Beranda > Film Jepang > Crying Out in the Centre of The World

Crying Out in the Centre of The World

Sakutaro ( )bertunangan dengan Ritsuko ( ), seorang gadis pincang. Namun terlihat bahwa ada sesuatu yang salah dengan hubungan mereka.

Ketika sedang mengepak barang-barang karena hendak pindah apartemen, Ritsuko menemukan sebuah kaset lama berisi rekaman suara seorang gadis. Setelah mendengar suara rekaman itu, dia memutuskan untuk pergi hanya dengang meninggalkan pesan singkat.

crying out

Saku pun kemudian memutuskan mencari Ritsuko ke kampung halaman mereka, membawanya pada kenangan manis sekaligus pahit pada cinta pertamanya ketika masih di sekolah menengah dulu. Adegan pun berputar pada masa-masa itu.

Saku ( ) seorang cowok biasa saja, cenderung culun. Ia mengagumi cewek populer di sekolahnya, Aki Hirose (), tapi tak pernah berpikir untuk benar-benar mendekatinya. Alih-alih, justru Aki yang mendekatinya. Persahabatan pun terjalin dan tentu saja, saling jatuh cinta. Saku dan Aki melewati waktu-waktu bersama yang menyenangkan hingga kemudian terungkap bahwa Aki menderita leukimia dan umurnya tak akan panjang. Selama masa-masa tak bisa bertemu, mereka berkomunikasi dengan kaset rekaman (film ini berlatar tahun 80-an). Ketika keadaan Aki makin parah dan harus dirawat di rumah sakit, ia meminta tolong seorang gadis kecil untuk menjadi pengantar kasetnya.

crying_out_450_3

Di hari H Aki hendak meninggal, sesuatu terjadi pada si gadis kecil sehingga pesan terakhirnya tak pernah sampai ke Saku. Hal inilah yang kemudian menghantui Saku, ia terus dilanda perasaan bersalah karena meninggalkan Aki sendirian dalam kematiannya.

crying-out-for-love-3

Sad romance story. Saya tidak terlalu suka dengan drama bersimbah air mata sejenis ini. Tapi meski begitu, adegannya nggak melulu sedih, kok. Adegan-adegan flash back masa-masa indah Saku-Aki cukup menyenangkan meski juga nggak terlalu mengesankan. Kedalaman film ini sendiri cukup terasa, meski saya agak capek mengikutinya karena alurnya jadi terasa begitu lamban. Meski begitu, ada sedikit twist menjelang ending yang cukup memperkaya cerita. Ditambah lagi, akting para pemain utamanya & ) cukup bagus dan chemistrynya juga dapet.

Cast:
– Sakutaro Matsumoto
– Ritsuko
– Aki Hirose
– Sakutaro Matsumoto (anak sekolahan)
– Shigezou Matsumoto (Paman Shige)

Judul : Crying Out Love, in the Center of the World/ Sekai no chushin de, ai o sakebu (世界の中心で、愛をさけぶ)
Sutradara: Isao Yukisada
Penulis: Isao Yukisada, Yuji Sakamoto, Chihiro Ito
Asisten Sutradara: Masatoshi Kurakata
Produser: Kei Haruna, Minami Ichikawa
Sinematografi: Noboru Shinoda
Rilis: 8 M ei 2004
Durasi: 138 menit
Produksi: TBS, Toho, Stardust Promotion
Distributor: Toho
Bahasa/ Negara: Jepang

Awards:
– Japan Academy Prize 2005:
“Outstanding Performance by an Actress in a Supporting Role” ()
“Outstanding Achievement in Cinematography” (Noboru Shinoda)
“Outstanding Achievement in Lighting Direction” (Yuki Nakamura)
“Rookie of the Year” ( )
“Most Popular Actor/Actress” ()

Blue Ribbon Awards 2005
“Best Supporting Actress” ()
“Best Newcomer” ( )

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: