden Bear
– Best Actress award ()

Korean Association of Film Critics Awards 2017:
Top Ten Films

Iklan
Kategori:Uncategorized

Taxi Driver

November 11, 2017 Tinggalkan komentar

Berlatar tahun 1980.
Kim Man-seob () adalah seorang supir taksi yang tinggal bersama putri semata wayangnya. Istrinya sudah meninggal. Penghasilannya tak menentu. Suatu hari, ia mendengar tentang kedatangan seorang bule, Peter, yang hendak menyewa taksi ke Gwangju dengan bayaran besar. Tanpa babibu, ia menyerobot temannya untuk mengantar Peter demi iming-iming bayaran besar. Peter ternyata adalah seorang jurnalis asal Jerman yang sedang menyamar. Ia ingin menyusup ke Gwangju demi meliput kekerasan yang terjadi di sana.

Taxi Driver

Gwangju sedang kacau balau. Warganya berdemonstrasi menentang pemerintahan yang otoriter. Militer menembaki warga sipil. Akses ke Gwangju ditutup sehingga nyaris tak ada pemberitaan yang memadai bagi orang luar.

Taxi Driver-2

Setelah dengan susah payah, Kim akhirnya berhasil membawa Peter sampai di Gwangju. Di sana, mereka bertemu para mahasiswa ikut demonstrasi, di antaranya adalah Jae-sik (), yang kemudian bertindak sebagai penerjemah karena kemampuan Bahasa Inggrisnya. Kim yang tujuan awalnya semata untuk mendapatkan bayaran besar, akhirnya mau tak mau ikut terjebak dan terlibat dalam kekacauan yang mengerikan. Melihat kesewangan-wenangan itu, hatinya kemudian ikut terpanggil. Bersama kenalan barunya sesama supir taksi, Tae-sool (), Man-seob kemudian berusaha ikut membantu Peter.

Taxi Driver-4

Taxi Driver-5

Film ini disebut-sebut sebagai salah satu film terlaris Korea. Dan saya pun paham kenapa. Ceritanya terasa heroik tapi juga tidak terkesan one man show. Dan yang jelas, pastilah relevansi bagi sejarah Korea mengingat film ini didasarkan pada kisah nyata. Ddidukung pula dengan jajaran cast yang solid. yang memang pakarnya tokoh anti hero dalam film-film Korea, bermain bagus seperti biasa. Begitu juga dengan yang selalu stellar sebagai pemain pendukung. Aktor pendatang baru juga cukup lovable, meski ( mungkin akrena karakternya) menurut saya sih aktingnya dia di sini agak forgettable. Satu hal yang agak mengusik saya adalah adegan heroisme para supir taksi yang menurut saya digambarkan agak berlebihan. Tapi overall, bagus dan seru kok.

Note:
– Film ini konon berdasarkan kisah nyata dari kisah reporter Jerman, Jurgen Hinzpeter yang meliput kekerasan Gwangju pada bulan Mei 1980. Seperti di film ini, ia menyewa taksi yang dikemudikan oleh sopir bersama Kim Sa-bok. Meski sosok Kim Sa-bok sendiri tak persis seperti yang digambarkan dalam film ini karena memang tak ada informasi yang jelas. Setelah situasi membaik, Jurgen sempat berusaha mencari keberadaan Sa-bok tapi ternyata tak ketemu. Setelah pemutaran film ini, konon baru terungkap identitas asli Kim Sa-bok. Kim Sa-bok ternyata sudah meninggal, empat tahun setelah kejadian Gwangju karena sakit. Jurgen sendiri meninggal tahun 2015. Seperti dalam closing film ini, disebutkan kalau Jurgen ingin sekali bisa bertemu lagi dengan Sa-bok. Hmm, sedih ya 😦

Cast:
– Kim Man-seob
Thomas Kretschmann – Peter
– Hwang Tae-sool
– Koo Tae-sik
Park Hyuk-kwon – Reproter Choi
Choi Gwi-hwa – kepala militer
Uhm Tae-goo – Tentara penjaga
Jeon Hye-jin – ibunya Sang-goo
Ko Chang-seok – ayahnya Sang-goo

Judul: Taxi Driver/ Taeksi Woonjunsa
Sutradara:
Penulis: Uhm Yoo-na, Jo Seul-ye
Produser: Seo Kang-ho, Yoon Se-young, Park Eun-kyung
Sinematografi: Ko Nak-sun
Rilis: 2 Agustus 2017
Durasi: 137 menit
Distributor: Showbox
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
Daejong Film Awards 2017:
Best Film
Nominasi: Best Director, Best Actor ()

The Seoul Awards 2017: Best Actor (), Nominasi Best Film

Kategori:Uncategorized

A Single Rider

November 10, 2017 Tinggalkan komentar

Kang Jae-hoon()  adalah seorang pengusaha yang sedang mengalami kebangkrutan. Istri () dan anaknya tinggal di Australia. Di tengah keadaan putus asa, ia mendapati dirinya mengunjungi anak dan istrinya. Tapi ketika didapatinya sang istri tampak bahagia dan menjalin kedekatan dengan seorang lelaki bule beranak satu tetangganya, Jae-hoon merasa tak cukup berani menampakkan diri di depan mereka.

videoplayback.mp4_000803414

 

Dalam keadaan bingung dan sedih, ia luntang lantung ke sana kemari, hingga ia bertemu dengan seorang gadis muda yang sedang backpackeran ke Australia sendirian, Oh Ji-na (). Karena kepolosannya, Gi-na kemudian ditipu sekelompok geng anak muda Korea yang tinggal di Australia. Kedua orang ini yang sedang putus asa ini, kemudian berbagi kebingungan bersama.

videoplayback.mp4_005194006

Penasaran sama film ini karena castnya, dan . Ditambah lagi latarnya yang luar negeri. Jarang-jarang film Korea mengambil setting di luar negeri, Australia pula.Cerita dan plot film ini sendiri bernuansa indie, hal yang cenderung irit konflik. Biasanya sih saya asyik-asyik saya mengikuti film dengan cerita seperti itu, tapi nggak tahu kenapa, film ini cukup membosankan, terutama setelah sampai di tengah-tengah dan rasanya tak ada perkembangan cerita yang berarti.

videoplayback.mp4_005298979

Namun begitu, tidak buruk kok, meski menurut saya, kekuatan film ini lebih pada aktor utamanya, yang mampu membawa cerita yang biasa menjadi terasa berbobot. Sementara untuk sosok sendiri, kurang terlihat, tapi menurut saya lebih pada karakternya. Aktris muda juga bermain baik, meski menurut saya pada beberapa bagian aktingnya kadang terlihat kurang meyakinkan.

Cast:
– Kang Jae-hoon
– Soo-jin
– Ji-na

Judul: A Single Rider
Sutradara/Penulis: Lee Joo-young
Rilis: 22 Februari 2017
Durasi:97 menit
Distributor: Warner Bross
Negara/Bahasa: Korea Selatan-Australia/ Korea-Inggris

Kategori:Uncategorized

Midnight Runners

November 9, 2017 Tinggalkan komentar

Hee-yeol () adalah murid yang pintar dan masuk akademi polisi karena ingin sesuatu yang berbeda. Sementara Ki-joon (), masuk akademi polisi karena biayanya yang gratis. Meski di hubungan mereka kurang baik, tapi belakangan, mereka justru menjadi sahabat akrab.

midnight runners-1

Suatu hari, ketika sedang ijin jalan-jalan menikmati hari libur, tanpa sengaja mereka menjadi saksi sebuah penculikan yang ternyata melibatkan sindikat pembuahan sel telur perempuan untuk bayi tabung. Ketika mereka berusaha melaporkan kejadian itu, ternyata banyak prosedur ribet yang harus dilewaati. Padahal, jika aksi penyelamatan terlambat dilakukan, kemungkinan akan muncul korban yang besar.

midnight runners-4

Mereka berdua kemudian dihadapkan pada dilema antara mematuhi disiplin kampus agar tak kena sanksi atau malah dikeluarkan atau melanggarnya demi menyelamatkan orang-orang. Dan yah, kita tahu bahwa pilihannya tentulah pada yang kedua. Maka dimulailah aksi heroik mereka dalam menegakkan kebenaran. Dan sebagaimana film tentang heroisme, juga bisa ditebak bagaimana hasilnya.

midnight runners-5

Pertama, karena alasan saya menonton film ini. Kedua, karena baca ulasan yang menyebut film ini lumayan. Sempat box office juga di Korea sono. Dari segi cerita sih rasanya standar saja. Aksi heroismenya juga agak klise. Tapi pesan moralnya tersampaikan dengan baik. Kedua aktor utamanya juga bermain pas dan menunjukkan bromance yang cukup meyakinkan.

Note:
Film ini mendapat penghargaan untuk kategori Best New Actor di Daejong Film Awards. Akting cukup bagus sih, tapi menurut saya juga nggak stellar-stellar amat sehingga rasanya nggak terlalu pantas dapat iawardnya. Dan agak aneh juga karena tahun sebelumnya Park juga dapat nominasi untuk kategori serupa. Kategori ‘new’nya jadi agak membingungkan.

Cast:
– Hee-yeol
– Ki-joon
– Joo-hee
– Prof Yang

Judul: Midnight Runners/Young Cop/ Chungnyeonggyungchal
Sutradara/Pennulis: Kim Joo-hwan
Rilis: 9 Agustus 2017
Durasi: 109 menit
Distributor: Lotte Entertaintment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
Daejong FilmAwards 2017:
-Best New Actor:
Nominasi: Best New Director

Kategori:Uncategorized

New Trial

November 8, 2017 Tinggalkan komentar

Hyun-woo () adalah seorang remaja yang terkesan pecicilan. Suatu malam, ia menjadi saksi sebuah kejadian pembunuhan sopir taksi di tengah jalan. Sempat memiliki masalah dengan polisi yang kebetulan kemudian menjadi penyidiknya, Hyun-woo kemudian dipaksa untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan itu. Berasal dari keluarga miskin dan tak punya koneksi, Hyun-woo tak bisa melakukan pembelaan. Ia pun harus rela menghabiskan 10 tahun di penjara.

new trial-1

Joon-young ()adalah seorang pengacara yang sedang dilanda masalah keuangan. Ia kemudian mencari kasus-kasus lama yang ia anggap bisa menghasilkan uang dan kasus Hyun-woo lah yang dipilihnya. Ia pun kemudian menemui Hyun-woo, membujuknya agar mau ia bantu untuk menuntut kasusnya. Hyun-woo menolaknya karena sudah terlannjur apatis pada hukum. Joon-young yang awalnya menangani kasus Hyun-woo karena alasan pragmatis, perlahan nuraninya untuk menegakkan keadilan mulai terusik. Dan yah, seperti diduga, kemudian akan terjalin bromance di antara keduanya.

new trial-5

 

new trial-6

Saya tertarik untuk nonton film ini karena dan yang jadi pemainnya. Mereka berdua adalah aktor bagus dan di dunia nyata memang sungguhan berteman baik (mereka ikut variety show bareng Youth Over Flowers Iceland). Dari segi cerita juga terdengar menarik karena berdasar kisah nyata. Sayang, ketika film ini mulai rilis, saya tak lagi mendengar gaungnya, pertanda bahwa film ini tak terlalu banyak diapresiasi. Dan setelah menonton film ini, saya pun paham.

new trial-7

Ceritanya sendiri sebenarnya cukup menarik apalagi memang diangkat dari kisah nyata. Tapi sayangnya penyajiannya menurut saya terlalu kering dan cenderung prosedural sehingga terasa membosankan. Eksplorasi karakter utamanya juga kurang maksimal, hal yang cukup disayangkan mengingat dan sebenarnya bisa melakukan ‘lebih’. Tidak buruk sih tapi juga bukan film yang terlalu mengesankan dan enak ditonton.

Cast:
– Lee Joon-young
– Jo Hyun-woo
– ibunya Hyun-woo
– Mo Chang-wan
Kim So-jin – Kang Hyo-jin
Kim Ha-na – Lee Byul
– Goo Pil-ho

Judul: New Trial/Jaesim
Sutradara/Penulis: Kim Tae-yoon
Produser: Yoon Soo-jin, Park Sung-il, Yoon Ki-ho
Sinematografi: Kim Il-yeon
Rilis: 16 Februari 2017
Durasi: 119 menit
Distributor: Opus Pictures, CGV Arthouse
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

 

Kategori:Uncategorized

Real

November 8, 2017 Tinggalkan komentar

Jang Tae-young () adalah sosok yang ambisius dan kejam. Ia ingin membangun hotel kasino yang megah. Suatu hari muncul seorang lelaki bertopeng (juga diperankan oleh ) yang ingin membalas dendam karena berpikir bahwa Tae-young telah menghancurkan hidupnya. Ia kemudian mendekati kekasih Yoo-hwa () dan berhasil merebut hatinya.

Real-2

Real-5

Ketika kemudian si lelaki bertopeng mulai benar-benar memperlihatkan wajahnya yang ternyata serupa benar dengan Tae-young, masalah menjadi semakin rumit.

Real-4

Jika biasanya saya penasaran sama film karena resensinya yang bagus, sebaliknya, saya penasaran sama film ini karena disebut-sebut sebagai film yang ‘gagal.’ Saya bukan penggemar tapi menurut saya, di samping wajahnya yang enak dilihat, ia sebenarnya aktor muda yang memiliki kemampuan akting yang bagus. Selama ini, proyek-proyeknya meski tidak selalu sukses, tapi cukup watcable. Karenanya, saya penasaran saja kok di film ini dia banyak menuai kritik.

Real-7

Dan yah, setelah menontonnya, saya kira saya paham kenapa film ini dianggap buruk.  Garis besar ceritanya sebenarnya lumayan lah, tapi plotnya sendiri terasa membingungkan. Usai menonton film ini saya masih bingung, dua karakter Tae-young itu alter egonya atau sosok yang memang beda? Penyajian film yang agak-agak bernuansa surealis, justru membuat film ini terasa ambisius dan sok ‘artsy.’ Karakter-karakternya tidak ada yang simpatik. Dua karakter yang dibawakan sulit dipahami, juga karakter yang yang dimainkan .

Tambahan dua aktor senior, dan sedikit menambah bobot film dengan akting mereka yang bagus, tapi tidak banyak membantu daya tarik film. Saya sendiri sama sekali nggak paham soal sinematografi dsb, saya juga nggak punya kapasitas menilai jelek atau bagusnya film, tapi sebagai penonton awam, Real bagi saya bukanlah film yang enak untuk ditonton.

Cast:
– Jang Tae-young
– Song Yoo-hwa
– Jo Won-geun
– Choi Jin-gi
Jo Woo-jin – Sa Do-jin
– Na Yeom
Han Ji-eun – Han Ye-won
– cameo
– cameo

Judul: Real
Sutradara: Lee Sa-rang
Penulis: Lee Jung-sub
Sinematografi: Kim Jung-won
Rilis: 28 Juni 2017
Durasi: 137 menit
Distributor: CJ entertaintmen
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Kategori:Uncategorized

Vanishing Time: A Boy Who Returned

November 6, 2017 Tinggalkan komentar

Soo-rin adalah seorang bocah perempuan menjelang remaja. Setelah ibunya meninggal, ia hanya tinggal dengan ayah tirinya yang bekerja di sebuat proyek kontruksi. Mereka tidak dekat satu sama lain. Ketika Soo-rin diajak pindah ke sebuah kota kecil, ia merasa sangat kesepian. Hobinya menulis cerita-cerita fantasi, justru membuatnya dianggap aneh oleh teman-temannya yang kemudian mem-bully-nya.

 

Ia kemudian bertemu Sung-min, bocah lelaki yang tinggal di panti asuhan. Sung-min memiliki kemiripan dengan Soo-rin yang suka berkhayal dan percaya pada hal-hal fantasi. Berdua, mereka sering menghabiskan waktu bersama.

vanishing time-1

 

Suatu hari, bersama dua orang teman lelakinya, Sung-min kemudian mengajak Soo-rin ke hutan, melihat peledakan dinamit proyek kontruksi yang sedang dilakukan ayah Soo-rin. Di tengah hutan, mereka menemukan sebuah terowongan yang membawa mereka ke sebuah gua. Di dalam gua itu, mereka menemukan benda bercahaya serupa telur raksasa. Penasaran, mereka pun mengambilnya. Ketika Sung-min memecahkan telur itu, sebuah kejadian tak terduga terjadi. Kecuali Sung-min dan kedua temannya, dunia tiba-tiba membeku. Tidak hanya itu, karena mereka kemudian tumbuh sendirian. Ketika mereka mulai frustrasi dengan kesendirian, Sung-min memutuskan untuk melarikan diri. Hal yang membawanya kembali ke dunia nyata.

vanishing time-3

Di dunia nyata, dunia berlangsung biasa dan waktu masih sama. Soo-rin berhasil selamat. Warga heboh oleh hilangnya Sung-min dan teman-temannya. Mereka menuduh bahwa Soo-rin bersengkongkol dengan perusahaan ayahnya, menutupi kecelakaan yang terjadi di proyek kontruksi yang menjadi penyebab hilangnya Sung-min dan yang lain. Soo-rin menjadi semakin kesepian dan terkucil. Hingga suatu hari, tiba-tiba ia bertemu seroang lelaki dewasa yang mengaku dirinya Sung-min. Bagi Sung-min, ternyata peristiwa itu sudah 13 tahun berlalu. Tapi siapa yang mau percaya?

Hal pertama yang membuat saya penasaran sama film ini karena nama Kang Dong-won. Saat ini, bisa namanya sudah termasuk seabgai aktor film papan atas tak kalah dengan nama besar seperti Ha Jung-woo dkk. Ia telah membuktikan bahwa bukan hanya wajahnya saja yang menarik, tapi kemampuan akting dan pilihan-pilihan proyek filmnya juga patut diapresiasi. Selain itu, ketika membaca sinopsis film ini, juga terdengar unik dan menarik, meski berbau-bau fantasi.

vanishing time-2

vanishing time-4

Filmnya sendiri cukup bagus, hanya saja, bagi saya pribadi tidak terlalu mengesankan. Saya suka bagian-bagian awal film ini yang menurut saya lebih terasa solid. Shin Eun-soo, aktris muda yang memerankan sosok Soo-rin berakting cukup bagus sebagai bocah remaja yang kesepian (konon pemilihan Shin Eun-soo ini melalui proses audisi yang melibatkan ratusan peserta). Demikian juga dengan Lee Hyo-je, aktor belia yang jadi Sung-min. Meski masih anak-anak, tapi aktingnya terasa solid dan bernyawa. Dan karena sama-sama anak-anak, chemistry keduanya juga bagus. Aktor belia lain yang jadi teman-temannya Sung-min juga bermain apik, tampak luwes dan lucu-lucu. Aktingnya sama sekali tak kaku. Plot cerita yang sedemikian rupa dan latar cerita yang berupa kota kecil yang terkesan sepi dan hijau, juga menambah ruh cerita.

Ketika cerita beralih ke perjalanan waktu Sung-min sebenarnya juga cukup menarik. Saya bisa merasakan rasa frustrasi dan kekosongan dari keadaan semacam itu. Dan pemilihan yang memang berwajah babyface juga rasanya cukup pas. Demikian juga aktor Uhm Tae-goo yang jadi temannya, Tae-sik. Hanya saja, momen ‘kembali ke dunia nyata’ menjadi kurang menarik. Proses kembalinya sendiri agak aneh. Agak aneh karena kemudian hanya Sung-min yang berhasil menembus waktu sementara temannya gagal. Chemistry Soo-rin dan Sung-min dewasa jadi agak aneh juga karena perbedaan usia yang terlalu mencolok. Se baby-baby face-nya , saya tetap berpikir bahwa dia aktor yang bahkan usianya sudah di pertengahan 30-an, sementara Shin Eun-soo memang masih kanak-kanak.

vanishing time-5

Tapi secara keseluruhan cukup menarik kok. Ceritanya cukup berbeda dengan film tentang perjalanan waktu yang biasa. Lagipula, menurut saya cerita terjebak waktu di dunia lain ini terasa familiar. Saya sering mendengar cerita-cerita mistis yang beredar tentang kisah-kisah semacam ini ketika seseorang tiba-tiba hilang di hutan atau di gunung, dan suatu ketika kembali ke dunia nyata. Yang pernah saya dengar sih justru sebaliknya, si orang hilang seperti baru hilang beberapa hari dan karenanya tetap muda, tapi ternyata ketika kembali ke dunia manusia, waktu sudah berjalan bertahun-tahun dan orang-orang sudah menua. Seorang teman pernah menceritakan hal ini dan ia mengatakan bahwa ia melihatnya dengan mata kepala sendiri. Saya sih percaya nggak percaya tapi jika memang benar, saya jadi sering bertanya-tanya, benarkah dunia pararel itu ada?

Cast:
Shin Eun-soo – Soo-rin
Lee Hyo-je – Sung-min kecil
– Sung-min dewasa

– ayah Soo-rin
Kwon Hae-hyo – Baek-gi
Uhm Tae-goo – Tae-sik
Kim Dan-yul – Tae-sik kecil
Jung Woo-jin – Jin-wook
– Dokter Min

Judul: Vanishing Time: A Boy Who Returned/ Hidden Time/Garyeojin Shigan
Sutradara: Uhm Tae-hwa
Penulis: Uhm Tae-hwa, Jo Seul-ye
Produser: Kwak Shin-ae
Sinematografi: Ko Rak-sun
Rilis: 16 November 2016
Durasi: 129 menit
Distributor: Showbox
Negara/Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Awards:
Daejong Film Awards 2017:
– Best New Director
– Best Music

 

Kategori:Uncategorized
the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar