Confessions

Yoko, seorang guru kelas menengah pertama. Di hari terkahirnya mengajar, tiba-tiba ia menceritakan sebuah kisah: ia mempunyai seorang anak perempuan dari pacarnya yang menderita AIDS. Meski saling mencintai, demi kebaikan si anak agar tidak didiskriminasi, mereka memutuskan untuk tak menikah. Yoko sangat menyayangi anaknya. Selama ia mengajar, ia menitipkan anaknya di dekat sekolah. Hingga suatu hari, ia mendapati anaknya tenggelam di kolam. Dan ia tahu, bahwa itu bukan kecelakaan.
cnfession
Anaknya dibunuh, dan ia tahu bahwa pembunuhnya adalah dua orang muridnya. Yoko ingin balas dendam tapi tak mungkin melaporkan hal itu pada polisi, karena anak-anak itu masih dibawah umur sehingga tak mungkin dipenjara. Maka Yoko pun punya cara tersendiri untuk melakukannya: memasukkan darah pacarnya yang menderita AIDS ke dalam susu kotak yang ia bagikan kepada kedua muridnya itu.

Shuya dan Naoki adalah dua remaja lelaki yang memiliki sifat bertolak belakang. Shu seorang jenius yang dipenuhi ide-ide gila. Ia terobsesi untuk mendapat perhatian dari ibunya, seorang ilmuwan yang meninggalkannya sejak kecil. Sedangkan Naoki seorang pecundang dan menginginkan pengakuan dari teman-temannya.
cnfssion3
Kekacauan pun terjadi setelah Yoko pergi. Shu dan Naoki dikucilkan oleh teman-temannya karena dianggap akan menularkan AIDS. Naoki bahkan tak mau lagi ke sekolah, mengurung diri di rumahnya dan bahkan menolak disentuh ibunya yang begitu menyayanginya. Sementara Shu, ternyata tak juga jera dengan ‘hukuman’ yang diberikan Yoko dan bersiap membuat kekacauan yang lain dengan tujuan yang sama: menarik perhatian ibunya.

Sudut-sudut pengambilan gambarnya keren

Sudut-sudut pengambilan gambarnya keren

Well, sebuah film thriller yang dikemas dengan cara berbeda. Bukan saja alur dan sudut-sudut pengambilan gambar yang unik, tapi juga karakter-karakternya yang melibatkan anak-anak remaja. Cerita film ini juga cukup menggelitik, karena dalam dunia nyata, kita sering mendengar berita tentang remaja-remaja yang ‘sakit’ dan melakukan berbagai tindakan anarkis. Di film ini, digambarkan bagaimana sebuah anarkisme bisa terbentuk (pengabaian dari orang tua, harapan untuk mendapatkan pengakuan dari teman sebaya).
confessionsn
Dan seperti Yoko di film ini, kita juga merasa geram menghadapi ‘kemanjaan’ anak-anak seperti ini dan ingin memberi pelajaran. Meski hasilnya juga bisa sangat mengerikan tapi bagaimana coba menghadapi situasi semacam itu? Wajar jika Yoko mencucurkan airmata di penghujung cerita…Sebuah film yang memberi banyak perenungan…

Cast:
Takako Matsu – Yoko Moriguchi
– Yoshiteru Terada (guru pengganti)
Yoshino Kimura – Yuko Shimomura

 Mana Ashida – Manami Moriguchi
Makiya Yamaguchi – Masayoshi Sakuranomiya
Yukito Nishii – Shuya Watanabe
Kaoru Fujiwara – Naoki Shimomura
Ai Hashimoto – Mizuki Kitahara

Sutradara: Confessions/ Kokuhaku (告白)
Sutradara: Tetsuya Nakashima
Penulis: Kanae Minato (novel), Tetsuya Nakashima
Produser: Yuji Ishida, Genki Kawamura, Yutaka Suzuki, Yoshihiro Kubota
Sinematografi: Masakazu Ato, Atsushi Ozawa
Rilis: 5 Juni 2010
Durasi: 106 menit
Distributor: Toho
Negara/ Bahasa: Jepang

Awards:
Puchon International Fantastic Film Festival  2010:
– Jury’s Choice

Elan D’or Award 2011:
– “TV Taro Award (Best Film)”

Blue Ribbon Awards 2011:
– “Best Picture”
– “Best Supporting Actress” (Yoshino Kimura)

Japan Academy Prize 2011:
– “Picture of the Year”
– “Director of the Year”
– “Screenplay of the Year”
– “Outstanding Achievement in Film Editing” (Yoshiyuki Koike)

Hong Kong Film Awards 2011:
– “Best Asian Film”

Udine Far East Film 2011:
– Black Dragon Audience Award
– My Movies Audience Award

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: