Big Eyes

Setelah bercerai dengan suaminya, Ulbrich, Margaret () pergi membawa putrinya, Jane. Ia perempuan biasa, tidak memiliki keahlian praktis apa-apa, tapi mau tidak mau harus mencari uang untuk bertahan hidup. Satu-satunya kemampuannya adalah melukis.

Margaret, yang menjadikan Jane, putrinya sebagai inspirasinya

Margaret, yang menjadikan Jane, putrinya sebagai inspirasinya

Setelah ditolak ketika melamar pekerjaan, ia pun memutuskan untuk jadi pelukis jalanan. Lukisannya unik dan khas, obyeknya adalah anak-anak dengan mata yang besar. Inspirasi utamanya adalah anaknya, Jane.

Walter Keane yang charming dan simpatik

Walter Keane yang charming dan simpatik

Ia kemudian bertemu dengan Walter Keane (), pelukis amatiran. Walter adalah pengusaha real estate, tapi memiliki obsesi untuk menjadi pelukis. Sikapnya yang hangat dan charming segera membuat Margaret jatuh cinta. Di sisi lain, Walter juga menawarkan perlindungan secara finansial sehingga Margaret pun langsung menerima ketika Walter mengajaknya menikah.

Walter kemudian mulai berusaha memasarkan lukisannya dan lukisan Margaret. Setelah melewati berbagai penolakan, akhirnya perhatian mulai didapat. Tapi hanya lukisan Margaret, bukan lukisannya. Maka Walter pun kemudian berbohong, bahwa apa yang dilukis Margaret adalah lukisannya.
be126
Margaret, meski kecewa ketika mengetahui hal ini, akhirnya menerima saja dan percaya bahwa alasan Walter berbohong semata untuk alasan finansial. Maka bertahun-tahun, Margaret pun menjadi pelukis bayangan dan Walter menjadi begitu populer. Setelah berbagai rangkaian kebohongan yang dilakukan Walter, Margaret akhirnya memutuskan untuk berpisah dan mengungkapkan kebenaran.
big eyes
Saya adalah penggemar film-film . Film-filmnya selalu terasa unik dan khas. Dan hal itu juga yang membuat saya penasaran dengan film ini. Saya menonton film ini tanpa membaca sinopsisnya terlebih dahulu dan karena posternya bergambar lukisan, saya pikir ini adalah film animasi atau film fantasi khas Burton. Tapi demi di awal saya baca bahwa film ini didasarkan pada kisah nyata, saya pun jadi semakin penasaran. Burton membuat film berdasarkan kisah nyata? Seperti apa? Mengingat karakter-karakter filmnya biasanya cenderung nyentrik dan agak fantasi.
Dan ternyata, meskipun berdasarkan kisah nyata gaya penceritaannya masih terasa sangat Burton, dengan dialog dan karakter-karakter yang terasa unik, serta penceritaan yang sedikit jenaka, tapi tidak menghilangkan kerealistisan cerita. Pokoknya keren lah memang si Tim Burton ini, he.

Lukisan Margaret yang khas dan unik

Lukisan Margaret yang khas dan unik

Sementara untuk cerita sendiri, karena memang didasarkan pada kisah nyata ya tentu memang seperti itu ceritanya. Cukup mengharukan rasanya melihat Margaret, seorang ibu yang ‘rapuh’ yang kemudian berjuang untuk menunjukkan eksistensi dirinya. Salut!

Note:
Margaret Keane (Margaret D. H. Keane) adalah pelukis Amerika yang lahir pada 17 September 2015 dan masih hidup hingga sekarang.

Margaret Keane yang berpose bersama pemerannya, Amy Adams

Margaret Keane yang berpose bersama pemerannya, Amy Adams

Seperti digambarkan di film, obyek lukisannya memang anak-anak dengan ciri khas mata besarnya yang ekspresif. Setelah perceraiannya dengan Walter pad athaun 1965, ia kemudian menikah dengan seorang penulis olahraga di Hawaii, Dan McGuire pada tahun1970. Saat ini, Keane tinggal di Napa County California. Tentang diirnya bisa dilihat di websitenya: http://www.keane-eyes.com
(sumber: wikipedia.org)

Cast:
– Margaret Keane
– Walter Keane
Danny Huston – Dick Nolan
Jon Polito – Enrico Banducci
Krysten Ritter – DeeAnn
Jason Schwartzman – Ruben
Terence Stamp – John Canaday
Madeleine Arthur – Jane dewasa
Delaney Raye – Jane kecil

Sutradara:
Produser: , Scott Alexander, Larry Karaszewski, Lynette Howell
Penulis: Scott Alexander, Larry Karaszewski
Musik: Danny Elfman
Sinematografi: Bruno Delbonnel
Produksi: Electric City Entertainment, Silverwood Films, Tim Burton Productions
Distributor: The Weinstein Company
Rilis: 25 Desember 2014
Durasi: 105 menit
Negara/Bahasa: AS/ Inggris

Awards:
Golden Globes 2015:
– Best Performance by an Actress in a Motion Picture – Comedy or Musical ()
– Nominasi: Best Performance by an Actor in a Motion Picture – Comedy or Musical (), Best Original Song – Motion Picture (Lana Del Rey, Daniel Heath – “Big Eyes”)

BAFTA Awards 2015:
– Nominasi: Best Leading Actress ), Best Production Design

etc. see imdb.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: