Departures

Daigo  () adalah pemain cello untuk sebuah orkestra yang tak populer. Menjadi pemain cello adalah impiannya sejak kecil, meski belakangan ia merasa tak cukup berbakat. Dan ia merasa makin tak berbakat ketika orkestra tempatnya bekerja bubar. Ia pun harus mencari pekerjaan lain. Ia memutuskan menjual cellonya dan kembali ke kampung halamannya di Yamagata. Untunglah,istrinya, Mika ( ) selalu mendukungnya.

departures postersmall

Dai pun pulang kampung, menempati rumah peninggalan ibunya yang dulunya juga sebuah kafe. Ibunya meninggal beberapa tahun lalu, ketika Dai belajar di luar negeri. Ayah Dai berselingkuh dann meninggalkan ia dan ibunya ketika Dai masih sangat kecil dan tak pernah kembali.

Dai mulai mencari pekerjaan. Lewat sebuah iklan, ia menemukan sebuah perusahaan yang membuka lowongan. Ia pun mendatangi tempat itu. Alangkah terkejutnya ia karena ternyata pekerjaan untuknya adalah mengurus jenazah. Pak Sasaki (), si bos langsung menerimanya dan menjanjikan gaji yang besar. Dai yang seumur-umur belum pernah melihat orang mati dari dekat, merasa ketakutan. Tapi Pak Sasaki memintanya untuk mencoba dulu dan Dai pun melakukannya.

Departures-0010

Awalnya, Dai dilanda ketakutan apalagi ketika jenazah yang diurusnya dengan berbagai kondisi. Ia juga tak berani menceritakan pada istrinya tentang pekerjaan itu. Tapi perlahan, ia justru menemukan banyak hal menarik dari mengurusi jenazah. Ia melihat berbagai reaksi anggota keluarga yang ditinggalkan, dan bahwa mengurusi dan mendandani jenazah adalah pekerjaan yang mulia. Ia sampai pada suatu pemikiran bahwa kematian seperti halnya peristiwa lain dalam hidup, adalah sesuatu yang normal. Bahwa mendandani jenazah juga mempunyai filosifi sendiri.

Departures-0008

Sebuah film dengan cerita yang unik dan mungkin terdengar menyeramkan karena melibatkan ‘kematian’ tapi seperti kata Dai: kematian adalah sesuatu yang normal bukan? Sebuah cerita tentang ‘kematian’ yang meninggalkan banyak perenungan usai menontonnya. Dan jangan khawatir juga kalau ini akan jadi film yang muram dan gelap, karena meski sang sutradara dan penulis cerita agaknya cukup lihai mengolah ceritanya. Tokoh-tokoh dalam film ini mempunyai karakter sedemikian rupa (memiliki sisi-sisi komikal) yang menjadi penyeimbang cerita film.

Departures-0004

Good movie! Tak berlebihan mungkin kalau kemudian film ini diganjar sebagai Best Foreign Language di ajang penghargaan Academy Awards 2009.

Cast:
– Daigo Kobayashi
– Mika
– Sasaki Namaei
– Yurike Uemura
Kazuko Yoshiyuki – Tsuyako Yamashita
Takashi Sasano – Shyokichi Uehara

Judul: Departures/ Okuribito (おくりびと)
Sutradara:
Penulis: Kundo Koyama
Produser: Yasuhiro Mase
Sinematografi: Takeshi Hamada
Rilis: 13 September 2008
Durasi: 130 menit
Studio: Shochiku
Distributor: Shochiku
Bahasa/Negara: Jepang

Awards:
– Hochi Film Awards 2008: Best Picture
– Nikkan Sports Film Awards 2008: Best Picture, Best Director
– Blue Ribbon Awards 2009: Best Actor ()
– Elan D’or Award 2009: “TV Taro Award (Best Film)”
– Japan Academy Prize  2009:
Best Picture,
Best Director ()
Best Leading Actor ()
Best Supporting Actor ()
Best Supporting Actress ( )
Best Screenplay (Kundo Koyama)
Best Lighting (Hitoshi Takaya)
Best Sound Recording (Satoru Ozaki)
Best Editing (Akimasa Kawashima)
Best Cinematography (Takeshi Hamada)

– Academy Awards 2009: Best Foreign Language Film
– Asian Film Awards 2009: Best Actor
– Udine Far East Film 2009: Audience Award, Black Dragon Audience Award
– Asia Pacific Screen Awards 2009: Best Performance by an Actor –

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: