Beranda > Film Barat, Film Inspiratif > The Grand Hotel Budapest

The Grand Hotel Budapest

Ini adalah sebuah cerita yang dinarasikan oleh seorang penulis () tentang kunjungannya ke Hotel Grand Budapest pada sekitar tahun 85-an. Hotel yang megah namun tampak sunyi. Yang semakin membuatnya heran adalah cerita tentang pemiliknya, seorang lelaki bernama Zero Mustafa () yang memilih tinggal di kamar kecil tanpa fasilitas apapun. Ketika si penulis berkesempatan bertemu dan mengobrol dengan Pak Zero, sebuah kisah menakjubkan pun terjalin.
ghb4
Tahun 30-an, Zero mengawali karirnya sebagai bell boy di Hotel Grand Budapest di usia yang masih sangat muda. Pemilik hotel itu adalah Monseiur Gustave ( ) yang nyentrik, beristrikan seorang perempuan berusia 85 tahun dan sering diejek orang karena orientasi seksualnya. Tapi di atas semua itu, M Gustave adalah seorang lelaki yang hangat dan baik hati. Tanpa memedulikan latar belakang Zero yang berasal entah darimana, jatuh suka dengan kepolosan dan kepatuhan Zero, ia melatih dan menjadikan Zero orang kepercayaannya.

M Gustave yang nyentrik

M Gustave yang nyentrik

Masalah muncul ketika istri M Gustave meninggal. Anak dan saudara-saudaranya pun mulai saling bertikai memperebutkan harta warisan. Ketika salah satu harta warisan yang paling berharga berupa lukisan “Boy with The Apple” ternyata diwariskan pada Gustave, mereka pun berkomplot untuk memojokkan Gustave dengan cara memfitnahnya hingga Gustave dipenjara.
ghb7
Zero dengan kesetiaannya yang tak terbatas, dengan dibantu kekasihnya, Agatha si pembuat kue, berusaha melakukan segala cara untuk menolong M Gustave. Di sisi lain, pergolakan politik pada masa itu juga akan melatari cerita.

Persahabatan yang unik dan mengharukan

Persahabatan yang unik dan mengharukan

Sebuah cerita tentang persahabatan yang mengharukan. Saya penasaran sama film ini karena masuk nominasi Oscar, dan yah, saya pikir memang sangat layak. Selain temanya yang mengangkat isu kemanusiaan yang terasa universal, sinematografi blabla film ini juga terasa sophisticated. Dengan gaya penceritaan yang terasa sedikit komedik, membuatnya menjadi film yang mudah dicerna, menghibur tapi juga berbobot.

Quote:
M Gustave: There’s really no point in doing anything in life,because it’s all over in the blink of an eye…And, the next thing you know, rigor mortis sets in. Oh, how the good die young.
M Gustave: When you’re young, it’s all fillet steak,but as the years go by, you have to move on to the cheaper cuts,which is fine with me, because I like those. More flavorful, or so they say.
M Gustave: You can’t arrest him simply because he’s a bloody immigrant.He hasn’t done anything wrong.
M Gustave: You see? There are still faint glimmers of civilization left in this barbaric slaughterhouse that was once known as humanity. Indeed, that’s what we provide in our own modest,humble, insignificant…

Mostafa: There are still faint glimmers of civilization left in this barbaric slaughterhouse that was once known as humanity.He was one of them.What more is there to say?”

Cast:
 – Monsieur Gustave H
Tony Revolori – Zero Moustafa (remaja)
 – Penulis (muda)
 – Zero Moustafa tua

 – Dmitri Desgoffe
 – J.G. Jopling
Jeff Goldblum – Deputi Vilmos Kovacs
Saoirse Ronan – Agatha
 – Inspektur Henckels
Mathieu Amalric – Serge X.
Harvey Keitel – Ludwig
 – Monsieur Ivan
Léa Seydoux – Clotilde
Jason Schwartzman – Monsieur Jean
 – Madame Céline Villeneuve Desgoffe und Taxis (Madame D.)
 –  Penulis (tua)
 – Monsieur Chuck
Bob Balaban – M. Martin
Giselda Volodi (it) – saudara perempuan Serge
Waris Ahluwalia – M. Dino

Sutradara:
Produser: , Scott Rudin, Steven Rales, Jeremy Dawson
Screenplay:
Cerita: , Hugo Guinness
Musik:
Sinematografi: Robert Yeoman
Editing: Barney Pilling
Produksi: American Empirical Pictures, Indian Paintbrush,    Babelsberg Studio
Distributor: Fox Searchlight Pictures
Rilis: 6 Februari 2014 (Berlin)
Durasi: 100 menit
Negara: AS, Inggris, Jerman
Bahasa: Inggris

Awards:
Academy Awards, USA 2015:
-Best Achievement in Costume Design (Milena Canonero), Best Achievement in Makeup and Hairstyling (Frances Hannon, Mark Coulier), Best Achievement in Music Written for Motion Pictures, Original Score ( ), Best Achievement in Production Design
– Nominasi: Best Motion Picture of the Year, Best Achievement in Directing, Best Achievement in Cinematography, Best Achievement in Film Editing, Best Writing, Original Screenplay

Golden Globes, USA 2015:
– Best Motion Picture – Comedy or Musical
– Nominasi: Best Director – Motion Picture, Best Performance by an Actor in a Motion Picture – Comedy or Musical (Ralph Fiennes), Best Screenplay – Motion Picture

BAFTA Awards 2015:
– Best Original Music, Best Costume Design, Best Production Design, Best Original Screenplay, Best Make Up & Hair
– Nominasi: Best Sound, Best Film,

 Berlin International Film Festival 2014:
– Grand Jury Prize ()
– Nominasi: Golden Berlin Bear (Wes Anderson)

 César Awards, France 2015:
– Nominasi Best Foreign Film (Meilleur film étranger)

and many-many mores, see imdb.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: