Beranda > Film Korea, Film Romantis > Love Fiction

Love Fiction

Koo Jo-wool) seorang penulis novel yang diputuskan pacarnya () hanya gara-gara dia jadi vegetarian. Masalahnya, inspirasi menulisnya didapat dari hubungannya dengan pacarnya. Ia pun mengalami writer’s block. Dalam keadaan stuck, bos-nya kemudian mengajaknya ke Berlin untuk menemaninya membuat kontrak penerbitan. Di Berlin inilah kemudian bertemu Hee-jin ( ), cewek menarik yang hobi fotografi dan bekerja di perusahaan impor film. Hee-jin langsung membuat Jo-wool jatuh cinta dan ia pun kebingungan dengan perasaannya.

Jo-wool yang mengalami stuck ide gara-gara diputusin pacarnya. Ha Jung-woo is always giving the best :)

Jo-wool yang mengalami stuck ide gara-gara diputusin pacarnya. Ha Jung-woo is always giving the best🙂

Terilhami Pemuda Werther-nya Goethe, ia pun menulis surat pada Hee-jin dan ternyata Hee-jin menyukainya. Setelah proses pedekate yang agak lama akhirnya mereka jadian. Namun Jo-wool menemukan kenyataan-kenyataan yang mengejutkan tentang Hee-jin. Salah satunya adalah bahwa Hee-jin memelihara bulu ketiaknya! Di sisi lain, Hee-jin juga cenderung tertutup tentang dirinya. Hal yang membuat Jo-wool penasaran dan akhirnya justru mengilhaminya untuk menyelesaikan novelnya. Masalah muncul ketika dia ingin membuat ending ceritanya yang kemudian membawanya mencari tahu lebih banyak tentang Hee-jin dan ia mendapati kenyataan yang akan merusak ceritanya.

Kong Hyo-jin, yang memang selalu pas memerankan karakter-karakter nyentrik

Kong Hyo-jin, yang memang selalu pas memerankan karakter-karakter nyentrik

Satu lagi film Korea bergenre romantis. Dan seperti kebanyakan film romantis Korea, ceritanya tak akan berlama-lama pada proses pedekate dan berujung pada jadian seperti kebanyakan film romantis. Cerita justru akan lebih akan fokus pada proses dalam menjalin dan mempertahankan suatu hubungan. Bagaimana dua orang yang saling mencintai berusaha untuk saling memahami satu sama lain dan akhirnya memutuskan untuk bersama atau tidak bersama.

Jo-wool yang kembali lancar menulis setelah ketemu Hee-jin

Jo-wool yang kembali lancar menulis setelah ketemu Hee-jin

Bagi yang menyukai cerita dengan konflik-konflik yang tajam, mungkin cerita semacam ini terasa membosankan. Tapi bagi saya sendiri, saya cukup menikmati film ini. Humor-humor kecil dan orang-orang di seputar kehidupan Jo-wool (temannya para anggota Romantic Chimpanzee, abangnya, bosnya, juga alter egonya) memberi warna dan menambah kesegaran cerita.
lf65
Dan yah, tentu saja   yang merupakan alasan terbesar saya menonton film ini. Meski ini adalah film bergenre komedi-romantis, tapi melihat nama   (dia selalu selektif dengan peran-perannya), sejak awal saya yakin ini bukanlah ‘sekadar’ komedi romantis pada umumnya dengan cerita yang ‘kosong’ atau ‘cengeng.’ Film ini juga mencoba menyelipkan bau-bau feminisme melalui sosok Hee-jin dengan pemikiran-pemikiran uniknya. Ada sebuah pertanyaan yang agak menggelitik: kenapa seorang perempuan yang memelihara bulu ketiak dianggap aneh sedangkan lelaki tidak? Tapi walaupun isunya agak berat, tidak akan jadi ambisius kok. Semuanya disajikan dengan wajar dan ringan saja.

Video klip yang dibuat Jo-wool bareng teman-temannya. :D

Video klip yang dibuat Jo-wool bareng teman-temannya.😀

Di sisi lain, saya juga penasaran dengan akting  . Setelah melihatnya selalu bermain di film-film ‘serius’ dengan karakter ‘serius’ pula, saya pikir ini adalah kesempatan melihat sesuatu yang ‘ringan’ dari dirinya. Dan saya pikir, dia berhasil membawakan sosok Jo-wool yang agak kucluk dengan baik. Dan? Saya pikir dia adalah pilihan yang pas untuk memerankan sosok Hee-jin yang berkarakter kuat, tough dan sedikit nyentrik.
Layak ditonton!

Quote:
Ini percakapan Joo-wol dan Hee-jin usai menghadiri upacara kematian seorang kerabat di gereja.

Joo-wol: Why’d you cry back there?
Hee-jin: Just thought of my mom seeing Angela’s picture. I suddenly thought, people all die alone like that. No matter how much you love them, you can’t die with them
Joo-wol: But Romeo and Juliet died together.
Hee-jin: They misunderstood each other’s intentions. They loved, but didn’t understand each other. We live our lives explaining the misappherensions about ourselves then die alone.

Cast:

 – Koo Joo-wol
 – Hee-jin
 – Joo-ro (abangnya Joo-wol)
Lee Byung-hoon – alter egonya Joo-wol
Jo Hee-bong – bosnya Joo-wol
– Soo-jung (eks-nya Joo-wol)
Kim Sung-gi – Dr. Pyo (psikiater)

Judul: Love Fiction/ Leobeu Pikseon (러브픽션)
Sutradara/ Penulis: Jeon Kye-Su
Produser: Uhm Yong-Hoon, Bae Jung-Min, Na Byung-Joon, Shin Young-Il
Sinematografi: Kim Young-Min
Rilis: 29 Februari 2012
Durasi: 121 menit
Distributor: Next Entertainment World
Negara/ Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Film Festival:
– Shanghai International Film Festival  2012 – Spectrum
– Asian Film Festival of Dallas 2012 *Dallas Premiere
– Fantasia Film Festival  2012 *Canadian Premiere
– Korean Film Festival In Paris  2012 – Landscape

Awards:
Baeksang Arts Awards 2012:
– Best Screenplay – Jeon Kye-soo
– Nominasi: Best New Director – Jeon Kye-soo
Blue Dragon Film Awards 2012:
– Popular Star Award –
– Nominasi: Best Actress –

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: