Beranda > Film Korea > Attack the Gas Station

Attack the Gas Station

Sejak awal, film ini langsung mengingatkan saya sama ‘Clockwork Orange’ nya Stanley Kubrick. Jika di CO ada Alex cs yang anarkis, di Attack, ada No Mark cs yang sama anarkisnya. Di sini, No Mark bersama 3 temannya: Bulldozer, Ddan Dda-ra dan Paint, tiba-tiba menyerang sebuah pom bensin milik seorang lelaki paruh baya. Di pom itu sedang ada 3 pegawainya: Geon-Bbang, Ggal-chi (Lee Yo-Won) dan Meek man.Tak ada angin tak ada hujan, mereka menhancurkan ini itu. Tidak hanya sekali, karena mereka malah seakan jadi ketagihan.

para anarkis , No Mark cs

para anarkis , No Mark cs

Pada malam berikutnya, mereka akhirnya menyita pom itu karena tak berhasil merampok uang si bos pom. Mereka kemudian ‘membajak’ pom bensin dan berlagak jadi si penjual, sementara pemilik pom dan pegawainya mereka sandera. Jelas saja, suasana tambah kacau karena bahkan anak-anak muda bengal ini sama sekali tak tahu menahu cara mengisi minyak. Belum lagi semangat anarkis mereka yang seakan gatal tangan kalau tak membuat kerusuhan. Kejadian konyol terjadi di sana-sini, karena para pemuda anarkis ini walaupun berandal tapi juga bego-bego.

attack the gas2

Di awal, penonton mungkin akan penasaran: kenapa? Untuk apa mereka menyerang pom bensin itu? Apa mereka punya semacam dendam pribadi? Tidak. Seperti di CO, anak-anak muda di film ini melakukan kekerasan bukan karena alasan ingin balas dendam atau semacamnya, tapi mereka melakukannya sebagai semacam kesenangan, penyaluran energi yang berlebih. Sekilas-sekilas, kemudian digambarkan masalalu mereka, sepertinya si sutradara ingin menjelaskan alasan kenapa mereka bisa jadi anak-anak muda anarkis seperti itu.

Well, saya sendiri tak masalah dengan cerita semacam ini. Anak-anak muda seperti No Mark cs, ada di sekitar kita. Yang melakukan anarkisme ‘absurd’, maksud saya, nggak ada sebab yang jelas. Melakukan kekerasan karena kesenangan belaka. Dan orang-orang seperti ini, bagi saya, mengerikan. Mereka orang-orang yang sakit.

Lee Yo-won juga main di sini. Masih imut dia :)

Lee Yo-won juga main di sini. Masih imut diašŸ™‚

Dan pada akhirnya, saya merasa cukup ‘sakit’ nonton film ini. Saya merasa oke saja dengan ide CO-nya Kubrick yang memangĀ  mengusung nihilisme. Tapi Attack on the Gas Station? Saya merasa justru ada ‘pembelaan’ sang sutradara pada No Mark cs, menjadikan mereka semacam ‘hero’. Biarin saya mereka melakukan kekerasan sesukanya. Toh setelah ada mereka, ada ‘hal-hal baik’ seperti si pecundang di sekolah yang tiba2 menjadi jagoan, bagaimana juga dengan bagian ending yang seolah menjadi ‘glory time’ buat mereka? Hmm…bagaimanapun latar belakang No Mark cs, bagi saya, sulit bersimpati dengan mereka. Sulit juga untuk bersimpati dan merasa lucu dengan kekerasan yang mereka lakukan… Bagi saya, tak ada yang patut ditertawakan dengan kekerasan.

Judul Lain: Juyuso seubgyuksageun
Sutradara: Kim Sang-Jin
Asisten: Kim Dong-Wook
Penulis: Park Jung-Woo
Rilis: October 2, 1999
Durasi: 113 menit
Sekuel: Attack the Gas Station! 2 (2009)

Cast:
Ā – No Mark
Yu Oh-Seong – Mu Dae-po (Bulldozer)
Kang Sung-Jin – Ddan Dda-ra
Ā – Paint
Park Yeong-Gyu – Gas station owner
Jeong Jun – Geon-Bbang
Ā – Ggal-chi
Lee Jeong-Ho – Meek man

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: