Archive

Arsip Penulis

The Advocate: A Missing Body

Juni 16, 2017 Tinggalkan komentar

Byeon Ho-sung () adalah seorang pengacara yang terkenal sering berhasil menangani kasus-kasus rumit. Suatu hari, ia dihadapkan pada sebuah kasus pembunuhan yang rumit, dimana tidak ditemukan bukti apapun dari kasus tersebut. Ia kemudian harus berkolaborasi dengan jaksa Jin Sun-mi () , hoobae sekaligus mantan pacarnya. Tentu saja, sebuah kolaborasi yang kurang menyenangkan.

The Advocate

The Advocate3

Tapi karena memang tema film ini adalah crime, tentu cerita cinta hanya jadi selingan saja. Cerita film kemudian akan mengupas misteri di seputar kasus pembunuhan tersebut. Poin utama film-film dengan tema semacam ini tentulah pada bagaimana menguak misterinya dan saya pikir, film ini cukup berhasil membawa penasaran penonton hingga klimaks di penghujung film.

The Advocate2

Bukan sebuah film yang terlalu mengesankan, tapi lumayanlah. Apalagi ada dan yang menunjukkan chemistry cukup bagus.

Cast:;
– Byeon Ho-sung
– Jin Sun-mi
Lim Won-hae – Park
Jang Hyung-sung – CEO Moon Ji-hoon
Kim Yoon-hye – Han Min-jung
Choi Jae-woong – Kim Jung-wan

Judul: The Advocate: A Missing Body / Angry Lawyer / Sungnan Byeonhosa (성난 변호사)
Sutradara: Huh Jong-Ho
Penulis: Lee Kong-Joo, Choi Kwan-Young, Huh Jong-Ho
Produser: So Yoon-Sung, Lim Sang-Jin, Park Ji-Sung, Kim Hyun-Jung
Sinematografi: Kim Ji-Yong
Rilis: 8 Oktober 2015
Durasi: 117 menit
Distributor: CJ Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Kategori:Uncategorized

The Woodsman and the Rain

Juni 16, 2017 Tinggalkan komentar

Katsuhiko adalah seorang tukang kayu. Ia menjalani hari-harinya yang sederhana dengan pergi ke hutan, menebangi kayu pinus berssama teman-temannya. Istrinya sudah meninggal dan anak lelaki semata wayangnya tidak bisa dibanggakan.

The Woodsman And The Rain

The Woodsman And The Rain1

Suatu hari, datang serombongan pembuat film. Katsu yang paham daerah sekitar kemudian diminta untuk mengantarkan ke beberapa tempat. Tidak hanya itu, ia kemudian diminta untuk jadi figuran. Kenyataan bahwa ia main film membuat teman-temannya tertarik dan megaguminya. Katsu pun menjadi semakin sering terlibat dengan pembuatan film itu. Ia juga berkenalan dengan si sutradara, Koichi Tanabe (), seorang pemuda yang selalu terlihat kikuk dan tidak percaya diri. Sikap Koichi yang sedemikian rupa, justru membuat Katsu merasa santai mengobrol dan bicara leluasa. Ia memuji-muji cerita yang dibuat Koichi.

The Woodsman And The Rain2

The Woodsman And The Rain6

Koichi yang merasa tersanjung dengan pujian tulus dan polos Katsu dan merasa menjadi lebih bersemangat. Tidak hanya itu, karena kemudian Katsu membantunya menyelesaikan filmnya. Di sisi lain, interaksi Katsu dengan Koichi membuatnya bisa lebih memahami putranya.

The Woodsman And The Rain3

The_Woodsman

Tadinya saya kira ini adalah film yang agak absurd ala film Jepang, ternyata ceritanya sangat ‘ringan’ dan sederhana. Lewat sosok Koichi, digambarkan bagaimana seorang pemula yang sangat tidak percaya diri dan butuh pengakuan, dan bagaimana berartinya sebuah pengakuan meski keluar dari seorang lelaki desa yang sederhana (Meski saya bertanya-tanya, memang ada ya sutradara yang sedemikian tidak percaya dirinya seperti Koichi?, hehe) Yah, seorang yang mungkin terkesan awam memang kadang memiliki penilaian yang sangat jujur dan mengena. Demikian dengan Katsu yang kemudian bisa memahami putranya setelah berkomunikasi dengan Koichi. Film yang manis.

Cast:
Koji Yakusho – Katsushiko Kishi
– Koichi Tanabe

Kengo Kora – Koichi Kishi (anaknya Katsu)
Asami Usuda – Tamae Asou
Kanji Furutachi- Torii
Daisuke Kuroda – Shibata
Kyusaku Shimada – Shinoda

Judul: The Woodsman and the Rain/ Kitsutsuki to Ame (キツツキと雨)
Sutradara: Shuichi Okita
Penulis: Shuichi Okita, Fumio Moriya
Produser: Shiro Sasaki, Satoshi Arashi
Sinematografi: Yuta Tsukinaga
Rilis: 11 Februari 2012
Durasi: 129 menit
Produksi: Kadokawa Pictures
Distributor: Kadokawa Pictures
Negara/Bahasa: Jepang

Awards:
Nippon Cinema Award – 2012 – Nippon Connection
Tokyo International Film Festival 2011 – Special Jury Prize

Kategori:Uncategorized

Like Crazy

Juni 15, 2017 Tinggalkan komentar

Anna () berasal dari Inggris dan kuliah di Amerika. Di sana ia kemudian bertemu Jacob, mahasiswa sekampus beda jurusan dan kemudian saling jatuh cinta. Dan diceritakan bagaimana proses jatuh cinta mereka, yang jelas, keduanya kemudian begitu saling mencintai satu sama lain.

Like Crazy_2

Tapi Anna harus kembali ke Inggris untuk mengurus visa-nya dan merencanakan untuk segera kembali. Merasa berat berpisah, ia menunda-nunda kepergiannya hingga ijinnya bermasalah. Ketika ia pulang dan hendak kembali lagi ke Amerika, visa-nya gagal. Dan itu terjadi berulang-ulang. Perpisahan yang sedianya hanya beberapa waktu, pun menjadi beberapa bulan. Padahal Jacob dan Anna begitu saling merindukan.

Like Crazy_5

Anna akhirnya membangun karir di kampung halamannya. Jacob juga demikian. Karena Anna tak bisa ke Amerika, Jacob lah yang akhirnya datang dan mereka membicarakan kemungkinan Jacob untuk tinggal lebih lama. Tapi Inggris adalah negara yang asing bagi Jacob. Ia merasa asing dengan kehidupan di sekitar Anna. Dan akhirnya memutuskan untuk pulang.

Like Crazy_8

Atas usul ayahnya, Anna kemudian mengajak Jacob menikah. Dengan begitu, proses via diharapkan lebih muda. Kenyataannya pihak imigrasi terlalu ketat dan lagi-lagi Anna gagal mengikuti Jacob ke Amerika. Merasa putus asa, Jacob dan Anna sepakat untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain. Anna dengan temannya, Simon, sementara Jacob dengan rekan kerjanya, Samantha ( ). Namun itu juga tak menyelesaikan masalah. Hubungan baru mereka terasa kering dan terbebani karena terus menerus memikirkan satu sama lain.

Di penghujung cerita, Anna akhirnya berhasil mendapatkan visanya dan ia pun menemui Jacob di Amerika. Tapi perpisahan yang panjang, penantian dan hubungan baru membuat semuanya tak lagi sama.

Like Crazy_6

Untuk beberapa waktu, saya bertanya-tanya ketika melihat file film ini tersimpan di komputer saya. Judulnya terasa tidak familiar dan karenanya, untuk beberapa waktu, terabaikan. Ketika waktu senggang, saya coba memutarnya dan baru ngeh kalau alasan saya ingin menonton film ini adalah karena cast utamanya, . Sejak melihat aktingnya di film saya menyukainya. She’s lovable. Aktingnya bagus dan wajahnya unik. Selain itu, film ini ternyata juga menang penghargaan di Sundance FF.

Like Crazy_3

Secara garis besar ceritanya sebenarnya bisa dibilang klise. Sebuah kisah cinta yang biasa, tentang cinta sepasang anak muda yang begitu menggebu dan kemudian terhalang jarak. LDR lah ceritanya. Dan LDR-nya menjadi parah karena beda negara dan harus diperibet dengan urusan visa. Tapi yang membuat film ini terasa berbeda adalah fokusnya yang bukan semata pada cerita, tapi lebih pada psikologis para tokohnya. Ini adalah tentang cinta yang begitu besar, yang kadang begitu tak tertahankan, tapi cinta juga adalah sesuatu yang absurd dan seolah tak pernah cukup. Dan film ini menggambarkan semua itu dengan bagusnya. Terasa intens dan memiliki kedalaman. Lewat ekspresi wajah, tatapn mata dan interaksi antara kedua tokoh utamanya, nyawa film ini begitu hidup. Dan yang saya cukup suka dari film ini, meskipun tentang cinta yang bisa dibilang passionate, tak seperti kebanyakan film bertema sejenis, adegan-adegannya rapi dan tidak vulgar. Justru menurut saya, keintiman tokoh utamanya terasa lebih nyata meski hanya lewat sentuhan tangan atau pelukan hangat. Good movie!

Note:
Saya baru ngeh ketika baca di Internet, kalau ternyata Anton Yelchin yang jadi Jacob sudah meninggal. Anton Yelchin, lahir di Rusia pada 11 Maret 1989 dalam keluarga Yahudi. Hal yang membuat keluarganya mendapat tekanan politik dan keagamaan. Pada tahun 1989, orangtuanya kemudian pindah ke AS dengan status pengungsi. Karir film Anton dimulai sejak ia masih sangat muda, yakni pada tahun 2000. Ia meninggal pada Juni 2016, karena sebuah kecelakaan tragis, di mana ia terjepit di antara mobilnya sendiri dan tembok rumahnya, setelah ia lupa menetralkan mobil yang usai dikendarainya. Sedih ya 😦

Cast:

Anton Yelchin – Jacob Matthew Helm
– Anna Maria Gardner

– Samantha
Charlie Bewley – Simon
Finola Hughes – Liz
Oliver Muirhead – Bernard Gardner
Alex Kingston – Jackie Gardner
Keeley Hazell – Sabrina
Chris Messina – Mike Appletree
Ben York Jones – Ross
Jamie Thomas King – Elliot

Sutradara: Drake Doremus
Produser: Jonathan Schwartz, Andrea Sperling
Penulis: Drake Doremus, Ben York Jones
Musik: Dustin O’Halloran
Sinematografi: John Guleserian
Editing: Jonathan Alberts
Produksi: Super Crispy Entertainment
Distributor: Paramount Vantage
Rilis: 22 Januari 2011 (Sundance)
Durasi: 90 menit
Negara/Bahasa: AS/Inggris

Awards:
– Sundance Film Festival 2011: Grand Jury Prize, Special Jury Prize ()
– Chicago Film Critics Association : Nominasi Most Promising Filmmaker
– National Board of Review: Best Breakthrough Performance ()
– Gotham Awards: Best Breakthrough Actor ()

Kategori:Uncategorized

Like You Know It All

Juni 14, 2017 Tinggalkan komentar

Ku () adalah sutradara muda yang masih karyanya diapresiasi tapi kurang diminati. Sikapnya canggung dan kurang percaya diri. Suatu hari di musim panas, ia diundang untuk menghadiri sebauah festival film dimana ia ditugaskan untuk menjadi juri. Di sana, ia bertemu penyelenggara acara, Hyeon-hee () yang cantik dan berkarakter aneh. Selain itu, ia juga bertemu Jung-hee, aktris yang ia kagumi dan seorang aktris muda yang senang mempromosikan diri sendiri dan temannya sesama sutradara, yang ternyata lebih sukses dan terkenal. Hal yang membuatnya merasa tersisih.

Like You Know It All_1

Ku kemudian bertemu teman lamanya, Bu yang mengaku telah menemukan hidupnya sejak bertemu istrinya yang ia anggap belahan jiwanya. Ku kemudian diajak menemui istrinya, Yu-shin () yang ternyata seorang perempuan berkarakter unik yang impulsif dan sensitif. Tanpa sengaja, Ku melukai perasaan Yu-shin dengan komentarnya, hal yang kemudian membuat sahabatnya marah.

Like You Know It All_2

Ketika kembali ke tempat festival, Ku bertemu Hyeon-hee yang marah karena merasa Ku tak cukup perhatian padanya dan membiarkannya dilecehkan.

Like You Know It All_5

Beberapa hari kemudian, Ku pergi ke Jeju untuk mengajar kelas film. Di sana ia bertemu sunbae-nya, seorang pelukis yang dikaguminya,  Yang, yang baik dan hangat. Diketahui kemudian Pak Yang ini baru menikah lagi untuk kedua kalinya dan istrinya adalah Go-sun ()yang tak lain adalah perempuan yang dicintai Ku di masalalu. Hubungan mereka tak pernah benar-beanr selesai, karenanya pertemuan kembali itu membuat Ku senang. Di sisi lain, Gosun juga memberi sinyal-sinyal tentang perasaannya. Meski begitu, ia selalu mengatakan bahwa ia bahagia dengan Mr Yang yang baik dan menyenangkan.

Like You Know It All_7

Seperti judulnya, Like You Know It All, tema film ini adalah tentang memahami perasaan orang. Bagaimana sosok Ku yang sering salah mengartikan perasaan orang kepadanya. Kenyataannya, kita tak pernah benar-benar tahu bagaimana perasaan orang lain sebenarnya.

Like You Know It All_8

Tak jauh dari film-film Hong sebelumnya, ini adalah tentang hubungan yang rumit antara pria dan wanita. Dengan tokoh utama yang juga khas dirinya, sutradara film. Bedanya, jika biasanya tokoh-tokohnya adalah sosok percaya diri dan flamboyan, sosok Ku digambarkan sebagai sosok yang canggung dan berkarakter ‘manis.’ Dan jujur, di antara tokoh-tokoh dalam film Hong yang sudah saya tonton, tokoh Ku adalah satu-satunya yang membuat saya ikut bersimpati. Sebelum-sebelumnya, ketika saya menonton film-film Hong saya selalu melihat tokoh-tokoh utamanya dengan jarak tertentu sehingga tak terlalu merasa terlibat secara emosional. Tapi lewat sosok Ku yang terlihat ‘rapuh’ saya jadi ikut terbawa emosi melihatnya.

Like You Know It All_10

Biasanya saya tak terlalu peduli, apakah tokoh-tokoh Hong berhasil dengan hubungannya, tapi kali ini saya ingin Ku dan berharap dia mendapatkan perempuan yang dicintainya. Yang tentu saja, hampir tidak mungkin. Selain karakter Ku yang memang cukup simpatik mungkin juga tak lepas dari sosok Kim Tae-woo yang memerankannya. Soal akting, tak perlu ditanya lah, karena dia memang sudah beberapa kali terlibat dalam film-film Hong. Tapi secara visual, Kim juga membuat karakter Ku lebih menarik. Saya selalu menyukai . Selain aktingnya, secara fisik, menurut saya dia menarik dengan wajah yang enak dilihat dan proporsi tubuh atletisnya yang ideal.

Cast:
– Ku Kyeong-nam
-Hyeon-hee
– Go-sun
– Sutradara Ko
Moon Chang-kil – Yang Chun-soo
Kong Hyung-jin – Bu Sang-yong (teman Ku)

Seo Yeong-hwa – artis
Eun Joo-hee – Oh Jung-hee (aktris)
– Jo
– Yu-shin

Judul : Like You Know It All/ Jal Aljido Mothamyeonso
Sutradara/Penulis:
Asisten: Lee Kwang-suk
Produser: Hong Lee Yeon Jung
Sinematografi: Kim Hun-kwang
Rulis: Mei 2009
Durasi: 126 menit
Produksi Jeonwansa Film
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Film Festival:
Toronto International FF 2009
Vancouver FF 2009
Busan International FF 2009
Tokyo International FF2009
Hong Kong International FF 2009
Asian FF of Dallas 2010
Deauville Asian FF 2011

Kategori:Uncategorized

Omar

Juni 12, 2017 Tinggalkan komentar

Omar, adalah seorang pemuda biasa yang sehari-hari bekerja sebagai penjual roti. Ia bersahabat baik dengan Tarek dan Amjad sejak kecil. Mereka tinggal di Tepi Barat. Omar tinggal di bagian Palestina, sementara Tarek dan Amjad di bagian Israel. Untuk bertemu kedua sahabatnya, setiap saat ia harus memanjat tembok pemisah dan berisiko ditangkap hingga ditembak oleh polisi Israel. Kesal dengan sikap arogan para tentara Israel, mereka pun kemudian bergabung dengan tim pemberontak. Dalam hal ini, Tarek lah yang menjadi pemimpinnya.

Omar-4

 

Omar-1

Omar kemudian jatuh cinta pada adik Tarek, Nadia, yang manis. Dan gayung bersambut, karena Nadia juga menyukai Omar. Karena situasi politik dan juga hidup di lingkungan yang relatif tradisional, mereka pun menjalin hubungan diam-diam, melalui surat menyurat yang manis. Di sisi lain, Amjad, juga menyukai Nadia.

Omar-3

Suatu hari, Omar, Tarek dan Amjad melakukan ‘misi’ melakukan serangan terhadap tentara Israel. Dalam pengejaran, Omar tertangkap. Di dalam penjara, ia kemudian bertemu Rami, seorang detektif simpatik yang menawarkan ‘perdamaian.’ Omar akan dibebaskan dengan syarat ia membantu Rami untuk menangkap Tarek. Tentu saja, ini adalah sebuah pilihan yang dilematis. Tapi Omar tak punya banyak pilihan karena satu-satu mimpinya adalah agar bisa hidup bersama Nadia. Meski kemudian, ia punya rencana sendiri.

Omar-8

Keluar dari penjara, situasi tidak menjadi baik. Omar dituduh berkhianat karena bisa keluar dengan mudah. Tarek dan Amjad, bahkan juga Nadia mencurigainya. Hubungannya dengan Nadia pun kemudian memburuk. Hal ini kemudian menjadi runyam karena Amjad seolah menjadi orang ketiga.

Omar-2

Another cliche romance story? Nanti dulu. Sekilas mungkin memang terkesan demikian, tapi yang membuat cerita film ini berbeda dengan film dengan cerita yang sejenis adalah latar ceritanya. Tepi Barat Palestina-Israel yang selalu penuh konflik. Meskipun film ini mengetengahkan tentang cinta, tapi sebenarnya tema besarnya adalah pengkhianatan. Dan di film ini, pengkhianatan bukanlah sesuatu yang disajikan secara hitam putih. Hidup di sebuah tempat yang terus bergolak oleh perang dan penuh ketidak pastian, adalah hal yang sangat manusiawi ketika setiap orang kemudian menjadi ‘egois’, dalam artian, ingin menjalani kehidupan yang baik untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang ia sayangi. Dan tema itu lah yang kemudian menjiwai seluruh karakter pokok dalam film ini. Meski di siini tokoh utamanya adalah Omar, tapi sebenarnya, semua karakter di sini digambarkan memiliki preferensi ‘egois’ dan ‘berkhianat’ semacam itu.

Omar-5

Di antara film-film tentang berlatar konflik Palestina-Israel, film ini adalah salah satu yang paling berkesan bagi saya. Saya menyukai film ini, karena menyajikan ‘drama’ dan konflik politik dengan pas sehingga terkesan lebih ‘hangat’ dan ‘lembut.’ Tapi juga tidak jatuh ke dalam sesuatu yang terlalu ‘cengeng.’ Meski mungkin cerita cintanya terkesan ‘klise’ tapi salutnya hal itu dibalut dengan konflik yang lebih ‘dalam’ dengan sangat baik, dan hal itu pula yang mungkin menjadikan film ini banyak menuai pujian. (Film ini masuk nominasi Best Foreign Language di Academy Awards dan juga seleksi kompetisi di Cannes). Recommended!

Cast:
Adam Bakri – Omar
Eyad Hourani – Tarek
Samer Bisharat – Amjad
Waleed Zuaiter – Agent Rami
Leem Lubany – Nadia

Sutradara/Penulis: Hany Abu-Assad
Produser: Hany Abu-Assad, Waleed Zuaiter, David Gerson
Sinematofrafi: Ehab Assal
Editing: Martin Brinkler, Eyas Salman
Rilis: 21 Mei 2013 (Cannes)
Durasi: 96 menit
Negara/Bahasa: Palestina/Arab

Awards:
Award/Festival Category Winner/Nominee Won
Academy Awards 2013:
– Nominas Best Foreign Language Film
Festival Film Cannes 2013:
– Un Certain Regard (Special Jury Pirzed)
Toronto Film Festival 2013:
– The Norwegian Peace Film Award

etc.

Kategori:Uncategorized

Like Someone in Love

Juni 10, 2017 Tinggalkan komentar

Akiko adalah seorang perempuan penghibur. Dari sikapnya, ia terlihat tidak menyukai pekerjaannya. Suatu malam, bosnya Hiroshi menyuruhnya untuk menemui seorang langganan. Akiko sebenarnya sedang tak ingin pergi. Ia baru bertengkar dengan pacarnya dan neneknya datang mengunjunginya. Namun si bos tak mau tahu dan memaksan Akiko untuk pergi.

Like Someone in Love

Dengan sedih dan setengah hati, Akiko pun pergi. Langganannya adalah seorang profesor tua, Takashi, yang tinggal sendirian.Takashi adalah lelaki baik, yang sepertinya hanya butuh teman. Tapi Akiko yang tengah sedih, mengabaikannya dan tidur sendirian.

Like Someone in Love_6

Keesokan harinya, Akiko akan berangkat kuliah dan Takashi mengantarkannya dan bercerita, bahwa dulu ia mengajar di kampus Akiko. Di depan kampus, Akiko bertemu pacarnya, Noriaki () yang marah-marah. Ketika Akiko kuliah, Noriaki menemui Takashi dan mengira bahwa Takashi adalah kakek Akiko. Takashi mengiyakan saja dan Noriaki pun menceritakan hubungannya dengan Akiko. Noriaki adalah seorang pemilik bengkel mobil. Ia sangat mencintai Akiko dan ingin mennikahinya. Hanya saja, Akiko menyembunyikan banyak hal padanya dan bahkan ada orang yang mengatakan padanya bahwa Akiko adalah seorang perempuan penghibur. Dan kenyataan bahwa Takashi ternyata (ia kira) adalah kakeknya, membuat Noriaki senang.

Like Someone in Love_2

Namun, tentu saja kebohongan adalah sesuatu yang berbahaya. Apalagi kebohongan yang dilakukan Akiko adalah sesuatu yang sangat serius.

Saya menonton film ini demi melihat nama yang menyutradarainya. Saya adalah penggemar film-film Abbas. Dan kenyataan bahwa ia menyutradarai film berlatar Jepang, adalah sesuatu yang unik. Khas film-film Kiarostami, cerita awal dimulai dengan adegan-adegan yang terasa sangat terbuka. Bahkan pada sekitar 10 menit pertama, saya cukup mengerutkan kening dan menahan kuap karena percakapan panjang di telepon dan obrolan-obrolan tak jelas, sosok-sosok tak ‘jelas’ siapa dan berperan apa. Jika tak ingat bahwa ini adalah film Kiarostami, saya pasti sudah memutuskan untuk berhenti menonton. Tapi di situ juga letak keunikan film ini,karena perlahan-lahan dengan lembut dan meyakinkan, Kiarostami akan membawa film pada cerita sebenarnya, tetap dengan gayanya kalem tapi semakin lama semakin solid dan bams! sebuah klimaks cerita yang dieksekusi dengan pas. Recommended!

Cast:
Rin Takashi – Akiko
Tadashi Okuno- Taksashi
– Noriaki
Denden – Hiroshi
Reiko Mori -Nagisa

Judul: Like Someone in Love (Raiku Samuwan in Rabu)
Sutradara/Penulis:
Produser: Kenzo Horikashi, Nathanael Karmitz
Sinematografi: Katsumi Yanagishima
Produksi: MK2, Eurospace
Rilis: Mei 2012 (Cannes)
Durasi: 109 menit
Negara/Bahasa: Jepang Perancis/Jepang

Awards:
Cannes FF 2012 : Nominasi Palm d’Or
Asian Film Awards 2013: Nominasi: BEst Cinematographer, Best Director,Best Actor ()

Kategori:Uncategorized

Dongju: The Portrait of a Poet

Akhirnya berhasil menonton film ini. Setelah berbulan-bulan saya menunggu sub Inggrisnya yang tak kunjung ada yang upload, akhirnya seorang teman dunia maya menyarankan saya menonton di kissasian dan thanks to her, saya akhirnya bisa menonton film ini.

Dongju

Ada cukup banyak alasan yang membuat saya penasaran berat sama film ini. Pertama, film ini disutradarai oleh , salah satu sutradara besar Korea yang film-filmnya sudah saya tonton dan bagus-bagus (, , ). Kedua, karena cast-nya adalah dan . Saya memfavoritkan keduanya, karena keduanya adalah dua aktor muda yang berbakat dan pilihan filmnya cukup ‘berkelas.’ Ketiga, premis ceritanya yang mengisahkan kehidupan seorang penyair dan diddasarkan pada kisah nyata pula. Saya selalu menyukai film biografi terutama dengan tokoh seniman. Keempat, ternyata film ini banyak mendapat penghargaan di beberapa ajang penghargaan film di Korea sono.

Dongju5

 

Format cerita film ini sendiri disajikan dalam cerita kilas balik. Dimulai dari Dongju yang dipenjara dan sedang diinterogasi oleh pihak Jepang, mengenai hubungannya dengan seorang pemberontak, Song Mong-gyu. Cerita berputar ke belakang. Dong-ju () dan Mong-gyu () adalah dua bersepupu yang tinggal serumah. Usia mereka sebaya dan selain bersaudara, keduanya juga sahabat kental dan sama-sama memiliki ketertarikan pada dunia tulis menulis. Hanya saja Mong-gyu lebih suka menulis esai sementara Dong-ju pada puisi.

Dongju1

Mong-gyu yang berkarakter keras dan pemberani, seolah mengambil peran sebagai kakak bagi Dong-ju. Ia lah yang banyak mempengaruhhi pikiran-pikiran Dong-ju, yang lebih kalem dan pendiam. Sebagaimana seorang pemuda pemberani yang banyak membaca, Mong-gyu merasa tertarik dengan ide-ide baru seperti komunisme hingga anti imperalisme. Ia pun kemudian ikut gerakan-gerakan anti penjajahan dan pernah dipenjara.

Dongju4

Setelah sama-sama menyelesaikan sekolah di Seoul, Mong-gyu kemudian mengajak Dong-ju melanjutkan kulaih ke Jepang, berpikir bahwa di sana mereka akan lebih banyak belajar hal-hal besar dan bagi Mong-gyu, tentunya bisa melebarkan sayap perjuangan dan kemudian terlibat dalam kelompok pejuang yang cukup radikal.

 

Di Jepang, mereka diterima di universitas yang berbeda. Dong-ju tetap menekuni puisi dan kemudian bertemu seorang profesor baikhati, Takamatsu dan juga keponakannya Kumi, yang kemduian memabntunya mempublikasikan puisi-puisinya. Ide-ide Mong-gyu tentang perjuangan dan juga hidup di tengah suasana penjajahan adalah hal-hal yang menginspirasi puisi-puisi Dong-ju, dan karenanya, kemudian ia dianggap subversif dan memiliki keterlibatan dalam pemberontakan yang dilakukan Mong-gyu.

Dongju6

Sebenarnya, selalu sulit bagi saya memberi penilaian pada sebuah film yang sejak awal sudah membuat saya banyak berekspektasi. Dan karena lamanya menunggu kesemaptan menonton film ini, saya juga cukup penasaran dengan membaca banyak artikel yang mengulas film ini, sehingga ketika menontonnya, kepala saya sudah tak lagi kosong. Dan sejujurnya, hal itu cukup mengurangi kenikmatan saya menonton film ini. Tapi secara umum, saya setuju kalau film ini adalah film yang bagus. Pesan film ini saya rasa tersampaikan dengan baik. Tentang bagaimana kekejaman dan ketidakadilan yang dilakukan Jepang, sampai-sampai seorang penyair ‘biasa’ saja ditangkap dan dipenjara.

Dongju3

Dari segi akting, bermain apik sebagai Dong-ju yang kalem dan puitis. Meski saya selalu membayangkan bahwa sosok seorang seniman adalah sosok yang ‘aneh’ tapi karena Dong-ju adalah sosok yang benar-benar pernah ada, tentu tak ada yang perlu diperdebatkan dari karakternya yang bisa dibilang ‘biasa-biasa saja.’ Kehidupan di seputar Dong-ju juga bisa dibilang jauh dari dramatis. Ia tumbuh di keluarga yang cukup berada dan berpendidikan. Proses hidupnya juga bisa dibilang lancar-lancar saja. Tapi yah, apa yang salah dari keadaan semacam itu? Kenyataannya memang banyak orang-orang besar yang lahir dari latar belakang yang ‘baik-baik’ saja.

Dongju2

Di sisi lain, juga tak kalah apik aktingnya sebagai Song Mong-gyu yang meledak-ledak. Karakter Mong-gyu justru adalah nyawa dari film ini. Dan Park membawakannya dengan sangat baik. Wajar jika kemudian dia diganjar penghargaan aktor pendatang baru terbaik untuk perannya di sini. Pada dasarnya, ia dan bermain sama baiknya, hanya saja, memang sosok Mong-gyu menang secara karakter sehingga lebih menarik.

Dongju8

Dongju7

Secara penceritaan sendiri, karena ini adalah film tentng penyair, tadinya saya berharap sesuatu yang lebih puitis dan kontemplatif, hanya saja, sepertinya memang bukan itu tujuan si sutradara sehingga plotnya juga lebih lugas dan cair. Overall, good movie.

Note:
Yoong Dong-ju adalah penyair Korea yang lahir pada tahun 1917. Secara garis besar, kehidupannya memang seperti yang diceritakan dalam film ini. Ia kemudian meninggal di dalam penjara Jepang pada tahun 1945 di usia 27 tahun, diduga karena disuntik obat tertentu yang membuatnya hingga meninggal. Tiga tahun setelah kematiannya, buku kumpulan puisinya diterbitkan yang diberi judul: Haneulgwa, Baramgwa, Byeolgwa Si (The Heavens and The Winds and The Stars and Poetry). Meski usianya pendek dan karyanya tak banyak, tapi Dong-ju merupakan salah satu penyair besar Korea yang karya-karyanya banyak dibaca dan dikaji.

Park Mong-gyu juga adalah karakter nyata.

Cast:
– Yoon Dong-ju
– Song Mong-gyu

Kim In-woo – Detektif
Choi Hong-il – Ayah Dongju
Choi Hee-soo – Kumi
Shin Yoon-joo – Lee Yeo-jin

Kim Jung-pal – ayah Mong-gyu
Moon Sung-ggeun – Jung Ji-young
Choi Jung-hun – Moon Ik-hwan

Judul: Dongju: The Portrait of a Poet
Sutradara:
Produser: Shin Young-shick, Kim Ji-hyung
Sinematografi: Choi Yong0jin
Rilis : 18 Februari 2016
Durasi: 110 menit
Distributor Megabox Plus M
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea-Jepang

Awards:
Baeksang Art Awards 2016: Grand Prize (), Best New Actor ()
Blue Dragon Awards 2016: Best New Actor (), Best Screenplay

Kategori:Uncategorized
the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar