Beranda > Dorama, Drama Korea > Itazura na Kiss: ISWAK: Playfull Kiss

Itazura na Kiss: ISWAK: Playfull Kiss

Awalnya adalah manga yang terdiri 23 volume tulisan Tada Kaoru. Ceritanya: adalah Kotoko, cewek kelas terendah (kelasnya murid-murid dalam kategori bodoh) yang naksir cowok paling pintar sesekolahan, Naoki. Semacam ‘keajaiban’ kemudian terjadi karena kemudian Kotoko pindah ke rumah Naoki setelah suatu bencana yang meruntuhkan rumahnya. Usut punya usut, ayahnya Kotoko ini sahabat baik orangtua Naoki.

Ibunya Naoki senang banget dengan kedatangan Kotoko karena impiannya untuk punya anak perempuan secara nggak langsung terwujud (saking penginnya dia punya anak perempuan, dia pernah dandanin Naoki kayak anak cewek). Tapi nggak demikian dengan Naoki dan adiknya, Yuki, (yang ngefans berat sama kakaknya dan karenanya ikut apa yang dilakukan kakaknya). Kotoko yang blak2an naksir Naoki membuat Naoki sebal. Apalagi kalau sudah kambuh annoyingnya. Hingga kemudian Naoki pun jatuh cinta sama Kotoko.

Itazura na Kiss: dorama

Tahun 2006, Jepang pun bikin versi doramanya dengan judul yang sama: Itazura na Kiss. Di bintangi sama Sato Aiko sebagai Kotoko dan Takashi Kashiwabara sebagai Naoki. Karena saya belum pernah baca manganya, saya nggak tahu sejauh mana kemiripan dorama dengan manganya. Tapi biasanya sih Jepang suka mengadopsi total versi manga ke drama live-nya dan mungkin itu yang membuat kesan komikal di beberapa adegan dorama-nya.

Naoki & Kotoko

Naoki & Kotoko

Saya ingat, nonton Itazura na Kiss sore-sore waktu diputar di tivi. Nggak mengikuti dari awal sih, tapi langsung merasa suka.Ceritanya lucu dan tokoh utamanya (Takashi Kashiwabara) yang jadi Naoki Irie, sumpah, imuuuut dan coool banget. Dan Kotoko? Hahaha, so annoying dan nggak tahu malu. Tapi saya agak kurang puas dengan endingnya yang menurut saya terlalu pendek untuk menunjukkan kalau Naoki itu akhirnya benar-benar jatuh cinta sama Kotoko.

PDVD_073

Beberapa adegan juga bikin gemes karena Naoki kadang keterlaluan cool-nya dan sama sekali nggak romantis. Scene waktu natal misalnya, waktu Kotoko nungguin Naoki, saya berharap Naoki sedikit hangat atau apa gitu, ada adegan sedikit romantis, tapi ternyata berlalu begitu saja. Pokoknya gregetan lah lihat Naoki, sedikit sekali digambarin kalau dia benar-benar mulai naksir Kotoko. Tapi mungkin inilah kekuatan dorama ini, membuat kita gemes dan penasaran.

Cast:
Sato Aiko – Aihara Kotoko
Kashiwabara Takashi – Irie Naoki
 Ozawa Maju – Matsumoto Reiko
Naitou Takashi – Aihara Shigeo
Asada Miyoko – Irie Machiko
Tokui Yuu – Irie Masaki
Akashi Ryotaro –  Irie Yuki
Aoki Shinsuke – Nakamura Kinnosuke

Original writing (manga): Itazura na Kiss: Tada Kaoru
Screenwriter: Kusumoto Hiromi, Mori Harumi
Produser: Morita Mitsunori, Sato Ryoichi, Uchiyama Seiko
Sutradara: Morita Mitsunori, Nemoto Minoki, Ikezoe Hiroshi
Musik: Nakamura Yukiyo
Episodes: 9
Tayang: TV Asahi, 1996-Oct-14 to 1996-Dec-16

It Started With a Kiss & They Kiss Again

Ini adalah Taiwan version. Terdiri dari dua bagian. Pertama: It Started With a Kiss yang secara garis besar ceritanya sama dengan versi Jepang. Kotoko versi ini namanya Xiang Qin, dimainin sama , sedangkan Naoki versi Taiwannya:Zhi Shu dimainin sama Joe Cheng.

Zhi Shu & Xang Qin, Taiwan version

Zhi Shu & Xang Qin, Taiwan version

Naoki versi Taiwan cukup cool, tapi tak sedingin Naoki versi Jepang. Cenderung angkuh dan ‘nakal’ karena merasa pintar. Sementara Xiang Qin, nggak se-annoying Kotoko, terkesan lebih imut, tapi  memang digambarin bodoh minta ampun, hingga sering melakukan hal-hal ceroboh. Dan seolah ingin ‘menutupi’ adegan-adegan yang bikin gregetan di versi Jepang, versi Taiwan jauh lebih ‘memuaskan’ untuk adegan romantisnya.

Nggak hanya itu, seolah ingin memuaskan penonton, Taiwan juga bikin lanjutannya, They Kiss Again, yang menceritakan kehidupan Zhi Shu & Xiang Qin setelah menikah ((saya rasa, bagian kedua ini bisa dibilang ‘asli Taiwan’ karena versi Jepangnya cuma sampai Naoki-Kotoko jadian).

iswak (2)

Menurut saya, They Kiss Again jauh lebih bagus daripada It Started With A Kiss. Chemistry kedua tokoh utamanya  sangat baik dan kita dibuat percaya bahwa mereka memang suami istri. Bagaimana mereka saling belajar untuk menjalani kehidupan sebagai suami istri di usia yang masih sangat muda, menyatukan begitu banyak perbedaan di antara mereka. Joe Cheng bermain sangat apik sebagai Zhi Shu, yang ‘perfect’ tapi sebenarnya nggak ‘perfect’ karena meski secara akademis pintar bukan main, tapi secara sosial payah. Nha, di bagian kedua ini diperlihatkan bagaimana Zhi Shu beranjak dewasa dari waktu ke waktu. Meski banyak adegan yang kadang terlalu bertele-tele, tapi They Kiss Again mengalir begitu baik (dan mungkin bisa dibilang salah satu drama seri Taiwan terbaik yang pernah dibuat).

It Started with a Kiss
Judul Taiwan: O Tso Chu Chih Wen (E Zuo Ju Zhi Wen)
Cast: 
-Yuan Xiang Qin
Joe Cheng – Jiang Zhi Shu
Jiro Wang – Jin Yuan Feng

Tiffany Xu – Pei Zi Yu
Cyndi Chao – Ah Li’s wife / Jiang Zhao Zi
Zhang Yong Zheng – Jiang Ah Li
Tang Tsung Sheng –  Yuan You Cai
Zhang Bo Han – Jiang Yu Shu

Producers: Chen Zhi Han, Jerry Feng, Qi Yang Lin, Wang Xin Gui
Sutradara: Qu You Ning
Screenwriter:Qi Yang Lin
Broadcast network: CTV / GTV

They Kiss Again
Episode: 20
Tayang: 2007-Dec-16 to 2008-Apr-27
Cast-nya tetap sama kecuali yang jadi adiknya Zhi Shu, Yu Shu yang sudah beranjak remaja, dimainkan sama aktor muda, Cong Yang yang meski tampangnya biasa banget tapi aktingnya lumayan 🙂

Playfull Kiss/Naughty Kiss/ Mischevious Kiss

Menyusul kesuksesan versi Jepang dan Taiwan, Korea pun bikin versinya (3 negara ini memang saling mengadopsi meski original story-nya biasanya dari Jepang). Sebenarnya, di awal saya agak kurang sreg waktu lihat castingnya:  yang bakal jadi si Naoki (saya kurang simpati sama dia gara-gara menurut saya dia nggak cukup cool waktu memainkan karakter ‘Hua Ce Lei’ di Boys Before Flower). Tapi berhubung saya penasaran, ya saya tonton juga.

Korean Version

Korean Version

Sementara yang jadi Kotoko, pemain pendatang baru Jung So-min dan namanya adalah Oh Ha-ni. Sementara Naoki versi Korea adalah Baek Seung-jo (). Dan meski kurang sreg dengan cast-nya, tapi saya cukup berharap banyak dari versi ini, mengingat drama Korea biasanya terkesan lebih sophiscated. Yah, cukup menghibur sih, tapi saya sendiri merasa kurang puas. Karakter Seung-jo menurut saya terlalu ‘hangat’ juga nggak terlalu terkesan pinter. Oh Ha-ni juga cukup cantik dan nggak terlalu bodoh sehingga bukan menjadi sesuatu yang unik kalau Seung-jo jatuh cinta sama dia (nggak seperti versi Kotoko-Naoki atau Zhi Shu- Xiang Qin).

playfull kiss2

Sama seperti Taiwan, Korea juga bikin part 2-nya. Tapi karena menurut cerita yang sudah nonton nggak bagus, saya pun malas menontonnya.

Judu Lainl: Jangnanseureon Kiss
Episode: 16 + 7 SP (Youtube version)
Tayang: MBC, 2010-Sep-01 to 2010-Oct-21

Cast:
 – Baek Seung-jo
Jung So-min – Oh Ha-ni
Lee Tae-sung – Bong Joon-gu
Lee Si-young – Yoon He-ra
Jung Hye Young –  Hwang Geum Hee (Seung Jo’s mother)
Oh Kyung Soo – Baek Soo Chang (Seung Jo’s father)
Choi Won Hong –  Baek Eun Jo (Seung Jo’s brother)
Kang Nam Gil – Oh Ki Dong (Ha Ni’s father)
Hong Yoon Hwa – Jung Joo Ri (Ha Ni’s friend)
Yoon Seung Ah – Dok Go Min Ah (Ha Ni’s friend)

Produser: Han Hee, Song Byung Joon
Sutradara: Hwang In Roe, Kim Do Hyung
Screenwriter: Go Eun Nim

Awards:
2010 MBC Drama Awards: Best New Actor Award (Lee Tae Sung)
2010 MBC Drama Awards: Popularity Award (Kim Hyun Joong

My Comment:
Kalau ditanya mana dari ketiga versi tersebut yang terbaik, menurut saya sih semua punya kelebihan dan kekurangannya. Tapi kalau ditanya mana yang lebih saya sukai, saya suka versi Jepang dan versi Taiwan yang part 2 (They Kiss Again). Versi Jepang, memang terasa banyak adegan yang ‘nggantung’ tapi justru di situ letak menariknya: bikin penasaran dan sepertinya penonton dibiarkan punya penafsiran sendiri. Sedangkan They Kiss Again, sangat memuaskan keinginan penonton.

iswak

Kelemahannya, menurut saya, versi Taiwan ini (juga versi pertama) terletak pada wardrobe-nya yang kadang terkesan norak (foto segede gaban di dalam kamar, dekorasi ruangan yang berlebihan, kostum yang kadang bikin sakit mata…)

Versi Korea, seperti biasa, selalu terkesan elegan untuk urusan kostum, setting segela macam. Tapi ya itu tadi, karakter tokoh-tokohnya terasa nanggung. Belum lagi adegan-adegan yang menentukan sering tidak dieksekusi dengan baik. Seperti adegan first kiss, kissing curi-curi dari Baek Seong-joo meski di setting dengan latar demikian asri, tapi entah bagaimana, adegan pentingnya sendiri terasa hambar. Aneh rasanya Seung-joo dateng menghampiri Ha ni cuma untuk nge-kiss dia. Lebih baik mungkin kalau dia pakai acara natapin Ha ni tidur lebih dulu. Ekspresi terkejut En ju (adiknya Seung-jo) dan Seung -jo yang ketangkap basah juga kurang dapat. Juga adegan kissing in the rain, waktu nikahan dan di ending 😦

The coolest and cutest Naoki :)

The coolest and cutest Naoki 🙂

Dan bagi saya, versi Taiwan jauh lebih baik untuk adegan-adegan semacam ini 🙂 Sementara, versi Jepang, seperti biasa, lebih ‘pelit’ untuk adegan semacam ini. Mungkin juga ingin menunjukkan betapa cool-nya Naoki.

Note:
Tada Kaoru, penulis manga Itazura na Kiss, keburu meninggal sebelum menyelesaikan cerita manga ini. Ketika pindah rumah, kepalanya kebentur meja marbel dan dia koma selama seminggu sebelum akhirnya meninggal (tahun 1999). Usianya baru 38 tahun. Hmm, tragis ya…:(

Iklan
  1. Agustus 30, 2012 pukul 1:51 am

    aku n9efens ban9et sama joe cheng.., n pen9en ban9et jumpa lan9sun9 sama joe cheng. I love you joe cheng 😉

  2. Rheesyoo
    Desember 21, 2012 pukul 6:27 am

    Kalo aku boleh kasih tau, doramanya itu dibuat tahun 1997. Jauh lebih jadul dr versi taiwan ataupun korea. Dan saya pun lebih suka versi Jepang karna semua pemainnya memainnkan karakternya dgn pas. Apalagi Kotokonya 🙂
    tp cuma pendapat saya yah.. Trima kasih

    • Rheesyoo
      Desember 21, 2012 pukul 6:33 am

      Eh maaf deh ternyata tahun 96. Emm.. Yang tahun 2006 itu kayaknya animenya deh..
      Jgn heran kalo endingnya begitu doang, kan jepang emang gasuka bikin drama terlalu panjang. Jd ceritanya benar” diambil intinya aja. Tp yg Jepang emg yg paling keren mnurutku 🙂
      makasih udh boleh komen.

      • Januari 3, 2013 pukul 4:45 am

        iya gemes banget sih liat naoki yg cool habis, tp malah jadi bikin penasaran. thx dah komen 🙂

  3. purnama
    Januari 2, 2013 pukul 11:47 pm

    Yang versi Koreanya ga jelek2 amat kok…
    meskipun memang kurang dapat feelnya sich…
    but, aq ttap suka cz ada kim hyun joong…
    hehehe…

    • Januari 3, 2013 pukul 4:38 am

      iya nggak jelek kok, yang jelas pemainnya juga lebih bening2 🙂

  4. April 13, 2015 pukul 6:42 am

    yaaappp!!!!
    setuju!!!!!!

    aku juga kurang suka versi korea-nya krn naokinya si KHJ 😦
    di F4 aku paling suka Hua Zhe Lei yg kalem tapi gak dingin2 banget, care dan manisssss ><
    daaaaaannn salah satu hal yg bkin aku gak suka BBF krna JiHoo-nya itu…. errrr…
    entah kenapa jadi ngerusak mood -sorry-
    ya menurutku emang dia gak ngepas jadi Hua Zhe Lei apalagi Irie-kun yg cool, kalem, pinter bin jutek abiss!! heehe
    sori ya buat penggermarnya KHJ yg gaki sengaja baca ini..
    piss

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: