Beranda > Film Korea > The Tunnel

The Tunnel

Ketika membaca kabar tentang film ini,  hal yang terlintas di kepala saya adalah film bertema sejenis, -nya yang dibintangi . Saya cukup menyukai , tapi saya juga berpikir bahwa cerita film ini bukan jenis film yang menarik untuk dibuat beberapa versi karena ceritanya terasa sempit. Yah, intinya kan pasti tidak akan jauh-jauh dari bagaimana si tokoh bertahan survive dalam kondisi yang sedemikian rupa. Tapi berhubung bintang utama film ini (seperti saya tulis sebelumnya, saya akan menonton film apa saja ketika ada nama di dalamnya). Jadilah saya tetap penasaran untuk menonton.
tunnel-3
Lee Jung-su () adalah lelaki biasa saja. Ia bekerja sebagai dealer mobil. Ia seorang suami dan ayah dari seorang anak  yang hendak berulang tahun. Suatu hari yang biasa, sepulang kerja ia singgah di tempat pengisian bensin dan dibuat emosi dengan pelayanan si bapak tua yang lamban.  Ketika dua botol air mineralnya hampir ketinggalan, si bapak mengingatkannya. Di perjalanan, ia sempat menelepon istrinya (), mengatakan bahwa ia sudah membeli kue ulang tahun untuk putri mereka. Ia juga menelpon kantornya dan mendapat kabar bagus. Ia berhenti menelpon karena hendak masuk terowongan.

Di tengah jalan di dalam terowongan yang sepi, lampu tiba-tiba mati. Ia sedikit kaget, tapi kemudian lampu menyala lagi disusul suara gemuruh. Belum usai keheranannya, mendadak terowongan runtuh. Bruk. Ia tertimbun reruntuhan beton. Untunglah, ponselnya masih bisa digunakan. Ia menelepon 119 yang berjanji akan segera menolongnya.
tunnel-1
Tapi, tentu saja kata ‘segera’ hanyalah sebentuk penghiburan baginya. Terowongan tempatnya terjebak tertimbun longsor, keberadaannya juga tidak mudah dideteksi. Butuh waktu beberapa hari untuk menyelamatkannya. Ketika mengetahui hal itu, Jung-su berusaha optimis. Ia masih punya persediaan air minum dan kue ulang tahun anaknya .

Tapi ketika hari demi hari berlalu dan belum ada tanda-tanda datangnya pertolongan, Jung-su pun panik dan putus asa. Persediaan air dan makanan sudah habis. Regu penyelamat juga mulai merasa sia-sia karena tak kunjung menemukan lokasi Jung-su.
tunnel-2
Hmm, yah. Seperti saya tulis di awal, ini adalah tentang bagiamana manusia bertahan untuk hidup di tengah situasi yang terasa musykil. Dan cukup baik digambarkan lewat film ini. Menghapus kekhawatiran saya, latar dan tokoh film ini cukup berbeda dengan . Jika dalam banyak dieksplorasi pikiran si karakter ketika mengalami masa-masa krisis dalam hidupnya, di sini cerita akan lebih fokus pada peristiwa. Bagaimana si tokoh berusaha survive, bagaimana kegigihan para regu penyelamat, bagaimana dukungan dari keluarga, juga bagaimana reaksi sekitar yang kadang tidak peka seperti media yang kadang annoying sibuk mencari sensasi atau politikus yang cari muka.
tunnel
Film digarap sedemikian rupa sehingga terasa cair dan tidak membosankan. Para pemainnya juga berakting bagus. bermain bagus seperti biasa. Meski tak banyak eksplorasi karakter pada sosok yang diperankannya, tapi kita dibawa tahu seperti apa karakternya di sini. Seorang lelaki yang ingin selalu terlihat tough dan berpikir jernih dalam kondisi apapun. Untuk aktor yang lain, dan juga bermain dengan bagus. Satu hal yang agak mengganjal logika saya adalah kenapa tidak ada perubahan fisik yang siginifikan pada Jung-su dan si anjing? Padahal, digambarkan bahwa Jung-su dan si anjing terjebak di dalam terowongan selama sekitar sebulan, tanpa persediaan makanan yang cukup.  Dalam kehidupan nyata, pastilah orang akan menjadi lebih kurus. Untuk hal ini, saya jadi membandingkannya dengan , meski cukup berbeda, tapi mampu menggambarkan dengan apik kondisi real orang ketika kekurangan makanan. Well,  nggak tahu sih bagaimana logika pembuat filmnya. Mungkin mereka menganggap bahwa detil seperti itu tak terlalu penting. Entahlah. Dan yah, walaupun agak mengganjal, tapi saya mencoba untuk mengabaikannya dan menikmati film ini.

Cast:
– Lee Jung-su
– Se-hyun
– Dae-kyung
Shin Jung-Keun – Kapten Kang
Nam Ji-Hyun – Min-a
Cho Hyun-chul – tim penyelamat muda
– Menteri
Yoo Seung-mok – Reporter Jo

Judul: The Tunnel/ Teoneol (터널)
Sutradara: Kim Sung-Hoon
Penulis: So Jae-Won (novel), Kim Sung-Hoon
Produser: Lee Taek-Dong, Jang Won-Suk, Kim A-Ran, Lee Dong-Yoon, Yoo Jae-Hwan\
Sinematografi: Hong Seung-Hyuk
Rilis: 10 Agustus 2016
Durasi: 126 menit
Showbox/Mediaplex
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: