Beranda > Film Korea > Masquerade

Masquerade

Raja Gwanghae ( ) merasa paranoid dengan kekuasaannya. Ia selalu merasa curiga bahwa ada orang yang akan membunuhnya. Ia pun memerintahkan sekretarisnya yang setia, Heo Gyun () untuk mencari seseorang yang mirip dirinya dan menggantikannya pada waktu-waktu tertentu.

masquaerade

Orang itu adalah Ha-sun ( ), seorang pelawak di rumah Gisaeng. Awalnya hanya pada malam hari saja. Tapi kemudian hal menjadi semakin rumit ketika kemudian Sang Raja kolaps secara tiba-tiba. Heo Gyun yang tak ingin membuat kerajaan chaos, sementara proses penyembuhan raja berlangsung,menyuruh Ha-sun benar-benar mengambil peran Sang Raja. Dan tentu saja, Ha-sun yang hanya seorang pelawak di rumah Gisaeng cukup kesulitan. Sehingga berbagai hal-hal konyol pun terjadi.
Masquerade5
Namun kemudian, seiring waktu, Ha-sun menemukan berbagai ketidak adilan yang terjadi dalam kerajaan dan merasa tergugah. Sementara itu Heo Gyun yang selama ini cukup kesulitan mewujudkan ide-idenya tentang keadilan, juga menjadi terbantu dengan ‘Raja’ yang notabene memang hampir sepenuhnya di bawah pengarahannya.

Tapi tentu saja, ini tak berlangsung selamanya. Sifat raja yang berubah menimbulkan banyak tanya dan para politikus licik pun mulai melakukan penyelidikan. Di sisi lain, Raja sebenarnya juga sudah siuman.

Heo Gyun yang adil dan bijaksana

Heo Gyun yang adil dan bijaksana

Saya penasaran sama film ini awalnya lebih karena sematan film terbaik di Baeksang Awards dan Daejong Film Awards. Dan mungkin gelar itu tak berlebihan karena Masquerade adalah salah satu film Korea yang terkesan ‘wah’ dengan tata sinematografi berlatar Korea jaman kerajaan yang cukup meyakinkan. Dan ceritanya sendiri juga cukup menarik. Awalnya saya pikir ini akan menjadi seperti film ‘I am King’nya Ju Ji-hoon, tapi ternyata Masquerade lebih serius. Meski ke tengah, menurut saya ceritanya sedikit ‘berlebihan’, maksud saya, lebih ke penokohan Ha-sun. Di situ digambarkan bahwa semakin ke sini, Ha-sun semakin mampu beradaptasi menjadi Raja dan bahkan mengambil keputusan-keputusan sendiri. Hal yang menurut saya agak berlebihan mengingat latar belakangnya yang ‘hanya’ seorang biasa, pelawak pula dan kejadian itu sangat singkat, sekitar 15 hari. Apalagi digambarkan di awal kalau Ha-sun bukanlah sosok yang cukup cerdas, jadi perubahan karakternya kemudian terasa terlalu drastis. Tak ada yang salah dengan akting , hanya saja mungkin scriptnya seperti itu.

Han Hyo-jo yang anggun sebagai permaisuri

Han Hyo-jo yang anggun sebagai permaisuri

Lalu ada  sebagai Ratu yang cantik dan anggun dan saya pikir, dia  yang memang sudah terbiasa untuk peran-peran seperti itu, membawakannya dengan baik meski juga tak terlalu istimewa. Mungkin juga karena scriptnya yang sedemikian rupa yang membuat tak terlalu banyak adegan yang melibatkan dirinya.

Masquerade4

Karakter terbaik menurut saya adalah si sekretaris kerajaan, Seo Gyeon, yang dibawakan dengan sangat baik oleh . Aneh bahwa selama ini saya sudah nonton banyak film-filmnya  tapi baru kali merasa ‘ngeh’dengan dirinya sebagai salah seorang aktor papan atas Korea. Yah, dia adalah Yoon-goo, si bapak retarded di , si lelaki flamboyan di All About My Wife, si kepala pasukan bengis Manchu di War of the Arrows…dan banyak lagi film-filmnya yang menampilkan kualitas aktingnya yang prima. Yah tak seperti rekan seangkatannya ( Song Kang-ho, Choi Min-sik…yang nyaris selalu menjadi pemeran utama, dia memang sepertinya tak ‘keberatan’ dengan peran-peran pembantu. Tapi mungkin justru itulah sisi lain kualitas seorang aktor, karena apapun perannya ia sepertinya selalu menunjukkan penampilan terbaiknya. Salut.

Pada akhirnya, ini adalah sebuah tontonan yang cukup layak untuk dinikmati.

Note:
– Konon cerita film ini didasarkan pada karya penulis Amrik, Mark Twain’s “The Prince & The Pauper”
– Konon aktor Jung Jae-Young yang sedianya akan memerankan tokoh Raja Gwanghae/ Ha-sun, tapi karena jadwal yang bentrok, kemudian mengundurkan diri dan digantikan .

Cast:
– Raja Gwanghae/ Ha-sun
– Heo Gyun
– Ratu
Kim Myung-Gon – Park Choong-seo
Kim In-Kwon – Pengawal Do
– Sa-wol (dayang istana)
Jang Gwang – Kasim Jo

Judul: Masquerade/ Ghwanghae, Man Became A King/ Gwanghae, Wangyidoen Namja (광해, 왕이 된 남자)
Sutradara:
Penulis: Hwang Jo-Yoon
Produser: Jung Ji-Hoon, Kim Bo-Yeon
Sinematografi: Lee Tae-Yoon
Rilis: 13  September 2012
Durasi: 131 menit
Distributor: CJ Entertainment
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan
    
 Awards
PaekSang Arts Awards 2013:
– Best Film
– Best Director
Blue Dragon Film Awards 2012:
– Best Art Design
Korean Association of Film Critics Awards 2012:
– Best Technical Achievement
Daejong Film Awards 2012:
– Best Film
– Best Director
– Best Actor ( )
– Best Supporting Actor ()
– Best Screenplay
– Best Cinematography
– Best Visual Effects
– Best Costume Design
– Best Art Design
– Best Music
– Best Sound Effects
– Best Lighting
– Best Editing
– Best Production
– Popularity Award ( )

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: