Beranda > Drama Korea > The Princess’s Man

The Princess’s Man

Agak lama saya menunda untuk nonton drama ini, karena judulnya yang terkesan agak…ehm, picisan :( Akh, saya pikir ini hanya drama komedi romantis biasa yang berlatar kerajaan-kerajaan. Hingga suatu waktu saya baca sedikit ulasannya di internet dan bilang kalau drama ini bagus. Akhirnya saya mulai nonton. Dan anggapan saya tentang komedi romantis pun berubah sejak menit pertama saya nonton: pada menit pertama, sudah ada cipratan darah! Dan saya langsung merubah anggapan saya di awal. Sepertinya ini bukan drama komedi romantis belaka. Lebih dari itu, ini adalah drama dengan cerita yang ‘sangat serius.’

princess man2

Adalah Pangeran Soo-yang (Kim Young-chul), bangsawan yang merupakan adik raja yang sedang berkuasa. Raja sudah menurun kesehatannya. Anak pertamanya perempuan, belum menikah dan lebih suka bermain-main daripada belajar. Sementara putranya yang digadang jadi penerus masih terlalu kecil. Soo-yang pun mengincar singgasana raja. Untuk membangun kekuatan, ia berniat menikahkan putri tertuanya, Se-ryeong () dengan putra dari wakil perdana menteri, Kim Jong-seo: Kim Seung-yoo ().

Meski rencana itu belum pasti, rumor sudah menyebar di keluarga Soo-yang. Se-ryeong seorang gadis cerdas yang mandiri dan keras kepala. Jika lepas dari pengamatan orang, dia akan diam-diam belajar menunggang kuda. Hal yang tak patut untuk seorang putri bangsawan. Ia juga bersahabat dengan putri raja sekaligus sepupunya, Putri Kyung-hye (Hong Soo-hyun).

Hingga suatu hari, Kyung-hye mendapat guru baru setelah guru lamanya diberhentikan karena ia godai. Kim Seung-yoo lah yang akan jadi gurunya. Kyung-hye tak antusias mendengarnya. Kenyataannya, dia memang nggak suka belajar. Demi mendengar nama Kim Seung-yoo, Se-ryeong ingat bahwa itu adalah nama cowok yang kabarnya akan dijodohkan dengannya. Ia pun berpikir untuk menyelidiki seperti apa calon suaminya itu dan menawarkan diri untuk menggantikan Kyung-he belajar.

princess man3

Kesan pertama, seperti biasa, kurang mengesankan. Apalagi Seung-yoo malamnya baru dari rumah gisaeng dan si gisaeng usil meninggalkan bekas lipstik di pipi dan lehernya. Dan hal yang umum dalam drama korea pun terjadi: pertengkaran mulut. Seung-yoo ‘tak berkutik’ menghadapi ‘sang putri’ yang bermulut tajam. Tapi hal itu  justru membuat Seung-yoo tak butuh waktu lama untuk menyukai Se-ryeong yang sama sekali tak terlihat ‘anggun’ laiknya putri raja. Sementara bagi Se-ryeong, meski di awal kurang simpatik sama Seung-yoo tapi pada akhirnya melihat sisi gentle Seung-yoo. Di tambah lagi dia percaya kalau Seung-yoo adalah calon suaminya so…mereka pun akan segera saling jatuh cinta.

Para anak muda silahkan di mabuk cinta, tapi bagi para orang tua, politik dan kekuasaan adalah yang utama. Soo-yang sudah menawarkan koalisi politik pada ayah Seung-yoo, tapi ayah Seung-yoo yang bijak sepertinya masih mempertimbangkan banyak hal. Dan sebelum dia memberi jawaban, tiba-tiba raja memutuskan bahwa Seung-yoo akan menjadi calon suami anaknya. Siapa yang bisa menolak keinginan raja? Apalagi sepertinya itu juga posisi yang bagus secara politik. Maka beranglah Soo-yang dengan keputusan itu. Ia pun menyatakan ‘perang’ dengan keluarga Kim dan berusaha membunuh Kim Seung-yoo. Padahal, di tempat lain, Kim Seung-yoo sedang asyik berkencan sama putrinya. Well, saya senang pada cerita bagian ini. Yang muda yang bercinta, sementara para orangtua silakan sibuk untuk saling bunuh. Hmm, miris!

princess man

Putri Kyung-hye senang bahwa ia akan dijodohkan dengan Kim Seung-yoo yang tampan. Seung-yoo, karena berpikir kalau putri raja yang akan dijodohkan dengannya adalah Se-ryeong, tentu saja setuju. Pada titik ini, saya berpikir, cerita akan lebih fokus pada persoalan cinta segi tiga atau semacamnya. Dimana putri raja akan jadi kind of 2nd woman dan membuat saya sedikit kecewa karena di awal meski karakternya jutek, saya sempat mikir kalau si putri raja ini cukup tulus temenan sama Se-ryeong.

Eits, tunggu dulu…ternyata ceritanya nggak se-simple itu, kok. Cerita cinta yang penuh bunga akan segera diwarnai darah. Ayah Seung-yoo akhirnya dibunuh anak buah Soo-yang! (oh, that’s so cruel 😦 ). Dan pada titik ini saya sempat menahan nafas. Bagaimana kalau Seung-yoo tahu bahwa orang yang membunuh ayahnya adalah ayah dari perempuan yang dicintainya? (Ini agak mirip-mirip kisah cinta  dan Eun-chan, tapi tenanglah Seung-yoo dan Se-ryeong punya kisah tersendiri🙂 ).

princess man4

Cinta, amarah, dendam, persahabatan, pegkhianatan, intrik politik untuk merebut kekuasaan…itulah konflik yang akan mewarnai cerita drama ini. Cerita yang cukup menyesakkan memang. Dan saya cukup kelelahan di tengah cerita. Hal yang kurang saya sukai dari drama Korea: agak terlalu lamban ketika sampai di tengah. Dan untuk sebuah cerita yang ‘berat’ seperti drama ini, cukup membosankan. Untunglah, cerita tidak jatuh menjadi depresif karena akan tetap selalu ada cinta yang indah di setiap episode.

Endingnya? Menyisakan sebuah pertanyaan di benak saya: begitukah setelah segala pertumpahan darah yang terjadi? Tapi well, mungkin itulah memang penyelesaian terbaik untuk cerita ini. Politik itu memang ‘kotor’, tak banyak yang bisa dilakukan untuk merubahnya. Jika memang tak ingin terlibat, lebih baik keluar saja dan hidup tenang di suatu tempat yang damai. Yah, terdengar kurang memuaskan memang, tapi cukup manis dan realistis.

Cast:
, Lee Se-ryeong
, Kim Seung-yoo
Song Jong Ho,  Shin-myun
Hong Soo-hyun, Putri Kyung-hye
, Kim Jong-seo
Kim Young-chul,  Soo-yang/Raja Sejo
Lee Min-woo, Jung Jong

Judul Lain: Gongjooeui Namja
Sutradara: Kim Jung-min
Screenwriter: Jo Jung-jo
Episode: 24
Tayang: KBS2, 2011-Jul-20 to 2011-Oct-06

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: