Mars

Sejak Meteor Garden, saya semakin jarang menonton drama Taiwan. Bukan apa-apa, tapi gaya penceritaannya yang cenderung terlalu detail sehingga episodenya biasanya panjang-panjang, membuat saya tak punya cukup energi untuk mengikutinya.

Mars, dibuat menyusul booming bintang-bintang Meteor Garden, sebenarnya cukup menarik minat saya untuk menonton. Tapi waktu itu, ketika diputar di tivi, saya sering tak punya waktu sehingga cuma saya ikuti sepotong-sepotong. Belakangan, saya nemu cd-nya di lapak dan saya memutuskan untuk membeli. Semangat nontonnya sih sudah kecil, karena memang boomingnya sudah lama berlalu, tapi saya pikir, saya akan tetap menontonnya karena saya masih penasaran dengan ceritanya yang belum lengkap saya ikuti.

PDVD_075

Berbeda dengan kebanyakan drama Taiwan, bahkan dengan kebanyakan drama Asia lainnya, cerita Mars terasa cukup dalam dan suram. Tokoh utamanya, Qi Luo ( ) dan Chen Ling ( ), adalah dua orang yang memiliki sudut gelap dalam kehidupannya. Chen Ling ‘melarikan diri’ dari kehidupan nyamannya setelah kembarannya, Sheng ( ), meninggal karena bunuh diri. Kematian yang selalu menjadi mimpi buruk bagi Ling karena dia merasa bersalah kalau dialah yang menyebabkan kematian Sheng. Ling pun menjalani hidup dengan urakan: motor-motoran dan  bermain-main dengan para perempuan. Hingga kemudian ia bertemu Qi Luo, mahasiswi di kampus yang sama.

 

Qi luo yang menyimpan trauma pada lelaki

Qi luo yang menyimpan trauma pada lelaki

Qi Luo seorang gadis yang aneh. Tidak suka bergaul dan terlihat selalu ketakutan. Tapi ia sangat pandai melukis. Suatu hari, Ling iseng mendekatinya tapi Qi Luo langsung gemetaran dan pergi, meninggalkan selembar lukisan yang kemudian menyentuh hati Ling, lukisan seorang Ibu, sosok yang nyaris tak pernah Ling kenal karena ibunya meninggal ketika ia masih kecil.

Ling yang dibuat penasaran sama sikap aneh Qi Luo

Ling yang dibuat penasaran sama sikap aneh Qi Luo

Awalnya, Ling cuma ingin menggodai Qi Luo saja dan Qi Luo tentu saja tak tertarik. Tentu saja, sifat Qi Luo ini membuat Ling yang sepertinya selalu berhasil merayu cewek, penasaran. Qi Luo perlahan membuka hati untuk Ling setelah Ling menyelamatkannya dari gangguan guru seninya yang cabul. Di masalalu, ternyata Qi Luo mengalami hal mengerikan: diperkosa oleh ayah tirinya! Hal yang kemudian menyisakan trauma mendalam terhadap lelaki.

PDVD_100

Ke belakang, cerita kemudian akan lebih fokus tentang bagaimana kedua orang ini akan saling menguatkan dan bersama-sama bangun dari mimpi buruk dan berusaha untuk hidup lebih bahagia.

PDVD_131

Menurut saya, Mars adalah salah satu drama dengan cerita yang sangat bagus. dan  juga bermain sangat baik. Terutama . Lupakan sosok Hua Ce Lei yang dingin dan seperti tak bertenaga. Dia mampu memerankan sosok Ling yang seperti judulnya, memiliki karakter ‘Mars’ dengan meyakinkan. Ia juga mampu memperlihatkan perkembangan karakter dari Ling yang urakan perlahan-lahan menjadi lelaki yang bertanggung jawab, ditambah lagi, he’s very good looking 🙂

PDVD_118

Note:
– Drama ini didasarkan pada manga berjudul “Mars” karya Fuyumi Soryo.
– Berharap sih ada sutradara Korea yang menggarap Mars versi Korea. Karena biasanya Korea lebih rapi kalau nggarap drama kayak gini. Untuk cast Ling-nya saya kok kebayang  ya, kayaknya cocok sama karakter dia yang agak nakal tapi juga ada sisi mellow-nya. Sementara untuk Qi Luo, hmmm…agak susah sih. Song He-gyo, mungkin? 🙂

My Fave Dialogue:
‘Qi Luo sedang menungguku. Kalau aku tidak segera pulang aku merasa dia seperti hampir menangis’ (Ling ke Sa Shia)

Cast:
 – Chen Ling & Sheng
 – Han Qi Luo

Xiu Jie Kai – Da Ye
 – Qing Mei
An Jun Can – Tong Dao

Xiao Xiao – Sha Zhi
Duo Ru Ru – Xiang Zi
Chang Kuo Chu – Chong Zhi
Leon Dai – Ming Gao

Judul Lain: Zhan Shen
Episode: 21
Tayang: CTS, 2004
Produser: Chai Zhi Ping
Sutradara: Tsai Yueh Hsun
Screenwriter: Xu Yu Ting/ Yu Xiao Hui

Soundtrack:
Ling (Zero) by Alan Kuo (opening)
Rang Wo Ai Ni (Let me love you) by Vic Zhou and Barbie Hsu (ending)
Shuo Ai Wo (Say You Love Me) by Liang Yi Zhen (insert song)
Bai Se Lian Qu (White Love Song) by RaRa (insert song)

Awards:
2005 Golden Bell Awards:
Favorite Drama of the Year

Iklan
  1. muti
    Maret 28, 2012 pukul 1:58 am

    w suka bgt sma film ini

  2. Desember 27, 2012 pukul 5:34 am

    Q suka bngt film “Mars”.
    Ap lagi ma pemain utamanya vic+barbie.
    Q harap mreka bs bersatu didunia nyata..
    Tayangin lagi donk “MARS”disore hari.
    Atau film terbaru tentang mereka berdua.
    Ok.pliss ea.
    Thanks 🙂

  3. fidya
    November 20, 2013 pukul 1:39 am

    Ga bosen nonton drama ini, love it very much.. skrg lg nonton di you tube, nanti kalo udah selesai mau nonton lg dr ulang :))

  4. Februari 28, 2015 pukul 6:50 pm

    mau tanya ,,, kalau mau cari di film’nya gimana ya ? .. please saya suka film ini.

    • Maret 1, 2015 pukul 2:52 am

      saya sih biasa cari di lapak-lapak CD, kalau di internet kurang tahu 🙂

  5. Februari 28, 2015 pukul 6:51 pm

    tolong bisa kirim link’nya bagi yang nemukan film’nya di google.soalnya saya cari gak ketemu2 .

  6. Nilam Safitri
    Juli 4, 2016 pukul 3:34 am

    kalo saya sangat gak setuju kalo ada versi koreanya, karena cerita ini sudah cocok zai zai yang peranin. dalam benak saya sudah gda lagi yang bisa ngegantiin perannya, gak kebayang kalo film keren kaya gini diangkat jadi film korea yang jelas tipe film korea gda yang masuk dalam film2 tragedi kaya gini. dua negara itu jelas2 beda characteristic nya. Korea lebih berisik dialognya, trllu lebih menjiwai di dialog. sedangkan Taiwan lebih menjiwai di mimik muka dan ekspresi diam yang dalam menggabarkan kekelaman kotanya sesuai dengan keadaan kotanya yang gak seheboh korea. film ini udah puluhan kali saya tonton dan gak pernah bosen. mau revisi aja sinopsisnya, Ling bukan iseng mau deketin Han Qi Luo, tapi saat itu dia kebetulan mau tanya alamat rumah sakit, karena disana hanya ada Qi Luo yang sedang melukis di Taman, maka tanpa sengaja ia bertanya kepada Gadis itu, Qi Luo sudah sangat kenal dengan Ling, karena Ling terkenal anak yang bajingan, karena traumanya pada lelaki maka ia buru2 menghindar dari Ling yang menurutnya Ling itu berbahaya buatnya. ia tetap memberi alamat rumah sakit itu hanya dengan menggambarkan sebuah Peta alamat rumah sakit itu yang kebetulan di balik kertas itu ada Lukisan Qi Luo yang pada akhirnya membuat Ling Terkesan dengan Sosok di Lukisan itu. benda itulah awal dari hubungan mereka

  7. Juli 6, 2016 pukul 7:06 am

    ohya, makasih revisinya. maklum saya waktu itu nontonnya versi bajakan yang subtitle-nya agak kacau jadi agak salah persepsi 🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: