Beranda > Drama Korea > Gu Family Book

Gu Family Book

Meski baca sinopsisnya terasa nggak terlalu menjanjikan, penasaran juga nonton drama ini karena saya baca banyak ulasan di internet yang nyaris semuanya bernada memuji. Sebenarnya, saya masih agak underestimate juga karena dua bintang utamanya adalah idol. Saya pikir, orang-orang yang menonton drama ini lebih banyak adalah para penggemar mereka ( & ), jadi wajar saja kalau ulasannya bernada positif. Tapi tetap saya coba tonton juga.

Gu Family Book- 8

Cerita dimulai sejak generasi pertama, maksudnya orangtua si tokoh utama Wol-ryung, seorang siluman rubah penjaga gunung. Ia bisa berubah jadi manusia jika menjauhi masalah. Masalah yang dimaksud, termasuk jatuh cinta pada anak manusia. Tapi apa dikata, namanya juga cinta, yang katanya buta. Ia jatuh cinta pada Seu-hwa, seorang anak bangsawan yang dikirim ke rumah gisaeng setelah ayahnya dihukum karena dituduh melakukan kejahatan palsu.Seu-hwa yang keras hati, menolak untuk jadi gisaeng dan bertahan dengan dihukum di luar. Begitulah Wol-ryung jatuh cinta melihat penderitaan serta kekerasan hati Seu-hwa. Pendek cerita, ia menyelamatkan Seu-hwa, mereka menjadi sepasang kekasih lalu lahirlah Gang-chi, yang otomatis setengah manusia setengah rubah.

Gu Family Book- 13

Ayah dan Ibu kandung Gang-chi terbunuh (atau semacam itulah) dan Gang-chi kemudian dirawat seorang bangsawan kaya pemilik rumah penginapan. Gang-chi pun tumbuh besar bersama dua saudara angkatnya, Tae-soo dan Chung-jo. Semua menyayangi Gang-chi kecuali ibu angkatnya. Bahkan diam-diam Gang-chi dan Chung-jo saling jatuh cinta meski sama-sama sadar bahwa hubungan mereka adalah hal yang mustahil.

Kedamaian keluarga Park kemudian terusik setelah kedatangan si bangsawan licik, Jo Gwan-Woong, dia adalah sosok yang sama dengan yang membunuh keluarga Seu-hwa. Dia menginginkan Chung-jo seperti halnya dulu menginginkan Seu-hwa. Pokoknya dia ini jahat sejahat-jahatnya deh. Sudah licik, tamak, suka main perempuan…Puncak dari kekacauan keluarga Park adalah terbunuhnya pak Park sebenarnya oleh anak buahnya si jahat tapi kemudian  dipropagandakan kalau  pembunuhnya adalah Gang-chi, padahal lagi banyak saksinya. Maksa banget kan?

Gang-chi sendiri belum tahu kalau dia keturunan rubah. Dia bisa beneran jadi manusia asal tetap menjadi anak baik hingga usianya 20 tahun. Tapi menjelang usianya 20, kekacauan itu terjadi dan dia pun nggak mungkin nggak ikut campur membela keluarga Park. Jadi begitulah, Gang-chi mulai bisa berubah jadi siluman kalau dia lagi marah. Awalnya dia sulit menerima kenyataan ini, tapi perlahan akhirnya belajar menerima.

Gu Family Book- 4

Di sisi lain ada Yeo-wool (), seorang cewek tomboy anak pejabat pemerintahan pemilik sebuah perguruan silat. Kemana-mana Yeo-wool ini selalu ditemeni sampai pengawal setianya, Gon yang akan melakukan apapun untuk Yeo-wool. Suatu hari, Yeowool ketemu sama seorang biksu yang mengatakan bahwa ia ditakdirkan untuk berjodoh dengan Gang-chi. Jika ia menghindar, salah satu dari mereka akan mati. Ini semacam kutukan karena ternyata di masalalu, ayahnya Yeo-wool lah yang terlibat pembunuhan ibu Gang-chi. Diam-diam Yeo-wool pun jatuh cinta pada Gang-chi karena telisik punya telisik, mereka berdua sudah pernah bertemu ketika masih kecil dan saling jatuh cinta (aaarghhhhhhh, saya mulai mual dengan rumus cinta seperti ini!! ). Tapi cukup lama bagi Gang-chi untuk menyadari perhatian Yeo-wool karena ia mengira Yeo-wool adalah laki-laki, di sisi lain dua masih menyukai Chung-jo.

Gu Family Book- 77

Berikutnya, tentu saja adalah cerita tentang balas dendam yang dipadu cinta. Begitulah. Jujur, bagi saya tak ada yang terlalu berkesan dari drama ini. Bahkan simpati saya langsung buyar ketika di awal-awal, Seo-hwa ‘mengorbankan’ pembantunya untuk melayani si bangsawan jahat, yang kemudian memilih mati bunuh diri. Yah, ini bukan idenya Seo-hwa memang, tapi dia mau dengan ide itu dan menurut saya itu sama sekali nggak simpatik. Sebegitu angkuhnya dia dengan ‘kebangsawanannya’ hingga mengorbankan nyawa pelayan setianya. Oh, tidak!

Saya hanya sanggup menonton kurang dari sepuluh episode awal, selebihnya saya tonton sekilas-sekilas saja sampai ending. Ceritanya ya begitu-begitu saja. Penderitaan si tokoh utama yang bertubi-tubi akibat ulah keji orang yang jahatnya minta ampun, aksi balas dendam…membosankan. Sama sekali bukan cerita yang baru dalam drama Korea. Sekilas mirip-mirip sama Arang & Magistrate, yang juga sama-sama melibatkan ‘makhluk lain.’ Saya juga tak bisa menikmati cast-nya karena saya bukan penggemar  maupun , apalagi karakter yang mereka mainkan juga bukan karakter yang baru. Gang-chi: pemuda pecicilan, sok heroik, penuh penderitaan…Yeo-wool: tomboy tapi cengeng menyangkut cinta…Sedikit yang membuat saya bertahan adalah  yang jadi Gon, tapi yah, bagaimanapun dia hanya akan jadi orang ketiga yang tak terlalu penting. Akting yang cukup mencuri perhatian saya pikir justru sosok Chung-jo yang ketus dan keras hati, tapi kemudian dia pun akan hanya jadi orang ketiga.

Well, bukan drama yang buruk. Ceritanya saya pikir cukup solid, tapi ya itu tadi, terlalu biasa. Ceritanya biasa, karakternya biasa….membosankan😦

Cast:
– Choi Gang-chi
– Dam Yeo-wool
– Park Tae-soo
Lee Yoo-Bi – Park Chung-jo
– Gon

Lee Sung-Jae – Jo Gwan-Woong
Jo Sung-Ha – Dam Pyeong-Joon
Kim Hee-Won – Biksu Sojung
Jung Hye-young – Cheon Soo-ryun
Son Ga-young – Wol Sun

  – Yoon Seo-hwa (ibunya Gang-chi)
– Koo Wol-Ryung (ayahnya Gang-chi)

Judul: Gu Family Book / Kang Chi, the Beginning /Gugaui Seo (구가의 서)
Sutradara: Shin Woo-Cheol
Penulis: Kang Eun-Kyung
Tayang: MBC, 8 April – 25 Juni, 2013 
Episode: 24
Bahasa/ Negara: Korea/ Korea Selatan

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: