Cheri

Lea ( ), perempuan penghibur papan atas yang sudah menua tapi masih memiliki pesonanya. Suatu hari, ia mengunjungi kolega lamanya, Charlotte, yang meminta bantuan untuk menolong putranya Fred (), 19 tahun, yang kecanduan opium dan alkohol. Lea sudah mengenal Fred sejak kecil dan memberinya nama panggilan kesayangan, Cheri. Demikian Cheri, selalu memanggilnya Nounoune.
cheri
Tak butuh waktu lama bagi Lea untuk menyembuhkan Cheri. Ia melimpahi Cheri dengan cinta dan kasih sayang. Mereka pun hidup bersama dan bahagia untuk beberapa waktu. Tak terasa, enam tahun sudah lewat, waktu yang sebenarnya cukup lama bagi Lea untuk hidup bersama seorang lelaki. Hal yang kemudian ia sesali karena kemudian menciptakan ikatan yang dalam antara dirinya dan Cheri.

Hingga suatu hari, Charlotte ternyata ingin menikahkan Cheri dengan anak kolega yang lain, Edmee, yang masih muda dan cantik. Aneh bahwa Lea merasa cemburu dan Cheri sebenarnya juga tak ingin meninggalkan Lea. Meski begitu, Cheri kemudian benar-benar menikah. Dan ia tak bahagia karena selalu memikirkan Lea. Demikian sebaliknya, Lea dirundung duka karena kepergian Cheri.Tapi kemudian mereka sadar bahwa perbedaan usia mengusik pikiran mereka untuk bisa bersama.
cheri4
Well, sebuah drama cinta dengan isu perbedaan usia yang cukup mengharukan. Tadinya saya sempat berpikir ini lebih sebagai kisah cinta yang permisif dan mungkin penuh ambisi seperti kebanyakan dalam  film-film Barat. Tapi ternyata ini adalah tentang cinta romantis yang dalam dan lembut.
cheri
, seperti biasa, berakting dengan apik. Ia mampu memerankan sosok Lea yang selalu terlihat percaya diri, mempesona tapi juga rapuh dan kesepian.  juga mampu mengimbanginya sebagai Cheri yang kekanakan dan ‘manis’. Kita juga bisa memahami kenapa ikatan di antara keduanya demikian dalam. Di sisi lain, ada  yang main sebagai Edmee, gadis yang dijodohkan dengan Cheri. Porsinya kecil saja, tapi cukup pas. Recommended.

Note:
– Film ini diangkat dari novel dengan judul yang sama, ditulis novelis perempuan asal Perancis, Colette ( Sidonie-Gabrielle Colette (28 Januari 1873 – 3 Agustus 1954)).
– Latar belakang cerita Cheri adalah Paris di masa Belle Epoque (Beatiful Era), yakni masa dalam sejarah Perancis dan Belgia yang berlangsung antara tahun 1871-1914 (Perang Dunia I). Sebuah era yang ditandai dengan optimisme, kedamaian dan aneka penemuan sains dan teknologi. Era kemakmuran yang ditandai dengan berkembangnya karya seni, baik sastra (eg: Zola, Maupassant), lukis (Picasso, Matisse, Gauguin, Rousseau), penyair (Baudelaire), musik (eg: Stravinsky, Erik Satie, Debussy, Faure, Ravel), maupun teater. Belle Epoque adalah masa keemasan, dikontraskan dengan masa-masa suram ketika PD I meledak. (Sumber: Wikipedia.org)

Cast:
 – Léa de Lonval
 – Fred ‘Chéri’ Peloux
 – Madame Charlotte Peloux
 – Edmée
Frances Tomelty – Rose
Anita Pallenberg – La Copine
Harriet Walter – La Loupiote
Iben Hjejle – Marie Laure
Toby Kebbell – Patron

Sutradara:
Produser: Bill Kenwright, Thom Mount
Penulis: Christopher Hampton (Dari novel “Chéri” oleh Colette)
Narasi: Stephen Frears
Musik:
Sinematografi: Darius Khondji
Editing: Lucia Zucchetti
Produksi: UK Film Council
Distributor: Miramax Films (AS), Pathé (Perancis)
Rilis: 10 Februari 2009 (Berlinale)
Durasi: 92 minutes
Bahasa/ Negara: Inggris/ Perancis & Inggris

Awards:
Berlin International Film Festival 2009:
– Nominasi Golden Berlin Bear ( )
Satellite Awards 2009:
– Nominasi Best Costume Design
Étoiles d’Or 2010:
– Best Music (Meilleure musique) ()

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: