Beranda > Film Mandarin > Snow Flower and the Secret Fan

Snow Flower and the Secret Fan

Nina ( ) dan Sophia ()adalah dua sahabat yang telah mengikrarkan diri untuk menjadi ‘laotong-saudari selamanya.’ Sophia keturunan Korea , tinggal bersama ibu tirinya yang kurang akur. Nina hidup cukup mapan. Ketika Sophia mendapat banyak masalah, Nina selalu berusaha menolongnya bahkan kadang rela mengorbankan kepentingannya.
secref fan
Entah bagaimana, hidup Nina lebih beruntung dan Sophia nyaris selalu kacau dan Nina selalu berusaha ada untuk Sophia. Hingga suatu hari, setelah sebuah pertengkaran yang membuat keduanya lama tak bertemu, tiba-tiba Nina mendapat kabar kalau Sophia koma setelah mengalami sebuah kecelakaan.
scrtfn
Selama hari-hari menunggui Sophia, Nina menemukan berbagai misteri yang melingkupi kehidupan Sophia, termasuk menemukan sebuah tulisan novel Sophia tentang persaudaraan laotong, antara Lily dan Snow Flower, yang seolah personifikasi hubungannya dengan Nina tapi berlatar China abad 19 dimana masih berkembang tradisi mengikat kaki perempuan agar mengecil dan dianggap cantik.

Film pun kemudian bolak-balik, maju mundur memainkan adegan dalam cerita tulisan Sophia dan kehidupan saat ini.
scrtfn4
Diangkat dari novel Lisa See dengan judul yang sama. Saya sendiri belum baca novelnya sehingga tak tahu sejauh mana perbedaan antara novel dan filmnya. Kisah laotong dan tradisi mengikat kaki tentulah hal yang menarik, tapi entah bagaimana, film ini sendiri menurut saya terasa kurang gregetnya. Saya bisa memahami kesedihan Nina karena Sophia yang sekarat, tapi menurut saya rasa bersalahnya bahwa ‘nasibnya lebih baik’ terlalu berlebihan. Apalagi kemudian ‘misteri’ yang melingkupi kehidupan Sophia ternyata juga tak misterius-misterius amat. Alih-alih membuat terharu, menurut saya ceritanya malah jadi agak lebay. Tapi, it’s not that bad, kok.

Cast:
– Nina/Lily
– Sophia/ Snow Flower
Jiang Wu

Judul: Snow Flower and the Secret Fan
Suradara: Wayne Wang
Penulis: Lisa See (novel), Wayne Wang, Michael Ray, Angela Workman
Produser: Wendi Murdoch, Florence Sloan
Rilis: 15 Juli 2011
Bahasa: Inggris, Mandarin
Negara: China. AS

  1. Agustus 22, 2015 pukul 4:00 pm

    sewaktu nonton film ini, saya nggak begitu dapat feel persahabatan mereka. setelah baca bukunya, ternyata memang perbedaannya cukup banyak. di adaptasinya ini pakai era modern tapi sebenarnya di buku cuma ada satu setting waktu, ya di waktu lampau itu. sy amat suka bukunya, satu-satunya buku yg tidak mengetengahkan percintaan perempuan & laki-laki dan tidak membuat bosan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: