Beranda > Film Korea > Boys of Tomorrow

Boys of Tomorrow

My big bro was always the bad guy as a kid.But as we grew up I became the bad guy.

Itu adalah tagline awal film ini. Ki-soo, sang kakak dan Jong-dae ( ), sang adik. Mereka adalah anak-anak yang dibesarkan di daerah pinggiran yang kumuh, oleh seorang ibu yang ‘sakit’ dan tanpa ayah. Beranjak dewasa, Jong-dae selalu terlibat masalah: berkelahi dan sebagainya dan Ki-soo selalu ada untuk menolongnya. Alih-alih kapok, Jong-dae justru semakin ingin membuat masalah. Obsesinya adalah membeli senapan sungguhan. Sementara Ki-soo adalah seorang kakak yang sangat dewasa. Ia seorang drummer dan bermimpi untuk pergi ke Maladewa, meski begitu, itu bukanlah keinginannya yang utama. Sehari-hari ia bekerja sebagai sopir pengganti dan juga menjaga keponakannya yang ditinggal pergi ibunya, Jo-han. Dan tentu saja, memastikan bahwa Jong-dae baik-baik saja. Hingga kemudian Jong-dae bekerja sebagai penjaga di rumah bordil dan masalah bermunculan.
boys7
Hmm, tak ada ekspektasi apa-apa sih waktu menonton film ini, tertarik lebih karena judulnya saja yang terdengar menarik. Awal-awal film juga membuat saya agak sulit mencerna karena alurnya yang sedemikian rupa. Tapi memutuskan untuk terus menontonnya karena baru ngeh kalau salah satu pemainnya ternyata adalah Yoo Ah-in, salah satu aktor favorit, hehe.

Love Ki-soo's character

Love Ki-soo’s character

Alur film ini memang tidak ‘cair’, adegan dan dialognya terasa kurang komunikatif. Penjelasannya terasa irit. Bahkan sampai akhir saya terus bertanya-tanya: apakah Jong-dae dan Ki-soo saudara kandung sungguhan? Karena di awal, dalam narasi Jong-dae disebutkan “Even with different parents…” (kalau tidak salah terjemahan). Yah, walaupun jika bukan saudara kandung, tetap saja bisa dipahami jika Ki-soo bisa begitu perhatian pada Jong-dae. Terus siapa juga ayahnya Jo-han? Apakah dia kakak kandung Ki-soo?

Yoo Ah-in yang tampangnya masih imut

Yoo Ah-in yang tampangnya masih imut

Tapi secara keseluruhan lumayan lah. Tidak seperti kebanyakan film Korea, film ini terasa lebih realistis dan juga memperlihatkan sisi lain Korea yang jarang diekspos dalam film-filmnya yang seringkali memperlihatkan ‘potret kemakmuran’nya. Ini adalah tentang anak-anak muda yang tumbuh di lingkungan kumuh dan bermasalah, tapi tetap berusaha menjadi ‘good boy’. Kim Byeo-seok bermain apik sebagai Ki-soo yang dewasa dan bersahaja, tapi di sisi lain tak bisa menyembunyikan beban dan tekanan kehidupannya. Dan tentu saja . Yah, entah bagaimana, sepertinya dia memang spesialis peran-peran ‘pemuda miskin’ hehe.

Cast:
  – Jong-Dae
Kim Byeong-Seok – Ki-Soo
Choi Jae-Sung – Mr. Kim
Lee Dong-Ho – Yo-Han
Park Myung-Shin – ibunya Jong-dae

Judul: Boys of Tomorrow/ Wooriege Naeileun Eopda (우리에게 내일은 없다)
Sutradara/Penulis: No Dong-Seok
Produser: Kim-Jho Gwang-Soo
Sinematografi Jo Sang-Yon
Rilis: 17 Mei 2007
Durasi: 91 menit
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: