Dev D

Dev, anak orang kaya di kampung. Ia bersahabat dengan Paro, gadis pemerah susu, putri pegawai ayahnya. Persahabatan yang tumbuh menjadi cinta. Dev remaja kemudian dikirim orangtuanya kuliah di London. Selama masa itu, ia terus menjalin hubungan dengan Paro dan saling mencintai.
dvdtt
Selulus kuliah, tibalah Dev pulang kampung. Satu-satunya hal yang menarik baginya tentu saja adalah bertemu kekasih hatinya. Demikian juga Paro. Karena perbedaan status, mereka belum berani memperlihatkan hubungan mereka dan setiap ada kesempatan, diam-diam berusaha memanfaatkannya untuk berdua-duaan. Tapi itu hal yang sulit karena yah, namanya di kampung, apalagi sedang menjelang pesta pernikahan abangnya Dev.

Paro

Paro

Di pesta muncul Rasika, seorang gadis kota yang juga mencecap pendidikan di luar negeri dan menggoda Dev. Di sisi lain, Dev dibuali Sunil, lelaki yang menyukai Paro, mengatakan bahwa Paro sudah tak “suci” lagi. Dev pun merasa bimbang dan mulai meragukan kesetiaan Paro. Paro yang merasa terluka dengan ketidakpercayaan Dev, memutuskan menerima tunangan abangnya Rasika yang kaya raya. Dev pun patah hati. Ia merusak hidupnya sendiri dengan pergi ke Delhi, mabuk-mabukan dan ngedrugs.
dvd3
Di belahan tempat lain,Delhi, Leni adalah seorang anak tunggal dari keluarga kelas menengah. Gadis sekolah menengah yang cantik, bertampang blasteran. Ia terlibat hubungan dengan pemuda 28 tahun yang tak jelas pekerjaannya. Ketika sedang berdua-duaan, si pemuda memvideokan Leni dan disebar di internet. Aib menimpa Leni dan orang tuanya merasa malu. Ayahnya yang tak tahan dipermalukan anak gadisnya, memutuskan bunuh diri. Hidup Leni pun berantakan dan diabaikan. Dalam keadaan buntu, ia bertemu seorang perempuan yang kemudian mengajaknya bergabung di sebuah rumah bordil. Leni pun memulai kehidupan barunya. Dan kelak, akan bertemu Dev.

Leni

Leni

Hmm, saya sebenarnya tak pernah terlalu suka dengan film-film India. Saya memutuskan nonton film ini karena saya pikir ini bukan film mainstream dan memang tak bisa dibilang mainstream karena penyajiannya cukup berbeda dengan film India kebanyakan yang biasanya penuh adegan menyanyi dan menari. Tapi juga tak bisa dibilang sangat spesial. Tema besarnya sendiri adalah tentang cinta.

Cast:
Abhay Deol – Dev Singh Dhillon
Kalki Koechlin – Leni/Chandramukhi (Chanda)
Mahi Gill – Parminder (Paro)
Dibyendu Bhattacharya – Chunnilal
Parakh Madan – Rasika

Sutradara: Anurag Kashyap
Produser: Ronnie Screwvala
Penulis: Anurag Kashyap, Vikramaditya Motwane (Berdasar “Devdas” – Sharat Chandra Chattopadhyay)
Musik: Amit Trivedi
Sinematografi: Rajeev Ravi
Editing: Aarti Bajaj
Rilis: 6 Februari 2009
Durasi: 144 menit
Negara/Bahasa: India

Awards:
Asia Pacific Screen Awards 2009:
– Nominasi Achievement in Directing (Anurag Kashyap)
Awards of the International Indian Film Academy 2010:
– Best Female Debut (Mahie Gill )
– Nominasi: Best Story, Best Picture, Best Director, Best Actress in a Leading Role, Best Actress in a Supporting Role (Kalki Koechlin ), Best Music Director,  Best Lyricist (Amitabh Bhattacharya)
Filmfare Awards 2013:
– Best Actress – Critics (Mahie Gill)
National Film Awards, India 2009:
– Best Music Director

etc (sumber; imdb.com)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: