Pluto

Cerita diawali dengan ditemukannya seorang remaja SMA dari sebuah sekolah elit yang terbunuh, Yoo Jin ( ). Tersangka utamanya adalah Joon ( ), teman sekelasnya. Dan Joon pun diinterogasi. Beberapa teman ditanyai tentang bagaimana hubungan Joon dan Yoo-jin dan mereka menjawab kalau Joon membunuh karena mungkin iri pada Yoo-jin yang pintar. Meski setelah diselidiki, Joon tidak berada di TKP ketika peristiwa itu terjadi.

Adegan pembuka yang bikin penasaran

Adegan pembuka yang bikin penasaran

Cerita kemudian mundur ke belakang. Di sebuah kelas khusus bagi anak-anak yang dianggap pintar dan kebanyakan diisi oleh anak-anak orang kaya. Yoo Jin adalah sosok populer dan terpintar, pindahan dari Amerika. Joon yang berasal dari keluarga miskin dan berhasil masuk kelas khusus murni karena kepintarannya, dianggap “ancaman” dan karenanya selalu dibully oleh Yoo-jin dan gengnya.

Joon yang pintar tapi miskin

Joon yang pintar tapi miskin

Joon tidak terlalu ambil peduli dan tetap belajar giat. Impiannya adalah bisa meraih peringkat tinggi di kelas sehingga bisa memenuhi harapan ibunya masuk universitas terbaik, Seoul National University.

Anehnya, meski sudah belajar keras, peringkatnya buruk. Dari temannya, Soo-jin ( ) yang pintar komputer dan sering meng-hack CCTV sekolah, Joon diberitahu kalau ada semacam “catatan spesial” untuk bahan-bahan ujian, yang dibagi di antara anak-anak peringkat 10 besar sehingga mereka bisa mempertahankan peringkatnya. Di dalamnya, tentu saja adalah Yoo-jin dan geng-nya.

Yoo-jin yang jadi ketua geng "10 besar"

Yoo-jin yang jadi ketua geng “10 besar”

Demi mewujudkan impiannya, Joon pun kemudian meminta Yoo-jin untuk menerimanya bergabung dengan klub “catatan spesial”. Yoo-jin dan gengnya mau menerima, asalkan Joon mau melakukan hal-hal ‘gila’ dan mengerikan yang mereka syaratkan. Namun, tentu saja persoalan tidak lantas selesai karena masing-masing murid terobsesi untuk menjadi yang terbaik demi memenuhi harapan para orang tua mereka.

Fiuhh…film yang membuat saya menghela napas dalam setelah menontonnya. Belakangan saya sering mendengar banyak orang yang mengeluhkan bagaimana menyedihkannya kondisi pendidikan di negeri ini. Namun menonton film ini, membuat saya sadar, itu ternyata bukan hanya masalah di negeri kita saja.

Soo-jin, yang pintar meng-hack komputer dan ingin balas dendam dengan geng 10 besar

Soo-jin, yang pintar meng-hack komputer dan ingin balas dendam dengan geng 10 besar

Film ini berlatar Korea Selatan, dan saya yakin, banyak negara juga mengalami masalah yang sama. Bagaimana para orang tua yang terlalu menuntut anak-anaknya menjadi yang ‘terbaik’ dan hal itu kemudian saling bersambut dengan sistem dan perilaku para pelaku pendidikan yang korup. Dan tentu saja, anak-anak lah yang justru menjadi korban karena dibebani harapan yang terlalu besar. Stres yang kemudian dilampiaskan dalam perilaku-perilaku depresif (bunuh diri) atau justru agresif seperti yang digambarkan di film ini. Dan ketika mereka “berhasil” menjadi yang “terbaik” pun, kita merasa miris karena mereka adalah “hasil” dari sebuah sistem yang mengerikan!
plt00
Film ini tentu saja mengambil gambaran yang ekstrim, tapi kita tahu bahwa di luar sana, hal-hal yang mirip dengan hal itu benar-benar terjadi. Jika seperti itu, apa kemudian artinya “sekolah atau pendidikan”? Tidakkah ia dimaksudkan untuk menjadikan seseorang menjadi lebih memiliki pengetahuan, lebih baik secara perliaku, dan lebih bisa bermanfaat bagi sesama? Apa kemudian artinya menjadi “terbaik” hanya dari segi nilai-nilai akademis? Hmmffh… sesak rasanya menyadari bahwa sistem itulah yang saat ini bekerja di luar sanašŸ˜¦
Pluto
Untuk film ini sendiri, meski terkesan “berat” tapi diramu dengan cukup fresh, apalagi melibatkan dunia remaja dengan aktor-aktor muda yang berkualitas seperti , (hmm, sepertinya dia cukup selektif memilih beran dan I think I start to admire his acting), Sung Joon dan . Film yang sangat recommended untuk ditonton!

Cast:
Ā – Kim Joon
Ā – Yoo-jin
Ā – Jung Soo-jin
Cho Seung-ha – Det. Park

Kim Kwon – Han Myung-Ho
Sun Joo-ah – Kang Mi-Ra
Nam Tae-Boo – Choi Bo-Ram
Ryoo Kyung-Soo – Park Jung-Jae
Oh Jung-Woo – Kang Chang-Min

Judul: Pluto/ Myungwangsung (ėŖ…ģ™•ģ„±)
Sutradara: Shin Su-Won
Produser: Shin Sang-Han
Sinematografi: Yoon Ji-Yoon
Rilis: 11 Juli 2013
Durasi: 107 menit
Distributor: Sidus Pictures
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Ā Film Festival:
– Busan International Film Festival 2012 – Korean Cinema Today – Vision *World Premiere
– Berlin International Film Festival 2013 – Generation *International Premiere
– Hong Kong International Film FestivalĀ  2013 – Young Cinema Competition
– Korean Film Festival in AustraliaĀ  2013 – Dark Matter
– Korean Film Festival In Paris 2013 – Portrait – Shin Su-Won
– Deauville Asian Film FestivalĀ  2014 – Out Of Competition

Awards:
Baek Sang Art Awards 2014:
– Nominasi: Best New Actress (Seon Joo-ah)

Berlin International Film Festival 2013:
– Crystal Bear – Special Mention – Generation 14plus – Best Film (Shin Su-won) (special mention goes to a film that critiques the educational structures)

Hong Kong International Film Festival 2013:
– Nominasi: FIPRESCI Prize (Shin Su-won), Golden Firebird Award – Young Cinema (Shin Su-won)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: