Beranda > Film Asia Lain > Once Upon A Time in Anatolia

Once Upon A Time in Anatolia

Suatu malam yang gelap dan berangin, serombongan mobil yang terdiri dari para polisi, seorang dokter, seorang jaksa, penggali kubur dan dua orang tersangka pembunuhan, pergi ke pinggiran Kota Anatolia untuk mencari mayat korban. Namun kegelapan malam, membuat Kenan disorientasi sehingga kesulitan menunjukkan lokasinya. Hal yang membuat kesal para polisi.
once-upon-a-time-in-anatolia-2011-dvdrip-xvid-ltrg-avi_002874512
Di antara waktu menunggu, di antara desau angin dan malam yang hening, para petugas memeriksa lokasi, terjadi berbagai percakapan tentang banyak hal antara Dr Cemal, Arap-sopir, dan Naci si Jaksa. Mulai dari yogurt, daging kambing, pekerjaan,keluarga, bunuh diri, hingga tentang dosa warisan para orang tua kepada anak-anaknya. Si Jaksa kemudian bahkan bercerita tentang istri seorang temannya yang kelihatan baik-baik saja, tapi tiba-tiba bunuh diri.  Dari percakapan, kemudian terungkap kalau si istri mungkin sakit hati karena pernah mendapati suaminya selingkuh. Tercetus pertanyaan kemudian bahwa, apakah bunuh diri merupakan cara si mati untuk menyakiti orang yang ditinggalkannya?
once-upon-a-time-in-anatolia-2011-dvdrip-xvid-ltrg-avi_002331746

once-upon-a-time-in-anatolia-2011-dvdrip-xvid-ltrg-avi_002458800
Setelah memeriksa beberapa tempat, mayat korban akhirnya ditemukan. Dan karena hari sudah terlalu malam, mereka memutuskan untuk makan malam dan menginap di di rumah mayor kota terdekat. Usai makan malam, tiba-tiba listrik padam. Dan ketika semua orang terkantuk-kantuk kelelahan, dalam temaram lilin, muncul seorang gadis cantik, putri sang mayor. Kecantikan itu terlihat sureal sehingga membuat beberapa orang terpana. Bahkan Kenan si tersangka kemudian menangis dan berhalusinasi bertemu dengan korbannya, Diketahui kemudian kalau ia dan si korban terlibat pertengkaran ketika si korban ia beritahu dirinya adalah ayah biologis putranya.
once-upon-a-time-in-anatolia-2011-dvdrip-xvid-ltrg-avi_000658540
Keesokan harinya mereka kembali ke kota untuk melakukan otopsi mayat. Untuk itu, istri dan putra korban didatangkan. Ketika melihat Kenan, putra korban (yang adalah putra Kenan), melempari Kenan dengan batu, hal yang membuat Kenan menangis. Sebelum melakukan otopsi, Jaksa Naci kemudian melanjutkan cerita pada Dr Cemal, tentang si perempuan bunuh diri yang ternyata adalah istrinya sendiri. Hal yang sepertinya meninggalkan duka mendalam baginya.

Ketika otopsi dimulai oleh Dr Cemal dan asistennya, ditemukan tanda-tanda kalau kemungkinan si korban dikubur hidup-hidup, Meski begitu, Dr Cemal kemudian mengatakan agar tak menuliskannya dalam deskripsi kematian. Film ditutup dengan adegan Dr Cemal yang memandang keluar jendela, dan dari kejauhan tampak istri korban berjalan dengan putranya. Si anak, sebagai umumnya anak-anak, tak sepenuhnya memahami kematian dan kesedihan, mengejar bola yang terlempar dari beberapa anak yang bermain bola.
once-upon-a-time-in-anatolia-2011-dvdrip-xvid-ltrg-avi_001842567
Hmm yah, mungkin sekilas terkesan sebagai film crime biasa. Tapi tentu saja, ini bukan film crime biasa. Meski melibatkan cerita tentang kriminalitas, tapi film ini sendiri bukan semata tentang kriminalitas. Alih-alih, ini adalah tentang pertanyaaan-pertanyaan filosofis  di seputar kematian dan kejadian kriminal (pembunuhan, bunuh diri). Dikemas dengan gaya khas Nuri Bilge Ceylan yang terasa liris dan puitis, dan sebuah ending yang terbuka, film ini menyisakan banyak perenungan dan pertanyaan setelah menontonnya. Good movie!

Cast:
Muhammet Uzuner – Doctor Cemal
Yılmaz Erdoğan – Commissar Naci
Taner Birsel – Prosecutor Nusret
Ahmet Mümtaz Taylan – Arap Ali (Sopir )
Fırat Tanış (tr) –  Kenan (Tersangka)
Ercan Kesal (tr) – Mukhtar
Cansu Demirci (tr) – Purtinya Mukhtar
Erol Erarslan (tr) – Yaşar(Korban)
Uğur Arslanoğlu – Tevfik
Murat Kılıç (tr) – İzzet (polisi)
Şafak Karali a- Abidin
Emre Şen – Sersan Önder
Burhan Yıldız – Ramazan (Tersangka)
Nihan Okutucu – Gülnaz (istri korban)

Sutradara: Nuri Bilge Ceylan
Produser: Zeynep Özbatur Atakan
Penulis : Nuri Bilge Ceylan, Ercan Kesal, Ebru Ceylan
Siematografi: Gökhan Tiryaki
Editing: Bora Gökşingöl, Nuri Bilge Ceylan
Produksi: Zeyno Film
Distributor: The Cinema Guild
Rilis:  21 Mei 2011 (Cannes Film Festival)
Durasi: 157 menit
Negara/Bahasa: Turki

Awards:
– Asia Pacific Screen Award 2011: Achievement in Cinematography, Achievement in Directing,
Nominasi, Best Feature,  Nominasi Best Screenplay, Jury Grand Prize

– Cannes Film Festival 2011: Grand Prix (bersama “The Kid with a Bike”) , Nominasi Palme d’Or

– Chicago Film Critics Association 2012: Nominasi Best Foreign Language Film

– European Film Awards  2012: Nominasi:     Best Cinematographer, Best Director
– Independent Spirit Awards 2013: Nominasi Best Foreign Film
etc,

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: