Beranda > Film Asia Lain > Suck Seed

Suck Seed

Terimbas demam film-film romantis dari negara-negara Asia Timur (Jepang, Korea, Taiwan), agaknya ide kreatif para sineas Thailand juga tergugah untuk membuat film dengan tema yang sama. Lihat saja di lapak-lapak CD, film-film Thailand yang kemasannya sekilas sulit dibedakan dari film-film Korea/Taiwan/Jepang, mulai bertebaran.

Saya sendiri belum terlalu familiar dengan sinema Thailand dan nggak terlalu punya banyak referensi juga jadi belum punya banyak ketertarikan juga. Terakhir saya nonton gara-gara saya baca resensinya di sebuah situs internet yang bilang kalau filmnya lumayan. Dari segi ide film ini serupa saja dengan drama romantis Asia yang lain. Meski bukan film yang berkesan bagi saya, tapi juga bukan film yang buruk.

Saya memutuskan nonton Suck Seed juga gara-gara baca resensi di internet. Apalagi, baca juga kalau filmnya sudah diputar di bioskop segala. Lagi-lagi nggak ada yang benar-benar baru dari film ini (apalagi model cerita dan gaya pemainnya bisa dikatakan berkiblat penuh pada film-film remaja Asia Timur). Cerita anak muda yang melibatkan cinta, persahabatan dan cita-cita.

PDVD_061

Adalah  Ped, Koong dan Ern yang satu kelas sejak masih di sekolah dasar. Dan mereka punya kesamaan: terobsesi pada musik. Sebenarnya, di awal, Ped yang pemalu, tak tahu menahu soal musik. Ia baru tertarik sama musik karena naksir Ern yang memang semacam bintang kelas, sangat pintar menyanyi. Sementara Koong yang ramai, meski tertarik sama musik (karena kembarannya) tapi tak tahu banyak soal musik juga.

Ern kemudian pindah. Ped () dan Koong () yang kini sudah di sekolah menengah and they are kind of loosers, masih terobsesi pada musik. Apalagi Kay (dimainin sama Pachara juga), kembarannya Ped jadi gitaris band sekolah yang sangat populer, The Arena.

the three loosers

the three loosers

Dengan mengajak rekan mereka yang juga sama-sama pecundang, Ex () mereka bikin band (sekilas persahabatan para loosers: Ped, Koong dan Ex ini ngingetin saya sama film kita yang bertema mirip, Catatan Akhir Sekolah). Tapi apa yang bisa diharapkan dari para pecundang? Penampilan mereka hancur! Hingga Ern (),yang kini kembali ke sekolahan mereka, setuju untuk mengajari mereka bermusik. Yups, Ern kini sudah semakin pintar main musik.

PDVD_132

Namun masalah lain muncul, Koong mulai naksir Ern sementara Ped diam-diam juga masih menyimpan rasa buat Ern. Tapi karena nggak punya keberanian (pokoknya, Ped ini, meski cakep tapi terkesan culun banget :)), Ped nggak berani mengakuinya. Dan Ern…mungkin dari awal sudah bisa ditebak dia bakal milih siapa.

PDVD_074

Klise? Bisa dibilang begitu. Tapi tak usah khawatir meski ceritanya terasa sebagai pengulangan, tidak lantas klise-klise amat kok. Pada akhirnya, triangle love story ini nggak akan jadi cerita cinta yang cengeng. Para ‘pecundang’ kita akan tetap fokus dengan obsesi bermusik mereka meski agak ke ending, ceritanya menurut saya jadi kurang solid…tapi, well, tonton sendiri deh ^,^

PDVD_219

Bagi yang suka film anak muda ringan yang menyegarkan saya rekomendasikan untuk nonton  film ini. Humornya cukup bisa bikin terkekeh-kekeh (saya suka pemotongan-pemotongan adegannya yang menurut saya pas banget), dengan sinematografi yang jernih sehingga enak dilihat (aktor+aktrisnya juga cukup menyegarkan mata dengan akting yang cukup baik🙂 dan satu lagi, musik yang menggugah semangat (meski bagi saya, musik lokal tetep the best🙂 )!

Cast:

 – Ped
– Koong/Kay
– Ern
– Ex

Judul Lain: Huay Khan Thep
Sutradara: Chayanop Boonprakob
Produser: Jira Maligool, Chenchonnanee Soonthonsaratul, Suwimol Techasupinan, Wanruedee Pongsittisak
Penulis: Chayanop Boonprakob, Tossapol Tiptinnakorn
Musik: Bodyslam, Big Ass, So Cool, Black Head, Paradox, Modern Dog
Sinematografi: Naruphol Chokkhanaphitak
Rilis: Thailand, 17 Maret 2011
Durasi: 120 menit

Note:
Mungkin seperti saya, banyak yang nggak familiar dengan para pemainnya dan bikin bertanya-tanya, siapa sih mereka? Saya coba nulis sedikit informasi mengenai cast-nya dan juga musik yang jadi soundtrack-nya, yang saya kumpulin dari berbagai sumber. Silahkan lihat di .

Ini adegan yang bikin mules sekaligus ikut deg-degan waktu Ped, Koong dan Ex lagi nunggu pengumuman hasil lolos seleksi band mereka di radio

PDVD_193

PDVD_204

PDVD_205

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gudangekspresi

say something

Membaca Filem

Meresensi film yang kami tonton

Korean Lyric

get Korean and Japanese lyrics here!

At The Movies

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar

%d blogger menyukai ini: