Beranda > Film Korea > Eungyo

Eungyo

Lee Juk-yo () adalah penyair kawakan dan juga profesor universitas. Di usianya yang sudah 70 tahun, ia tinggal sendiri di rumahnya yang tenang dan nyaman sembari merenungi usia tuanya. Seorang muridnya yang sangat memujanya, Seo Ji-woo (), sesekali datang berkunjung.
ms
Suatu hari, Ji-woo menawarkan pada Juk-yo seorang gadis muda untuk bantu-bantu membersihkan rumah. Gadis itu adalah Eun-gyo ( ), 17 tahun, masih anak sekolahan. Tidak digambarkan dengan jelas latar belakang Eun-gyo, tapi ada kesan ia memiliki masalah keluarga. Meski begitu, sebagai umumnya gadis remaja, ia memiliki karakter ceria dan sedikit genit.
ms34
Juk-yo menemukan kehangatan yang menyenangkan dalam diri Eun-gyo . Dan tidak hanya itu, karena hasrat lelakinya yang seolah terbenam oleh usia tua, tibatiba bangkit kembali melihat kemudaan Juk-yo. Namun, tentu saja hal itu adalah hal yang mustahil. Juk-yo menyadari perbedaan yang tidak mungkin dan Eun-gyo juga hanya menganggapnya sebagai seorang kakek. Karenanya, Juk-yo kemudian menuangkan pikiran dan hasrat-hasratnya dalam puisi yang begitu indah. Masalah menjadi rumit ketika Ji-woo, yang selama ini menjadi penulis di bawah bayang-bayang Juk-yo, mulai ikut campur.
ms56
Membaca judulnya, tadinya saya berpikir ini adalah film tentang “muse” semacam dewi inspiratif bagi para penulis. Memang bisa dibilang begitu, tapi inti ceritanya sendiri sebenarnya lebih tentang soal “menjadi tua.” Tentang hasrat dan keinginan yang sangat manusiawi, juga tentang ketidakberdayaan manusia menolak “takdir” menjadi tua. Hmm, it’s sad😦
ms09
Sedikit mengganggu adalah adegan dewasa yang menurut saya agak terlalu terbuka. Hal yang kadang membuat saya tak habis pikir, karena ada kecenderungan dalam dunia film (terutama film Korea) bahwa film ‘bagus’ kelas festival/penghargaan hampir selalu diselipi adegan dewasa yang kadang terlalu “vulgar” sehingga ada kesan semacam bf terselubung. Padahal, tanpa adegan semacam itu pun film tetap akan menarik atau setidaknya bisa dibuat lebih soft. Hmm, entahlah. Mungkin adegan semacam itu juga ingin menunjukkan bahwa hal semacam itu juga manusiawi?
a muse
Whatever, film ini tetap menarik untuk ditonton karena meninggalkan sebentuk perenungan tentang menjadi tua. Didukung akting yang bagus dari dan juga aktris muda yang menurut saya sangat berani, (saya baru lihat dia pertama di sini dan dia dapat award untuk perannya di sini).

Quote:
Juk-yo: “Roethke referred to getting old…as wearing the leaden weight of what I did not do. Just as your youth is not a prize for your efforts, my agedness is not a penalty for my faults.

Eungyo
I could easily wrap my fingers around Eungyo’s ankle.
Her heel slipped between my fingers.
And she giggled.
Her fragrant head rested below my chin.
And my lips were already buried in her hair.
She sighed.
Whir, whir.
Like a pair of bellows.
I held you close in my arms.
I caressed your hair, your shoulders, your waist.
And I put my ear to your chest listening to your heart beating.

Cast:
– Lee Juk-yo
– Han Eun-gyo
– Seo Ji-woo

Judul: Eungyo/ A Muse/ Eun Gyo (은교)
Sutradara: Chung Ji Woo
Penulis: Park Bum-Shin (novel), Chung Ji Woo
Produser: Ahn Eun-Mi, Lee Sang-Hyun, Jung Ji-Woo
Sinematografi: Kim Tae-Kyung
Rilis: 25 April 2012
Durasi: 129 menit
Distributor: Lotte Entertainment
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Award:
– Daejong Film Awards 2012: Best New Actress ( )
– Korean Association of Film Critics Awards 2012: Best New Actress ( )
– Blue Dragon Film Awards 2012: Best New Actress (Kim Go-Eun), Best Cinematography, Best Lighting
– KOFRA Film Awards Ceremony: Best New Actress ( )

Film Festival:
– Busan International Film Festival 2012 – Korean Cinema Today – Panorama
– Hawaii International Film Festival 2012 – Spotlight on Korea *Hawaii Premiere
– Udine Far East Film 2013 *European Premiere
– New York Asian Film Festival  2013 *New York Premiere
– Korean Film Festival In Paris  2013 – Landscape

  1. Juli 1, 2016 pukul 6:38 am

    Wah, ternyata ada adegan dewasa, ya. Semoga tidak banyak dan tidak lama ^_^

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: