Nobody Knows

Kieko, baru pindah apartemen bersama 4 orang anaknya yang masih kecil-kecil: Akira, Kyoko, Shigeru dan Yuki. Pada tetangga, ia hanya mengenalkan anak pertamanya, Akira yang berusia 12 tahun. Sementara ke-3 anaknya ia sembunyikan. Saya nggak tahu, tapi mungkin hal ini ia lakukan karena mungkin di Jepang seperti banyak negara maju, juga menerapkan aturan yang ketat tentang kelayakan tempat tinggal. Jadilah ke-3 anak yang lain harus menghabiskan hari-hari di dalam rumah saja, menghibur diri dengan permainan-permainan kecil.

Keiko dan anak-anaknya

Keiko dan anak-anaknya

Tak jelas apa pekerjaan Keiko, tapi ia sering pulang larut dan dari dandanan serta bahasa tubuhnya, mungkin saja dia seorang perempuan panggilan. Dan meski tak dijelaskan secara rinci, tapi ke-4 anaknya, sepertinya adalah anak-anak dari ayah yang berbeda-beda dan sepertinya juga, tak ada lelaki yang mau bertanggung jawab membesarkan mereka.

Sejak awal, sudah terasa bahwa kehidupan mereka terasa rentan dan setiap saat sesuatu yang buruk bisa saja terjadi. Dan hal itulah yang memang kemudian terjadi. Setelah bercerita tentang seorang lelaki yang membuatnya jatuh cinta, sang ibu kemudian pergi dan meski berjanji untuk pulang pada hari natal, tapi ia tak pernah kembali.
nbty
Akira yang menjadi ‘kepala rumah tangga’ tak bisa berbuat banyak ketika uang mereka habis. Bagaimanapun, dia hanyalah seorang bocah 12 tahun yang bahkan belum boleh bekerja dan juga tak punya hati kotor untuk berbuat kejahatan. Maka,bersama adik-adiknya, ia pun berusaha untuk bertahan hidup sebisanya.

Yuya Yagira yang main bagus sebagai Akira yang dewasa

Yuya Yagira yang main bagus sebagai Akira yang dewasa

Aaarghh….film yang sangat-sangat “menyesakkan”. Dikemas dengan sangat rapi, film ini terasa sangat menohok meski nyaris tanpa adegan dramatis. Tentu hal ini juga tak lepas dari para pemainnya yang melibatkan aktor anak-anak, bermain dengan sangat natural.
nbx
Well, ini bukan hanya sekedar cerita tentang anak-anak yang diabaikan, tapi juga tentang individualisme di kota-kota besar. Bagaimana orang-orang yang hidup dalam satu gedung tapi sama sekali tak tahu dan seolah tak peduli apa yang terjadi dengan orang di sekitarnya. Menonton film ini membuat kita ingin marah dan berteriak: dimana para orang-orang dewasa? Tidak adakah satu dua orang saja yang meluangkan sedikit waktu untuk memberi mereka perhatian, menanyakan keadaan mereka, membantu mereka agar tak kelaparan…ah, ah…tapi itulah hal yang juga mungkin terjadi di sekitar kita, kadang kita begitu acuh dan tak mau ambil peduli. Benar-benar film yang sangat menyesakkan😦
nobody-knows-wide
Note:
Konon film ini didasarkan pada kisah nyata yang dikenal dengan “Affair of the four abandoned children of Sugamo” -yang terjadi selama sekitar 9 bulan pada tahun 1988 di Toshima Ward, Tokyo.😦
(sumber: Asianwiki.com)

Cast:
Yuya Yagira – Akira Fukushima
Ayu Kitaura – Kyoko Fukushima
Hihei Kimura – Shigeru Fukushima
Momoko Shimizu – Yuki Fukushima
You – Keiko Fukushima
Hanae Kan – Saki

Judul: Nobody Knows/Dare mo Shiranai (誰も知らない)
Sutradara/ Penulis/ Produser: Hirokazu Koreeda
Sinematografer: Yutaka Yamazaki
Rilis: 7 Augustus 2004
Durasi: 141 menit
Studio: Cinequanon, Bandai Visual
Distributor: Cinequanon
Bahasa/ Negara: Jepang

Film Festivals
– Mumbai Film Festival 2010 – Celebration of Japanese Cinema
– Vesoul International Film Festival of Asian Cinema 2012 – Hommage à Kore Eda Hirokazu
– Marrakech International Film Festival  2013 – Hirokazu Koreeda Tribute

Awards
Blue Ribbon Awards 2004:
– “Best Picture”
– “Best Director”

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: