Beranda > Drama Korea > Baby Face Beauty

Baby Face Beauty

Pertama, adalah . Kedua, karena review-nya bagus. Jadilah saya penasaran pengin nonton drama ini.

Seperti kebanyakan drama, tokoh utama drama ini adalah cewek. Dan isu yang coba diangkat adalah soal umur. Yah, bagaimanapun, terutama di Asia saya rasa, persoalan umur, terutama bagi perempuan adalah sesuatu yang mengusik pikiran. Jika seorang perempuan sudah melewati usia 25 tahun, maka beban-beban psikologis akan muncul, apalagi ia masih lajang. Wuh, tekanan-tekanan sosial dari sekeliling mulai berdatangan tuh🙂

baby face7

Adalah Lee So-young  (). 34 tahun. Lajang. Dan sebentar lagi, bahkan dia akan kehilangan pekerjaannya di pabrik. Lagi-lagi karena masalah usia. Di usia yang tak lagi muda itu, sangat sulit bagi So-young untuk mencari pekerjaan baru. Apalagi, dia cuma punya ijazah SMA. Satu-satunya hal yang menguntungkan adalah bahwa meski secara usia sudah kepala tiga, So-young punya wajah imut-imut seperti perempuan 20-an tahun.

Setelah frustrasi melamar kerja sana-sini tapi ditolak, akhirnya So-young melamar kerja sebagai part timer di perusahaan pakaian, The Style, dengan menggunakan CV adiknya, Lee So-jin yang anak kuliahan dan baru berumur 25 tahun. Karena wajahnya yang memang tak meragukan, So-young pun diterima di bagian design. Menjadi designer pakaian adalah impian So-young sejak lama dan dia memang punya bakat untuk itu. Maka ia pun berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun masalah muncul ketika kemudian kebohongannya terkuak: bahwa dia bukan Lee So-jin, bahwa dia sudah berumur 34 tahun dan cuma tamatan sekolah menengah pula.

baby facce23

Satu kantor dengan So-young adalah Choi Jin-wook (). Cowok 27 tahun. Meski dia berasa dari keluarga kaya dan calon pewaris satu-satunya restoran jokbal milik ayahnya, namun Jin-wook memilih membangun karirnya sendiri sebagai pekerja biasa di The Style dan tinggal bersama sepupunya, Jang Ki-hong yang juga kerja di The Style. Jin-wook ini punya karakter unik, ramai dan ‘tak tahu malu’ tapi alih-alih menyebalkan, karakternya ini justru terlihat menyenangkan.

Seperti kita semua tahu sejak awal, So-young dan Jin-wook pada akhirnya akan jadi the lovers. Namun seperti banyak rumus drama romantis, di awal pertemuan kesan di antara keduanya kurang. Waktu So-young dapat kerja sampingan di sebuah laundry, adiknya, So-jin yang konsumtif (awalnya saya sebel banget sama karakter So-jin ini), diam-diam mencuri jaket branded di gantungan baju. Jelas, So-young langsung dipecat. Tahu itu ulah So-jin, So-young yang berang berusaha mencari adiknya yang sedang tebar pesona di pub.

PDVD_060

Di waktu yang sama, Ki-hong & Jin-wook juga sedang di pub itu. Ki-hong kemudian ngajak So-jin ngedance dan So-jin menitipkan jaket curiannya sama Jin-wook. Nha, hal ini dilihat So-young yang kemudian meminta jaket itu. Tapi karena nggak kenal, Jin-wook tak mau menyerahkannya. Karena So-young terus meminta dengan paksa, Jin-wook melemparkannya hingga masuk ke mangkok anggur. So-young berusaha memungutnya, tapi ia terjungkal dan tenggelam di mangkok anggur. Jelas, adegan itu menimbulkan kehebohan. Dan mereka kena denda pemilik pub. So-young berhasil melarikan diri dan Jin-wook yang harus menanggung semuanya. Ia pun berusaha keras menemukan So-young lagi. Dan mereka pun bertemu di The Style.

Bisa ditebak kalau mereka akan banyak terlibat pertengkaran mulut. Apalagi bagi orang seperti Jin-wook. Tapi So-young yang memang sudah dewasa, selalu bisa membuat Jin-wook speechless.

PDVD_075
Benih-benih suka muncul. Jin-wook yang pertama kali dibuat kelabakan. Apalagi dia menyangka bahwa So-young memang masih berusia 25 tahun. Sementara So-young mengingat Jin-wook jauh lebih muda darinya, di awal tak terlalu terkesan dengan sifat Jin-wook yang terkesan kekanakan. Namun akhirnya ia pun luluh karena meski terkesan childish, tapi Jin-wook ini benar-benar cowok hangat dan menyenangkan yang know weel how to treat a girl (pokoknya karakter Jin-woo ini ssssooo lovely deh : ) ).

Tak seru tentu kalau nggak ada orang kedua. The 2nd man adalah Ji Seung-il (). Dan seperti kebanyakan 2nd man, he’s more perfect than Jin-wook, karena dia adalah presdirnya The Style (he’s type of 1st man di kebanyakan drama Korea). Seung-il seorang duda cakep dengan putri semata wayang, Hyeon-ni.

babyface_113

Yoon-seo (), di masa lalu adalan cewek impian Jin-wook. Namun sepertinya Yoon-seo tak pernah membalas perasaan Jin-wook dan belajar design ke luar negri. Ketika kembali, ia jadi designer di The Style dan terobsesi sama Seung-il. Jadi, bagi Yoon-seo, So-young bukan hanya saingan dalam kerja tapi juga saingannya dalam merebut hati Seung-il.

Lagi-lagi saya harus bilang, secara umum, cerita Baby Face Beauty sudah sangat familiar dalam drama Korea. Bagaimana seorang gadis biasa saja berusaha memperjuangkan cinta dan cita-citanya. Yang membuatnya berbeda adalah permasalahan umur yang diangkat dan latar dunia fashion design, yang menurut saya digarap dengan cukup meyakinkan.

PDVD_084

Dan yang menarik tentu adalah karakter-karakter pemainnya.  bermain sangat cemerlang sebagai Jin-wook. Jin-wook is not cool at all, but really attractive. Awalnya saya berpikir dia tak akan jauh beda sama karakter  Kyung-min yang di mainin Kim Rae-won di Cats on the Roof yang childish dan menyebalkan. Tapi Jin-wook sama sekali jauh dari menyebalkan. Sebaliknya, dia benar-benar menyenangkan (memang dalam cerita drama, biasanya cowok cool terlihat keren. tapi percayalah, dalam kehidupan nyata, cowok kayak Jin-wook lah diidamkan kebanyakan cewek karena dia adalah jenis cowok yang bisa selalu membuat cewek tersenyum bahagia setiap hari :D).

  yang memang baby face, tentu adalah casting yang tepat untuk memerankan So-young (meski kenyataannya Jang Nara belum mencapai usia 34 tahun). Dan bagi saya cukup masuk akal kalau dia yang biasa saja bisa menjadi rebutan dua cowok keren.

Satu hal lagi, untuk cerita cintanya, jika biasanya cewek yang dibuat tersipu-sipu malu karena jatuh cinta, di drama ini, digambarkan para cowok lah yang akan lebih banyak termehek-mehek. Bahkan bagi the second man.

PDVD_096

Biasanya, dalam cerita drama semacam ini, entah bagaimana, the 2nd man akan langsung jatuh cinta sama si cewek sejak kali pertama bertemu. Nggak penting sebabnya apa, pokoknya karena memang sudah seharusnya begitu. Tapi di sini, saya paham kenapa Seung-il bisa dibuat kelimpungan sama So-young. Dan saya sempat berpikir, tak apa juga kalau So-young memberi sedikit kesempatan sama Seung-il. Yah, Seung-il memang cukup keren, tapi Jin-wook jauh lebih menyenangkan. So-young selalu terlihat canggung dan tak nyaman kalau ngobrol sama Seung-il (yah, dia kan presdir di samping juga sifat Seung-il yang terlalu dingin), sedangkan sama Jin-wook dia terlihat sangat nyaman dan di atas semua itu, Jin-wook love her that much

Sementara untuk the 2nd woman, Yoon-seo, agak tipikal sih. Punya banyak sisi gelap yang selain membuatnya bakal semakin ‘terpinggirkan’ belum lagi ekspresinya yang selalu penuh kebencian kalau lihat So-young. Cukup meyakinkan sebagai antagonis sih, tapi terlalu tipikal.

baby face

Akan ada juga sosok-sosok di sekitar tokoh utama yang makin membuat hidup cerita. Ada  (dia yang jadi ibunya Beo-jin di ) yang menurut saya sangat baik memerankan sosok perempuan strong (lagi!), Direktur Baek. Cerita cinta sampingan yang akan melibatkan persoalan usia juga akan menambah ramai cerita. Sayang, menurut saya episodenya terlalu panjang sehingga di beberapa bagian agak membosankan. Akan lebih baik kalau diakhiri lebih cepat. Anyway,I Love this drama. Sangat menghibur!🙂

Cast:
, Lee So Young
, Choi Jin Wook
, Ji Seung Il
, Kang Yoon Seo

Hong Rok Gi, Jang Ki Hong
Son Hwa Ryung, Assistant Manager Jang Mi Soon
Yoo Yun Jim, Park Na Ra
, Director Baek
Na Young Hee, Managing Director Hyun Ji Sook
Yoo Tae Woong, Team Leader Kim Joon Soo

Oh Yeon Seo, Lee So Jin
Hyun Young,  Ji Joo Hee
Yoon Hee Suk,  No Yong Joon (So Young’s uncle)
,  Ji Hyeon Yi
Kim Hye Ok, Jung Ok (So Young’s mother)
Kim Gyu Chul, So Young’s father

Produser: Lee Gun Joon , Hong Suk Goo
Sutradara: Lee Jin Suh, Lee So Yun
Screenwriter: Jung Do Yoon, Oh Sun Hyung
Judul Lain: Dongan Minyeo/Youthful Beauty / Pretty Young Woman
Episode: 20
Tayang: KBS2, 2011-May-02 to 2011-Jul-05

My Favourite Dialogue:
* ‘ today the clothing i designed is finally dispalyed in stores. yet i was not happy and also unable to feel true joy. because i deceived people who i believed in me and helped me. i deceived myselfas weel to achieve these results’

Ini adalah hari ketika So-young akhirnya berhasil mendesain baju dan dia memutuskan untuk membuka identitasnya. Apa yang dia ucapkan ini terdengar mengharukan. Bagaimana seseorang telah berhasil meraih impiannya tapi tetap tak bahagia. Dan wajar kalau So-young merasa begitu. :..

* ‘but hopefully not a man who has grown cold like me someone bright and warm. Someone who can provide that assurance be it economically or emotionally’

Ini adalah apa yang diucapkan Seung-il ketika dia ngobrol sama So-young malam-malam dan So-young nanya tipe lelaki seperti apa yang Seung-il harapkan untuk menikahi putrinya.

Ssetelah obrolan itu, So-young nerima telepon dari Jin-wook dan waktu Seung-il keluar, dia lihat Jin-wook menelpon dengan gaya gokilnya. Saya pikir, saat itu Seung-il sadar, lelaki seperti Jin-wook lah yang bahkan ia inginkan untuk menikahi putrinya kelak. Jadi wajar kalau So-young pun terlihat bahagia bersama Jin-wook. Ah, poor Seung-il🙂

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: