Beranda > Film Asia Lain > Taare Zaamen Par

Taare Zaamen Par

Awalnya saya underestimate ketika teman saya merekomendasikan film ini. Memang ada film India yang nggak lebay bombay? Tapi tanpa memperdulikan keunderestimate-an saya, teman saya tetap memutar filmnya dan mengajak saya nonton. Oke, let’s see…dan…saya mulai menyukainya bahkan sejak dari awal, ketika tokoh utama dimunculkan, seorang bocah lelaki dengan gigi depan besar-besar, nyaris tongos. Wajahnya sama sekali bukan tipikal aktor cilik yang biasanya selalu terlihat sempurna di depan kamera. Dan saya terkesan dengan pemilihan yang tak biasa ini.

taare zaamen

Adalah Ishaan, bocah lelaki 9 tahun. Bandel, nakal dan ‘bodoh.’ Nilai-nilai akademisnya selalu merah, bahkan meski ia sudah duduk di kelas 3, ia belum bisa membaca dan menulis karena selalu melihat huruf-huruf yang menari. Tapi di atas semua itu, dia sebenarnya anak yang cerdas secara intelektual dan punya bakat melukis yang mengagumkan. Meski begitu, guru-guru di sekolahnya juga orangtuanya tak mau peduli itu. Yang terpenting adalah ia bisa mendapatkan nilai yang bagus di sekolah.

AktingDarsheel Safary yang jadi Ishaan benar-benar brilian

AktingDarsheel Safary yang jadi Ishaan benar-benar brilian

Dianggap bodoh, Ihsaan mencoba mencari perhatian dengan melakukan tindakan-tindakan nakal: bolos, berantem…hingga orangtuanya merasa tak mampu lagi menanganinya dan memutuskan mengirim Ihsaan ke sekolah berasrama yang lebih berdisiplin.

Dijauhkan dari keluarganya, membuat Ihsaan merasa dibuang. Sementara nilai-nilai akademisnya tetap tak mengalami perubahan dan ia tetap dianggap bodoh. Selalu dihukum. Karena itu, Ihsaan menjadi anak tak percaya diri dan bahkan ia tak mau menggambar lagi. Untunglah, kemudian ada seorang guru seni paruh waktu yang terbiasa mengurus anak-anak difable dan memahami kesulitan Ihsaan.

Sooo...touching , hiks :P

Sooo…touching , hiks 😛

Usai nonton film ini saya langsung berpikir: ini adalah film yang wajib ditonton terutama oleh mereka yang kerja berkaitan dengan pendidikan! Ada beberapa adegan yang terkesan ambisius untuk sebuah film anak-anak, tapi overall, ini adalah film yang sangat indah dan inspiratif! (Note: sediakan tissue kalau mo nonton karena dijamin menguras airmata 🙂 )

Cast:
Darsheel Safary – Ishaan Aswathi
– Ram Shankar Nikumb
Tisca Chopra – Maya Aswathi (Ibu Ishaan)
Vipin Sharma – Nandhishore Awasthi ( Ayah Ishaan)
Sachet Engineer – Yohaan Aswathi (Abangnya Ishaan)
Tanay Chheda – Rajan Damodran (teman Ishaan di asrama)
Lalita Lajmi – gurunya Nikumb

Judul Lain: Like Star on Earth
Sutradara: , Amole Gupte, Ram Madhvani
Produser: Aamir Khan
Penulis: Amole Gupte
Musik: Shankar-Ehsaan-Loy (score), Prasoon Joshi (lirik)
Rilis: 21 Desember 2007
Durasi: 164 menit
Bahasa/Negara: India-Inggris/ India

Awards:
– Apsara Film Producers Guild Awards 2009: Best Director (, Best Film ()
Nominasi: Best Actor (Darsheel Safary) & Best Music Director
– Bombay International Film Festival 2008: Nominasi Best Indian Film ()
– Filmfare Awards 2008: Best Actor (Darsheel Safary), Best Director (), Best Film (), Best Story (Amole Gupte)
– Screen Weekly Awards 2008:  Best Child Artist (Darsheel Safary), Best Dialogue (Amole Gupte), Best Director (), Best Lyrics (Prasoon Joshi, For the song “Maa“), Best Story (Amole Gupte), Best Supporting Actor (),  Most Promising Debut Director ()

 Soundtrack List:
1. Mera Jahan – Adnan Sami, Auriel Cordo, Ananya Wadkar, Gleehive (Kids Choir), Suraj and Shailendra Barve
2. Taare Zameen Par – Shankar Mahadevan, Dominique Cerejo & Vivienne Pocha
3. Kholo Kholo – Raman Mahadevan
4. Bum Bum Bhole – Shaan and Aamir Khan
5. Jame Raho– Vishal Dadlani
6. Maa – Shankar Mahadevan
7. Bheja Kam – Shankar Mahadevan, Bugs Bhargava, Shankar Sachdev, Raaj Gopal Iyer, Ravi Khanvilkar, Loy Mendonsa, Amole Gupte, Kiran Rao, Aamir Khan and Ram Madhvani
8.  Ishaan’s Theme– Instrumental

 

Iklan
  1. purnama
    Februari 14, 2013 pukul 7:50 am

    aq setuju..
    aq da prnh nonton film ini, da agak lama sich..
    tp mnurut aq mank film yg bgus mskpn aq lbih suka yg roman sich..
    hehehe… 😉

    • Februari 17, 2013 pukul 1:32 am

      hoho…itu sih selera masing2 orang ya, sy jg suka romance tp nggak keberatan nonton film apa aja asal bagus 😉

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: