Archive

Archive for the ‘Film Action’ Category

Asura: The City of Madness

Maret 26, 2017 Tinggalkan komentar

Han Do-kyung () adalah seorang detektif. Istrinya sedang sakit keras dan dirawat di rumah sakit. Dipaksa oleh keadaan, Do-kyung kemudian diam-diam membantu Park Sung-bae (), walikota berkuasa yang culas dan picik. Do-kyung berniat untuk menjadi pengawalnya Sung-bae dan mengundurkan diri dari kepolisian. Namun ketika melakukan sebuah ‘misi’, terjadi sebuah insiden yang membuat niatnya dicurigai atasannya.

Asura -2

Asura

Do-kyung pun kemudian terjebak pada situasi dilematis, ditekan oleh atasannya di kepolisian dan utang budi pada Sung-bae. Untuk itu, ia kemudian menyuruh juniornya yang setia, Mon Sun-mo (), untuk menggantikan posisinya sebagai kaki tangan Sung-bae. Tapi alih-alih, situasi menjadi semakin tak mengenakan baginya. Teman-temannya di kepolisian tak lagi mempercayainya dan memasangnya sebagai kartu ‘as’ untuk menjegal Sung-bae, di sisi lain Sung-bae yang licik, juga berusaha memanfaatkannya.

Asura -3

Asura -6

Sebenarnya, sudah agak bosan sih dengan film-film bertema crime dan gangster-gangsteran seperti ini. Tapi bagaiamana lagi, melihat jajaran castnya membuat saya penasaran, karena melibatkan aktor-aktor perfilman Korea ‘kelas berat’. Mulai dari yang memang belakangan sepertinya sedang benar-benar di puncak karirnya (dalam satu tahun filmnya bisa 2-3 film dan semuanya film berkualitas), lalu yang juga ‘konsisten’ dengan film-film ‘berat’, , Jeong Man-sik… juga (yang agaknya juga semakin ‘laris’ di film-film serius).. Karenanya, soal akting tak usah diragukan. Semuanya bermain dengan baik. Hanya saja, dari segi cerita, menurut saya ada yang terasa kurang, eksekusi endingnya terasa kurang memuaskan dan karakter-karakternya tidak cukup simpatik. Entah sih, mungkin karena pembuat film ini terobsesi dengan kata ‘madness’ di judulnya, hehe.

Asura -1

Cast:
– Han Do-kyung
– Park Sung-bae
– Moon Sun-mo
– Kim Cha-in
Jeong Man-Sik – Do Chang-hak
Yoon Ji-hye – Cha Seung-min
Kim Hae-gon – Tae Byung-jo
Kim Won-hae – Akeo
Oh Yeon-a – Jung Yoon-hee
Kim Jong-soo – Eun Choong-ho

Judul: Asura: The City of Madness / Asura (아수라)
Sutradara/Penulis: Kim Sung-Su
Produser: Kang Hyun, Han Jae-Duk
Sinematografi: Lee Mo-Gae
Rilis: 28 September 2016
Durasi: 132 menit
Produksi: Sanai Pictures
Distributor: CJ Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
Blue Dragon Film Awards 2016:
– Best Cinematography & Lighting

Ghost Sweepers

September 22, 2016 Tinggalkan komentar

Seperti judulnya, ini adalah tentang para pemburu hantu. Ada Master Park () masternya para cenayang, Park Suk-hyun (), seorang doktor yang mendalami dunia perhantuan. Shim-in  () biksu bermata satu yang memiliki penglihatan indra keenam. Seung-hee, si gadis peramal dan Wol -gwang, bocah yang bisa melihat masa depan. Selain itu, ada juga Chan-young (), wartawati yang ditugasi meliput ritual pengusiran hantu.
ghost-sweeper_poster
Ke-6 orang ini kemudian terlibat dalam sebuah pertarungan melawan hantu jahat yang berasal dari kapal tenggelam di dasar laut. Seiring waktu, mereka juga lebih mengenal satu sama lain dan menjadi tim yang kompak.

ghost-sweeper

Lee Je-hoon yang tak pernah mengecewakan

Hihi, ceritanya sih agak-agak tak masuk akal begitu. Dan alasan utama saya nonton film ini sebenarnya lebih karena ingin melihat aktingnya . Yah, sejak melihat aktingnya di beberapa film yang selalu memukau, saya selalu penasaran dengan aktingnya yang lain, yang sayangnya tak terlalu banyak mengingat dia sepertinya sangat selektif dalam memilih film. Dan meski film ini bisa dibilang tidak populer, tetap saja saya penasaran.

ghost-sweeper5

Tim pemburu hantu yang kompak

Dari segi cerita, memang tidak ada yang terlalu baru di film ini. Premis utamanya standar saja. Meski begitu, juga bukan film yang buruk kok. Dan menurut saya, yang menarik di sini  justru bukan cerita tentang perang melawan si hantu, melainkan karakter dan hubungan para pemburu hantu yang punya kisah tersendiri. Dan hal itu tentu tak lepas dari castingnya yang menurut saya cukup jor-joran memasang para aktor berkualitas. Selain , juga ada aktor senior , , ….. yang saya pikir memberi bobot lebih pada film ini. Dan tentang yang merupakan sumber utama penasaran saya, sama sekali tak mengecewakan. Meski di atas kertas mungkin karakternya terkesan biasa saja, tapi dia mampu menghidupkan sosok Park Suk-hyun sebagai karakter yang utuh dengan ekspresi-ekspersinya yang tak pernah gagal.
ghost-sweeper1
Sayangnya beberapa karakter tidak dipaparkan dengan gamblang (sosok Seung-hee si peramal dan Wol-gwang si bocah). Meski begitu, tetap menarik untuk ditonton kok.

Cast:
– Master Park
– Park Suk-hyun
– Chan-young
– Shim-in
Kim Yoon-hye – Seung-hee
Yang Kyung-mo – Wol-gwang
Lee Byung-joon – Ko-san

Judul: Ghost Sweepers / Fortune Tellers / Jeomjaengyideul (점쟁이들)
Sutradara: Shin Jung-Won
Penulis: Kwon Sung-Whee
Produser: Kang Myung-Chan
Sinematografi: Sung Seung-Taek
Rilis: 3 Oktober 2012
Durasi: 119 menit
Bahasa/Negara: Korea/Korea Selatan

Phantom Detective

Juli 25, 2016 Tinggalkan komentar

Ini adalah salah satu film yang saya tunggu-tunggu rilisnya. Ada dua hal yang menjanjikan dari film ini: ini adalah karya berikutnya dari sutradara yang pernah diganjar sebagai sutradara film terbaik, Jo Sung-hee, untuk filmnya yang ngehits banget: “” dan dipuja-puji karena gaya filmnya yang unik. Kedua, tentu saja adalah pemeran utamanya, , aktor muda yang ‘tidak pernah gagal’ memerankan karakter-karakter sulit dan juga sepertinya selalu selektif dalam memilih film-filmnya. Selain itu juga ada nama yang juga selalu berakting bagus dan yang meski aktingnya tidak selalu berhasil, tapi juga lumayan lah.
Phantom_Detective-poster
Tokoh utama film ini adalah seorang detektif jenius yang menderita amnesia, Hong Gil-dong. Bagi penggemar drama Korea, tentu tokoh Hong Gil-dong tidaklah asing karena pernah dibuat dramanya dengan judul yang sama (dibintangi sama dan ). Konon Hong Gil-dong ini memang semacam sosok legenda dalam cerita rakyat Korea. Dan konon, sosok Hong Gil-dong di film ini juga memang terinspirasi dari cerita rakyat itu.

pd

Lee Je-hoon sebagai si detektif Hong Gil-dong

Tapi berbeda dengan sosok Hong di cerita rakyat yang merupakan hero, sosok Hong Gil-dong () di sini bisa dibilang seorang antihero. Ia seorang detektif jenius yang bekerja di bawah organisasi detektif, Hwangbildang yang diketuai seorang perempuan cantik anak orang kaya, Hwang ().

pd0

Si mata satu Kim Byeok-do

Hong di sini bukanlah orang yang simpatik. Akibat trauma masalalu, ia mengalami amnesia. Kepribadiannya cenderung egois dan kejam. Ia tidak terbiasa memiliki hubungan sosial dengan orang lain.  Ketika perlahan ingatannya kembali, satu-satunya aadalah bahwa ibunya dibunuh dan meminta dirinya untuk membalaskan dendam pada seorang lelaki bermata satu, Kim Byeok-do ().

pd14

Kim Sung-kyun yang main bagus sebagai si jahat Kim Sung-il

Sayang, ketika ia hendak menemui Kim Byeok-do, sudah ada orang yang mendahuluinya. Sebuah kelompok misterius yang diketuait Kang Sung-il () yang jahat dan bengis. Kang ini punya niat jahat untuk menghancurkan desa Kim. Cerita menjadi semakin menarik karena Kim Sung-il ternyata tahu banyak tentang siapa sebenarnya Hong berikut masalalunya.
pd6

pd8
Tidak hanya itu, karena Hong kemudian justru bertemu dengan dua cucu Kim yang masih kecil-kecil, Mal-soon dan Dong-yi. Awalnya, Hong yang berhati dingin, hanya ingin memanfaatkan kedua bocah ini sebagai sandera. Tapi seiring waktu kebersamaan mereka,  Hong, yang selama ini selalu berpikir pragmatis, kemudian dihadapkan pada situasi yang melibatkan nuraninya karena ia mulai jatuh sayang pada anak-anak manis ini. Hong pun kemudian dilanda perasaan dilematis karena bagaimanapun, mereka berdua adalah cucu dari musuh bebuyutannya. Dan di sinilah kemudian salah satu moment terbaik film ini disajikan, interaksi Hong dan para bocah yang diselipi humor lucu dan mengharukan. Untuk hal ini, cast para bocah, terutama pemeran Mal-soon yang begitu ‘hidup’,  patut diacungi jempol. Dan saya pikir, juga tak lepas dari kemampuan akting yang mampu membangun chemistry dengan para bocah dengan begitu baik.

pd18

Love this team 😀

Hmm, yah, saya memang terlalu berekpektasi pada film ini. Dan harus saya akui, setelah menontonnya, film ini tidak bisa dibilang sempurna. Ketegangan di bangun sejak awal terasa intens dan membuat penasaran, tapi entah bagaimana ke tengah, cerita menjadi agak melambat. Beberapa adegan suspense-nya menurut saya tidak dieksekusi dengan cukup memuaskan. Sinematografinya yang  bergaya noir bisa dibilang adalah sesuatu yang baru dalam perfilman Korea, tapi kok semakin ke sini saya merasa bahwa film ini menjadi agak terlalu kehollywood-hollywoodan.  Dan berhubung saya tidak terlalu bisa menikmati film action, saya juga tak bisa menikmati aksi bunuh-bunuhan di sini.

pd108
Tapi di atas itu semua, secara keseluruhan film ini tidak mengecewakan dan tetap recommended untuk ditonton. Ceritanya menarik, tidak melulu soal balas dendam dan dar-der-dor tapi juga tentang hubungan humanis antar karakternya (terutama Hong dan para bocah).  Dan bagi saya, selalu menarik melihat bagaimana si tokoh utama menjadi ‘a better person’ dalam sebuah cerita.  Film ini juga disajikan dengan begitu  manis lewat interaksi yang terlihat begitu natural antara Hong dengan bocah-bocah. Meskipun ceritanya intens, tapi selipan humornya terasa lucu dan orisinal.  Semua castnya bermain dengan baik. Selain dan dua aktor cilik Roh Jeong-eui (Dong-yi) dan Kim Ha-na (Mal-soon) juga ada yang bermain apik sebagai si antagonis,  Kim Sung-il. Sedikit disayangkan menurut saya adalah sosok yang sebenarnya punya cukup nama besar. Meski karakternya sebenarnya digambarkan cukup penting dalam cerita, tapi adegan yang melibatkannya di sini sangat sedikit dan sekilas-sekilas.
pd10
Selain itu, menonton film ini juga membuat saya berpikir kalau film ini mungkin akan dibuat sekuelnya karena beberapa bagian ceritanya menurut saya masih menggantung. Entah sih, karena sejauh ini saya belum mendengar berita tentang hal itu di internet. Dan meski saya tak terlalu suka ide film yang memiliki sekuel, saya pikir saya tak keberatan untuk menonton kalau film ini memang dibuat sekuelnya kelak. Dengan jajaran cast utama yang sama tentunya. Well, who knows? Hehe..

Cast:
– Hong Gil-dong
– Kang Sung-il
– Hwang
Roh Jeong-Eui – Dong-yi
Kim Ha-na – Mal-soon
– Kim Byeong-duk
Jung Sung-hwa – Pemilik Penginapan
– saudaranya pemilik penginapan

Yoo Seung-Mok – pemilik bengkel mobil
Hong Young-Geun – Kim Jin-Ho
Yoon Young-Kyun – Choi Tae-Jung
Lee Joon-Hyuk – pemilik agen real estate
Lee Min-Ji – Tracksuit Girl
– anggota Gwangeunhwe yang mengikuti Hong Gil-Dong (cameo)
Ko Woo-Rim – Hong Gil-Dong (kecil)

Judul: Phantom Detective / Detective Hong Gil-Dong: Disappeared / Tamjung Honggildong: Sarajin Maeul (탐정 홍길동: 사라진 마을)
Sutradara/Penulis: Jo Sung-Hee
Produser: Shin Chang-Hwan
Sinematografi: Byun Bong-Sun
Rilis: 4 Mei 2016
Durasi: 125 menit
Distributor: CJ Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

A Violent Prosecutor

Byun Jae-wook () adalah seorang pengacara idealis tapi temperamen dan intimidatif. Suatu hari, ia  ditugaskan untuk menyelidiki sebuah kasus besar. Di tengah interogasi, si terdakwa tiba-tiba meninggal secara misterius. Jae-wook kemudian dituduh sebagai penyebab kematiannya dan dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun.
vp7
Di penjara, Jae-wook kemudian mengetahui kalau ia diperalat dan otaknya adalah atasannya sendiri, Wang Jong-gil () yang berambisi untuk menjadi politisi. Dengan memanfaatkan keahliannya sebagai pengacara, Jae-wook berhasil mengambil hati para sipir dan tahanan dan menjadi orang yang disegani.

vp0

Kang Dong-won, always good looking no matter what 😛

Suatu hari, di penjara muncul si tukang tipu berangasan, Han Chi-won ( ). Dengan bermodal tampang cakep dan pandai membuatl, Chi-won menipu banyak perempuan kaya untuk diporotin. Ketika mengetahui bahwa Chi-won memiliki keterkaitan dengan kasus yang membuatnya dipenjara dulu, Jae-wook pun kemudian menwari Chi-won kerjasama. Ia membantu Chi-won untuk keluar dari penjara dengan syarat Chi-won mau membantunya menangkap Wang Jong-gil.

vp00

Love their bromance

Another crime plus bromance story. Cerita yang sangat familiar dalam film-film Korea. Meski begitu, plotnya digarap berbeda. Meski ceritanya terdengar berat, tapi penceritaan yang cair dan lancar membuat film ini terasa enak dinikmati.  Ditambah lagi, jajaran cast-nya juga terasa solid: , , , Park Sung-woong... Recommended!

VP_poster

Cast:
– Byun Jae-wook
– Han Chi-won
– Wang Jong-gil
Park Sung-Woong – Min-woo

Judul: A Violent Prosecutor/ Geomsawejeon (검사외전)
Sutradara/Penulis: Lee Il-Hyeong
Produser: Gook Soo-Ran, Han Jae-Deok, Yoon Jong-Bin
Sinematografi:Choi Chan-Min
Rilis: 3 Februari 2016
Durasi: 126 menit
Produksi:Sanai Pictures
Distributor: Showbox/Mediaplex
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Inside Men

April 26, 2016 Tinggalkan komentar

Ahn Sang-goo () adalah seorang gangster. Ia menjalin hubungan ala hyungnim-dongsaeng dengan seorang jurnalis senior yang licik, Lee Kang-hee. Sang-goo selalu berpikir bahwa hubungannya dengan Kang-hee adalah hubungan timbal balik yang menguntungkan dan percaya bahwa Kang-hee memberi perlindungan untuknya.

Good acting of Lee Byung-hoon!

Good acting of Lee Byung-hoon!

Lee Kang-hee () diam-diam menjalin hubungan dengan dua orang pengusaha, Jang Pil-woo ()dan Presiden Oh. Ketika kedua perusahaan ini bermasalah secara hukum, Kang-hee diam-diam ikut terlibat.

Tiga lelaki 'terhormat' yang culas dan licik

Tiga lelaki ‘terhormat’ yang culas dan licik

Woo Jang-hoon () adalah seorang pengacara yang ambisius dan bermulut kasar. Ia berasal dari latar belakang keluarga orang biasa dan tidak punya beking siapa-siapa. Dengan idealismenya, Jang-hoon ingin menunjukkan bahwa ia mampu meraih posisi dalam karir pengacaranya meski dengan segala keterbatasan itu. Ia pun berambisi menangani kasus Pil-woo-Oh. Berpikir bahwa Sang-goo bisa membantunya menemukan bukti-bukti, Jang-hoon pun menawarkan kerjasama. Siapa sangka, hal itu justru menjadi semacam bumerang bagi Sang-goo karena ternyata Kang-hee yang ia percaya akan selalu di pihaknya ternyata seorang penjahat licik yang hanya memanfaatkannya.

Finally, Jo Seung-woo! :P

Finally, Jo Seung-woo! 😛

Bersama, dua orang dengan latar belakang yang kontras ini pun kemudian bekerjasama untuk menjatuhkan Kang-hee dan kroninya.

imn657

Seperti saya sering tulis sebelum-sebelumnya, film gangster atau crime sebenarnya sama sekali bukan genre favorit saya. Tapi apa boleh buat, karena pemain utamanya adalah pemain favorit saya, , yang semakin kesini semakin perlu ekstra kesabaran menunggunya bermain film (karena belakangan ia cenderung lebih memilih konsen di musikal daripada film/drama), jadilah saya penasaran setengah mati dengan film ini. Meski saya selalu yakin bahwa Jo akan selalu menampilkan permainan terbaiknya, tapi saya juga tak ingin terlalu banyak berekspektasi karena di atas kertas, cerita film ini terkesan tidak terlalu berbeda dengan cerita film bergenre sama yang sudah-sudah. Dan selain Jo, juga ada nama yang membuat saya berpikir bahwa Jo mungkin hanya akan menjadi 2nd lead. Tapi setelah menonton film ini, saya merasa cukup puas. Soal akting, jangan ditanya deh. Keduanya bermain apik dan menunjukkan chemistry bromance yang pas. Meski begitu, harus saya akui, mungkin karena faktor senioritas dan juga karakter yang lebih kompleks, memang terlihat sedikit lebih mencurei scene. Selain itu, juga ada aktor senior, dan yang juga bermain apik sebagai para antagonis. Mungkin hanya perasaan saya, tapi saya merasa sisa chemistry hangat guru-murid antara dan di film mereka sebelumnya, , ketika keduanya harus satu scene di sini. Dan itu terasa menyenangkan.

Seperti reunian Tazza :)

Seperti reunian Tazza 🙂

Sementara dari segi cerita. meski bukan hal yang baru, tapi tetap menarik. Setelah menonton film ini, membuat saya tercenung. Bahwa serignkali, penjahat yang paling jahat dan menjijikkan bukanlah mereka yang secara kasat mata terlihat sebagai penjahat seperti preman, mafia dsb, tapi justru orang-orang yang terlihat terhormat, bersih dan berkuasa. Well, good movie. Recommended!

Cast:
– Ahn San-goo
– Woo Jang-hoon

– Lee Kang-hee
– Jang Pil-woo
Kim Hong-Fa – Presiden Oh
Jo Jae-Yun – Kepala Seksi Bang
Bae Sung-Woo – park Jong-pal
– Reporter Goh
Jo Woo-Jin – Direktur Jo
Lee El – Joo Eun-hye
Jeong Man-Sik – Kepala Prosecutor

Judul: Inside Men/ Naeboojadeul (내부자들)
Sutradara: Woo Min-Ho
Penulis: Yoon Tae-Ho (original comic), Woo Min-Ho
Produser: Lee Min-Soo, Park Chul-Soo, Choi Jin-Ho, Lee Dong-Ho, Won Young-Sik
Sinematografi: Goh Nak-Sun
Rilis: November 19, 2015
Durasi: 130 min.
Distributor: Showbox/Mediaplex
Negara/Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Assassination

April 20, 2016 Tinggalkan komentar

Yeom Seok-jin ( adalah mata-mata jepang yang menyamar sebagai agen yang bekerja untuk pejuang kemerdekaan Korea. Dengan dibiayai oleh seorang pengusaha Korea nasionalis, Kim Won-bong ( , ia merekrut tiga orang pejuang yang dipenjara: Ok-yoon (,) Saksopo (dan Deok-sam untuk membunuh Kang In-gook, orang Korea yang jadi antek Jepang.

ass7

Lee Jung-jae yang selalu oke baik sebagai antagonis maupun protagonis

Hawaii Pistol  (adalah orang Korea  yang apatis pada politik. Ia bekerja sebagai  pembunuh bayaran, bersama partnernya yang setia, Yeonggam.Suatu hari, Yeom Seok-jin mendatanginya dan menyuruhnya untuk membunuh Ok-yoon cs. Namun setelah mengenal Ok-yoon yang idealis dan militan, Hawaii justru jatuh simpati. Di sisi lain, diketahui kemudian kalau Ok-yoon memiliki kembaran bernama Mitsuko dan dibesarkan oleh si pengkhianat In-gook.

assq

Tiga pejuang yang menjadi tiga pembunuh

Waah… Perasaan saya benar-benar serasa mau meledak ketika menonton film ini. Pertama, adalah cast-nya yang benar-benar bertabur aktor papan atas Korea, : , , .. Salah satu dari ketiga aktor  ini saja sudah membuat saya penasaran untuk menonton filmnya, dan tiga aktor? saya benar-benar penasaran. Ketiganya adalah aktor yang saya kagumi, bukan hanya karena memang kemampuan aktingnya yang tak perlu diragukan lagi, tapi juga pilihan-pilihan filmnya yang seolah jaminan film bagus dan ketiganya sudah pernah main film bersama dan menunjukkan chemistry yang mengagumkan. Memasangkan mereka bertiga di satu film sungguh seperti dream collaboration.

assg

The charismatic Ha Jung-woo

asswv

My fave Jo Seung-woo, walaupun peran kecil tapi cukup mampu mencuri scene

Dan ternyata ketika mulai menonton, saya semakin excited karena meski tiga aktor di atas adalah pemeran utamanya, film ini masih bertabur aktor papan atas lain yang sama kerennya:  my fave-ever , lalu ada , , , .. . Meski mereka cuma sebagai pemain pendukung, tapi peran mereka sama sekali tak bisa diabaikan dalam menyusun jajaran cast yang terasa solid. Jor-joran bintan pada satu film sebenarnya berisiko wasted of talents, tapi menurut saya tidak dengan film ini. Masing-masing cast punya kekuatan dan karisma karakternya sendiri.

assmn

Good acting of Jeon Ji-hyun

Selain dari segi cast, dari segi cerita, film ini juga menurut saya digarap dengan sangat bagus. Konfliknya sangat tidak kering.  Tadinya saya sempat berpikir bahwa konflik dua orang kembar terkesan agak cheesy, tapi ternyata sang penulis cerita cukup smart untuk membuatya menjadi cerita yang tetap terasa berkelas. Dan dari segi sinematografi bla-bla… bagi saya penikmat film awam, rasanya cukup sempurna. Sangat tidak mengecewakan. One of the best korean movie!

Cast:
– An Ok-yoon/Misako
– Yeom Seok-jin
– Hawaii Pistol

– Saksapo
Choi Duk-Moon – Hwang Deok-sam
– Younggam
Heo Ji-Won – Myeong-woo
– Kang In-gook
– Kim Won-bong
Kim Eui-Sung – butler
Park Byung-Eun – Kawaguchi
– An Sung-sim
Kim Hong-Fa – Kim-goo
Jung In-Gyeom – Sasaki
Kim Hae-suk – Pemilik Bar

Judul: Assassination / Amsal (암살)
Sutradara: Choi Dong-Hoon
Penulis: Choi Dong-Hoon, Lee Gi-Cheol
Produser: Ahn Soo-Hyun, Choi Dong-Hoon, Kim Sung-Min
Sinematografi: Kim Woo-Hyoung
Rilis: 22 Juli 2015
Durasi: 139 menit
Distributor: Showbox/Mediaplex
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Film Festival:
– Fantasia Film Festival 2015 *International Premiere
– Busan International Film Festival  2015 – Korean Cinema Today: Panorama

Awards:

2015 (35th) Korean Association of Film Critics Awards – November 16, 2015
Best Cinematography (Kim Woo-Hyung)
Best Technical Achievement (Ryoo Sung-Hee)

Daejong Film Awards  2015:
– Best Actress ()
– Nominasi: Best Film, Best Director, Best Actor (), Best Supporting Actor ()

Blue Dragon Film Awards 2015:
– Best
– Nominasi: Best Director, Best Actor ( ), Best Supporting Actor (), Best Screenplay, Best Cinematography & Lighting, Best Music, Best Art Design, Best Film Editing, Best Technical Award

Northern Limit Line

April 6, 2016 Tinggalkan komentar

NLL (Northern Limit Line) adalah garis batas laut yang memisahkan Korea Utara & Korea Selatan. Karenanya, garis iniselalu siaga dijaga oleh angkatan laut dari masing-masing pihak. Sebagai garis batas, tentu tempat ini merupakan tempat yang rawan bentrok. Dan film ini dibuat berdasarkan kisah nyata yang terjadi di garis batas ini, bertetapan dengan berlangsungnya Piala Dunia 2002 yang diselenggarakan di Korea Selatan.

nll

Film ini menceritakan sepasukan tentara AL yang bertugas di atas kapal untuk menjaga NLL. Ada si nakhoda kapal, Han Sang-kook ( ), staff medis yang masih ‘hijau’ Park Dong-hyeok ( ), serta kapten baru, Yoon Young-ha (). Kapten Yoon adalah kapten muda yang dingin dan kaku. Ayahnya juga seorang tentara elit yang kemudian diturunkan jabatannya karena tak sanggup menembak musuh. Sedangkan Han Sang-kook adalah nakhoda loyal yang hangat dan dicintai semua orang, tapi memiliki masalah pada tangan kanannya sehingga terancam dimutasi. Sementara Dong-hyeok adalah kapten muda lulusan kedokteran gigi, seorang anak manis dari seorang ibu tunawicara.

nllm

nll9

Di tengah gempita dan euforia Piala Dunia, suasana di garis batas ini mendadak menjadi menegangkan ketika terjadi serangan. Bentrok tak terelakkan. Para prajurit ini pun tak punya pilihan lain selain menjadi garda depan dalam peperangan kecil ini.

nllf

Hmm, selalu miris melihat perang yang terasa konyol. Tapi film ini sendiri menurut saya bukan sebagai film perang, tapi seperti sebuah film yang didedikisikan untuk para korban dalam serangan tersebut. Tentu saja, sebutan pahlawan adalah hal yang sangat relatif, tergantung dilihat dari pihak siapa. Tapi apapun, saya merasa salut dengan Korea Selatan yang menghormati pahlawannya melalui film ini.

Northern_Limit_Line-001

Untuk para pemainnya, seperti umumnya film perang, tak ada karakter yang menonjol, meski begitu tokoh-tokoh di sini tetap ditampilkan sebagai karakter yang memiliki banyak dimensi. Di sini ada , dan yang menurut saya bermain apik dan pas. Dan salut juga karena film ini sebagai sebuah karya sinematografi menurut saya juga digarap dengan baik dengan kualitas cerita, plot dan gambar yang mebuat film jauh dari kering.

Note:
Film ini didasarkan pada insiden “Second Battle of Yeonpyeong” yang terjadi pada 22 Juni 2002, ketika kapal patroli Korut melanggar batas dengan menyebarangi wilayah perairan Korsel, dan menyerang kapal Korsel, Chamsuri 357. Insiden ini terjadi pada malam final Piala Dunia. Enam prajurit terbunuh dan 18 terluka. (sumber: asianwiki.com)

Cast:
– Kapten Yoon Young-ha
– Sersan Han Sang-kook
– Park Dong-hyeok
Lee Wan – Mayor Lee Hee-wan
– Kapten Choi
Chun Min-hee – Ji-sun
Kim Hee-jung – ibunya Dong-hyeok
Judul: Northern Limit Line / Battle of Yeonpyeong/ Yeonpyeong Haejeon (연평해전)
Sutradara: Kim Hak-Soon
Penulis: Kim Hak-Soon
Produser: Kim Hak-Soon, Park Se-Hwan, Jung Moon-Gu
Sinematografi: Kim Byung-Il
Rilis: 24 Juni 2015
Durasi: 130 menit
Distributor: Next Entertainment World
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar