Tea Fight

Di Cina pada jaman dahulu kala, teh hitam dibagi menjadi dua jenis: teh laki-laki dan teh perempuan. Keduanya mengklaim keistimewaannya masing-masing dan akhirnya menimbulkan pertikaian. Alkisah kemudian teh hitam perempuan dibawa oleh orang Jepang bernama Yagi.
tf9
Di jaman sekarang, klan Yagi yang mewarisi teh perempuan adalah Kei Yagi seorang lelaki 40-an, pengangguran dan ayah dari seorang gadis muda yang sangat ingin menekuni dunia teh, Mikiko. Setelah membaca catatan sejarah, Mikiko tertarik untuk mencari teh laki-laki yang ternyata berada di Taiwan. Ayahnya menjadi berang karena tak setuju Mikiko berurusan dengan teh. Kei dulunya adalah pembuat teh, tapi istrinya meninggal ketika dia asyik meracik teh dan hal itu membuatnya trauma dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan teh.

Vic Chou yang jadi Yang

Vic Chou yang jadi Yang

Mikiko tak menggubris ayahnya dan tetap pergi ke Taiwan. Di sana ia kemudian akan bertemu Yang ( ), seorang pemuda yang ambisius yang ternyata pewaris teh laki-laki. Ia terobsesi untuk mendapatkan teh perempuan. Ketika kemudian mengetahui kalau Mikiko lah yang memilikinya, ia pun melakukan segala cara untuk mendapatkannya.
tf3
Satu-satunya hal yang awalnya membuat saya penasaran sama film ini karena judulnya yang melibatkan kata “tea”. Dan saya seorang penikmat teh. Setelah menonton, saya baru ngeh kalau ternyata salah satu pemeran utama film ini adalah , si Huacelei di Meteor Garden. Hal yang membuat saya semakin tekun mengikuti cerita film. Saya berharap ini akan menjadi semacam film yang mengetengahkan ajang adu meracik dan menyajikan teh yang konon di Jepang sono sangat sophiscated itu.

Sayang adegan meracik tehnya cuma sekadarnya saja

Sayang adegan meracik tehnya cuma sekadarnya saja

Namun…yah, agaknya saya harus kecewa ketika film berakhir dan harapan saya tak terwujud. Memang klimaksnya bisa dibilang tentang adu meracik teh, tapi tidak seperti yang saya bayangkan. Bagian itu hanya digambarkan begitu saja, nyaris tak ada ‘seni-seninya’. Cerita juga lebih banyak dibumbui hal-hal yang berbau fantasi dan menurut saya, tidak cukup kuat. Tapi, ya lumayanlah😦
tfhn
Quote:
Kei Yagi:here’s not important, what tea you’ve drink, the important thing is who do you drink with, right?”
 
Cast:
Teruyuki Kagawa – Kei Yagi
Erika Toda – Mikiko Yagi
Chun-Ning Chang – Ruahua
Eric Tsang – Riku
 – Yang
Yoshihiko Hosoda – Tsukihiko Murano
Yoko Fujita – Midori Yagi

Judul: Tea Fight
Sutradara: Wang Yemin
Penulis: Akane Yamada, Wang Yemin
Rilis: 12 Juli 2008
Durasi: 102 menit
Negara/ Bahasa: Jepang, Taiwan/ Jepang, Mandarin

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: