Beranda > Film Barat > Becoming Jane

Becoming Jane

Jane muda (). Ibunya mulai risau untuk menjodohkan Jane dengan keponakan Lady Gresham yang kaya raya, Mr. Wisley. Mr Wisley seorang lelaki kaku dan canggung, sama sekali tak menarik dan Jane tak menyukainya. Tapi pernikahan dengan Mr Wisley dianggap ideal oleh ibunya karena akan menjaminkan kehidupan nyaman Jane mengingat ia bukan berasal dari keluarga kaya.

Anne Hathaway yang meranin Jane

Anne Hathaway yang meranin Jane

Lalu muncul Tom Lefroy ( ) seorang calon pengacara yang punya reputasi buruk. Ia lebih suka adu tinju daripada sungguh-sungguh belajar hukum, hal yang membuat kesal pamannya, pada siapa masa depan dan keuangannya bergantung.

Singkat cerita, Jane dan Tom saling jatuh cinta. Tapi tentu saja, ide pernikahan adalah sesuatu yang buruk karena keduanya tak akan punya cukup uang. Paman Tom hanya mau mewariskan kekayaannya jika Tom menuruti perintah-perintahnya. Tom kemudian dijodohkan dan Jane pun berniat menerima pinangan Mr Wisley dengan berat hati. Tiba-tiba Tom datang dan kemudian mengajaknya kawin lari. Namun, di tengah jalan Jane menemukan surat dari keluarga Tom, yang sangat tergantung secara finansial padanya. Jane pun sadar, ia harus realistis dan memutuskan pulang.

James McAvoy sabagai Tom Lefroy

James McAvoy sabagai Tom Lefroy

Satu fase dalam kehidupan Jane Austen, salah satu penulis perempuan kebanggaan Inggris. Meski saya yakin banyak adegan yang didramatisir, tapi secara garis besar, konon memang begitulah kehidupan Jane Austen. Diketahui kemudian kalau Jane Austen tak pernah menikah seumur hidupnya (hal yang sama dengan kakaknya, Cassandra yang tunangannya meninggal ketika bertugas di India Barat). Sedikit ironis ya mengingat novel-novel dia umumnya menceritakan kisah cinta romantis yang berakhir bahagia. Yeah, that’s real life! 🙂

becoming jane2

Well, another movie about Jane Austen. Tapi entah kenapa saya malah lebih merasakan nuansa ‘Jane Austen’ di film-film yang diadaptasi dari novel-novelnya (terutama Sense and Sensebility atau Pride & Prejudice yang digarap dengan sangat baik). Becoming Jane menurut saya justru agak terlalu ‘dangkal’ menggambarkan sosok seorang Jane Austen, yang sebagai seorang penulis, saya yakin memiliki sesuatu yang dalam. Di sini, lebih diekspose pada kisah cintanya yang saya pikir terlalu dibuat ‘drama.’ sebagai Jane menurut saya juga lebih banyak terlihat rapuh daripada ‘though’. Tapi tetap layak tonton, kok. Apalagi bagi penggemar Jane Austen. Setidaknya film ini memberi sekelumit gambaran mengenai seorang Jane Austen.

Cast:
-Jane Austen
– Thomas “Tom” Lefroy
– Mrs Austen
James Cromwell – Reverend George Austen
– Lady Gresham
Lucy Cohu – Eliza, Comtesse de Feullide
Laurence Fox – Mr Wisley
Joe Anderson – Henry Austen
Ian Richardson – Lord Chief Judge Langlois of London
Sophie Vavassuer – Jane Lefroy
Anna Maxwell Martin – Cassandra Austen
Leo Bill – John Warren
Jessica Ashworth – Lucy Lefroy
Eleanor Methven – Mrs Lefroy
Helen McCrory – Mrs Radcliffe
Tom Vaughan-Lawlor – Robert Fowle

Sutradara:
Produser: Graham Broadbent, Robert Bernstein, Douglas Rae
Penulis: Kevin Hood, Sarah Williams
Musik:Adrian Johnston
Sinematografi: Eigil Bryld
Editing: Emma E. Hickox
Studio: HanWay Films, BBC Films, Ecosse Films, 2 Entertain, Blueprint Pictures, Bord Scannán na hÉireann
Distributor: Buena Vista International (UK), Miramax Films (US)
Rilis: 9 Maret 2007
Durasi: 120 menit
Negara: Inggris, Irlandia
Bahasa: Inggris

Awards:
British Independent Film Awards: NominasiBest Actress (Anne Hathaway)
Evening Standard British Film Awards 2008:Nominasi Best Actor (James McAvoy)
People’s Choice Awards: Pengharagaan Favorite Independent Movie

 

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

the talking cupboard

haunted by drama addicts' souls

gudangekspresi

say something

Budi SUFI

SUFI, Suka Film

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: