Beranda > Film Barat > The Secret of Kells

The Secret of Kells

Brendan, bocah lelaki yang tinggal di biara Kells bersama pamannya kepala biara, Cellach, dan para biarawan. Dari menara biara, ia bisa melihat hamparan hutan yang membuatnya selalu tergoda untuk menjelajah. Tapi ia tak berani, karena pamannya selalu melarangnya keluar biara.

Brendan dan pamannya, Cellach

Brendan dan pamannya, Cellach

Pamannya di masa lalu adalah illuminator (pembuat manuskrip bergambar), tapi sekarang disibukkan dengan membuat tembok biara karena berpikir itu akan bisa melindungi biaranya dari invasi, tapi di sisi lain hal tersebut justru membuatnya lengah.

Lalu suatu hari, datanglah Aidan, biarawan tua dari Iona yang sedang menulis sebuah buku, mansuskrip bergambar, yang konon akan menjadi buku luar biasa. Untuk itu, Aidan meminta tolong Brendan mencarikan buah beri sebagai bahan tinta di hutan. Brendan sangat antusias. Di sisi lain, juga takut karena pamannya tak akan mengijinkannya.

Belantara yang selalu menggoda Brendan untuk menjelajah

Belantara yang selalu menggoda Brendan untuk menjelajah

Namun rasa antusias akhirnya mengalahkannya. Ia pergi ke hutan, di temani Pangur Ban, kucing milih Aidan. Hutan ternyata tak seindah yang ia bayangkan. Ia bertemu hewan-hewan liar yang mengerikan dan nyaris tersesat, hingga tiba-tiba muncul sesosok anak perempuan misterius berambut panjang: Aisling. Aisling kemudian membantu Brendan mencari buah beri dan menunjukkan keindahan hutan. Brendan merasa terkagum-kagum.

Bersama roh hutan Aisling

Bersama roh hutan Aisling

Hari-hari membosankan Brendan di biara berakhir, karena ia diminta membantu Aidan menyelesaikan bukunya. Salah satu tugasnya adalah mengambil sebuah mata kristal yang dimiliki oleh hantu di hutan, Crom Coach. Ia memulai petualangan berikutnya dengan bantuan Aisling.

Biara diserang orang-orang Viking, Brendan pun pergi meninggalkan biara, menyelesaikan bukunya dan kembali beberapa tahun kemudian ketika bukunya selesai.

Menulis buku 'Kells' bersama Pak Tua, Aidan

Menulis buku ‘Kells’ bersama Pak Tua, Aidan

Well, sebuah animasi yang luar biasa! Tadinya, saya tertarik nonton film ini lebih karena penata musiknya adalah Bruno Coulais, salah satu musisi yang karya-karyanya saya nikmati. Tapi menonton film ini benar-benar merasa luar biasa. Selain animasinya keren, ceritanya juga keren. Sama sekali nggak mainstream film kartun, deh. Gambar-gambarnya indah banget, dibalut cerita dongeng bangsa Celtik yang bernuansa mistis. Dan semakin lengkap tentu dengan iringan musik khas Bruno Coulais. Sedikit mengingatkan film-film Hayao Mizayaki dan konon si pembuat film ini memang terpengaruh sama karanya Miyazaki, hanya saja kemudian diberi warna lokal kebudayaan Celtik. Keren! Pantas saja masuk nominasi sebagai film animasi terbaik di Oscar 2010, yang sayangnya nggak menang 😦

Note:
Nama-nama dalam film ini juga melibatkan nama tokoh-tokoh dalam mitos Celtic. Asiling konon mengacu pada Tuatha De Danann.Crom Cruach juga muncul dalam cerita bangsa Celtik.

Book of Kells

Book of Kells

Book of Kells sendiri memang ada, sering juga dikenal sebagai Book of Columba merupakan manuskrip bergambar, berisikan 4 gospel dan perjanjian baru.Di buat di biara Columban yang mungkin melibatkan orang Inggris maupun orang Irlandia (lihat di Wikipedia.com)

Cast:
Brendan Gleeson – Cellach
Evan McGuire – Brendan
Christen Mooney – Aisling
Mick Lally – AIdan
Michael McGrath – Brendan dewasa
Liam Hourican – Tang dan Leonardo

Sutradara: Tomm Moore
Produser: Paul Young, Didier Brunner, Vivian Van Fleteren
Screenplay: Fabrice Ziolkowski
Cerita: Tomm Moore
Musik: Bruno Coulais, Kíla
Editing: Fabienne Alvarez-Giro
Studio: Les Armateurs, Vivi Film, France 2 Cinéma, Canal +, Cartoon Saloon
Distributor: Gébéka Films (Perancis ), StudioCanal (Irlandia & UK), Toho (Jepang), GKIDS (US)
Rilis: 11 Februari 2009
Durasi: 75 menit
Negara: Belgia, Irlandia, Perancis
Bahasa: Inggris

Awards:-
– Directors Finders Award 2008 at the Directors Finders Series in Ireland
– Audience Award at the Annecy International Animated Film Festival 2009
– Audience Award at the Edinburgh International Film Festival 2009
-Grand Prize at the Seoul International Cartoon and Animation Festival 2009
– Audience Award at the 9th Kecskemét Animation Film Festival; Kecskemét City Prize at the 6th Festival of European Animated Feature Films and TV Specials 2009
– Best Animation award at the 7th Irish Film and Television Awards 2010
– European Animated Feature Award at the British Animation Awards 2010

Nominasi:
– Best Animated Film at the 22nd European Film Awards 2009
– Best Animated Feature at the 37th Annie Awards 2009
– Best Film at the 7th Irish Film and Television Awards 2010
– Best Animated Feature Film at the 82nd Academy Awards 2010

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: