Beranda > Film Korea > Moebius

Moebius

Seksualitas memang lah hal yang paling purba, paling remeh temeh sekaligus paling rumit. Dan agaknya hal itu pula yang membuat seorang  seolah tak pernah kehabisan cerita untuk mengeksplornya.
moebius
Sebuah keluarga: seorang ayah yang selingkuh, seorang ibu yang sakit hati dan seorang anak lelaki yang sedang puber. Sakit hati pada sang suami, si Ibu kemudian berniat memotong kelamin suaminya. Namun tak berhasil. Ketika melihat anaknya orgasme karena melihat ayahnya bercinta dengan selingkuhannya, si Ibu merasa sedih dan memotong kelaminnya.
mb5
Jadilah si anak menjadi remaja tanpa kelamin dan di bully teman-temannya. Ayahnya didera rasa bersalah, kemudian melakukan berbagai cara agar si anak tidak menderita karena tidak bisa melampiaskan nafsunya. Pertama, si ayah menemukan ide tentang ‘rasa puas dari rasa sakit’ semacam sadomasokis. Meski cara ini cukup berhasil, tapi sang ayah masih merasa belum puas. Ide berikutnya: transplantasi alat kelamin. Si ayah pun rela menyumbangkan alat kelaminya untuk sang anak. Tranplantasi memang berhasil, namun masalah lain si anu yang milik sang ayah ternyata hanya mau bereaksi terhadap ibunya.Whoaa….
mb
Sebuah film yang ‘gila’ khas . Menonton film ini rasanya campur aduk. Di satu waktu film ini terasa sangat menyakitkan (banyak adegan ‘kekerasan’ yang membuat miris), tapi di satu waktu juga terasa menggelikan. Konyol bukan bahwa orang bisa pontang-panting dan rela melakukan apa saja hanya karena hasrat yang paling purba itu? Tapi pada akhir semua itu, cerita film ini juga sangat sedih. Dan yah, seperti biasa, sepertinya tak pernah puas untuk tidak menyisakan tanya pada akhir filmnya. Film yang menarik. Hanya saya saya merasa sedikit terganggu dengan penggunaan aktor muda, , yang bahkan baru berusai 15 tahun untuk sebuah film yang “dewasa” seperti ini. Tapi yah, it’s just movie anyway

mb2

Catatan:
Saya cukup penasaran dengan arti kata Moebius. Coba-coba browsing di internet nemu berikut:

“The Möbius strip or Möbius band (pronounced UK: /ˈmɜːbiəs/ or US: /ˈmoʊbiəs/ in English, [ˈmøːbi̯ʊs] in German) (alternatively written Mobius or Moebius in English) is a surface with only one side and only one boundary component. The Möbius strip has the mathematical property of being non-orientable. It can be realized as a ruled surface. It was discovered independently by the German mathematicians August Ferdinand Möbius and Johann Benedict Listing in 1858.” (http://en.wikipedia.org/wiki/M%C3%B6bius_strip)

Moebius syndrome is a rare neurological disorder that is present at birth.  It primarily affects the 6th and 7th cranial nerves, leaving those with the condition unable to move their faces (they can’t smile, frown, suck, grimace or blink their eyes) and unable to move their eyes laterally.  Other cranial nerves may be affected, especially the 3rd, 4th, 5th, 9th, 10th and 12th.  There may be skeletal involvement causing hand/feet anomalies and/or club feet. Respiratory problems, speech and swallowing disorders, visual impairments, sensory integration dysfunction, sleep disorders, and weak upper body strength may also be present.  Approximately 30% of children with Moebius syndrome are on the autism spectrum.(http://www.moebiussyndrome.com)

Möbius Dick is simply a pun on Moby Dick (or, The Whale, by Herman Melville).
In passing I’ll just mention that Moby Dick has long been fertile ground for puns based on the slang usage of dick for penis, the fact that a common type of whale is the sperm whale, and that as an “unknown adjective”, moby suggests something mouldy, moribund, or otherwise unsavoury. In this case the Futurama writers seem to have avoided those connotations. (http://english.stackexchange.com/)

Cast:
Cho Jae-Hyun -ayah
– anak
Lee Eun-Woo – ibu/perempuan penjaga toko

Judul: Moebius/ 뫼비우스
Sutaradara/ Penulis:
Produser: , Kim Woo-Taek, Kim Soon-Mo
Sinematografi:
Rilis: 5 September 2013
Durasi: 88 menit

Distributor: Next Entertainment World
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Film Festival:
– Venice Film Festival 2013 – Out of Competition *World Premiere
– Toronto International Film Festival  2013 – Masters *North American Premiere
– Fantastic Fest  2013 *U.S. Premiere
– Filmfest Hamburg 2013 – Asia Express
– Busan International Film Festival 2013 – Panorama
– Imagine: Amsterdam Fantastic Film Festival  2014
– New York Asian Film Festival  2014 *New York Premiere

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: