Beranda > Uncategorized > Mirror of the Witch

Mirror of the Witch

Di kerajaan, Raja Myungjong () dan permaisurinya, Ratu Shim, belum juga dikarunia keturunan. Ibu Suri yang ambisius merasa gelisah, apalagi diketahui kalau permaisuri mandul. Ia pun kemudian memanggil Hong-joo (), seorang dukun ilmu hitam untuk dimintai pertolongan. Hong-joo yang memang punya ambisi menguasai istana, menyanggupi permintaan itu. Choi Hyun-seo (), seorang biksu Tao sekaligus sahabat Hong-joo, berusaha mencegahnya, tapi tidak berhasil.


Lewat perantara seorang dukun muda istana, Hong-joo berhasil membuat permaisuri hamil. Demi mengamankan posisinya, Hong-joo kemudian membunuh si dukun. Sebelum meninggal, si dukun menyebutkan ramalan dan kutukannya. Bahwa si anak akan lahir kembar dan Hong-joo akan terbunuh.
mirror3
Seperti yang diramalkan si dukun, permaisuri melahirkan anak kembar, laki-laki dan perempuan. Untuk menghilangkan kutukan, salah satu anak tersebut harus mati. Karena anak lelaki dianggap lebih berharga sebagai penerus keturunan, si anak perempuan lah yang kemudian dikorbankan.
mirror2
Hyun-seo yang diserahi tugas untuk membunuh si bayi, kemudian membesarkannya di tengah hutan dan diberi nama Yeon-hee. Diramalkan bahwa pada usia tujuh belas tahun, Yeon-hee akan menerima kutukannya.Tujuh belas tahun kemudian, Yeon-hee ()yang tinggal sendirian bertemu dengan Heo Joon ().
mirror4

mirror5
Heo Joon adalah anak tidak sah dari seorang bangsawan kaya. Ibunya adalah budak. Keberadaannya dianggap sebagai aib keluarga dan karenanya, membuat Heo Ok, ibu tirinya, berusaha keras untuk menyingkirkannya. Berbagai ‘kebetulan’ kemudian mempertemukannya dengan Yeon-hee dan berbagai ‘kebetulan’ juga membuat takdirnya terikat dengan Yeon-hee dan membantunya mengatasi kutukan.
mirror12
Sebenarnya, satu-satunya alasan saya nonton drama ini adalah karena . Selain aktingnya yang selalu bagus, pilihan-pilihan dramanya juga biasanya lumayan. Apalagi ini merupakan come back dia setelah wajib militer. Meski kemudian, minat saya untuk menonton drama ini berkurang karena ternyata dia dipasangkan dengan . Saya menyukai , saya sudah lihat beberapa film yang dia bintangi dan tahu bahwa dia aktris berbakat. Tapi yang membuat saya mengerutkan kening adalah kenyataan bahwa dia masih sangat muda. Gap usia sebenarnya tidak terlalu bermasalah, karena banyak pasangan drama dengan gap usia yang  jauh tapi tetap terlihat cocok. Apalagi , meski sudah 30 tahun tapi tetap berwajah baby face. Masalahnya, bahkan belum 17 tahun! Dan karena di sini dia akan memerankan adegan romance bareng , rasanya agak risih saja. Saya sendiri nggak tahu apa pertimbangan si pembuat drama ini memilih , karena rasanya banyak aktris lain yang berwajah ‘muda’ meski usianya sudah cukup dewassa, katakanlah setidaknya mereka yang berusia 20an tahun.
mirror14-2
Untunglah, setelah nonton drama ini,  kerisihan saya agak berkurang. Karakter dan digambarkan sedemikian rupa dan jalinan romance-nya juga sedemikian rupa, sehingga terlihat cukup serasi. Seperti harapan, Yoon bermain bagus sebagai Heo Jun. Satu kelebihan Yoon  adalah kemampuannya memperlihatkan emosi yang mendalam pada karakter-karakternya, termasuk karakternya sebagai Heo Jun di sini. Ekspresinya ketika sedih maupun gembira terasa real. Di sisi lain, juga bermain cukup bagus, meski menurut saya masih belum bisa mengimbangi . Di beberapa bagian, ekspresinya kadang masih terlalu di permukaan. Tapi ya bisa dimaklumi mengingat usianya yang memang masih muda dan bisa dibilang, ini adalah peran pertama dia sebagai karakter dewasa.


Terlepas dari semua itu, dari segi cerita, drama ini cukup menarik meski beberapa bagian menurut saya agak konyol (sori, spoiler: bagian ketika Joon tak sengaja minum obat pengingat dan kemudian kitabnya kebakaran, menurut saya benar-benar terasa konyol. Mungkin di sini si penulis berniat memberi sentuhan humor, tapi menurut saya justru terasa ‘bodoh’ karena nggak sejalan dengan alur drama yang serius). Tapi yah, secara keseluruhan bisa dimaafkan. Apalagi ending drama ini yang juga terasa ‘realistis.’
mirror15
Untuk gambar-gambarnya, terasa sinematik dan rapi. Di sini juga akan melibatkan banyak karakter yang cukup penting dalam membangun cerita, dan semua aktor/aktrisnya bermain bagus. Tapi berhubung saya tidak menyukai genre-nya (sageuk-fantasi), meski sudah berusaha keras mengikutinya, tetap saja saya tak bisa menikmatinya. Meski tentu si penulis cerita punya logika sendiri dalam cerita semacam ini, tapi bagi saya, cerita berbau supranatural tetap terasa tidak nyata dan terlalu fantasi. Tapi bagi yang menyukai genre semacam ini, silakan ditonton.

Cast:
– Yeon-hee/Seo-ri
– Heo Jun
– Poon Yeon
– Hong-joo
– Choi Hyun-seo

Jang Hee-Jin – Ratu Shim
Kim Young-Ae – Ibu Suri
Jung In-Sun – Hae-ran
Lee Yi-Kyung – Yo-gwang (pengawal Seo-ri)
Jo Dal-Hwan – Heo Ok
Mun Ka-young – Sol-gae
Yoon Bok-in – ibunya Poon-yeon
Choi Sung-won – Dong-rae (pengawalnya Heo-jun)
Lee Ji-hoon – Raja Sunjo
– Raja Myung-jong
– ibunya Heo-ok
Kim Hee-jung – ibunya He-jun
– Soon-deuk
Yeo Hoi-hyeon – Putra mahkota

Judul: Mirror of the Witch / Manyeobogam (마녀보감)
Sutradara: Jo Hyun-Tak
Penulis: Yang Hyuk-Moon
Tayang : JTBC, 13 Mei – 16 Juli 2016
Episodes: 20
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: