The Song of Sparrows

Karim, seorang suami dan ayah dari 3 orang anak: Haniyeh, yang beranjak remaja dan tunarungu, Hussein, si nomor dua (yang seprti kebanyakan anak laki-laki, selalu nakal), lalu si kecil…Karim dan keluarnya tinggal di daerah pinggiran yang dikelilingi kebun gandum. Sehari-hari, Karim bekerja di peternakan burung unta. Suatu hari, seekor burung unta kabur dan Karim pun dipecat. Padahal, ia butuh cukup uang untuk membeli alat bantu dengar Haniyeh yang akan segera menghadapi ujian bulan depan.
song of sparrows
Karim pun mencari cara menghasilkan uang. Ketika pergi ke Kota dengan sepeda motor, seseorang mengiranya tukang ojek dan memintanya mengantar ke suatu tempat. Karim pun kemudian menjadi tukang ojek sungguhan. Tiap hari ia pulang balik ke kota dan menghasilkan cukup uang. Ia menjalani hidupnya dengan tabah. Kadang, ada kesempatan baginya untuk berbuat curang, tapi Karim selalu berusaha mengikuti nuraninya. Dan hasilnya adalah kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang indah.
teh song of sparrows
Well, a good movie! Awalnya, saya tertarik nonton film ini karena nama , sang sutradara. Saya menonton film-filmnya dan tak pernah mengecewakan. Selalu ada cerita yang baru dan menyentuh, dibalut dengan kekhasannya: realistis. Tapi justru kerealistisannya inilah yang membuat film-filmnya indah dan mengharukan. Dan film ini juga sangat realistis.

thesongofsparrowspic2

Karim adalah laki-laki biasa saja, yang mencoba hidup dengan baik dari hal-hal keseharian. Dari film ini seolah diperlihatkan bahwa kebahagiaan itu bukanlah mendapatkan banyak, tapi merasa cukup dengan apa yang kita dapat. Keindahan ada pada hal-hal yang sederhana, seperti judul film ini: Song of Sparrows (Nyanyian Burung Pipit).  Menonton film ini, saya tertawa sekaligus menangis. Menangis sekaligus tertawa. Tapi tenang, ini sama sekali bukan film cengeng. Recommended!

Cast:
Mohammad Amir Naji – Karim
Maryam Akbari – Nargess
Kamran Dehghan – Abbas
Hamid Aghazi – Hossein
Schabnam Akhlaghi – Haneyeh
Neshat Nazari – Zarah
Hassan Rezaee- Ramezan
Ponya Salehi– Ponya

Sutradara:
Produser:
Penulis: , Mehran Kashani
Musik: Hossein Alizadeh
Rilis: Februari 2008
Negara: Iran
Bahasa: Persia, Azeri

Awards:
Asia Pacific Screen Awards 2008: Best Performance by an Actor Mohammad Amir Naji
Berlin Intl FF 2008: Best Actor (Mohammad Amir Naji )
Fajr FF 2008:
National Competiton – Best Director ( )
National Competiton – Best Editing (Hassan Hassandoost)
National Competiton – Best Makeup (Saeid Malekan)
National Competiton – Best Original Score (Hossein     Alizadeh)
Image Awards 2009 :Nominasi Outstanding Foreign Motion Picture
National Board of Review, USA 2009 : TOp Five Foreign Film

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: