Beranda > Film Barat, Film Keluarga, Film Romantis > Little Women (1994)

Little Women (1994)

Saya sudah baca novel Little Women, dan lumayan menyukainya. Sebuah karya klasik tentang para perempuan muda. Jadi saya juga cukup penasaran dengan filmnya, ditambah lagi cast-nya terlihat menjanjikan: , , hingga .

little women3

Seperti dalam bukunya,film ini menceritakan tentang para perempuan keluarga Marchs. Si Ibu ( ), yang mengasuh ke-empat anak-anaknya sendiri sementara suaminya pergi berperang. Mereka adalah si sulung yang cantik, Meg (Trini Alvarado), Jo () yang tomboy, Beth ( ) yang paling tenang dan si kecil Amy ()  yang ceriwis dan keras kepala.

March's sisterhood

March’s sisterhood

Meski hidup sederhana dan merasa sedih terpisah dari ayah mereka, anak-anak March berusaha mengisi hari-hari dengan penuh kegembiraaan. Jo menjalani hari-hari dengan menemani bibinya yang hidup sendirian, membacakan buku-buku dan juga menulis karena memang ia terobsesi untuk menjadi penulis. Hingga kemudian ia berkenalan dengan Laurie(), anak lelaki sebelah rumah yang nyaris tak punya teman. Dalam sekejap, Jo dan Laurie pun menjadi teman akrab karena mereka memiliki sifat kekanakan yang mirip. Di sisi lain Meg yang ingin menikah dengan orang kaya justru jatuh cinta dengan Mr Brooke, guru Laurie yang miskin.

Christian Bale yang masih imut banget

Christian Bale yang masih imut banget

Kebahagiaan keluarga March terusik ketika Beth jatuh sakit dan tak pernah benar-benar sembuh sesudahnya. Ayah mereka akhirnya pulang dan keluarga March pun lengkap. Beranjak dewasa, Laurie dan Jo menyadari tentang cinta, tapi Jo menolak ketika Laurie mengajaknya menikah. Jiwa bebas dan pemberontaknya menginginkan sesuatu yang lebih. Ia pun dikirim ibunya ke New York, tinggal di rumah kenalan ayahnya dan berkenalan dengan Mr Frederich, seorang dosen filsafat yang dewasa dan memahami pikiran-pikirannya. Jo pun mulai merintis karier menulisnya, berusaha tak menyerah menghadapi berbagai penolakan dan kegagalan. Dan pada akhirnya, everybody’s happy…

Begitulah. Saya sendiri merasa sulit menilai sebuah film yang merupakan adaptasi dari sebuah novel dan novel itu sudah saya baca. Dari segi cerita tentu saja tak ada lagi yang mengejutkan, meski pada 1/3 bagian akhir saya sedikit terkejut. Kenyataannya, novel Little Women yang saya baca ternyata belum lengkap karena itu adalah terjemahan dari edisi pertama. Dimana disitu cerita berakhir ketika keluarga March kembali berkumpul dan para gadis keluarga March masih tetap para remaja dengan mimpi-mimpinya. Di novel yang saya baca, hanya diakhiri khayalan Jo tentang masa depan keluarganya dan tersirat bahwa ia dan Laurie pada akhirnya akan bersama.

LittleWomen19947_zps2cb9c590

Di film, diceritakan juga masa setelah itu. Empat tahun kemudian ketika para Little Women sudah beranjak dewasa. Meg sudah menikah dengan Mr Brooke, Jo mulai menjalin hubungan dengan seorang pria, Beth yang bertambah parah sakitnya, juga Amy yang bukan lagi kanak-kanak. Saya membaca memang ternyata Louise May Alcott sang penulis, setelah sukses dengan Little Women (edisi yang saya baca) kemudian menulis kelanjutannya, seperti yang  kemudian muncul di 1/3 bagian film ini. Yeah, tadinya saya benar-benar berharap Jo dan Laurie akan tumbuh dewasa bersama dan benar-benar bersama, tapi yah…sepertinya sang penulis ingin sebuah cerita yang lebih realistis.

Mengenai para pemainnya, saya cukup puas dengan para pemeran Little Women. Tadinya saya agak was-was mengingat  terkesan sebagai aktris yang berwajah feminin, tapi ternyata dia mampu memerankan si tomboy Jo dengan baik. Pemeran Meg (saya kurang familiar dengan namanya), juga berperan dengan baik.  sebagai Beth yang tenang juga patut diacungi jempol (dia juga masih muda banget di sini) dan tentu saja Kirsten Dunst yang jadi Amy kecil yang ceriwis.  terlihat menggemaskan di sini (dan meski masih anak-anak, ternyata wajahnya tak terlalu banyak berubah dengan setelah ia dewasa lho). Untuk pemeran cowok, ada  yang jadi Laurie, hihi di sini dia juga masih imut banget.

little women

Chemistry sisterhood mereka juga dapet. Sedikit  kurang pas adalah pemeran Amy dewasa yang aktingnya terlihat kaku dan tak mampu meneruskan karakter Amy kecil ceria. Chemistry Jo dan Frederich juga kurang dapat, demikian juga Laurie-Amy. Mungkin karena sejak awal saya berharap Jo dengan Laurie. Yeah, cukup layak tonton.

Note:
Ternyata sebelum versi ini, juga sudah ada beberapa adaptasi Little Women ke dalam film:  oleh sutradara George Cukor (1933), Mervyn LeRoy (1949) dan Gordon Hessler (1978). Mana yang lebih bagus? Saya belum pernah nonton yang versi lebih lamanya🙂

Cast:
–  – Josephine “Jo” March
Gabriel Byrne – Friedrich Bhaer
Trini Alvarado – Margaret “Meg” March
Samantha Mathis – Amy March (dewasa)
– Amy kecil
–  – Elizabeth “Beth” March
–  – Theodore “Laurie” Laurence
– Eric Stoltz – John Brooke
John Neville – Mr. Laurence
Mary Wickes – Bibi March
– Margaret “Marmee” March
Matthew Walker – Mr. March
Florence Paterson – Hannah.
– Janne Mortil – Sally Moffat.

Sutradara: Gillian Armstrong
Produser: Denise Di Novi
Penulis: Robin Swicord (dari Novel Little Women-nya Louise May Alcott)
Musik:
Sinematografi: Geoffrey Simpson
Editing: Nicholas Beauman
Distributor: Columbia Pictures
Rilis: 21 December, 1994
Durasi: 115 menit
Negara/Bahasa: AS/ Inggris

Awards:
Nominasi Academy Awards untuk kategori : Best Actress ( ), Best Costume Design (Colleen Atwood), Best Original Score ()
– Nominasi BAFTA Award : Best Costume Design (Colleen Atwood),
– Kansas City Film Critics Circle: Best Actress  ( ),   (Young Artist Award)
– Boston Society of Film Critics:  (Young Artist Award)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: