Beranda > Film Korea, Film Queer > The Handmaiden

The Handmaiden

Sejak film debutnya yang fenomenal, , saya selalu penasaran dengan karya-karya sutradara satu ini, . Meski kemudian saya dibuat agak ilfil dengan film terakhirnya, , tetap saja, saya penasaran sama filmnya kali ini, yang seperti film-filmnya yang lain selalu masuk ajang festival film internasional. Apalagi, di sini dia memasang aktor yang selalu saya apresiasi film-filmnya, . Ditambah juga ada nama aktor besar lain: , ,

handmaiden4

Aktris pendatang baru, Lee Tae-ri yang main bagus sebagai Sook-hee

Berlatar pada masa Korea dibawah penjajahan Jepang. Sook-hee adalah seorang gadis yang berprofesi sebagai pencopet. Bersama bibinya, ia merawat bayi-bayi terlantar untuk dijual. Suatu hari, datang Fujiwara () seorang pemalsu lukisan yang menyamar sebagai bangsawan. Ia menawarkan sebuah kerjasama pada Sook-hee dengan imbalan yang besar. Sook-hee diminta untuk menyamar sebagai pembantu bagi Hideko (), perempuan kaya raya yang penyakitan. Fujiwara meminta Sook-hee untuk menjadi mata-mata sekaligus mak comblang baginya agar ia bisa menikahi Hideko dan mendapatkan harta warisannya.
handmaiden2
Di rumah mewah Hideko, Sook-hee bertemu dengan kepala pembantu, Sasaki () yang aneh, juga paman Hideko, Kouzuki () yang bengis dan cabul. Mendapati Hideko yang hidup dalam dunia yang mengerikan seperti itu, Sook-hee diam-diam merasa bersimpati pada Hideko dan tidak tega jika Hideko menjadi korban penipuan Fujiwara. Sook-hee pun mengulurkan persahabatan yang tulus pada Hideko. Tapi diluar dugaan, ternyata Hideko juga punya rencana lain.
handmaiden3
Diangkat dari novel karya penulis Sarah Waters (1992) yang berjudul Fingeresmith, sejak awal membaca sinopsisnya, saya sudah menduga bahwa ini akan mnejadi cerita yang menarik, apalagi di tangan sutradara sekelas . Dan yah, memang demikian. Ceritanya menarik dan penuh twist. Penokohan karakter yang fokus pada perempuan merupakan hal menarik lainnya. Dan semua cast-nya bermain apik, terutama Kim Tae-ri, yang konon merupakan aktris pendatang baru dan dipilih melalui proses audisi yang ketat. Dan yah, hasilnya memang sama sekali tak mengecawakan. Di antara rekan mainnya yang merupakan para bintang film papan atas Korea, ia terlihat sangat percaya diri memerankan sosok Sook-hee yang kuat sekaligus naif.
handmaiden
Tapi, yah, bagi saya selalu ada tapi untuk film-film . Tak jauh-jauh dari film sebelumnya (terutama ), lagi-lagi di sini Park jor-joran menyuguhkan adegan dewasa dan di sini tidak main-main karena adegan itu dilakukan oleh, ehm, maaf spoiler, sesama jenis. Sejak awal sebenarnya saya sudah mengantisipasi hal ini, tapi tak urung risih juga ketika menyaksikannya. Satu dua adegan saya masih bisa mengapresiasi sebagai penunjang unsur real dalam cerita, tapi jika terlalu banyak jujur saja sangat risih melihatnya. Hal yang sering membuat saya tak habis pikir dengan karya-karya Park. Tanpa adegan itu  pun atau setidaknya disajikan dalam porsi yang pas, menurut saya karya-karya Park ini sudah bagus dan khas. Terlepas dari perdebatan art dan pornografi, saya kok curiga kalau dia ini kayak sutradara yang agak  terobsesi dengan adegan dewasa dalam film-filmnya ya? Hehe, entahlah.

Warning: terlalu banyak adegan dewasa!

Cast:
– Hideko
Kim Tae-ri – Sook-hee
– Fujiwara
– Paman Kouzuki
– Bibi
– Sasaki
– Goo-gai

Judul: The Handmaiden / Lady / Agasshi (아가씨)
Sutradara:
Penulis: Sarah Waters (novel), , Jung Seo-Kyoung
Produser: Yoon Suk-Chan, Jung Won-Jo
Sinematografi:  Jung Jung-Hoon
Premiere: Mei 2016 (Cannes Film Festival)
Rilis: 1 Juni 2016
Durasi: 144 menit
Distributor: CJ Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

 Film Festival & Awards:
Cannes Film Festival 2016 – Competition

Blue Dragon Film Awards 2016:
– Best Actress (), Best New Actress (Lee Tae-ti), Best Art Design
– Nominasi: Best Film, Best Director, Best Cinematography & Lighting, Best Music

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: