Archive

Archive for the ‘Drama Korea’ Category

Tomorrow With You

April 26, 2017 Tinggalkan komentar

Sejak awal, ketika tahu bahwa yang akan jadi male lead drama ini, saya sudah mencatat sebagai drama wajib tonton. Setelah ‘favorit’ pertama saya dalam perfilman Korea, oppa (haha) semakin jarang punya proyek depan layar karena memilih aktif di musikal, belakangan, saya menemukan ‘favorit’ kedua : . Setelah sukses ‘mencabik-cabik’ emosi saya dengan aktingnya yang sangat emosional di film , saya dibuat penasaran dengan proyek-proyek dia yang lain dan sejauh ini, aktingnya tak pernah mengecewakan. Untungnya juga, sejak drama yang dibintanginya, , sukses secara komersial dan juga mendapat apresiasi yang sangat positif dari segi kualitas, agaknya semakin memperbesar kemungkinan dia akan semakin aktif di dunia drama. Terbukti hanya berselang beberapa waktu usai , ia sudah dapat tawaran drama baru lagi. Meski di sisi lain, saya lebih suka dia aktif di film, tapi jika memang bisa dua-duanya, why not?  Dan bahwa kemudian dia akan dipasangkan dengan salah satu aktris yang juga cukup lovable, ditambah pula ceritanya adalah romance, saya pun tak sabar menanti drama ini segera rilis.
Tomorrow WithYou-Poster
Drama ini dibuat pre-produksi. Di atas kertas, drama pre-produksi, terlihat ideal karena sudah jadi ketika ditayangkan. Sehingga, seharusnya secara kualitas juga lebih bagus karena lebih banyak persiapan. Tapi, saya justru sedikit was-was. Pasalnya, belakangan Korea cukup sering membuat drama pre-produksi, tapi ternyata hasilnya cukup mengecewakan. Sebut saja Moon Lovers yang jeblok baik dari segi kualitas maupun rating dan meskipun DOTS booming minta ampun, tapi banyak sekali kritik terkait editing dan hal-hal teknis (saya proibadi tak bisa menikmatinya). Entah bagaimana, sepertinya orang-orang di belakang layar drama Korea masih terbatas kemampuannya membuat drama pre-produksi.
TWY_1

TWY_7
Euforia drama ini sudah muncul sejak beberapa waktu sebelum dirilis. Posternya terlihat ‘sederhana’ tapi sangat elegan. Dan banyak harapan terkait drama ini, karena sebelumnya, TvN sukses menayangkan drama dengan rating yang katanya sih ‘luar biasa’ untuk sebuah TV kabel. Apalagi termasuk di dalam yang sukses itu adalah , dramanya . Saya pribadi, tak pernah terlalu peduli dengan rating. Banyak kok drama bagus tapi ratingnya rendah. Dan sebaliknya, banyak drama yang ratingnya gila-gilaan tapi secara kualitas biasa-biasa saja. Tapi ya, pastilah menyenangkan melihat drama bagus dan ratingnya bagus pula.
TWY_3

TWY_31
Karenanya, sedikit kecewa ketika membaca di internet, ternyata episode pertama drama ini diawali dengan rating yang tak terlalu bagus. Ditambah juga, ulasannya terdengar agak ‘suram’. Banyak yang mengeluhkan bahwa ceritnya membingungkan dan memutuskan berhenti menonton di tengah jalan. Meski tak sedikit juga yang memberi komentar positif. Dan yang menyedihkan adalah bahwa ratingnya tak pernah beranjak, bahkan ke belakang terus turun. Cukup kecewa juga karena ini jarang terjadi pada drama keluaran TvN. Ulasan-ulasannya sendiri cukup variatif. Ada yang mengatakan ceritanya membingungkan lah, membosankan lah, bikin frustrasi… . Jujur, saya sedikit sedih melihat kenyataan ini. Saya bertanya-tanya, apa memang dramanya begitu buruk? Saya sedih karena ‘kasihan’ pada aktor favorit yang membintangi drama yang ‘tidak sukses’ dan juga sedih karena kalau memang dramanya buruk, saya juga tak bisa menikmatinya (seperti Secret Door). Bagaimanapun, pengalaman menonton seringkali merubah persepsi saya pada seorang aktor. Seringkali rasa ‘suka’ saya bisa memudar karena seorang aktor yang meskipun punya kemampuan akting yang bagus, tapi bermain di drama yang buruk atau ‘gagal’ memainkan karakternya.
TWY_5
Untunglah, ketika kemudian saya membaca-baca di internet, di atas kritik-kritik tentang drama ini, tapi tak sedikit juga yang menyatakan bahwa drama ini sangat dalam dan indah, seperti dugaaan saya di awal. Dan dari semua komentar, hampir semua memberi komen positif pada akting dan . Dan yah, dengan sedikit was-was, saya pun memutuskan untuk menonton.
TWY_16
Dan yah, saya lega sesudah menyelesaikannya. Dan juga lega karena menonton drama ini membuat saya semakin mengaggumi sebagai seorang aktor. Saya pernah membaca komentar sutradara film yang dibintanginya, yang memuji kalau Lee adalah aktor yang memiliki bakat alam, yang sangat kaya ekspresi. Dan di sini, lagi-lagi ia membuktikannya. Menurut saya, seluruh bagian tubuhnya sangat ekspresif.
TWY_20
Lee berperan sebagai Yoo So-joon, seorang penjelajah waktu.  So-joon memiliki trauma masa lalu yang menyakitkan, dimana orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan kereta api.  Dan di saat-saat menjelang kematian orang tuanya, ia dalam posisi sebagai ‘anak bandel.’ Ia merasa sangat sedih dan kecewa, karena berpikir bahwa detik-detik terakhir kematian orang tuanya, ia mengecewakan mereka. Lalu, entah bagaimana, ia kemudian mendapatkan semacam keajaiban bisa menjelajah waktu untuk melihat masa depan. Kemampuan ini pulalah yang kemudian membuatnya kaya raya sebagai seorang pemilik perusahaan real estate, yang ia kelola bersama sahabat ‘sehidup-sematinya’, Kang Ki-doong. Ia pun menikmati kehidupan sebagai lajang yang memiliki kebebasan dan kekayaan tanpa harus bekerja keras.

Hingga suatu hari, dalam perjalanannya menjelajah waktu, ia kemudian melihat dirinya meninggal karena kecelakaan. Di hari dan tempat yang sama, juga meninggal seorang perempuan yang kemudian ia ketahui bernama Song Ma-rin (). So-joon pun merasa ketakutan dan ingin merubah masa depannya. Untuk itu, ia kemudian mendekati Song Ma-rin, yang ia yakini memiliki keterkaitan dengan kematiannya. Diketahui kemudian kalau ternyata Song Ma-rin sudah memiliki ikatan dengan masalalunya, karena mereka sama-sama selamat dalam insiden kecelakaan kereta.
TWY_13
Song Ma-rin adalah mantan aktris cilik yang pernah sangat terkenal karena faktor keberuntungan dan kebetulan. Namun, karena kurangnya bakat, karirnya berhenti di situ saja. Orang tuanya kemudian bercerai dan ia hanya dibesarkan ibunya. Sekarang, ia hanyalah perempuan sederhana biasa yang menyukai fotografi. Ia merasa rendah diri karena orang-orang masih sering membanding-bandingkannya dengan kesuksesan masa kecilnya. Kenyataan bahwa kemudian muncul seorang lelaki kaya yang mendekatinya dengan agresif, membuatnya lebih percaya diri dan merasa dicintai. Dan karenanya, tak butuh waktu lama untuknya jatuh cinta pada Yoo So-joon.

TWY_30
Singkat cerita, keduanya kemudian menikah. Yoo So-joon, yang awalnya menikah lebih karena motif egois ‘merubah’ masa depan agar terhindar dari kematian, akhirnya juga mulai benar-benar jatuh cinta pada Song Ma-rin. Dan ‘petualangan cinta’ dalam biduk rumah tangga mereka pun dimulai. Dengan kemampuannya menjelajah waktu, Yoo So-joon harus menyelamatkan orang yang paling dicintainya dari kematian. Sebuah cerita yang indah bukan?
tomorrow with you-11
Dan selain cerita yang indah, drama ini juga digarap dengan sangat indah. Terasa dalam dan romantis. Penempatan musiknya selalu pas sehingga mendukung mood cerita. Gambar-gambarnya terlihat sinematik, tidak terlalu ‘terang dan cantik’ ala kebanyakan drama Korea, tapi warna-warnanya terasa hangat dan artistik. Sudut-sudut penggambilan gambarnya ala film layar lebar, melibatkan syut-syut panjang dan angel yang variatif. Dialog-dialognya terasa dalam dan kontemplatif, tapi tetap terasa natural selayaknya obrolan sehari-hari. Dan yah, soal akting jangan ditanya.
tomorrow with you-12
bermain sangat apik sebagai Yoo So-joon yang agak egois, kekanakan, tidak peka, tapi juga baik, hangat, penyayang dan seorang suami yang bisa diandalkan.  Dia bukan sosok yang sempurna, yang kadang melakukan hal ‘bodoh’ atau menyebalkan. Tapi karena memang karakternya sedemikian rupa, semua tindakan-tindakannya rasanya bisa dipahami. Dan saya pikir, hal ini tak lepas dari kemampuan akting yang membuat karakter yang dimainkannya menjadi bisa begitu dipahami. Meski memiliki kemampuan ‘super’,   sebenarnya sosok Yoo So-joon adalah sosok manusia biasa yang memiliki kekurangan di sana-sini seperti halnya kita semua.
TWY_17
Di sisi lain, juga sama apiknya sebagai Song Ma-rin. Di atas kertas, mungkin sosoknya terlihat sama saja dengan karakter 1001 dalam drama Korea, perempuan biasa yang menikah dengan cowok cakep dan kaya. Tapi sosok Song Ma-rin menjadi berbeda karena ia adalah benar-benar ‘perempuan biasa’ saja, seperti sosok yang bisa ditemukan di sekitar kita. Kebahagiaan terbesarnya hanyalah memberi yang terbaik untuk orang yang dicintainya. Meski begitu, hal itu tidak lantas membuatnya ‘tergantung’ apada Yoo So-joon, karena pada dasarnya, ia memiliki karakter dewasa dan prinsip diri yang kuat. Dengan semua itu, ia mampu melengkapi kelemahan-kelemahan Yoo So-joon.  Dan yah, memberikan performa terbaiknya di sini. Bahkan menurut saya, sejauh ini, dari semua karakter-karakter yang pernah dimainkan Shin, karakter Song Ma-rin adalah karakter terbaiknya.
TWY_4
Dan selain cast utamanya, jajaran cast pendukungnya  juga bermain sama baiknya, dan hebatnya lagi, semuanya adalah karakter yang turut menghidupkan cerita. Hal yang jarang saya temukan dalam drama Korea, karena seringkali sosok-sosok pendukung kurang memiliki cerita yang menarik dan eksplorasi karakter yang memadai. Mulai dari Kang Ki-doong, BFF-nya So-joon, yang begitu tulus dan tanpa pamrih, kapan pun di manapun selalu ada untuk So-joon. Dan bagaimana persahabatan itu kemudian ‘melebar’ kepada istri sahabatnya juga, karena kemudian, Ki-doong juga selalu ada untuk Ma-rin. Manis dan juga terlihat sangat realistis.


Sosok Se-jung  yang meski awalnya sempat potensial sebagai ‘orang ketiga’ juga karakternya dieksekusi dengan sangat memuaskan. Hubungannya dengan Ki-doong yang berubah dari sahabat jadi pacar, juga terlihat manis dan sangat natural. Sosok eomma-nya Ma-rin yang sekilas saya pikir seorang ibu yang ceweret dan annoying, juga ternyata adalah sosok ibu yang tangguh dan penyayang. Si Ahjussi misterius yang baik hati, persahabatan Ma-rin dengan So-ri, Gun-sook yang pendengki dan yah, si antagonis Direktur Kim yang serakah, Sekretaris Hwang yang ‘lucu’… semua karakter saling berinteraksi dan membangun cerita dengan proposional sehingga rasanya tidak ada yang ‘wasted.’
TWY_19
Dan soal chemistry? Aduh, jangan ditanya. Karena agaknya memang menjadi bagian terbaik dari drama ini. dan Shin Mi-na terlihat begitu effortless memerankan sosok suami istri yang begitu saling mencintai. Mereka mampu menunjukkan perkembangan karakter dan hubungan So-joon Mar-rin dari episode ke episode yang semakin kuat dan dewasa. Romantisme yang dihadirkan drama ini juga terlihat sangat manis dan natural.  Lupakan tentang romantisme ala drama Korea yang seringkali terlalu cheesy dan canggung, dengan adegan malu-malu dan tersipu-sipu ala remaja baru jatuh cinta. Jujur, saya sering merasa jengah melihat bagaimana eksekusi adegan romantis (terutama kissing atau skinship) ala drama Korea yang kalau tidak dibuat sangat berhati-hati, ya ‘sok-sok berani’yang membuat risih dan biasanya, hanya ditemukan sebagai ‘bonus’ belaka.
TWY_15
Di drama ini, skinship bisa ditemukan di hampir semua episode. Tapi anehnya, sama sekali tidak terlihat vulgar atau berlebihan. Alih-alih, justru terasa indah dan romantis karena dieksekusi dengan tepat dan pas. Tentu saja karena ini melibatkan cerita suami istri, yang namanya skinship, baik itu pelukan, kissing hingga making love, adalah hal yang sangat wajar dalam sebuah hubungan suami istri yang sehat. Dan di sini, kita bisa paham, bahwa adegan-adegan semacam itu muncul bukan semata karena nafsu, tapi juga didasari perasaan cinta yang begitu dalam antara So-joon dan Ma-rin.  Interaksi So-jon dan Ma-rin terlihat sangat alami sebagai suami istri, tak perlu canggung atau malu-malu untuk memegang, memeluk atau mencium sewaktu-waktu. Tak masalah siapa yang memulai. Dan bagi saya, ini juga poin lain dari adegan romantis di sini, karena seringkali dalam drama Korea, perempuan yang harus menunggu dicium atau disentuh duluan.  Sementara di sini, Ma-rin akan dengan alami amemeluk atau menyentuh So-joon kapan saja ia ingin. Hal ini semakin membuat hubungan mereka terlihat sangat manis, karena menunjukkan bahwa hubungan mereka setara. Dan yang jelas, sangat romantis. Bahkan sekedar melihat So-joon dan Ma-rin mengobrolkan hal-hal ‘remeh-temeh’  berdua saja sudah terasa romantis.
TWY_29
Pendek kata, saya sangat menyukai drama ini. Meski begitu, saya juga tak bisa mengatakan bahwa ini adalah drama yang sempurna. Dengan berat hati, saya mengatakan bahwa drama ini memang bukanlah yang terbaik. Ada beberapa bagian cerita yang cukup  membuat kening berkerut, terutama pada bagian penjelajahan waktunya. Ada beberapa plot yang terasa bolong dan meninggalkan tanda tanya serta rasa tak puas. Saya ak tahu, apa hal itu kemudian yang menyebabkan drama ini memiliki rating rendah. Saran saya, jangan terlalu fokus dengan  cerita fantasinya, tapi fokuslah pada cerita cinta So-joon dan Ma-rin, karena meski dilatari elemen fantasi, kisah cinta mereka tak ubahnya cerita cinta pasangan menikah pada umumnya. Dengan riak-riak kecil di sana-sini dan bagaimana dua orang yang saling mencintai,  membangun sebuah keluarga dengan berusaha memahami satu sama lain, menyesuaikan diri satu sama lain. Dan semua itu, dikemas dalam sebuah cerita yang disajikan dengan indah dan manis.  Tidak hanya saya, sepertinya, karena saya juga menemukan komentar yang sama di internet bahwa drama ini meninggalkan kesan yang begitu mendalam usai menontonnya.  Ini bukanlah jenis drama yang mudah ‘dilupakan.’ Bahkan rasanya tak cukup untuk ditonton berulang-ulang kali. Saya pribadi, butuh waktu beberapa waktu untuk bisa ‘move on’ dari ketagihan mengulang menonton drama ini.
TWY_21
Soal rating sendiri, memang cukup disayangkan karena tentu imbasnya ke tim produksinya. Padahal lagi, kalau lihat BTS-nya, saya sangat menyukai bagaimana interaksi di belakang layar yang terlihat sangat hangat dan akrab. Sang sutradara terlihat sangat puas dan menikmati bekerja sama dengan dan . Yah, siapa yang tak senang mendirect aktor sebagus mereka? Jika ke depan mereka bekerja sama lagi, saya sama sekali tak keberatan untuk menontonnya. Dan harapannya sih, dengan produksi yang lebih sukses.  Semoga saja.
Well, overall, I just sooo in love with this drama!

Cast:
– Yoo So-joon
– Song Ma-rin

Kang Ki-doong – Kang Ki-doong
Park Joo-hee – Shin Se-young
Kim Ye-Won – Lee Gun-sook
Lee Bong-ryun – Oh So-ri
Lee Jung-Eun – Cha Boo-sim
Joo Han-chul – Doo-sik
Baek Hyun-jin – Kim Yong-jin
Oh Kwang-rok – Shin Sung-kyu
Chae Dong-hyun- Sekretaris Hwang

Judul: Tomorrow With You / Naeil Geudaewa (내일 그대와)
Sutradara:
Penulis: Heo Sung-Hye
Tayang: tvN, 3 Februari – 25 Maret 2017
Episode: 16
Negara/bahasa: Korea Selatan/Korea

Doctors

Maret 18, 2017 Tinggalkan komentar

Sebenarnya, agak ogah-ogahan nonton drama ini. Lebih karena judul dan temanya yang sepertinya sudah ada dalam 1001 drama Korea: dunia kedokteran! Tapi demi melihat castnya adalah , saya pun penasaran. Saya cukup menyukai akting dan pilihan proyek Kim, terutama drama terakhirnya, , yang menurut saya bagus banget. Sementara untuk , jujur saya tak pernah terlalu menyukai drama-drama dan karakter yang ia mainkan, tapi ya, aktingnya sejauh ini lumayanlah.
Doctors -3

Doctors -2
Cerita sendiri diawali dari 13 tahun yang lalu. Yoo Hye-jung () adalah seorang siswi bermasalah. Ia sering temperamen dan sekolah dengan ogah-ogahan. Ibunya sudah meninggal, dan ia tak menyukai ayahnya yang sudah menikah lagi. Kerepotan mengurusnya, sang ayah pun kemudian menyerahkan pengasuhan Hye-jung pada neneknya yang mengelola kedai makanan.
Doctors -14
Hong Ji-hong () adalah seorang dokter lulusan Universitas Seoul. Ia yatim piatu sejak kecil, tapi kemudian diangkat anak oleh direktur sebuah rumah sakit terkenal yang baik hati. Setelah sebuah kejadian di rumah sakit, Ji-hong memutuskan berhenti jadi dokter dan mengajar di sebuah sekolah menengah perempuan. Dan ia tinggal di tempat neneknya Hye-jung. Tidak hanya itu, karena sekolah tempat Ji-hong mengajar adalah sekolah tempat Hye-jung dan ia menjadi wali kelasnya pula.


Karakter Ji-hong yang sangat positif dan easy going, kemudian perlahan mengubah diri Hye-jung. Hye-jung mulai bersemangat untuk belajar dan terinspirasi untuk menjadi dokter seperti Ji-hong.
Doctors -13
Seo-woo ()adalah murid terpintar di kelas. Ia anak orang kaya dan berasal dari keluarga dokter. Kakeknya bekerja di rumah sakit yang sama dengan ayah Ji-hong. Ambisinya adalah menguasai rumah sakit. Seo-woo pun kemudian dituntut keras agar selalu menjadi yang terbaik. Kehadiran Hye-jung yang menggantikan posisinya, termasuk mengalihkan perhatian Ji-hong terhadapnya, kemudian menimbulkan iri di hatinya. Maka rumor pun disebarkan, bahwa Ji-hong dan Hye-jung terlibat skandal murid dan guru. Keadaan semakin buruk ketika nenek Hye-jung meninggal karena malpraktek dan Ji-hong kemudian mengundurkan diri.
Doctors -15
Tiga belas tahun kemudian, Hye-jung sudah berhasil menjadi seorang dokter demikian juga Seo-woo, sementara Ji-hong sudah jadi profesor. Mereka kemudian bekerja di rumah sakit yang sama dan cerita baru pun dimulai. Cerita romantis antara Ji-hong-Hye-jung, iri hati Seo-woo, one sided love dari para penggemar Hye-jung, dan tentu saja konflik-konflik seputar politik di rumah sakit. Hmm… yah, sejujurnya, saya mengikuti drama ini dengan setengah hati. Saya menyukai episode-episode awal, masa-masa sekolah Hye-jung yang jadi murid pemberontak dan juga masa Ji-hong jadi guru muda yang keren. Sementara semakin ke sini, konfliknya terasa terlalu dipaksakan dan diulur-ulur. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang enak diikuti, yakni kisah cinta Ji-hong dan Hye-jung yang terasa sangat manis dan ‘mature’.  (Meski saya tak menyukai ide bahwa Ji-hong sudah jatuh cinta pada Hye-jung ketika ia masih jadi muridnya) Juga para lelaki yang jadi 2nd men, tapi untunglah eksekusinya cukup manis. Sementara untuk konflik politiknya sendiri standar saja sehingga bagi saya pribadi, tak terlalu menarik untuk diikuti.
Doctors -12
Dari segi akting, bermain apik dan effortless sebagai Ji-hong yang dewasa dan caring. Sementara juga cukup bagus memerankan sosok Hye-jung yang kuat dan mandiri. Dan meski gap usia mereka cukup jauh, tapi mereka terlihat cocok saja sebagai sepasang kekasih. Untuk pemain pendukung, ada juga bermain sebagai sosok Seo-woo yang meski pendengki, tapi tetap memiliki sisi yang tidak menyebalkan. cukup lovable sebagai the 2nd man, lalu juga ada Kim Min-suk yang jadi dokter magang bersama trio konyolnya. Sedikit wasted menurut saya adalah karakter yang dimainkan , karena menurut saya, terlalu berbakat untuk memerankan sosok nanggung seperti di sini. Yah, overall lumayan lah.

Cast:
– Yoo Hye-jung
– Hong Ji-hong

– Jin Seo-woo
– Jung Yoon-do
– Kim Soo-chul
Moon Ji-in – Chun Shoon-hee
Han Bo-bae – Yoo Yoo-na
– Jo In-joo
– Choi Kang-soo
Baek Sung-hyun – Pi Young-kook
Jo Hyun-sik – Ahn Joong-dae
Jung Jin – Baek Ho-min
Lee Sun-ho – Jung Pa-ran

Kim Young-ae- Kang Mal-soon (neneknya Hye-jung)
Jung Hae-kyun – Yoo Min-ho
Par Ji-a – Lee Ga-jin
Lee Ho-jae – Hong Doo-sik (ayah Ji-hong)
Jeon Kuk-hwan – Jin Sung-jong
Eom Hyo-seop – Jin Myung-hoon
Yoon Hae-young – Yoon Ji-young
Jang Hyun-sung – Kim Tae-ho
Kim Gang-hyyun – Kang Kyung-joon

cameo:
Han Hye-Jin – Jo Soo-Ji (ep.11-12)
Jo Dal-Hwan – Ahn Sung-Soo (ep.11-12)
Namgung Min – ayah dua anak  (ep.13-15)
Lee Sang-Yeob –  suami perempuan hamil (ep.15)
Lee Ki-Woo – bos mafia terluka (ep 1)

Judul: Doctors/ Dakteoseu (닥터스)
Sutradara: Oh Choong-Hwan
Penulis: Ha Myung-Hee
Tayang:  SBS, 20 Juni – 23 Agustus 2016
Episode: 20
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
SBS Drama Awards 2016:
– Best Actor (genre / fantasy) ()
– Best Actress (genre / fantasy) ()
– Ten Star Award (Park Shin-Hye)
– New Star Award (Kim Min-Suk/Moon Ji-In)

APAN Star Awards 2016:
– Best New Actor (Yoon Gyun-Sang)

Korea Drama Awards  2016:
– Best Actor (Jang Hyun-Sung)

Weightlifting Fairy Kim Bok-Joo

Februari 26, 2017 Tinggalkan komentar

Kim Bok-ju () adalah atlet angkat besi berumur 21 tahun. Kehidupannnya selama ini hanyalah seputar dunia angkat besi, sehingga ia nyaris tak pernah punya pengalaman apa-apa soal cowok. Tingkahnya cenderung kekanakan dan sehari-hari menghabiskan waktu dengan latihan dan melakukan aksi-aksi gila bersama dua karibnya sesama atlet angkat besi, Nan-hee dan Seon-ok.

bokju-4
Hingga suatu hari, ia bertemu cowok tampan yang lembut dan baik hati, Jung Jae-yi (), yang serta merta membuat Bok-ju jatuh cinta untuk pertamakalinya. Jae-yi adalah seorang dokter yang membuka klinik diet. Dan demi mendekati Jae-yi, Bok-ju pun nekad mendaftarkan diri pada program diet di klinik Jae-yi.  Hal yang bertentangan dengan ‘aturan’ dirinya sebagai atlet angkat besi yang justru dituntut untuk banyak makan dan menggemukkan badan. Tidak hanya itu, demi menarik perhatian Jae-yi, Bok-ju pun berbohong tentang profesinya, karena berpikir bahwa atlet angkat besi bukanlah hal yang keren.
bokju-5


Bersaudara dengan Jae-yi adalah Jung Joon-hyung ( ), seorang atlet renang yang satu sekolah dengan Bok-joo. Joon-hyung sebenarnya perenang yang berbakat, hanya saja ia mengidap trauma yang membuatnya selalu gugup ketika hendak melakukan start dan sering berakibat pada diskualifikasi. Joon-hyung berperangai periang dan percaya diri, meski sebenarnya ia menyimpan kesedihan karena ditinggal pergi ibunya ke luar negeri dan tak pernah berkabar. Setelah beberapa insiden kurang menyenangkan (memang selalu begitu rumus romance drama Korea), antara dirinya dan Bok-ju, akhirnya diketahui kalau Joon-hyung dan Bok-ju ini adalah teman satu sekolah ketika SD. Sejak kecil, Bok-ju dikenal sebagai cewek ‘perkasa’ yang gendut dan lucu, sedangkan Joon-hyung adalah bocak lelaki kurus yang lemah dan pemalu. Melihat Bok-ju yang tetap bertingkah lucu, Joon-hyung pun segera merasa akrab dan senang menggodai Bok-ju.
bokju-14
Joon-hyung adalah satu-satunya orang yang mengetahui ‘rahasia cinta’ Bok-ju, dan karenanya mereka pun membuat kesapakatan bersama untuk menjaga rahasia itu. Dan yah… selanjutnya seperti umumnya drama Korea, kebersamaan ini justru akan menumbuhkan benih-benih cinta di antara keduanya. Sebuah cinta yang manis dan lucu ala anak-anak muda yang baru mengenal cinta. Seperti juga keseluruhan cerita drama ini yang terasa manis dan lucu.
bokju
Sebenarnya, di awal saya agak underestimate ketika membaca sinopsis cerita dan cast drama ini.  Saya beberapa kali melihat akting ( , ) dan cukup mengapresiasi kemampuan aktingnya. Tapi ia berperan sebagai atlet angkat besi? Nggak salah? Dengan tubuhnya yang tinggi langsing dan wajah yang cantik itu? Saya tambah underestimate ketika membaca bahwa konon cerita drama ini terinspirasi dari kisah nyata. Kenapa tak dicari saja aktris yang memang kira-kira ‘cocok’ dengan karakter seorang atlet? Tapi kemudian keunderestimate-an saya agak berkurang ketika kemudian di internet saya mulai melihat foto-foto awal yang bertransformasi untuk perannya di sini. Ia rela menggemukkan badannya dan memotong rambutnya sedemikian rupa sehingga wajahnya terlihat cukup meyakinkan sebagai sosok Bok-ju yang cupu. Dan yah, ketika mulai tayang, saya kemudian penasaran setelah membaca review-review positifnya.

bokju-16
Dan memang harus saya akui, seperti yang sudah saya tulis di atas, drama ini terasa manis . Plotnya terasa fresh dan rapi. Latar dunia atlet angkat besi juga menjadi nilai tambah tersendiri, karena merupakan hal baru yang diangkat dalam drama Korea. Meski begitu, saya tak terlalu setuju ketika banyak yang mengelu-elukan drama ini dengan begitu ‘tinggi’, karena secara umum, selain dunia atlet dan angkat besi, dari segi cerita, sebenarnya tak ada yang benar-benar baru dalam drama ini: cinta remaja yang romantis. Konflik-konfliknya juga biasa-biasa saja, tak ada yang terlalu ‘dramatis’ terkait dunia para atlet angkat besi, karena fokusnya memang lebih pada romance-nya. Tentu saja, tak jadi masalah, karena membuat drama ini terasa ringan dan menghibur. Meski bagi saya pribadi, bukan jenis drama yang akan saya tonton lebih dari sekali.
bokju-1

bokju-17
Dari segi akting, menunjukkan kemampuan aktingnya yang lain dan cukup saya acungi jempol, meski menurut saya, ia masih saja paling cantik & langsing di antara teman-teman sesama atlet angkat besinya. juga bermain bagus sebagai Joon-hyung yang kekanakan dan kadang sama ‘gilanya’ dengan Bok-ju. Dan yah, ia cukup enak dilihat dengan wajah tampan dan posturnya yang tinggi langsing. Meski begitu,  entah bagaimana, saya merasa ia masih belum punya ‘karisma’ sebagai aktor utama sehingga karakternya di sini, tak terlalu meninggalkan banyak kesan. Saya pikir, ia masih harus banyak ‘belajar’ dengan memainkan peran-peran pendukung saja dulu.

Untuk aktor-aktor lain, tidak ada yang terlalu  menonjol, tapi menurut saya semuanya bermain dengan pas.

Cast:
– Kim Bok-ju
– Jung Joon-hyung
Kyung Soo-Jin – Song Shi-ho
– Jung Jae-yi
Lee Joo-Young – Lee Seon-ok
Cho Hye-jung – Jung Nan-hee
– Jo Tae-kwon
– Ko Ah-young

Oh Eui-Sik – Bang Woon-gi
Choi Moo-Sung – Yoon Duk-man     (Prof Yoon)
– Choi Sung-eun (Pelatih Choi)
Choi Woong – Kim Ki-suk
Ahn Kil-kang – Kim Chang-gul (ayah Bok-ju)
Ju In-gi – Paman Joon-hyung
Lee Jung-eun – bibinya Joon-hyung
Ray Yang – Sung Yoo-hee
Moon Ji-Yoon – Sang-Chul
Yoo Joon-Hong – Jung-Woo
Kang Ki-young – KIm Dae-ho
Lee Jong-Suk – pelanggan restaurant Bok (cameo ep.2)
Ji Soo – pekerja paruh waktu teman Bok-ju (cameo ep.11)

Judul: Weightlifting Fairy Kim Bok-Joo/ Yeokdoyojung Kimbokjoo (역도요정 김복주)
Sutradara: Oh Hyun-Jong
Penulis: Yang Hee-Seung
Tayang: MBC, 16 November 2016 – 11 Januari 2017
Episodes: 16
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
MBC Drama Awards 2016:
– Excellent Actress (mini series) (Lee Sung-Kyung)
– Best New Actor (Nam Joo-Hyuk)

Dear My Friends

Februari 8, 2017 Tinggalkan komentar

Ini adalah cerita tentang persahabatan para orang tua. Ada Hee-ja, yang tinggal sendirian setelah suaminya meninggal dunia sementara anak-anaknya sudah berkeluarga. Ia sempat tinggal di rumah anaknya, tapi tak betah. Sementara anak bungsunya yang paling ia sayangi, harus merawat mertuanya. Hee-ja pun menjalani hari-hari tua sendirian di rumahnya, menyembunyikan rasa kesepiannya. Di tengah rasa sepinya, ia kemudian bertemu Sung-jae, cinta pertamanya yang kini juga sudah tua dan menduda.
dear-my-friends

dear-my-friends-2
Bersahabat baik dengan Hee-ja adalah Jung-a, yang tinggal bersama suaminya yang pelit dan perhitungan serta patriarkis, Seok-gyun. Seumur hidup, Hee-ja menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga yang harus bekerja keras mengurus suami dan anak seperti babu. Di hari tuanya, ia berharap bisa beristirahat dan keliling dunia bersama suaminya, tapi suaminya selalu mengelak. Merasa lelah menghadapi kelakuan suaminya, Jung-a pun berpikir untuk hidup berpisah.
dear-my-friends-17
Nan-hee juga seorang janda, dengan seorang putri berumur hampir 40 tahun dan belum menikah, Park Wan. Nan-hee mendapatkan ‘kebebasannya’ setelah pernikahannya dengan suaminya yang tak setia meninggal. Meski begitu, ia harus menjadi tempat bergantung keluarganya yang petani, yang terdiri dari ibunya yang beranjak tua, ayahnya yang sakit-sakitan dan adik lelakinya yang cacat. Ia juga galau memikirkan anaknya yang tak kunjung menikah dan bahkan terindikasi berhubungan dengan suami orang.
dear-my-friends-9

dear-my-friends-3
Choong-nam adalah perawan tua yang tak sempat memikirkan pernikahan karena harus mengurus saudara-saudaranya yang terus menggerogotinya. Di usianya yang beranjak uzur, ia tetap melihat hidup dengan positif dan karena di masa muda ia tak sempat menyelesaikan pendidikan, berkeinginan untuk ikut ujian masuk universitas.
dear-my-friends-4
Young-won adalah saudara tiri Nan-hee. Hubungannya dengan Nan-hee sempat berantakan karena kesalahpahaman. Young-man seorang artis terkenal. Di balik kesan glamournya, ia menyembunyikan sakit hati karena kegagalannya berhubungan dengan lelaki yang ia cintai dan juga sakit kanker yang membuat payudaranya harus diangkat.
dear-my-friends-12

dear-my-friends-1
Cerita drama ini akan dituturkan oleh Wan, yang bekerja sebagai penerjemah dan penulis. Ia sebagai satu-satunya anak perempuan yang masih single dari lingkaran persahabatan itu, kemudian harus sering terlibat dalam kehidupan ibu dan teman-temannya. Wan sendiri memiliki kisah yang cukup rumit. Ia ingin membahagian ibunya, tapi di sisi lain harus mengorbankan kehidupan cintanya karena sang ibu tak menyetujui hubungannya dengan Yeon-ha, yang lumpuh setelah kecelakaan.  Meski begitu, cerita sentral drama ini tetap pada persahabatan dan segala permasalahan yang dialami para orang tua.
dear-my-friends-6


Sekilas mungkin akan terdengar kurang menarik, apalagi para pemainnya juga para orang-orang tua.  Jauh dari kebiasaan drama Korea yang selalu identik dengan wajah-wajah yang menyegarkan mata. Dan sejujurnya, hal itu pula yang awalnya membuat saya menunda-nunda untuk nonton drama ini. Tapi setelah diikuti, ternyata saya sulit berhenti karena ceritanya sangat bagus dan berisi. Begitu mengharukan rasanya melihat bagaimana kehidupan para orang tua dengan segala suka dukanya. Disajikan dengan begitu cair dan jauh dari cengeng, tapi drama ini justru mampu menguras emosi. Dan soal akting, tentu tidak ada yang perlu dipertanyakan karena cast utama drama ini adalah para aktor/aktris senior papan atas Korea yang kemampuan aktingnya sama sekali tak perlu diragukan. Bagus dan sangat recommended.
dear-my-friends-26

dear-my-friends19
Catatan:
Kalau mau nonton drama ini, siapkan tissue banyak-banyak karena sangat menguras emosi. Sepanjang nonton drama ini, hampir di setiap episodenya membuat saya menangis karena terharu. Menonton drama ini seperti menonton orang tua kita atau nenek-kakek kita dan itu sangat-sangat mengharukan.

Cast:
Ko Hyun-jung – Park Wan
– Jo Hee-ja
– Moon Jung-a
– Jang Nan-hee
Park Won-suk – Lee Young-won
– Oh Chooong-nam
Shin Goo – Kim Seok-gyoon
Joo Hyun – Lee Sung-jae
Kim Young-ok – Oh Ssang-boon
– Seo Yeon-ha
Shin Sung-woo – Han Dong-jin
– Yoo Min-ho
– Prof Park
Jang Hyung-sung – Il-woo
– Mark Smith
Nam Neung-Mi – Gi-Ja (si bibi cerewet)
Kim Jung-Hwan – Jang In-Bong  (pamannya Wan)
Ko Bo-gyeol – Ha-neul (istri Min-ho)

Judul: Dear My Friends/디어 마이 프렌즈
Sutradara: Hong Jong-Chan
Penulis: No Hee-Kyung
Tayang: tvN, 13 Mei – 2 Juli 2016
Episodes: 16
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
– Korea Drama Awards – 2016: Best Screenplay
– tvN10 Awards 2016 :     Content Main Prize

Red Teacher

Januari 2, 2017 Tinggalkan komentar

Berlatar tahun 1985. Korea masih di bawah rezim diktator.
Kim Tae-nam () adalah seorang guru SMA Putri yang agak culun dan freak. Ia sangat disiplin pada murid-muridnya, di sisi lain juga culun, sehingga dibenci sekaligus sering diledeki murid-muridnya. Salah satu murid yang tak menyukainya adalah Jang Soon-duk (), si ketua kelas, anak seorang aktivis kiri.

red-teacher

red-teacher1

Tae-nam tidak punya pengalaman pacaran dalam hidupnya, karenanya ia merasa penasaran. Suatu hari, tak sengaja ia menemukan sebuah buku seri cerita erotis yang menceritakan kisah perselingkuhan istri jendral dengan bawahannya. Buku itu terlarang karena dianggap menghina jenderal. Karena tak tahu bahwa buku itu dilarang, Tae-nam membuangnya sembarangan dan kemudian ditemukan oleh Soon-duk, yang kemudian ia sebarkan ke teman-temannya. Tentu saja para remaja yang baru puber itu kesenangan. Sayangnya, seri lanjutan buku itu tak ditemukan. Soon-duk yang suka menulis, kemudian iseng membuat lanjutan cerita berdasarkan khayalannya sendiri. Menjadi bacaan teman-temannya.Tae-nam yang diam-diam mengetahui hal ini, juga diam-diam ikut membaca. Hingga suatu hari, keberadaan buku terlarang ini terendus aparat pemerintah dan berusaha mencari pelakunya. Soon-duk yang memiliki latar belakang keluarga komunis, langsung menjadi tertuduh. Tapi Tae-nam yang merasa sebagai biang keladi dari semua kekacauan itu, kemudian berusaha menyelamatkan Soon-duk.

red-teacher3

Sebenarnya tak sengaja menemukan film ini ketika sedang browsing-brwosing. Membaca judulnya, saya sempat berpikir jangan-jangan film nggak jelas. Tapi demi melihat bahwa pemainnya adalah dan saya pun kemudian penasaran untuk menonton. Ide ceritanya unik dan lucu sih, dan latar jadulnya juga dapet. bermain bagus sebagai Tae-nam yang geek, yah, karena sepertinya itu adalah spesialisnya dia. juga bermain tidak buruk, hanya saja saya merasa kurang suka sama karakternya. Tapi untuk sebuah film tivi, lumayan lah.

red-teacher5
Note:
Ini merupakan satu dari KBS Drama Specials 2016. Drama lainnya adalah Legendary Shuttle | Jeonseolui Syeoteul (KBS2 / 2016)| Midsummer’s Dream | Han Yeoreumui Ggoom (KBS2 / 2016)| Home Sweet Home | Jeulgeowoon Naui Jib (KBS2 / 2016)| Twenty Thousand Won to Pyongyang | Pyeongyangggachi Yimanwon (KBS2 / 2016)| World Without Sympathy | Dongjeong Eobsneun Sesang (KBS2 / 2016) |Noodle Shop Woman | Guksijib Yeoja (KBS2 / 2016)| Disqualified Laughter | Wooseum Silkyeok (KBS2 / 2016)| Dance From Afar | Adeukhi Meon Chum (KBS2 / 2016)| Pinocchio’s Nose | Pinokioui Ko (KBS2 / 2016)

Cast:
– Kim Tae-nam
– Jang Soon-duk
Lee Chae-Eun -Park Joo-young
Jo Young-Jin – kepsek
Jeon Su-Ji – Madam Chae (istri jendral)
Lee Ja-=e-kyoon – anak buah jendral Kim
Lee Min-young – Mi-ja
Park Se-wan – Sook-hee
Lee Yoo-joon – temannya Tae-nam
Park Se-wan – Sook-hee

Judul: Red Teacher/ Bbalgan Seunsaengnim (빨간 선생님)
Sutradara: Yoo Jong-Sun
Tayang: KBS2, 25 September 2016
Episode: 1
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Age of Youth

Desember 6, 2016 Tinggalkan komentar

main drama? Pastilah bukan sembarang drama, apalagi tayangnya di TV kabel pula. Itulah yagn terlintas di pikiran saya ketika mendengar kabar tentang pembuatan drama ini. adalah salah satu aktris favorit dan selama ini lebih dikenal sebagai aktris film dengan film-film yang selektif. Di tambah lagi semakin kesini saya semakin tertarik mengikuti drama-drama tayangan TV kabel karena kebanyakan punya cerita dan plot yang tidak mainstream.
age-of-youth-19
Age of Youth berkisah tentang 5 cewek yang tinggal di kos-kosan a bernama Belle Epoque. Pertama adalah Yoon Jin-myung ( ), mahasiswa senior yang tak lulus-lulus karena kebanyakan cuti untuk bekerja. Jin-myung berasal dari keluarga miskin, dan seolah sudah jatuh tertimpa tangga. Karena selain harus bekerja keras untuk membayar biaya kuliah,  juga membiayai pengobatan adiknya yang sudah koma bertahun-tahun. Keadaan itu menempanya untuk menjadi sosok yang selalu berusaha mengandalkan diri sendiri. Karenanya, ketika ada lelaki baik  rekan kerjanya, Park Jae-wan, yang menawarkan cinta kepadanya, ia justru menjaga jarak.

age-of-youth-8

Han Ye-ri sebagai Yoon sunbae

age-of-youth-17

Yoon Park, ehm 😛

Kang Yi-na punya paras cantik dan badan bagus. Sebuah insiden yang nyaris merenggut nyawanya membuat ia merasa hidupnya tak berarti. Dengan kecantikan yang dimilikinya, Yi-na kemudian menggunakannya untuk menggaet para lelaki kaya hidung belang dan hidup berfoya-foya. Ketika melihat Jin-myung yang harus mati-matian bekerja untuk bertahan hidup, Yi-na pun terusik. Di tambah lagi pertemuannya dengan seorang lelaki paruh baya berwajah sedih, perlahan membawa perubahan pada dirinya.

age-of-youth-13

Kang Yi-na yang nakal tapi baik

age-of-youth-14
Jung Ye-eun adalah cewek girlie dan bermulut nyinyir. Ia sangat membanggakan hubungannya dengan pacarnya yang tampan. Meski begitu, sebenarnya ia inferior. Dibalik kehidupan cintanya yang terlihat harmonis, sebenarnya pacarnya memperlakukannya dengan buruk. Tapi Yi-eun dengan bodoh tetap berusaha mempertahankan hubungannya.

age-of-youth-2

Ye-eun yang inferior

age-of-youth-11

Song jI-won yang tomboy

Song Ji-won () adalah gadis tomboy dan tak punya malu. Ia selalu terobsesi ingin punya pacar, tapi cowok-cowok selalu dibuat ilfil karena sikapnya. Namun di balik karakter asalnya, Ji-won sebenarnya seorang teman yang paling peka dan juga berpikiran  paling bijaksana.

age-of-youth-1

Si culun Yoo Eun-jae

age-of-youth-12
Penghuni terakhir adalah Yoo Eun-jae, mahasiswa baru dari daerah yang polos dan culun. Eun-jae adalah gadis manis, tapi diam-diam menyimpan rahasia masalalu yang kelam terkait kematian ayahnya.
age-of-youth-6
Disajikan dalam 12 episode, penonton diajak mengikuti kehidupan mereka berlima. Mungkin tak sepenuhnya seperti judulnya yang terkesan ceria, cerita drama ini justru agak muram dan sedikit berbau misteri. Tapi jangan khawatir, karena nuansa anak mudanya tetap kuat kok, dunia kos-kosan dan kampus yang terasa realistis. Ceritanya terasa kontemplatif, tapi tetap disajikan dengan ringan dan menghibur. Ditambah lagi misterinya juga tidak gelap-gelap amat, dan dikupas dengan rapi dari episode per episode sehingga membuat penasaran. Eksplorasi masing-masing karakter juga terasa berimbang, semua karakter mendapat ekslplorasi karakter yang cukup sehingga karakternya terasa jelas. Apalagi, masing-masign karakter memang punya kekhasannya sendiri sehingga terasa lovable.
age-of-youth-18

age-of-youth-22

Akting nangis Han Ye-ri yang beberapa kali membuat saya ikut menangis 😛

Dari segi akting, menurut saya semuanya berakting dengan bagus. Meski pada beberapa bagian, Han Seung-Yeon yang jadi Yi-eun tidak selalu berhasil ketika harus menunjukkan emosi mendalam. ? Jangan ditanya lah. Beberapa kali saya dibuat ikut mau menangis setiap kali ada adegan dia menangis. Menurut saya dia sangat berhasil memerankan sosok Senior Yoon, yang tough dan penuh harga diri dengan sangat baik. Meski di sisi lain, menurut saya karakternya di sini agak terlalu depresif, tapi masalahnya lebih pada cerita saya kira. Patut diacungi jempol juga pemain yang lainnya, yang sempat membuat saya agak underestimate karena tak familiar dengan mereka dan beberapa berlatar idol. Tapi ternyata tidak. Ryu Hwa-Young sangat bagus memerankan Kang Yi-na yang bitchy tapi juga tetap simpatik,  sebagai Song Ji-won yang agak freak dan tak tahu malu dan Park Hye- soo sebagai Eun-jae yang culun.

age-of-youth-23
Dan yah, drama ini memang female centered, tapi juga tetap melibatkan cowok kok, dan lumayan cakep-cakep. Favorit saya sih Yoon Park, yang jadi Park Jae-won. Sleain karakternya di sini juga keren dan manly, wajahnya juga sangat enak dilihat. Hihi…
Overall, Good drama!

Cast:
– Yoon Jin-myung
Han Seung-Yeon – Jung Ye-eun
– Song Ji-won
Ryu Hwa-Young – Kang Yi-na
Park Hye-Soo – Yoo Eun-jae

Yoon Park – Park Jae-wan
Ji Il-joo – Ko Doo-young
Shin Hyun-soo – Yoon Jong-yeol (sunbae)
Son Seung-won – Im Sung-min
Choi Duk-Moon – Oh Jong-Gyoo (ahjussi)
Min Sung-Wook – manajer restoran
Yoon Jong-hoon – Seo Dong-joo
Moon Sook – ibu kos

Judul: Age of Youth / Chungchoonshidae (청춘시대)
Sutradara: Lee Tae-Gon
Penulis: Park Yeon-Sun
Tayang: JTBC, 22 Juli – 27 Agustus 2016
Episodes: 12
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Oh Hae-young Again

Oktober 7, 2016 Tinggalkan komentar

Park Do-kyung () adalah direktur perusahaan perfilman sekaligus sound director untuk pengisian suara latar film-film. Pada hari pernikahannya, ia ditinggalkan oleh kekasihnya, Oh Hae-young yang cantik dan dikenal selalu baik hati. Patah hati berat, ia mendengar bahwa Oh Hae-young akan menikah dengan lelaki bernama Han Tae-jin. Ingin membalas dendam, Do-kyung kemudian menghancurkan bisnis Tae-jin dengan meminta kenalannya membatalkan investasi untuk Tae-jin. Tae-jin yang kemudian bangkrut dan mendapat ancaman dipenjara, membatalkan pernikahannya yang tinggal sehari tanpa memberitahukan alasan sebenarnya.
oh-haeyoung7

oh-haeyoung2
Di luar pengetahuan Do-kyung, Oh Hae-young () yang akan dinikahi Tae-jin sebenarnya bukan Oh Hae-young mantan kekasihnya. Ada dua Oh Hae-young, Oh Hae-young si cantik dan Oh Hae-young biasa. Mereka bertetangga dan pernah satu kelas ketika SMA. Oh Hae-young cantik populer dan selalu menjadi pusat perhatian, sementara Oh Hae-young biasa seolah selalu menjadi bayang-bayangnya.
oh-haeyoung14
Sebuah ‘kebetulan’ mempertemukan Do-kyung dengan Oh Hae-young. Ketika tahu bahwa ternyata ia telah salah orang dan menghancurkan cinta Oh Hae-young yang lain, Do-kyung diliputi rasa bersalah. Di sisi lain, Do-kyung tiba-tiba bisa melihat masa depan yang isinya adalah tentang Oh Hae-young. Sama-sama belum move on dari patah hati dan merasa pernah dicampakkan  menjelang pernikahan, keduanya pun kemudian menjadi saling memahami satu sama lain dan yah, jatuh cinta. Tapi tentu saja akan menjadi hubungan yang complicated karena persoalan masalalu yang rumit.
oh-haeyoung6
Saya menonton drama ini pertama karena . Yah, he’s hot dan drama-dramanya juga banyak yang bagus. Apalagi kemudian saya dengar kalau drama ini dapat rating tinggi waktu masa penayangannya. Dan yah, drama-drama tvN belakangan memang semakin menarik. Ceritanya drama ini menurut saya bagus, konfliknya menarik.  Tadinya saya khawatir dengan penyelesaian konfliknya, tapi ternyata dieksekusi dengan memuaskan. Pada episode-episode awal benar-benar terasa addicted. Sayang, seperti yang banyak terjadi pada drama-drama Korea, pada pertengahan hingga akhir, entah kenapa cerita mulai terasa membosankan. Konflik cinta Do-kyung – Hae-young yang penuh air mata menjadi terasa terlalu melelahkan dan ketika konflik sudah mulai teratasi, hubungan mereka justru menjadi terlalu manis sehingga justru terasa hambar.
another-oh-hae-young-e10-160531-hdtv-h264-540p-ss-mkv_003256269
Yah, saya pikir hal ini tak lepas dari ide dadakan memperpanjang jumlah episode drama ini pada pertengahan musim tayang. Mungkin karena tergiur komersialitas, para pembuat drama ini kemudian menambah jumlah episode yang di awal cuma 16 menjadi 18. Efeknya, pastilah dengan memperpanjang beberapa adegan dan bahkan mungkin menambah beberapa adegan yang nggak penting. Hmm, sangat disayangkan.

oh-haeyoung10

Love this family 😀

Meski begitu, menurut saya drama ini tetap bisa dikategorikan sebagai drama yang bagus. Terlepas dari cerita utamanya yang dragging, banyak hal menarik di drama ini. Pertama, tentu castnya. is as hot as ever (walaupun saya nggak suka gaya rambut dia di sini :)), dan bermain apik sebagai Oh Hae-young yang enerjik dan impulsif. Dan satu hal yang sayaselalu saya sukai dari drama-dramanya tvN adalah karakter-karatakternya yang terasa orisinal dan realistis. Meski sosok Park Do-kyung digambarkan sebagai pemilik perusahaan di sini, tapi berbeda dengan sosok kaya dalam drama Korea yang selalu terlihat wangi dan glamour, sosok Park Do-kyung adalah sosok lelaki biasa dengan penampilan kasual dan keseharian yang terlihat wajar.
oh-haeyoung15
Dan pekerjaannya sebagai sound director juga menarik. Jujur, saya baru tahu kalau ada pekerjaan semacam itu setelah nonton drama ini. Pekerjaan yang sekilas terdengar ‘nggak penting’ tapi ternyata sangat penting dalam pembuatan sebuah film. Dan yang jelas, bukan pekerjaan yang mudah juga.

oh-haeyoung26

Suka dengan eksekusi ending persahabatan dua Oh

Karakter Oh Hae-young juga bukan karakter utama yang biasa. Pada beberapa bagian, dia bukanlah sosok yang selalu lovable. Sedikit pendengki, blak-blakan dan impulsif. Kadang karakter ini sedikit annoying, tapi menurut saya juga memberi sentuhan realistis dibanding sosok heroine drama Korea yang cenderung selalu baik hati. Kemudian sosok Oh Hae-young si cantik juga ternyata berbeda dengan sosok orang ketiga pada umumnya, yang biasanya adalah karakter posesif dan jahat. Di sini, sosoknya justru digambarkan sebagai sosok yang ‘sempurna’ sehingga membuat cerita semakin realistis dan menarik.


Menjadi semakin menarik dengan karakter dan cerita dari orang-orang sekitar. Karena masing-masing karakter terasa hidup dan utuh. Adegan-adegannya tidak klise. Solidaritas Park bersaudara yang freak, begitu solid dan mengharukan. Hal ini tak lepas juga dari akting bagus sebagai si freaking nuna, Park Soo-kyung dan Heo Jeong-min sebagai Park Hoon.

Bromance antara Park Do-kyung dan Lee Jin-sang juga terasa sangat nyata. Bahkan, belakangan, saya mulai ‘jatuh cinta’ dengan karakter Jin-sang yang dibawakan dengan sangat baik oleh aktor . Termasuk hubungan rumitnya dengan si nuna, yang semakin ke sini juga semakin  menarik (pada episode-episode ke belakang, saya justru lebih antusias mengikuti kisah cinta Ji-suk-nuna daripada Do-kyung-Hae-young). Hubungan keluarga dalam keluarga Oh Hae-young juga menarik dan mengharukan, dengan ayah dan ibunya yang unik. Sedikit annoying bagi saya adalah karakter ibunya Do-kyung yang menyebalkan. Tapi yah, itu bisa diabaikan.
oh-haeyoung29
Oh iya, drama ini disutradarai oleh sutradara yang sama dengan , salah satu drama yang menurut saya bisa dikategorikan sebagai salah satu drama bergenre romcom terbaik, sehingga sentuhan ala Marriage of Dating akan terasa. Seperti ‘kesan hangat’ pada plot, gambar dan karakter-karakternya.  Juga unsur komedik yang menghibur. Jadi, jikapun mulai bosan dengan cerita utamanya seperti saya, cerita pendukungnya tetap menarik untuk diikuti.

Favourite Scene:
Ketika Oh Hae-young menari dengan depresif dan ibunya diam-diam mengikuti dari belakang. Adegan itu menurut saya sooo touching
oh-haeyoung17
Ketika Do-kyung dibawain bekal makan siang oleh Hae-young dan malu-malu bilang sama rekan kerjanya


Ketika Do-kyung sedih dan bingung karena Hae-young dan dia jalan tak menentu lalu diikuti oleh Jin-sang, Hoon dan teman-teman kerjanya, yang berlanjut dengan menghiburnya ke pantai. Yeah, that’s what’s friends for!

oh-haeyoung23

Adegan ketika si nuna tahu dirinya hamil dan Jin-sang dengan polos ngoceh menyalahkan lelaki yang menghamili si nuna, yang padahal adalah dirinya. Dan ketika Jin-sang akhirnya ngeh kalau dia adalah ayah si bayi-nya nuna

Cast:
– Park Do-kyung
– Oh Hae-young
Jeon Hye-Bin – Oh Hae-young
– Park Soo-kyung
– Lee Jin-sang
Heo Jeong-Min – Park Hoon
– Han Tae-jin
– Oh Kyung-soo (ibunya Hae-young)
– Hwang Duk-yi (ibunya Hae-young)
Heo Young-Ji – Yoon An-na

Choi Byung-Mo – Psikiaternya Park Do-Kyung
Nam Gi-Ae – Heo Ji-Ya
Ha Shi-Eun – Kim Hee-Ran
Kwon Min – Kim Sung-Jin
Kim Ki-Doo – Ki-Tae
Jo Hyun-Sik – Sang-Suk
Choi Jun-Ho – Yi-Joon
Shin Woo-Gyeom – Ji-Hoon
Yoo Se-Rye – Chan-Joo
Lee Ka-Hyeon – Sim Ye-Jin
Kang Nam-Kil – Jang Han-Goo
Lee Hye-Eun – Jung-Sook
Park Myoung-Hoon – Lee Chan-Soo
– Kong Ki-Tae (cameo ep.7)
– ayahnya Park Do-Kyung
– Seo-hee

Judul: Another Miss Oh/ Oh Hae-young Again/ Ddo Ohhaeyoung (또 오해영)
Sutradara:
Penulis: Park Hae-Young
Tayang: tvN, 2 Mei – 28 Juni 2016
Episodes: 18

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar