Beranda > Drama Korea > Unemployed Romance

Unemployed Romance

Seung-hee ()seorang penulis di rumah produksi kecil untuk drama-drama kacangan. Beberapa tahun yang lalu, sebenarnya ia punya kans untuk jadi penulis terkenal. Tapi sebuah insiden membuatnya gagal. Dan saat ini, teman sekamarnya lah yang jadi penulis terkenal, Sun-joo.

Unemployed Romance_5

Hal makin buruk ketika rumah produksinya bangkrut karena atasannya kalah judi. Masalahnya, Seung-hee tak tega melaporkan bosnya karena sehari-hari, bosnya sangat baik padanya dan karyawan lain.

Menjadi pengangguran, single, berumur 32 tahun sungguh membuat frustasi. Di masa-masa sulit, ia bertemu Wan-ha (), seorang pengacara, teman Sun-joo yang menawarkan cinta. Tapi di saat yang sama juga, ia bertemu cinta pertamanya: Jong-dae yang bekerja di kantor untuk pencari kerja. Kenangan pun berhamburan.

Unemployed Romance_4
Jong-dae () dan Sung-hee bertemu di awal masa kuliah. Jong-dae yang lugu langsung jatuh cinta pada Sung-hee pada pandangan pertama. Karena sering diejeki kedua temannya , Yeon-woo dan Gwang-pal yang playboy, Jong-dae pun memberanikan diri agresif pada Sung-hee. Akhirnya Sung-hee pun jatuh cinta padanya. Mereka menjalin hubungan manis selama 10 tahun, saling mendukung di saat-saat sulit.

Tapi hal-hal buruk terjadi pada Jong-dae. Keluarganya bangkrut. Ayahnya ingin ia lulus jadi pengacara, tapi selalu gagal. Meski begitu, ia tak ingin mengecewakan ayahnya. Hal ini mulai sering menimbulkan pertengkaran antara dirinya dan Sung-hee. Hal-hal kecil jadi sensitif. Kata putus pun terucap meski sebenarnya mereka masih saling mencintai.

Unemployed Romance_3

Hingga suatu hari, ketika Sung-hee sedang mengobrol dengan orang yang akan menjadikannya penulis terkenal, Jong-dae kalap karena cemburu. Ia memukuli si produser. Ketika mengejarnya, Sung-hee terjatuh di eskalator dan dirawat di rumah sakit selama sebulan. Hpnya rusak sehingga tak bisa menghubungi Jong-dae. Jong-dae tak tahu bahwa Sung-hee kecelakaan dan berpikir bahwa Sung-hee tak menghubunginya adalah karena Sung-hee benar-benar ingin meninggalkannya.

Hmm, another endless love story. Garis besar ceritanya sangat menarik. Bisa dipahami kenapa Sung-hee & Jong-dae begitu terikat satu sama lain. Chemistry para pemain utamanya,  dan juga cukup bagus. Yang menjadi masalah menurut saya justru plotnya yang terasa kurang solid. Sosok Jong-dae misalnya, baru muncul setelah beberapa episode. Beberapa episode awal terasa terlalu bertele-tele. Dan kenapa juga penggambaran Jong-dae yang ingin menghabiskan malam bersama Sung-hee terlalu mendapat banyak porsi? Tapi well, itu cukup masuk akal dengan Jong-dae yang dikelilingi teman-teman yang playboy seperti itu.

Unemployed Romance_1

Meskipun ceritanya sebenarnya romantis, tapi menurut saya drama ini cukup ‘menyakitkan.’ Tokoh-tokoh utamanya adalah orang-orang yang ‘terpuruk’: Jong-dae yang selalu gagal, Sung-hee yang juga tak bernasib baik…akh, kadang-kadang hidup memang pahit dan melihat itu di layar kaca, rasanya cukup menyesakkan. Well, afterall, ending-nya cukup bahagia dan optimis, kok.

Cast:
– Im Seung-hee
– Kim Jong-dae
– Song Wan-ha
Bae Seul-ki – Moon Sun-joo
 Jung Seung-Ah – Oh Yeon-Woo
Park Woo-Cheon – Park Gwang-Pal

Judul: Unemployment Benefit Romance/Sileobgeubyeo Romaenseu (실업급여 로맨스)
Sutradara: Choi Do-Hoon
Penulis: Lee Soo-Ah
Tayang: E Channel, 5 Oktober-7 Desember 2013
Episode: 10
Bahasa/Negara: Korea/Korea Selatan

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: