The Little House

Juli 30, 2017 Tinggalkan komentar

Takeshi () sangat dekat dengan neneknya, Taki. Sebelum meninggal, neneknya meninggalkan tulisan biografi untuknya. Dalam tulisan itu, neneknya menceritakan hal-hal yang ia alami ketika masih muda. Kala itu, masih tahun 30-an, Taki muda yang berasal dari pedesaan di daerah utara yang dingin, merantau ke Tokyo. Ia kemudian menjadi pembantu di rumah keluarga muda, dimana tuannya adalah seorang pengusaha mainan anak-anak. Rumah keluarga itu adalah rumah mungil beratap merah yang indah dan Taki menjalani hari-hari menyenangkan di rumah itu.

The Little House-1

Nyonya rumahnya, Takiko, adalah seorang perempuan cantik yang baik hati. Demikian juga tuannya, yang selalu sibuk dengan bisnisnya. Hingga suatu hari, muncul Itakura, seorang pelukis yang bekerja di perusahaan suami Takiko, Itakura yang hangat dan menyenangkan, dan diam-diam Taki sukai. Namun, tentu saja, karena posisinya, Taki hanya bisa mengagumi Itakura diam-diam. Apalagi kemduian diketahui kalau sang Nyonya rumah juga naksir Itakura.

The Little House-2

The Little House-3

Di tengah situasi politik Jepang yang tak menentu akibat perang, Taki menjadi saksi perselingkuhan sang Nyonya dengan Itakura. Hingga keadaan ekonomi Jepang memburuk dan Taki harus pulang kampung karena majikannya tak mampu lagi menggajinya.

The Little House-6

Sekilas, film ini mungkin terkesan sebagai film drama cinta biasa, tapi tentu saja, bukan di situ intinya. Ada pesan yang lebih besar dari itu. Seperti diketahui, di masalalu, Jepang memang dikenal sebagai negara imperialis yang dengan pongah menjajah negara-negara tetangga. Ketika banyak orang dari negara jajahan terbunuh, Jepang membanggakannya sebagai patriotrisme. Dan hal itu, sekarang menjadi semacam aib memalukan bagi generasi muda Jepang. Banyak generasi muda Jepang sekarang yang merasa bersalah atas dosa masalalu para orang tua mereka. Dan film ini, seolah ingin menjadi ‘penghiburan’ dari keadaan itu. Tentu saja, apa yang dilakukan para orang tua mereka dulu salah, tapi tidak semua orang patut dipersalahkan atas kejadian itu. Digambarkan melalui film ini, bahwa sebagian dari mereka hanyalah warga negara biasa, yang tidak tahu apa-apa soal perang, tapi sebagai warga negara, turut dalam euforia patriotisme ketika negaranya dianggap bisa mengalahkan negara-negara lain. Mereka adalah orang-orang biasa, yang bertahan hidup dengan caranya masing-masing, jauh dari hiruk pikuk politik yang ada meski di sisi lain, mau tak mau kehidupannya juga turut dipengaruhi oleh naik turunnya kondisi politik yang ada.

The Little House-5

Filmnya sendiri dikemas dengan manis, menggunakan alur maju mundur, dengan gambar-gambar yang cukup sinematis.

Note:
Didasarkan pada novel “Chiisai Ouchi” karya Kyoko Nakajima (2010) yang merupakan pemenang penghargaan Naoki Prize

Cast:
Takako Matsu – Takiko Hirai
Haru Kuroki – Taki Nunomiya
Takataro Kataoka – Masaki Hirai
Hidetaka YOshioka – Masahaaru Itakura
– Takeshi Arai
Chieko Baisho – Taki tua
Isao Hashizume – Guru Konaka
Fukutaro Ichkawa – Kyochi Hiroi

Judul: The Little House/ Chiisai Ouchi
Sutradara: Yoji Yamada
Penulis : Kyoko Nakajima (novel), Yoji Yamada, Emiko Hiramatsu
Produser: Hirshi Fukazawa, Hiroki Saito
Sinematografi: Masashi Chikamori
Rilis: 25 Januari 2014
Durasi: 136 menit
Distributor: Sochiku
Bahasa/Negara: Jepang

Film Festival & Awards:
– Berlin International FF 2014 – Competition
– Japan Academy Prize 2015 – Outstanding Performance by an Actress in a Supporting Role (Haru Kuroku)

Kategori:Uncategorized

Love Strikes!

Juli 28, 2017 Tinggalkan komentar

Yukiyo () seorang cowok super culun yang terobsesi untuk memiliki kehidupan cinta di usianya yang sudah 30 tahun. Hobinya twitteran meski followernya hanya sedikit saja dan hampir tidak ada yang pernah merespon. Hingga suatu hari, seseorang memberi komentar cuitannya. Dia adalah Miyuki (), seorang cewek cantik yang menarik dan juga ramah.

love strike

Sebagai orang yang tak pernah menjalin huubungan dengan lawan jenis, Yukiyo langsung ge-er dengan kebaikan Miyuki. Apalagi, ternyata obrolan mereka selalu nyambung. Singkat kata, Yukiyo jatuh cinta pada Miyuki dan Miyuki juga sepertinya memberi harapan.

love strike-4

Tapi Yukiyo harus menelan kecewa karena ternyata Miyuki sudah punya pacar, seorang lelaki sebayanya yang keren sukses dan sudah beristri. Patah hati, Yukiyo berusaha melupakan Miyuki dan menjalin hubungan dengan Rumiko, teman Miyuki yang single dan naksir dirinya. Namun ternyata Yukiyo sadar, bahwa yang ia cintai hanyalah Miyuki .love strike-2

Saya tertarik dengan film ini karena pemainnya, , yang meski wajahnya ehem, tidak bisa dibilang tampan, tapi memiliki sisi charming dalam aktingnya. Dan saya baca juga kalau dia dapat pernghargaan sebagai aktor terbaik di film ini. Tadinya, saya berharap, meski ini adalah film tentang cinta tapi disajikan dengan cara berbeda. Tapi well, ternyata tidak jauh beda sih dari cerita-cerita tentang film cinta sejenis. Saya sendiri tak mengerti kenapa film ini sepertinya cukup mendapat apresiasi tinggi dengan adanya beberapa penghargaan. Untuk akting Mirai memang bermain bagus sebagai si super duper culun dan yeah, Masami juga bermain bagus meski menurut saya karakternya mirip-mirip saja dengan karakternya yang sudah-sudah. Cukup menghibur, tapi juga tak bisa dibilang mengesankan.

Cast:
– Yukiyo Fujimoto
– Miyuki
Kumiko Aso – Rumiko
Riisa Naka -Ai
Yoko Maki -Motoko
Hirofumi Arai – Yuichi Shimada
Nobuaki Kaneko – Daisuke Yamashita
Lily Franky – Takuya Sumida

Judul: Love Strikes!/ Moteki
Sutradara: Hitoshi One
Penulis: Mitsuro Kubo (manga), Hitoshi One
Produser: Genki Kawamura
Sinematografi: Wataru Yamamoto
Rilis: 23 September 2011
Durasi: 118 menit
Distributor: Toho
Negara/Bahasa: Jepang

Awards:
Blue Ribbon Awards 2012:
– Best Supporting Actress ()

Mainichi Film Awards 2012:
– Best Actor ()

Kategori:Uncategorized

Split

Juli 28, 2017 Tinggalkan komentar

Yoon Chul-jong () adalah seorang pemain bowling profesional yang di juluki Perfect Man gara-gara nyaris selalu menang. Tapi kemudian karirnya hancur. Ia mengalami kecelakaan yang membuat kakinya cacat dan istrinya meninggal. Sekarang ia hidup tak menentu, meski masih memiliki semangat besar pada bowling. Bersama Hee-jin (), seorang pemilik klub bowling yang sedang dililit hutang, ia sering bertanding kesana kemari, meski kemudian kalah.

Suatu hari, ketika tengah bekerja di sebuah toko kecil yang bersebelahan dengan tempat bowling, Chul-jong melihat Young-hoon (), seorang pemuda autis yang sangat pintar bermain bowling. Merasa tertarik, Chul-joong kemudian mendekati Young-hoon dan mengajaknya menjadi satu tim. Young-hoon dicampakkan ibunya dan tingal di rumah perawatan.

Split_2

Split_3

Chul-jong akhirnya berhasil membujuk Young-hoon untuk bergabung dengannya, meski cukup banyak kendala di awal, karena Young-hoon yang autis. Tapi setelah melakukan berbagai pendekatan lembut, Chul-jong berhasil membuat Young-hoon mempercayainya. Singkat cerita, keduanya menjadi tim yang kompak. Sementara dalam kehidupan sehari-hari, juga terjalin hubungan ala kakak-adik yang manis. Chul-jong yang terbiasa hidup sendiri dalam kepahitan, menemukan kasih sayang pada diri Young-hoon. Pun dengan Young-hoon yang dicampakkan keluarganya.

Split_5

Split_9

Masalah muncul dari Dooggeobi, si culas yang sepertinya tak pernah senang melihat orang senang. Dooggeobi ini selalu melakukan berbagai cara untuk menjatuhkan Chul-jong.

Split_10

Sebenarnya, ‘tak sengaja’ menemukan film ini. Dan begitu membaca bahwa castnya adalah dan , plus sinopsisnya terdengar menarik, saya langsung memutuskan untuk menonton. Melihat cast dua aktornya yang bisa dibilang identik dengan film berkualitas, saya merasa sedikit heran karena nyaris tak pernah mendengarfilm ini diperbincangkan di internet. Dan yah, setelah menonton film ini, saya pun memahaminya. Seperti ekspektasi awal saya, film ini sebenarnya digarap dengan cukup berkualitas, memiliki kesan sinematik yang kuat. Yoo dan Lee bermain dengan apik sesuai dengan karakternya masing-masing. Yoo bermain apik sebagai Chul-jong yang ‘kalah’ dan Lee juga bermain apik sebagai si bocak autis, Yang-hoon. Pun demikian dengan cast pendukung seperti yang jadi Hee-jin dan Jung Sung-Hwa sebagai si antagonis Dooggeobi. Ditambah lagi latar cerita tentang dunia bowling yang tak biasa. Dengan semua itu, sebenarnya film ini potensial sekali untuk menajdi film yang unik dan qualified. Hanya saja, sangat disayangkan karena hal itu tak didukung dengan cerita yang kuat.

Split_11

Alih-alih, ceritanya justru menjadi semacam cerita ala film gangster yang sibuk saling menjatuhkan. Saya tak habis pikir kenapa Dooggeobi begitu terobsesi untuk menjatuhkan Chul-jong seperti itu. Saya merasa bahwa kebenciannya terkesan berlebihan dan membuat cerita jadi ‘kurang bermutu.’ Akan lebih seru misalnya kalau cerita lebih fokus pada cerita yang lebih humanis saja, \perjuangan duo invalid, Chul-jong & Yang-hoon misalnya. Sangat disayangkan. Meski begitu, film ini tetap layak tonton kok. Terutama bagi yang ingin melihat akting bagus kedua cast utamanya, dijamin tidak akan kecewa.

Cast:
– Chul-Jong
– Young-Hoon
– Hee-Jin
Jung Sung-Hwa – Dooggeobi (oppa)
Kwon Hae-Hyo – CEO Baek
Moon Young-Soo – si rambut putih

Judul:Split /Seupeulrit ( 스플릿)
Sutradara: Choi Kook-Hee
Produser: Nam Sung-Ho, Lee Tae-Hyun
Sinematografi: Baek Yoon-Suk
Rilis: 10 November 2016
Durasi: 121 menit
Produksi/distributor: Opus Pictures
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Kategori:Uncategorized

Snowpiercer

Juli 22, 2017 Tinggalkan komentar

Sudah lama ingin nonton film ini, tapi setiap kali saya putar l5-10 menit sudah merasa malas untuk meneruskan. Meski begitu, saya tetap bertekad untuk nonton film ini karena penasaran, demi mengetahui kalau film ini memenangkan banyak penghargaan. Apalagi juga, sutradaranya adalah salah satu sutradara dengan nama besar yang berkali-kali menghasilkan film berkualitas, Bong Jon-hoo.

Snowpiercer.2013.BRRip.RyeMovies.avi_002005184

Film ini berlatar sebuah dunia masa depan yang dibangun di dalam gerbong-gerbong kereta api yang terus bergerak mengelilingi dunia. Jika kereta berhenti, maka berarti kiamat. Tapi untuk menggerakkan kereta, ada pihak-pihak yang harus dikorbakan. Untuk itulah, kehidupan di dalam gerbong ini dibagi dalam kasta-kasta. Ada gerbong yang dikhususkan untuk golongan atas yang menikmati segala kemewahan, dan tentu saja gerbong untuk golongan bawah, yang terletak di gerbong paling belakang dan berperan sebagai roda utama yang menggerakkan gerbong.

Snowpiercer.2013.BRRip.RyeMovies.avi_001827767

Merasa diperlakukan dengan sangat tidak adil, kelompok gerbong belakang kemudian melakukan pemberontakan. Di pimpin oleh. seorang pemuda bernama Curtis. Ia kemudian dibantu seorang mekanik handal Namgoong Min-soo ( ) dan putrinya, Yo-na ( ). Mereka pun melakukan aksi menerobos gerbong demi gerbong untuk menghancurkan ketidak adilan.

Snowpiercer.2013.BRRip.RyeMovies.avi_004465195

Hmm, yah. Tema film ini cukup unik dan ceritanya juga bagus. Dengan gaya satir ala Bong yang tak henti mengkritik kapitalisme. Hanya saja, entah kenapa, saya kurang bisa menikmati film ini, mungkin lebih karena selera sebenarnya. Karena ini adalah film yang dibuat oleh sutrada Korea, saya berharap sesuatu yang lebih ‘Korea’ dengan aktor-aktor Korea sebagai pemeran utama, dalam hal ini, dan . Tapi justru yang saya temukan bahwa peran utama lebih banyak dimainkan oleh aktor Hollywood (Chris Evans dkk) yang membuat saya rasanya tak jauh beda dengan nonton film Barat saja. Tapi diatas semua itu, ini adalah film yang bagus.

Cast:
Chris Evans – Curtis
– Namgoong Min-soo
Ed Harris – Wilford
Tilda Swinton – Mason
Jamie Bell – Edgar
John Hurt – Gilliam
Octavia Spence – Tanya
Ewen Bremner – Andrew
– Yo-na

Judul: Snowpiercer/ Sulguk Yeolcha
Sutradara:
Penulis : Jacques Lob (komik)
Produser: Park Chan-wook
Sinematografi: Hong Kyung-pyo
Rilis: 31 Juli 2013
Durasi: 126 menit
Produksi: Moho Films, Opus Pictures
Distributro: CJ Entertaitment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/ Inggris, Korea

Film Festival
Busan International FF 2013 : Gala Presentation
L’Etrange Festival 2013
Berlin International FF 2014 : Out of Competition * Italian Premiere

Awards;
Baeksang Arts Awards 2014 : Best Director
KOFRA 2013: Best Film, Best Director, Best Cinematography
Blue Dragon Awards 2013: Best Director, Best Art Design
Daejong Film Awards: Best Art Design, Best Editing

 

Kategori:Uncategorized

Roaring Currents

Juli 20, 2017 Tinggalkan komentar

Jenderal Yi Sun-shin sudah tua dan sakit-sakitan. Tapi ia harus tetap memimpin pasukannya melawan gempuran tentara Jepang dibawah pimpinan Gurujima dan Wakizaka. Masalahnya lagi, armadanya hanya tingga beberapa. Rasanya musatahil mengalahkan Jepang yang berkekuatan besar. Tapi sebagai seorang Panglima Perang, ia tak boleh menunjukkan rasa gentar. Di depan anak buahnya, ia harus tetap optimis. Dengan memanfaatkan keahlian membaca gerak ombak dan juga taktik berperang yang jitu, Yi pun memimpin pasukannya melawan Jepang.

The Admiral Roaring Currents_9

Sebuah film bertema heroisme dalam arti ‘sebenarnya’, karena film ini memang diangkat dari kisah nyata Jenderal Yi Sun-shin yang merupakan pahlawannya orang Korea. Menonton film ini mengingatkan saya pada film-film kolosal China dan cukup salut dengan sineas Korea yang cukup meyakinkan membuat film semacam ini. Karena dibanding China, sepengamatan saya, selama ini, Korea masih belum ‘apa-apa’ dalam hal membuat film kolosal seperti ini.

The Admiral Roaring Currents_3

The Admiral Roaring Currents_5

Secara cerita, berhubung saya tidak punya keterikatan emosional dengan latarnya (Korea), saya hanya menikmatinya sebagai orang luar saja. Dan sejujurnya, saya tidak terlalu suka dengan film bertema perang dan heroisme. Perang itu absurd. Pada akhirnya, prajurit-prajurit yang ‘tidak bersalah’ lah menjadi korban. Meski pada masannya, semua keabsurdan itu punya pembenaran sendiri.

Tapi sebagai sebuah tontonan, saya pikir film ini cukup menarik. Visual effect-nya terasa cukup wah, dan saya pun paham ketika membaca bahwa film ini sangat box office di negara asalnya sono. Bisa dipahami lah, pasti memang terasa seru menonton film jenis ini di bioskop.

The Admiral Roaring Currents_2

Dari segi akting, Choi Min-shik patut diacungi jempol, karena dengan bagus memerankan karakter Jenderal Yi Sun-shin yang mulai ringkih tapi tetap berwibawa. Jajaran aktor pendukung ada Kwon Yul, yang berperan sebagai putranya Yi Sun-shin yang lembut, dan saya pikir Kwon Yul bermain dengan sangat pas dan menunjukkan chemistry bapak-anak yang bagus dengan Choi. Moment-moment ia dengan ayahnya adalah salah satu moment terbaik di film ini.

The Admiral Roaring Currents_12

 

Untuk peran antagonis, diperankan oleh masternya peran antagonis dalam film Korea, Ryu Seung-ryong dan juga Jo Jin-woong, salah satu aktor yang selalu fleksibel baik itu sebagai antagonis maupun protagonis. Akting mereka cukup bagus, meski saya sedikit terganggu dengan make up mereka yang menurut saya agak berlebihan. Tujuannya sih mungkin untuk memberi kesan seram, tapi rasanya aneh saja karena kesannya jadi tidak alami. Padahal, tanpa make up seperti itu pun, dengan mengandalkan kemampuan akting mereka, saya pikir sudah cukup untuk memberi kesan antagonis. Beberapa peran pendukung juga cukup baik ditampilkan aktor yang sudah punya nama seperti Jin Goo dan Lee Jun-hyung. Sebagai bonus, ada beberapa aktor muda yang sedang naik daun yang muncul di beberapa scene, Park Bo-gum, No Min-woo dan Ko Gyung-po, meski peran mereka hanya sambil lalu saja.
Overall, lumayan.

Note:
Konon film ini box office banget di Korea sono. Hanya dalam waktu 12 hari, konon tiketnya mampu terjual 10 juta. Selama masa tayangnya, film ini mencapai tak kurang 15 juta tiket yang merupakan penjualan tiket terbesar film Korea.

Cast:
Choi Min-sik – Jenderal Yi Sun-shin
Ryoo Seung-ryong – Gurujima
Cho Jin-woong – Wakizaka
Jin Goo – Im Joon-young
Lee Jung-hyun – istri Joon
Kwon Yul – Lee Whe
Kim Yung-gon – Dodo
No Min-woo – Haru
Kim Tae-hoon – Kim Joong-gul
Ryohei Otani – Joon-sa
Park Bo-gum – Soo Bong
Ko Gyung-po – Odook yi
Ja Bok-rae – Oh Sang-gu

Judul: Roaring Currents/Battle of Myeongryang/Whirlwind Sea/ Myeongryang: – Huiori Bada
Sutradara: Kim Han-min
Penulis: Jun Chul-hong, Kim Han-min
Produser: Kim Han-min
Rilis : 30 Juli 2014
Durasi: 128 menit
Distributor: CJ Entertaintment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea-Jepang

Film Festival
Busan International FF 2014: Korean Cinema Today: Panorama
Korean FF in Paris 2014: Specials
Brussels International Fantastic FF 2015: Out of COmpetition *Belgian Premier

Awards:
Baeksang Arts Awards 2015: Grand Prize (Choi Min-shik)
Blue Dragon Film Awards 2014: Best Director
Daejong Film Awards 2014: BEst Film, Best Actor (Choi Min-sik), Best Technical Award
KOFRA 2014: Best Actor (Choi Min-sik), Best Technical Achievement

Kategori:Uncategorized

Master

Juli 20, 2017 Tinggalkan komentar

Presiden Jin () adalah seorang penipu yang membangun sebuah perusahaan bernama Won Network. Tak main-main, tipuannya dalam skala besar-besaran, melalui investasi palsu. Bermodal kelihaian bicara dan bermuka dua, ia justru dipuja-puja. Dalam melakukan penipuannya, ia dibantu si ahli IT, Park Jang-goon (), pemuda oportunis dan perempuan berwajah dingin, Kim Eom-ma () yang bertindak layaknya seorang eom-ma.

Master

Master-5

Kim Jae-myung () adalah seorang detektif jenius. Ia sudah mengendus modus penipuan Jin dan berusaha keras untuk menangkapnya. Bersama rekannya, polisi wanita pemberani, Shin Gemma (), ia menyiapkan segala hal untuk meringkus Jin. Jae-myung pun kemudian mendekati Jang-goon. Jang-goon yang sebenarnya juga sudah muak dengan Jin dan ingin mendapatkan keuntungan sendiri, akhirnya mau diajak bekerjasama.

Master-10

Master-2

Tapi Jin terlalu licin. Ia bahkan kemudian melarikan diri ke Filipina dan pura-pura mati. Tapi bukan Jae-myung namanya kalau menyerah dan kehabisan akal. Dengan kejeniusannya, ia dibantu Jang-goon dan Gemma, akhirnya berhasil menjebak Jin

Master-9

Master-11

Cast utamanya sangat menjanjikan. Hal itu pula yang membuat saya penasaran sama film ini. Meski kemudian agak menyurut karena pada ajang penghargaan lalu, film ini tak disebut-sebut, kecuali untuk kategori aktor terbaiknya (). Semuanya bermain bagus, tapi menurut saya Lee memang yang paling menonjol. Ia mampu menunjukkan sosok si penipu ulung yang licik, serakah, tapi juga seolah memiliki konflik batin. Kang terlihat keren sebagai si detektif jenius. Tapi sosoknya rasanya terlalu sempurna, sementara Woobin terlihat bodoh dan ceroboh. Padahal saya baca kalau posisinya juga sebagai si jenius. Sosok lain yang juga cukup keren adalah sebagai si polisi wanita pemberani. Sementara dari segi cerita sendiri, tidak ada yang terlalu mengejutkan. Tidak buruk, tapi juga terkesan biasa saja.

Cast:
– Presiden Jin
– Kim Jae-myung
– Park Jang-goon
– Shin Gemma
– Kim Eom-ma
Jung Won-joong – atasannya Jae-myung

Judul : Master
Sutradara: Cho Ui-seok
Penulis: Cho Ui-seok, Kim Hun-duk
Produser : Baek Ji-sun, Lee Yoo-jin
Sinematofrafi: Yoo Eok, Kim Jung-woo
Rilis: 21 Desember 2016
Durasi: 143 menit
Distributor: CJ Entertaintment
Negara/Bahasa: Korea Selata/Korea

Kategori:Uncategorized

Moonlight Drawn by Clouds

Juli 18, 2017 Tinggalkan komentar

Pangeran Lee Young ( ) adalah putra mahkota yang tak bahagia. Ia tidak akur dengan ayahnya, dan benci dengan aturan dan perpolitikan di istana. Alih-alih belajar menjadi putra mahkota yang ‘baik’ ia lebih senang menyamar dan berkeliaran di luar istana. Pengawal setianya adalah, Kim Byung-yeon () yang dingin dan misterius tapi sangat setia.

4.mkv_001394835

2.mkv_001686058

Hong Ra-on () seorang gadis miskin yang selalu berpenampilan seperti anak lelaki. Bersama ayahnya, ia bekerja sebagai pemain opera jalanan. Sebuah ‘kebetulan’ mempertemukannya dengan si putra mahkota. Tentu saja, ia tak tahu bahwa Lee Young adalah putra mahkota. Dan Lee Young juga tak tahu bahwa Ra-on adalah seorang perempuan.

2.mkv_000348514

Demi menebus hutang, Ra-on kemudian dijual untuk menjadi kasim di istana. Di sanalah ia kemudian kembali bertemu dengan Young. Melihat Young yang kesepian dan tertekan, Ra-on berusaha menghiburnya. Di sisi lain, kehadiran Ra-on membuat Young merasa terhibur dan…menyukai Ra-on. Masalahnya, ia mengira Ra-on adalah laki-laki. Pun ketika identitas yojung terungkap, cinta mereka adalah hal mustahil karena perbedaan status.

1.mp4_002266226

Selain itu, ada juga Kim Young-sung (), bangsawan yang menyukai seni, yang menjadi ancaman bagi Lee Young. Sebagai seorang seniman yang sering melukis perempuan, sejak awal Young-sung tahu bahwa Ra-on adalah perempuan. Dan yah, tanpa banyak alasan, langsung naksir Ra-on.

2.mkv_001650898

Sebenarnya, saya cenderung ogah-ogahan untuk nonton drama ini. Rasa penasaran saya lebih karena membaca komentar di internet yang umumnya positif. Ditambah lagi, ratingnya ketika tayang juga terbilang tinggi. Sebenarnya, keengganan awal saya adalah karena melihat cast-nya. tidak jadi masalah. Meski saya tidak ngefans dengannya, tapi dari drama-drama yang pernah dibintanginya, saya cukup kagum dengan kemampuan aktingnya. Masalahnya adalah . Saya juga cukup sering melihat penampilannya, karena ia memang sudah malang melintang di dunia akting sejak masih kecil, dan saya juga mengagumi kemampuan aktingnya. Hal yang membuat saya mengerutkan kening adalah kenyataan bahwa usia Yoo-jung yang bahkan belum 17 tahun.

8.mkv_000970296

Jika drama ini berlatar dunia sekolahan atau meskipun sageuk tapi lebih fokus ke dunia remaja, saya bisa menerima. Masalahnya, meski jajaran cast utamanya masih terbilang muda-muda (di bawah 25 tahun), cerita drama ini cukup ‘dewasa’, karena meski cerita berkisar perpolitikan di istana, tapi fokusnya adalah pada kisah cinta antara si pangeran dengan kasimnya. Dan tak urung hal itu membuat saya merasa risih. Harus saya akui, untuk aktris semuda dia, aktingnya cukup meyakinkan dan mampu menjadi pemeran utama dengan baik. Tapi pada bagian romance-nya, sangat sulit bagi saya untuk tidak berpikir bahwa ia masih terlalu muda dan meski juga bermain dengan baik sebagai si putra mahkota yang jatuh cinta pada si kasim, saya sulit memisahkannya dari kehidupan nyata. yang mengencani gadis yang secara usia masih dikriteriakan sebagai anak-anak (hal yang sama saya alami ketika menonton , Secret Door atau Let’s Fight Ghost). Hal yang benar-benar membuat saya merasa risih dan merasa bahwa romancenya hanya seperti hubungan kakak-adik.

1.mp4_000914983

9.mkv_003447851

Secara cerita sendiri, sebenarnya tak ada yang bisa dibilang baru dari drama ini. Cerita cinta yang melibatkan penyamaran jenis kelamin sudah cukup sering dibuat dalam drama Korea (, ). Dibalut dengan intrik-intrik istana dan cinta segitiga. Adegan-adegannya juga bisa dibilang klise khas drama Korea bergenre romance pada umumnya. Hal yang membuat saya bertanya-tanya, kok bisa ya drama ini ngehits? Tapi yah, kalau dipikir-pikir, bukankah banyak orang yang menyukai cerita yang klise? Selain itu, meski ceritanya begitu-begitu saja, plot drama ini diracik dengan rapi dan sangat mudah dicerna. Alurnya cepat dan enak diikuti dengan gambar-gambar jernih yang enak dipandang mata. Dan jangan lupa juga, jajaran castnya yang masih muda, fresh dan unyu-unyu. Selain , juga ada dan . Dan tentu juga, Kim You-joong yang sepertinya memiliki basis fans di kalangan remaja yang besar. Bagi yang tak keberatan dengan cerita yang begitu-begitu saja, silahkan ditonton.

Cast:
– Lee Young
– Hong Ra-on
g – Kim Yoon-sung
– Jo Ha-yeon
– Kim Byung-yeon
Kim Seung-Su – Raja Injoo
Jeon Mi-Sun – Park Sookui
Heo Jung-Eun – Putri Youngeun
Jung Yoo-Min – Wol-hee
Cheon Ho-Jin – Kim Hun
Jang Gwang – Kasim Han
Lee Joon-hyuk – Kasim Jang
Jo Hee-bong – Kasim Sung
– Jung Yak-yong
Jung Hye-seong – Putri Myungeun
Han Soo-yeon – Ratu Kim
Park Chul-min – Kim Ui-gyo

Judul: Love in the Moonlight / Moonlight Drawn by Clouds / Gooreumi Geurin Dalbit (구르미 그린 달빛)
Sutradara: Kim Sung-Yoon
Penulis: Yoon Yi-Soo (web novel), kk (web novel), Kim Min-Jung, Im Ye-Jin
Tayang: KBS2, 22 Agustus – 18 Oktober 2016
Episode: 18
Negara/Bahasa: Korea

Awards
– BaekSang Arts Awards 2017: – Most Popular Actor ( ), Most Popular Actress (Kim You-Jung)
– APAN Star Awards 2016: – Best New Actress (Kim You-Jung)
– KBS Drama Awards 2016: Best Actor ( ), Excellent Actress (medium-length drama) (Kim You-Jung), Best New Actor (Jin Young), Best Supporting Actor (Lee Joon-Hyuk), Best Child Actor (Jung Yoon-Suk), Best Child Actress (Heo Jung-Eun), Netizen Award ( ), Best Couple Award ( /Kim You-Jung)

 

 

Kategori:Uncategorized
the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar