Beranda > Drama Korea > It’s Ok, This is Love

It’s Ok, This is Love

Jang Jae-yeol (), seorang penulis novel misteri terkenal. Selain itu, dia juga jadi DJ radi sehingga kepopulerannya sudah laiknya seleb saja. Didukung karakternya yang ramah dan wajah tampannya, ia terkesan playboy.
iok8
Ji Hae-soo seorang psikiatris, yang sebenarnya memiliki masalah kejiwaan terutama berkaitan dengan seksualitas. Ayahnya invalid dan ia melihat ibunya berselingkuh dengan lelaki lain. Hal itu membuatnya merasa trauma sehingga ia membenci sentuhan yang bersifat lust. Hal yang membuat pacarnya, Choi-ho, tak habis pikir, karena setelah 300 hari pacaran, Hae-soo selalu menolaknya untuk ‘bersentuhan.’
iok6
Setelah sebuah kejadian kurang menyenangkan tapi mengesankan, Jae-yeol segera saja tertarik pada Hae-soo. Semacam “kebetulan” karena ternyata Hae-soo bersama dua temannya, Dong-min (), sunbae-nya dan Soo-gwang, ternyata menyewa rumah milik Jae-yeol. Jae-yeol kemudian memutuskan untuk pindah ke rumah itu. Hae-soo dan Jae-yeol kemudian saling lebih mengenal satu sama lain.
ioke
Siapa sangka kalau dibalik karakter “sempurna” Jae-yeol ternyata ia menyembunyikan masalah kejiwaan yang ternyata cukup parah. Ketika kecil, ia melihat ibunya selalu dipukuli ayah tirinya. Dan puncak dari semua itu, sang ayah tewas terbunuh tertusuk pisau ketika sedang bertengkar dengan Jae-yeol dan kakaknya, Jae-bum (). Tak terlalu jelas siapa yang membunuh ayahnya, tapi kemudian Jae-bum masuk penjara dan divonis hukuman belasan tahun. Ibunya juga tak bisa memberi kesaksian. Jae-bum dihinggapi perasaan marah dan dendam pada ibu dan Jae-yeol hingga rambutnya memutih selama di penjara (saya nggak tahu, apa secara psikologis memang bisa terjadi kasus seperti itu? Ubanan karena stres berat dan bisa pulih lagi?)

The crazy housemate :D

The crazy housemate 😀

Di sisi lain, Jae-yeol yang ternyata tahu kejadian sebenarnya, dihantui rasa bersalah pada abangnya dan juga trauma dari kekerasan yang dialaminya. Ia kemudian menciptakan sosok imajiner, seorang remaja sekolahan bernama Kang-woo yang merupakan alter egonya.
iokp
Cerita juga akan makin seru dengan orang-orang di sekitar mereka. Ada Dong-min, sesama psikiatris yang memiliki hubungan yang rumit dengan mantan istrinya, Young-jin yang jutek. Soo-kwang yang juga memiliki masalah kejiwaan dan berusaha menjalin hubungan dengan cewek SMA, So-nyeo.

Dan karena temanya tentang ‘sakit jiwa’ di sini digambarkan bahwa masing-masing tokoh memiliki masalah kejiwaan masing-masing. Dan kalau dipikir-pikir, siapa sih di dunia ini yang tidak memiliki masalah kejiwaan? Hihi…Orang-orang sakit jiwa ini kemudian saling membantu untuk keluar dari lubang gelap masing-masing.

ok56
Awalnya saya agak ogah-ogahan nonton drama ini. Meski castingnya, cukup menjanjikan ( dan  ), tapi saya merasa agak bosan dengan karakter mereka yang menurut saya begitu-begitu saja.  : cewek agak freak, : cowok yang nyaris sempurna… Tapi semakin diikuti ceritanya ternyata semakin menarik.

Tadinya Jae-yeol yang terlihat sempurna ternyata sama sekali tidak sempurna. Dan meski cerita drama ini cukup “gelap” karena berkaitan dengan masalah kejiwaan dan trauma, tapi disajikan sedemikian rupa dengan gambar-gambar yang cerah, dekorasi yang indah dan memanjakan mata didukung karakter-karakternya yang memiliki sisi charming masing-masing, sehingga tidak jatuh jadi film yang frustratif. Ditambah lagi soundtrack-nya yang menurut saya keren banget, membuat film ini benar-benar terasa memorable.
iokty6
Ada beberapa bagian yang agak menggangu saya. Pada bagian trauma-nya Hae-soo, misalnya yang menurut saya terlalu “mudah” sembuh setelah bertemu Jae-yeol. Dan juga ide “perayaan 300 hari”. Saya nggak tahu sih seperti apa sebenarnya di Korea sono, tapi seinget saya baru beberapa tahun yang lalu saya nonton drama Korea yang bahkan masih ‘malu-malu’ mengangkat isu sex before married. Tapi di drama ini, seolah-olah itu adalah hal yang sangat penting. Saya sendiri berpikiran cukup moderat untuk hal itu, tapi saya merasa agak terganggu dengan ide hubungan yang hanya didasarkan pada “lust” belaka. Tapi itu hanya maslaah suka tak suka dengan idenya. Secara keseluruhan, saya cukup menyukai drama ini yang menurut saya baik plot maupun eksekusi ceritanya cukup sempurna.
iok3
Quote:
“a person needs to know both the bitter and sweetness in life to grow and that’s what keeps a relationship interesting too. But when you know nothing but the sweetness? Ugh, that’s so unattractive.” (Jae-yeol ke Hae-soo)

Cast:
 – Jang Jae-yeol
  – Ji Hae-soo
 – Jo Dong-min
Lee Kwang-Soo – Park Soo-gwang
 – Lee Young-jin (mantan istrinya Dong-min)
Lee Sung-Kyung – Oh So-nyeo
D.O. – Han Kang-woo
 – Jang Jae-beom
Cha Hwa-Yeon – ibunya Jae-yeol
Tae Hang-Ho – Yang Tae-Yong

Do Sang-Woo – Choi Ho
Yoon Jin-Yi – Lee Pool-Ib
 – ibunya Hae-soo
Lee Dong-Ha – Yoon-Chul
Choi Seung-Kyung – Oh Do-Deuk (iparnya Hae-soo)
Baek Seung-do – Hwan-hee
Lee El – Se-ra
Choi Hee-seo – Ji Yoon-soo (kakaknya Hae-soo)
Kang Joo-Eun – Ji Hae-Soo (kecil)
No Tae-Yeob – Jang Jae-Beom (remaja)

Judul: It’s Ok, This is Love/ Gwaenchana, Sarangiya (괜찮아, 사랑이야)
Sutradara: Kim Kyu-Tae
Penulis: No Hee-Kyung
Tayang: SBS, 23 Juli – 11 September 2014
Episode: 16
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Awards:
SBS Drama Awards 2014:
– Best Actress (mini series) ( )
– Excellent Actor (mini series) ()
– Special Actor (mini series) (Lee Kwang-Soo)
– Special Actress (mini series) ()
– Ten Star Award ()
– Best Couple Award ( &  )

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: