Beranda > Uncategorized > A Man Who Was Superman

A Man Who Was Superman

Seorang lelaki dengan baju pantai() berkeliaran di kota. Ia melakukan aksi-aksi penyelamatan meski kecil-kecilan dan mengaku dirinya Superman. Ia bahkan percaya bahwa ada pecahan kriptonite yang bersarang di bagian belakang kepalanya.

Soo-jung () seorang reporter untuk acara dokumenter, diminta bosnya untuk meliput aksi si Superman. Awalnya Soo-jung ogah-ogahan, tapi ketika si Superman menolongnya ketika hampir tertabrak mobil, ia pun mulai tertarik mengetahui lebih dalam tentang Superman.

Superman-1

Ia pun akhirnya menjalin persahabatn dengan Superman, dan perlahan, mengetahui rahasia Superman yang ternyata cukup kelam. Bahkan kriptonite di kepalanya ternyata dalah sebutir peluru. Superman berusaha melarikan diri dari kenyataan karena rasa bersalah dan berpikir bahwa dirinya adalah Superman yang bisa menyelamatkan bumi.

Gianna Jun yang main sebagai reporter ketus, Soo-jung

Gianna Jun yang main sebagai reporter ketus, Soo-jung

Awalnya, saya kira ini sebuah cerita yang absurd, semacam film-film festival. Tapi ternyata setelah diikuti, cerita film ini sangat jelas dan realistis. Cukup mengharukan dan cukup bisa dipahami kenapa Lee Hyun-suk ingin menjadi Superman. Bisa dipahami juga bahwa kemudian Soo-jung jatuh simpati padanya. Dan sepertinya, agak dibawa ke perasaan suka. Hal yang menurut saya kurang pas. Sosok Superman jejadian, Lee Hyun-suk, memang pantas untuk mendapat simpati, tapi saya nggak setuju kalau kemudian Soo-jung jatuh cinta padanya. Agak tak masuk akal karena Hyun-suk, meski berhati baik, tapi seorang yang setengah gila dan bahkan seperti gelandangan.

Sayang chemistry-nya kurang dapet :(

Sayang chemistry-nya kurang dapet😦

Mungkin ini juga berkaitan dengan pemilihan cast, Superman yang dimainkan oleh dan Soo-jung oleh . Hwang Jung-min tidak jelek, tapi menurut saya juga tidak bisa dibilang tampan dan juga sudah cukup berumur, sementara Gianna Jun bisa dibilang sangat cantik, masih muda dan di sini bahkan digambarkan sebagai orang yang sinis. Keduanya memainkan karakter mereka dengan baik, saya pikir, hanya saja sepertinya tidak ada chemistry jika kemudian mereka saling suka.

Adegan yang cukup menganggu juga muncul menjelang akhir, yang menurut saya eksekusinya terlalu lambat sehingga kesan heroiknya jadi terasa kurang. Whatever, lumayan,kok.

Cast:
– Superman
– Song Soo-jung

Judul: A Man who was Superman/ Shupeomaenyieotdeon Sanai (슈퍼맨이었던 사나이)
Sutradara:
Asisten: Lee Jung-Ho
Penulis: Jeong Yoon-Chul, Yoo Il-Han, Yoon Jin-Ho
Produser: Kim Joo-Sung, Yoo Il-Han
Sinematografi: Choi Young-Hwan
Rilis: 31 Januari 2008
Durasi: 102 menit
Studio: CJ Entertainment
Distributor: CJ Entertainment
Bahasa/Negara: Korea/ Korea Selatan

Festival:
Pusan International FF 2008 – Korean Cinema Today-Panaroma

  1. Memi
    Juni 15, 2016 pukul 10:27 am

    Menurutku film ini sangat spesial krn kita jd tau jun ji hyun tidak hanya tertarik pada film romansa dan komersil.
    Kedua tokoh sudah dgn baik memerankan figurnya dan memang film ini tidak dimaksudkan membangun chemistry diantara dua tokoh utamanya. Terlalu berlebihan klo sebuah film slalu menghadirkan hubungan roman emosional antara mereka

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: