Beranda > Film Korea > The Himalayas

The Himalayas

Uhm Hong-kil  ()adalah seorang pendaki gunung terkenal dan digelari Uhm Daejang (semacam pemimpin pendakian?). Ia sudah berhasil mendaki banyak puncak gunung tertinggi di dunia.

hmly

Uhm Hong-kil yang sudah mendaki banyak gunung

Suatu hari, dalam sebuah pendakian dia berhasil menyelamatkan dua orang pendaki ‘bodoh’, Park Moo-taek () dan Park Jung-book (). Ketika hendak melakukan ekspedisi selanjutnya, dua orang ini kemudian berkeras untuk bergabung dalam tim yang dipimpin Hong-kil. Meski awalnya skeptis, tapi keamauan keras keduanya membuat Hong-kil akhirnya mengijinkan mereka ikut. Tidak hanya itu, karena Hong-kil dan Moo-taek kemudian menjadi sahabat akrab layaknya saudara.

hmly35

Persaudaraaan dengan Moo-taek

Seiring waktu,  kondisi kesehatan Hong-kil memburuk karena ia mengalami cedera kaki yang membuatnya tak boleh lagi mendaki. Pun rekan-rekan Hong-kil yang sudah mulai menua dan berhenti mendaki.Di sisi lain,  kemampuan Moo-taek semakin bagus dan ia pun menjadi Daejang.


Suatu hari, Moo-taek bersama Jung-bok dan timnya melakukan pendakian ke Everest. Di tengah pendakian, Moo-taek mengalami kecelakaan. Cuaca buruk membuat tim penyelamat tak berani naik. Jung-bok nekad menyusul Moo-taek. Keduanya kemudian meninggal.

Hong-kil yang merasa terpukul dengan kematian Moo-taek dan merasa berutang karena pernah berjanji untuk turun gunung bersama dengan selamat, mengabaikan kondisi kesehatannya, memutuskan untuk melakukan ekpedisi membawa mayat Moo-taek turun. Untunglah, ia didukung oleh teman-teman setimnya yang setia. Namun, tentu saja itu bukan ekspedisi yang mudah.

The_Himalayas4

Love the casts

Film tentang petualangan selalu menarik bagi saya. Apalagi film ini judulnya juga sangat jelas memberi gambaran latar cerita “Himalaya” didukung pula cast yang menjanjikan para aktor papan atas Korea: , Cho Seung-ha, , , , ... Jadilah saya penasaran sama film ini. Meski rasa peansaran saya agak surut karena setelah beberapa waktu, tak banyak ulasan tentang film ini di internet. Pun dalam beberapa ajang penghargaan film Korea, film ini juga jarang disebut-sebut (seingat saya satu-satunya nominasi adalah untuk kategori Best Supporting Actress di Baeksang Art Awards). Meskipun begitu, saya tetap memutuskan untuk menonton.
The_Himalayas3
Dan yah, setelah menontonnya,saya pikir saya paham kenapa film ini terasa kurang mendapat apresiasi. Pada bagian-bagian awal, cerita terasa cukup segar dan solid, tapi semakin ke belakang agak berlambat-lambat. Di sinopsis disebutkan bahwa inti film ini adalah tentang “pendaki Uhm Hong-kil yang berusaha membawa turun mayat sahabatnya, Park Moo-taek”. Tapi film sendiri mengambil rentang waktu yang cukup panjang mulai dari awal perkenalan Hong-kil dan Moo-taek. Mungkin maksud si penulis/sutradara adalah untuk memberi gambaran kedekatan hubungan Hong-kil dan Moo-taek, tapi menurut saya adegan ini bisa dibungkus dalam cerita flashback  dan  mungkin akan terasa lebih fokus kalau cerita dimulai dari ekspedisi Hong-kil untuk membawa turun mayat Moo-taek.
himalya-poster
Dan bagi saya, kengototan Hong-kil untuk membawa turun mayat Moo-taek agak  kurang mengharukan. Ia seperti ‘memaksa’ teman-temannya untuk ikut dalam ekspedisi berbahaya itu, meski digambarkan kalau teman-temannya kemudian ikut dengan sukarela. Hal lain yang agak mengganggu juga adalah rencana mencari dan membawa mayat Moo-taek. Kenapa hanya Moo-taek? Karena selain Moo-taek, juga ada mayat Jung-bok dan satu rekannya lagi. Dan meski Hong-kil menyebutkan keduanya belakangan tapi di awal rencana ekspedisi, keduanya seolah terlupakan dan tujuan utamanya hanyalah Moo-taek. Secara sekilas bisa dipahami karena kedekatan Hong-kil dengan Moo-taek tapi kalau dari segi kemanusiaan yang lebih luas kok rasanya kurang heroik.

Usai menonton film ini, saya juga bertanya-tanya: apa sebenarnya fokus utama dari film ini? Pesan moralnya juga tidak terlalu jelas. Alih-alih saya lebih merasa kalau film ini hanya sekedar tentang suka duka orang naik gunung. Saya tak keberatan dengan cerita secara umum, apalagi cerita film ini konon memang didasarkan pada kisah nyata. Tapi tanpa mengubah cerita, tentunya sang sutradara tentunya bisa membuat ‘penceritaan ulang’ dengan pemilihan fokus tertentu tentang apa yang sebenarnya ingin disampaikan (sebagai contoh, film  atau berhasil melakukan hal itu dengan baik).

The Himalayas

Salut untuk para aktor yang rela tampil ‘jelek’

Meski begitu, film ini sama sekali tidak buruk, kok. Latar dan adegan-adegan mendaki gunung yang penuh perjuangan terasa nyata. Para cast-nya bermain apik. Mereka menunjukkan chemistry sebagai teman satu tim yang kompak.  Para aktor ini juga rela tampil ‘jelek’ dengan wajah gosong dan melepuh terbakar matahari atau berlepotan salju. Tambahan untuk (dan juga dan ), adalah pelafalan aksen daerah yang terdengar  kocak😀. Dan meski ceritanya cukup menyedihkan, tapi film disajikan dengan cukup segar dan cair (terutama pada bagian-bagian awal).

Note:
Konon aktor dan yang awalnya ditawari peran utama dalam film ini tapi kemudian menolak karena jadwal syutingnya yang mundur.

Cast:
– Uhm Hong-kil
-Park Moo-taek
Cho Seong-Ha – Lee Dong-gyoo
– Park Jung-bok
– Jo Myung-ae
Kim Won-hae – Kim Moo-young
Lee Hae-young – Jang Chul-goo
Jeon Bae-su – Jeon Bae-su
– Choi Soo-young

Judul: The Himalayas/ Himalaya (히말라야)
Sutradara:
Penulis: Min Ji-Eun, Soo Oh, Lee Suk-Hoon, Yoon Je-Kyun, Park Soo-Jin, Kang Dae-Kyu
Produser: Yoon Je-Kyun
Sinematografi: Kim Tae-Sung, Hong Seung-Hyuk
Rilis: 16 Desember 2015
Durasi: 124 menit
Distributor: CJ Entertainment
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

Awards:
BaekSang Arts Awards  2016 :
– Best Supporting Actress ()

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: