Beranda > Film Korea > The King and the Clown

The King and the Clown

Jang-sang  () dan Gong-gil () adalah dua pemain opera jalanan. Keduanya kompak dan saling melengkapi. Jang-sang punya banyak ide, kuat dan pemberani. Sementara Gong-gi memiliki wajah dan gaya yang feminin, sehingga sering diganggu para lelaki hidung belang.

the-king-n-the-clown3

Suatu hari, mereka pergi ke Seoul, bertemu dengan pementas lain yang kemudian menjadi teman satu tim yang kompak. Mereka melakukan pementasan di jalan-jalan, mengangkat cerita satir tentang raja dengan humor-humor vulgar yang sangat disukai rakyat jelata. Hingga suatu hari, pejabat kerajaan yang melihat aksi mereka dan merasa berang karena dianggap sudah melakukan penghinaan terhadap raja. Mereka pun ditangkap dan dihukum. Tapi Jang-sang kemudian mengajukan tantangan, agar diijinkan pentas di depan raja untuk membuktikan apakah benar mereka seperti yang dituduhkan.

Pentas di depan raja pun disetujui. Awalnya, raja merasa berang dengan pentas rakyat jelata ini. Tapi kemudian menemukan sisi lucu dari cerita yang dipentaskan dan menyukainya. Mereka pun kemudian diijinkan tinggal di istana dan melakukan pentas setiap raja meminta.

the-king-n-the-clown

Cerita-cerita yang mereka tampilkan, ternyata memiliki banyak keterkaitan emosi dengan raja dan hal ini, kemudian membangkitkan emosi raja. Raja yang selama ini dikendalikan oleh para menterinya dan merasa dibawah bayang-bayang kebesaran ayahnya, menemukan amarahnya dan berubah menjadi bengis. Tidak hanya itu, karena raja kemudian jatuh cinta pada Gong-gil yang cantik. Hal yang kemudian menimbulkan kecemburan permaisuri dan kemarahan para menteri. ossung yang selama ini bermain opera hanya untuk mencari uang, mau tak mau akhirnya terlibat dalam gelapnya kehidupan politik istana.

Sebenarnya, ini kali kedua saya nonton film ini. Pertama kali, bertahun-tahun lalu, ketika baru rilis. Waktu itu, saya masih belum mengikuti perfilman Korea dan juga belum familiar dengan aktor-aktornya. Waktu itu, saya agak ogah-ogahan menonton film ini karena merasa agak risih melihat yang sangat cantik di sini. Waktu itu, dia belum seterkenal sekarang dan saya berpikir kalau he’s just a pretty boy. Dan yah, sekarang, setelah melihat beberapa akting , persepsi saya pun berubah. Meski tidak sampai ngefans, tapi saya cukup mengapresiasi kemampuannya dalam berakting. Dia bukan cuma aktor berwajah cantik, tapi juga memiliki kemampuan akting yang bagus. Dan di beberapa drama yang dia bintangi, dia ternyata bisa memerankan karakter-karakter yang sangat manly.

king-n-clown-poster

Film ini bisa dibilang merupakan akting breakthrough-nya dia dan saya pun memtuskan untuk menontonnya lagi. Bukan hanya akting yang menarik di sini, tapi cerita film ini juga menarik. Penggarapannya juga menarik, dengan sinematografi, musik dan plot yang rapi. Dan satu hal yang saya suka dari film ini, karena meskipun ceritanya melibatkan tentang lust dan kebengisan, tapi disajikan dengan tidak vulgar.

Cast:
– Jang-sang
– Gong-gil
Jung Jin-young – Raja Yeonsan
Kang Sung-yeon – Jang Nok-su (permaisuri)
– Yuk-gab
Jung Suk-yong – Chil-duk
Lee Seung-hoon – Pal Bok
Jang Hang-seon – Cheo-sin
Choi Il-hwa – Sung-joon
Yun Ju-Sang – Sung Hee-Ahn

Judul: The King and the Clown/Wang-ui namja (왕의남자)
Sutradara:
Penulis: Choi Suk-Hwan, Kim Tae-Woong
Produser: Jung Jin-Won, Jang Won-Suk,
Sinematografi: Ji Kil-Woong
Rilis: 29 Desember  2005
Durasi: 119 menit
Distributor: Cinema Service
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: