Beranda > Film Action, Film Korea > The Fatal Encounter

The Fatal Encounter

Jeongjo () menjadi raja setelah ayahnya terbunuh. Posisinya sangat rentan. Rong-rongan terbesar dari nenek tirinya, Janda Permaisuri () ingin menjatuhkannya. Jeongjo pun menjadi sangat waspada dan hati-hati. Orang kepercayaannya hanya kasimnya, Kab-soo dan komandan pasukan, Hong. Ia juga melakukan kebiasaan-kebiasaan baru yang bertentangan dengan tradisi dan membuat para tetua tersinggung.

Hyun Bin yang jadi Raja Jeongjo. Hmm, kok rasanya kurang gimana..gitu, ya

Hyun Bin yang jadi Raja Jeongjo. Hmm, kok rasanya kurang gimana..gitu, ya

Di belakangnya, sedang terjadi rencana pembunuhan atas dirinya. Setelah rencana pertama gagal, disuruhlah seorang pembunuh bayaran, Eul-soo (). Eul-soo yang awalnya menolak memutuskan untuk menerimanya karena ia jatuh cinta pada seorang dayang istana, Wol-hye ().

Han Ji-min yang main bagus jadi Janda Permaisuri yang ambisius. Sayang karakternya nggak terlalu dieksplor

Han Ji-min yang main bagus jadi Janda Permaisuri yang ambisius. Sayang karakternya nggak terlalu dieksplor

Sebuah cerita tentang kehidupan istana yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan, yang menurut saya, digambarkan dengan cukup detail. Sayangnya, cerita film ini terasa kurang solid, terlalu banyak sisi yang ingin diperlihatkan, tapi hasilnya justru terasa terlalu permukaan.

Cho Jung-Seok yang jadi pembunuh bayaran melonkolis :)

Cho Jung-Seok yang jadi pembunuh bayaran melonkolis 🙂

Seolah ingin menambah ‘drama’ film ini akan melibatkan cerita persahabatan (bromance) antara sang raja dengan orang kepercayaanya, juga sedikit romance antara si pembunuh bayaran dan dayang istana, persahabatan si pembunuh dengan si kasim… namun semua itu menurut saya kurang greget dan terkesan hanya menjadi tempelan belaka. Sayang.

Jung Eun-chae yang jadi dayang istana

Jung Eun-chae yang jadi dayang istana

Untuk para pemain utamanya, ada yang…hmm, saya pikir dia bermain cukup meyakinkan, tapi entah kenapa, karakternya terasa kurang karismatik. Saya pikir permainan terbaik diberikan , sebagai permaisuri yang ambisius, karakter yang bisa dibilang keluar dari karakternya yang biasa, sebagai “putri drama”. Sayang, tidak ada terlalu banyak eksplorasi karakter untuknya.

Di jajaran lapis kedua, ada Jung Jae-young yang jadi pembunuh bayaran yang menyaram jadi kasim, Kab-soo,  (yang jadi pembunuh bayaran romantis,  ( ) yang terlihat cukup cemerlang sebagai dayang Wol-hye dan juga artis cilik Yoo Eun-mi (yang menurut saya cukup bermain apik dan mendapat peran cukup siginifikan untuk aktris seusianya. Yah, cukup banyak karakter dan ekplorasinya menjadi tak maksimal.  Meski begitu film ini didukung dengan gambar-gambar yang bagus dan meyakinkan sehingga cukup enak ditonton.
ftl9
Note:
Cerita tentang kisah Raja Jeongjo ini saya pikir sudah banyak sekali diangkat, terutama drama dengan berbagai versi. Saya merasa salut saja, karena Korea sepertinya sangat bangga dengan sejarahnya. Hmm, jadi mikir, kapan ya sineas Indonesia mampu bikin film-film kolosal semacam ini, secara Indonesia memiliki sejarah yang lebih kaya dan beragam, pasti akan menjadi sebuah film yang sangat menarik. Hmm…

Cast:
 – Raja Jeongjo
Jung Jae-Young – Kab-soo
 – Eul-soo
 – Janda Permaisuri Jung-soon
Cho Jae-Hyun – Gwang-bae
Park Sung-Woong – Hong Kook-young
Kim Sung-Ryoung – Ibunya Jeong-jo
– Dayang istana Wol-hye
Yoo Eun-mi – Bok-bing

Judul: The Fatal Encounter / King’s Wrath/ Yeokrin (역린)
Sutradara: Lee Jae-Kyu
Penulis: Choi Sung-Hyun
Produser: Lee Yong-Nam, Choe Nak-Kwon
Sinematografi:Go Nak-Sun
Rilis: 30 April 2014
Durasi: 135 menit
Distributor: Lotte Entertainment
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

Film Festivals
– Asian Film Festival of Dallas  2014
– Fantasia Film Festival  2014 *Quebec Premiere
– Busan International Film Festival  2014 – Korean Cinema Today: Panorama

Awards:
Daejong Film Awards 2014
– Best Art Design

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: